KPU Jatim Gelar Doa Bersama dalam Rangka Kesuksesan Pilkada Serentak Tahun 2024
Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menggelar Doa Bersama dalam Rangka Kesuksesan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota se-Jawa Timur Tahun 2024. Doa bersama dilangsungkan di Dyandra Convention Center, Jalan Basuki Rahmat nomor 93-105, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya, Sabtu, 23 November 2024.
Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi mengajak masyarakat Jawa Timur untuk berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar apa yang direncanakan, diusahakan, dan dicita-citakan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan damai. Ia juga berharap, kontestasi Pilkada serentak yang digelar mampu menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh warga Jatim.
"Semoga menghasilkan pemimpin yang membawa kemaslahatan bagi 38 kabupaten/ kota di Jawa Timur," kata Aang.
Aang menjelaskan, momentum doa bersama ini diharapkan mampu menggugah kesadaran bahwa penyelenggara pemilihan telah berikhtiar semaksimal mungkin, menherahkan selurih tenaga yang dimiliki untuk kesuksesan Pilkada serentak 2024. Namun, semua itu tidak terlepas dari pertolongan dan kemudahan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.
"Singkatnya, baik upaya lahir maupun batin telah kita tempuh demi kesuksesan konsolidasi demokrasi melalui Pilkada serentak tahun 2024," ujarnya.
Doa bersama yang digelar juga diharapkan menjadi sarana silaturahmi antara penyelenggara dan pemangku kepentingan serta masyarakat Jawa Timur, untuk lebih mempererat sinergi dalam tahapan Pilkada serentak 2024. Dimana sejak Januari 2024, KPU Jatim bersama KPU di 38 kabupaten/ kota telah melaksanakan berbagai tahapan untuk menyukseskan Pilkada serentak 2024.
"Untuk 31 juta pemilih di Jawa Timur, tunjukkan kontribusi Anda dalam pesta demokrasi ini dengan datang ke tempat pemungutan suara pada tanggal 27 November 2024," ucapnya.
Di akhir, Aang mengajak seluruh warga Jatim untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada serentak dengan penuh kegembiraan. Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan itu hal yang wajar.
"Jangan baperan, apalagi bermusuhan atau bertikai dengan saudara sendiri. Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar masyarakat Jawa Timur tetap menjaga hubungan rukun dan persaudaraan antar sesama anak bangsa," kata Aang.
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono menambahkan, pelaksanaan Pilkada serentak 2024, tidak afdol jika tidak menyertakan doa dan permintaan munajat kepada Tuhan Yang Maha Esa. Setelah usaha yang dilakukan di lapangan, menurutnya perlu mengetuk pintu langit agar pemilu dan masyarakat Jawa Timur mendapatkan keberkahan.
"Sehingga pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Timur, baik untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, dapat berjalan dengan baik, aman, lancar, dan kondusif," ujarnya.
Adhy melanjutkan, dalam proses Pemilu nanti, terutama pada tahapan pencoblosan yang krusial, semua pihak harus lebih hati-hati. Tujuannya agar proses demokrasi di Jawa Timur bisa benar-benar berjalan baik dan suasana damai tetap terjaga.
"Hingga saat ini, meskipun ada riak-riak kecil di sana-sini, proses demokrasi masih berjalan baik, dan suasana damai tetap terjaga," ucapnya. (AND/FIT)