SEKRETARIS KPU JATIM BERBAGI HASIL RAPIM BALI
Surabaya, jatim.kpu.go.id- Usai mengikuti rapat pimpinan Komisisi Pemilihan Umum (KPU) II di Bali (2-5/8), Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima berbagi hasil pembahasan. Menurutnya ada beberapa hal yang dievaluasi dari penyelenggaraan pemilu 2019.
“Pada pertemuan kemarin pembahasan fokus pada evaluasi pemilu 2019. Baik dari sisi teknis penyelenggaraan maupun penganggarannya,” tutur Wima (6/8/2019).
Sekretaris KPU Jatim melanjutkan, bahwa pada evaluasi tersebut disampaikan dari sisi teknis pencalonan dan rekapitulasi pda pemilu 2019 nyaris tanpa ada masalah. Sehingga yang banyak menjadi pembahsan yakni terkait dengan anggaran dan logistik.
Dari sisi pengadaan logistik pemilu, KPU masih perlu banyak melakukan perbaikan. “Kemarin, waktu pengadaan logistik memang sangat mepet. Padahal 3 bulan sebelum pemungutan dan penghitungan suara, pengadaan logistik ini sudah harus dilakukan. Tetapi kenyatannya pengadaan logistik banyak yang dilakukan pada h-20 hari. Seharusnya h-3 bulan sudah pengadaan, h-2 bulan sudah selesai pengadaan. Dan h-2 sampai h-1 bulan, kegiatan pengelolaannya sudah bisa dilakukan. H-1 bulan sampai h-10 hari sudah bisa didistribusikan,” papar Sekretaris KPU Jatim.
Kemudian mengenai penganggaran, memang ada beberapa item pengadaan logistik yang tidak mencukupi, sehingga agak tersendat. Ini akan dilakukan evaluasi untuk perbaikan pilkada 2020.
“Kami menyadari kekurangan ini terjadi karena regulasi (Peraturan KPU) terkait dengan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi cukup dekat dengan tahapannya. Karena memang terjadi proses perdebatan panjang dengan DPR RI, sehingga pengadaannya pun mengalami kemoloran dari yang telah dijadwalkan,” tutup Wima.
(AACS)