Berita Terkini

LANTIK PEJABAT ADMINISTRATOR & PENGAWAS DI JAWA TIMUR, SEKJEN KPU RI TEKANKAN KEJUJURAN

  Batu, jatim.kpu.go.id- Sekretaris Jenderal Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melantik Pejabat Administrator (eselon III) dan Pejabat Pengawas (eselon IV) di lingkungan KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Pelantikan dilaksanakan di KPU Kota Batu hari ini (Jum’at, 24/1) jam 3 sore. Mengawali sambutan, Arif menuturkan sebagai layaknya organisasi yng ingin maju di awal 2020 tentu harus memiliki motto 2020 harus lebih baik dari 2019. “Tahun 2020 harus lebih baik 2019, apa yang harus diperbaiki? Sebagai ASN tentu harus memiliki perbaikan dalam hal pelayanan-pelayanan kepada masyarakat. Kalau perbaikan terkait waktu, maka ukurannya pelayanan harus lebih cepat. Kalau ukurannya biaya, maka pelayanan harus lebih murah,” tutur Sekjen KPU RI (24/1/2020). Setiap layanan kepada masyarakat harus ada SOP (Standar Operasional Prosedur) yang terdokumentasi dan dilaksanakan sesuai dengan yang dikomitmenkannya. Ini penting setiap satuan kerja harus memiliki SOP. Berikutnya Sekjen KPU RI ini berpesan pula agar pejabat terlantik mengedepankan kejujuran dalam bekerja. “Kepada pejabat yang telah dilantik, harus selalu mengingat sumpah yang telah diucapkan. Harus mengedepankan kejujuran dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat,” pesannya. Perlu diketahui dalam pelantikan ini ada 2 orang Pejabat Administrator (eselon III) dan 13 orang Pejabat Pengawas (eselon IV) yang dilantik. Di satker KPU Provinsi Jawa Timur sendiri ada pengisian Jabatan Administrator oleh Yulyani Dewi sebagai Kabag Hukum; Teknis dan Hupmas. (AACS)

GANDENG JATIM PARK I, KPU BANGUN RPP WISATA DEMOKRASI & PEMILU

  Batu, jatim.kpu.go.id- Tingkatkan pendidikan pemilih mengenai kepemiluan dan demokrasi, Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggandeng Pemerintah Daerah dan pihak swasta dalam hal ini Jatim Park I (Jatim Park Group) untuk membangun Rumah Pintar Pemilu (RPP) Wisata Demokrasi dan Pemilu. RPP Nasional Wisata Demokrasi dan Pemilu di Jatim Park I Kota Batu yang diresmikan hari ini (Jum’at, 24/1),  mengkolaborasikan konsep pendidikan dan wisata demokrasi serta pemilu. Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam sambutannya pada peresmian/ launching RPP Nasional Wisata Demokrasi dan Pemilu ini menyampaikan program pembangunan RPP telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses sosialisasi dan pendidikan pemilih yang kemudian diperluas dengan menghadirkannya di ruang-ruang publik agar mudah diakses oleh masyarakat. “RPP ini merupakan program nasional yang dmulai sejak tahun 2015, terimakasih pada Bapenas program ini masih dinilai penting. Berikutnya, KPU merasa tidak hanya penting membuat orang datang ke KPU untuk belajar kepemiluan dan demokrasi, namun penting juga KPU datang mendekatkan diri ke masyarakat agar masyarakat lebih mudah belajar kepemiluan dan demokrasi. Sehingga dengan alasan ini Kita bikin RPP di luar kantor KPU. RPP nasional pertama yang dibangun di luar kantor ada di Taman Pintar Yogyakarta, lalu yang kedua di Jatim Park I Kota Batu ini,” paparnya (24/1/2020). Arief menuturkan pula bahwa banyak informasi kepemiluan dan demokrasi yang disediakan di RPP ini, dan KPU terus mengikuti perkembangan zaman dalam pengembangannya. Tentu dalam mengembangakan RPP sebagai media untuk edukasi dan menyukseskan pemilu, KPU tidak bisa sendirian. KPU membutuhkan bantuan banyak pihak, masyarakat, pemerintah dan swasta. Seperti pada pembangunan RPP di Jatim Park I ini membutuhkan bantuan Bapenas, Pemerintah Kota, serta Jatim Park Group. ”Terimakasih Wawali, Pak Punjul Santoso, pemilik Jatim Park Group, Mas Rio Sendjojo. Sementara itu, Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso mengatakan penempatan RPP Nasional Wisata Demokrasi dan Pemilu di Jatim Park I ini sudah tepat. “Karena di Jatim Park I ini menyediakan wahana wisata edukasi. Kami juga mengapresiasi KPU yang telah mempercayakan pembangunana RPP di Kota Batu, sehingga menambah wahana di Kota Batu. Saya berharap masyaraka bisa memanfaatkan RPP ini sebagai wisata demokrasi, pusat pendidikan pemilih, dan sebagainya,” ujarnya. Sedangkan Pemilik Jatim Park I, Rio Sendjojo mengungkapkan akan terus berkomitmen meningkatkan pendidikan demokrasi dan kepemiluan melalui RPP ini. “Edukasi pemilu dan demokrasi ini merupakan aspek penting. Kami yakin akan semakin banyak anak muda yang akan mengenal demokrasi dan kepemiluan. Terimakasih atas kepercayaan KPU memberi kesempatan pembangunan RPP di Jatim Park I,” ungkap pemilik Jatim Park I ini. Hadir sebagai undangan dalam peresmian ini diantaranya yakni, Wakil Walikota Batu,, perwakilan Kepolisian, perwakilan 38 Anggota KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, Forkopimda, Stakeholder terkait, OKP/ Ormas, dan lain-lain. (AACS)

SAMAKAN PEMAHAMAN PEMBENTUKAN PPK, KPU JATIM ADAKAN RAKOR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan rapat koordinasi (rakor) bersama dengan 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara pemilihan 2020 hari ini sampai dengan besok (Rabu-Kamis, 22-23/1) di aula lantai II kantor KPU Jatim jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Rakor Tahapan Pembentukan PPK Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur ini dilaksanakan guna menyamakan pemahaman mengenai pembentukan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) pemilihan tahun 2020. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menyampaikan bahwa penting mengadakan rapat koordinasi bersama ini, sehingga ada kesamaan pemahaman mengenai Surat Dinas KPU dan tidak lagi ada penafsiran yang berbeda. “Karena ketika ada kesalahan tafsir akan rentan terhadap masalah,” tuturnya (22/1/2020). Menurut Anam selama dua hari ini juga akan membuat semacam panduan terkait dengan seleksi PPK. “Beberapa hal yang bisa distandarkan nanti distandarkan dalam rakor ini. Hasilnya bisa untuk pedoman di Kabupaten/ Kota masing-masing,” kata Ketua KPU Jatim. Anam pun berharap, hasil pembahasan di dalam rakor juga disampaikan kepada Komisioner yang lain agar semua Komisioner memahami tahapan pembentukan badan adhoc, khususnya pembentukan PPK. Mengimbuhkan yang telah disampaikan Ketua KPU Jatim, Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Rochani mengungkapkan memang ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan melalui grup whatsapp, sehingga penting mengadakan rakor. “Dalam rakor ini hal-hal yang akan dibahas diantaranya mengenai perkembangan regulasi, isu strategis pembentukan PPK, persiapan seleksi secara tertulis, pengelolaan data badan adhoc, serta inventarisasi masalah,” paparnya. Rakor Tahapan Pembentukan PPK Pemilihan Serentak Tahun 2020 di Provinsi Jawa Timur ini dihadiri ole Ketua, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, serta Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik 19 KPU Kabupaten/ Kota. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengarahan umum oleh Komisioner KPU Jatim dan materi tahapan pembentukan PPK dalam pemilihan 2020. Berikutnya besok (Kamis, 23/1) diskusi dan pembahasan inventarisasi masalah dalam pembentukan PPK Pemilihan 2020. (AACS)

SEKJEN KPU RI: PEGAWAI KPU HARUS OPTIMIS HADAPI PELUANG & TANTANGAN DI 2020

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Pegawai Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus optimis dalam menghadapi peluang dan tantangan, khususnya ditahun 2020 ini. Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal KPU RI, Arif Rahman Hakim kepada seluruh staf Sekretariat KPU Jatim (Sabtu, 18/1). Dalam kunjungannya ke KPU Jatim yang juga didampingi oleh Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Muhammad Eberta Kawima serta Kepala Biro SDM KPU RI, Lucky Firnandi Majanto ini, Arif menyampaikan bahwa perkembangan dinamika di internal KPU semestinya harus dilalui dengan rasa optimisme yang kuat. Hal ini berkaitan dengan munculnya SOTK (Struktur, Organisasi, dan Tata Kerja) KPU terbaru. “SOTK terbaru ini akan memberikan kesempatan besar bagi pegawai untuk berkarir di jabatan fungsional”, terang Arif. Bersama dengan itu, KPU juga telah mengusulkan untuk dibuka jabatan fungsional Tata Kelola Pemilu. Hal ini dimaksudkan agar semua ASN di KPU lebih berorientasi pada fungsi, bukan pada struktur saja. “Bagi pegawai yang tidak menduduki struktural, maka tidak bisa naik golongan menjadi IV a. Namun ketika ada jabatan fungsional akan berbeda, pegawai dapat mempunyai jabatan tertinggi tanpa melalui struktural”, imbuhnya.   Arif melanjutkan, “Di sisi lain, juga banyak tantangan yang sedang Kita hadapi. Termasuk perubahan fleksibilitas pekerjaan. Di era sekarang telah banyak lembaga yang mengendalikan office untuk melakukan pekerjaan di rumah. Kedepan, KPU juga akan didorong untuk mengikuti kemajuan teknologi”. Mengimbuhkan arahannya, dalam rangka menghadapi pilkada tahun 2020, Arif berpesan agar KPU Provinsi menjadi teladan dan memberikan supervisi sebaik-baiknya bagi 19 KPU Kabupaten/Kota di Jatim yang akan melaksanakan Pemilihan 2020.  Menurutnya KPU tidak boleh salah, termasuk dalam mempertanggungjawabkan anggaran dan jangan sampai ada celah untuk melakukan pelanggaran. Berikutnya menambahkan yang disampaikan Sekretaris Jenderal KPU RI berkaitan dengan alih fungsi jabatan, Kepala Biro SDM KPU RI, Lucky Firnandi Majanto mengatakan bahwa ada dua hal yang menjadi perhatian. “Pertama, tidak adanya perubahan terkait dengan pendapatan pegawai. Kedua, tidak adanya masa jeda. Jika sebelumnya ada masa tunggu cukup lama dari jabatan struktural ke jabatan fungsional, maka aturan sekarang harus ada uji kompetensi dan diklat kompetensi,” jelasnya. (ANNY/ed. AACS)

KPU JATIM GELAR LEPAS PISAH SEKRETARIS & TASYAKURAN SEDERHANA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Seluruh keluarga besar Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) berkumpul di ruang rapat lantai II jam 12 siang hari ini (Kamis, 16/1). Agenda kali ini untuk melakukan lepas pisah dan tasyakuran secara sederhana Sekretaris KPU Jatim yang pada tanggal 14 Januari 2020 kemarin resmi dilantik menjadi Deputi Bidang Dukungan Teknis Sekretariat Jenderal KPU RI. Hadir dalam acara ini Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Muhammad Eberta Kawima, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam serta Anggota KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, M. Arbayanto, Rochani, Insan Qoriawan, Miftahur Rozaq, dan Nurul Amalia. Serta seluruh jajaran pejabat struktural dan staf KPU Jatim. Acara dimoderatori oleh Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Mengawali acara, Gogot menyampaikan bahwa dengan dilantiknya Sekretaris KPU Jatim menjadi Deputi Bidan Dukungan Teknis di KPU RI ini merupakan kebanggaan bagi KPU Provinsi Jawa Timur. “Semoga Pak Wima diberikan kemudahan dan kelancaran selama menjabat nanti, bisa mmberikan kemanfaatan dan kemaslahatan tidak hanya di Jawa Timur saja lagi tetapi di kancah nasional,” ungkap Gogot (16/1/2020). Selanjutnya, Gogot mempersilahkan secara bergantian Ketua dan Anggota KPU Jatim untuk menyampaikan kesan dan pesannya. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menuturkan sangat terharu dan bangga Sekretarisnya bisa menjadi Deputi Dukungan Teknis di KPU RI. “Periode kepemimpinan Pak Wima banyak memberikan perubahan, perbaikan di internal satker Kita maupun di eksternal 38 Kabupaten/ Kota. Perubahan ini terjadi baik di sistem kerja maupun dalam bentuk fisik semua tertata. Pak wima mampu untuk membina dan memperbaiki semua secara luar biasa. Sejak Pak Wima menjadi Sekretaris Kita juga bisa berdiri tegak di depan Kabupaten/ Kota,” papar Ketua KPU Jatim dengan penuh haru. Mengimbuhkan, Ketua KPU Jatim juga menyampaikan bahwa capaian Wima ini sangat luar biasa dan merupakan buah dari konsistensinya. “Beliau berkarir secara istiqomah, konsisten di KPU mulai dari level bawah. Mulai dari Kasubag, Sekretaris Kabupaten, Sekretaris Provinsi, dan sekarang sampai dengan Deputi. Ini keharuan dan kebanggaan bagi Saya. Semoga Kita semua bisa meneladani beliau,” jelasnya. Berikutnya secara bergantian Anggota KPU Jatim menyampaikan kesan pesannya, dan dilanjutkan dengan kesan pesan dari Sekretaris KPU Jatim 2015-2020 yang saat ini sebagai Deputi Bidang Dukungan Teknis KPU RI, Muhammad Eberta. “Saya sebenarnya saat dulu akan mendaftar untuk jabatan Deputi ini juga belum yakin dengan kemampuan Saya. Apakah sudah patut untuk mendaftar atau belum. Kemudian Bapak/ Ibu Komisioner ini yang terus memberikan motivasi untuk Saya. Dan alhamdulillah Saya bersyukur dalam perjalanan proses seleksi diberikan kemudahan oleh Allah,” tuturnya. Melanjutkan, “Saya berterima kasih kepada Bapak/ Ibu Komisioner dan Teman-teman staf semuanya sehingga Saya bisa sampai pada posisi saat ini. Saya memohon maaf juga bila selama Kita berinteraksi banyak kekurangan dan kesalahan. Pesan Saya kepada Teman-teman Sekretariat, mari Kita bekerja dengan baik untuk lembaga ini, sehingga Kita bisa mencapai karir yang diinginkan”. Menutup acara, dilakukan do’a bersama dengan dipimpin oleh Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq. (AACS)