Berita Terkini

JURNAL INSPIRASI DEMOKRASI EDISI BULAN MEI 2016 SIAP TERBIT

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) siap terbitkan Jurnal Inspirasi Demokrasi (Ide) Edisi bulan Mei Tahun 2016. Tema Jurnal Ide edisi kali ini Perempuan, Demokrasi, dan Pemilu. Tema ini dipilih di bulan Mei dengan berbagai pertimbangan. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro (12/5/2016), menjelaskan? “Sengaja tema ini baru diangkat pada bulan Mei meski peringatan Hari Kartini di bulan April, sebab di bulan April bersamaan dengan momentum proses revisi Undang-undang Pilkada, sehingga tema itu diprioritas untuk didahulukan. Meski begitu kompilasi opini-opini dalam Jurnal Ide edisi bulan Mei juga dilaksanakan pada bulan April, dan baru diterbitkan pada bulan Mei. Sehingga substansi tema tetap up to date dan tidak basi.” Menurut Anggota KPU Jatim yang menjadi motor penggerak pengembangan informasi di lingkungan KPU se-Jatim ini, tema Perempuan, Demokrasi, dan Pemilu memiliki urgensi untuk dikaji lebih lanjut, utamanya di tataran penyelenggara demokrasi di Indonesia. “Wacana keterwakilan perempuan seakan selalu melekat dalam bahasan pemilu. Keterwakilan 30% perempuan menjadi satu syarat verifikasi faktual yang harus dipenuhi oleh partai politik agar dapat lolos menjadi peserta pemilu. Namun hal ini masih belum dapat menjamin pertumbuhan representasi politik perempuan di parlemen mengalami peningkatan. Secara faktual saat ini representasi politik perempuan di parlemen masih mengalami fluktuatif. Menimbang representasi politik perempuan merupakan satu elemen penting yang patut diperjuangkan pada konteks demokratisasi Indonesi?Maka di dalam Jurnal Ide edisi kali ini diantaranya berupaya mengkaji tingkat keterwakilan, peran, partisipasi perempuan dalam kerangka demokrasi dan pemilu,” papar Gogot. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim berharap kajian dalam Jurnal Ide ini dapat menjadi masukan bagi perumus dan pembuat kebijakan, serta bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan bagi masyarakat. “Selain itu terbitnya jurnal ini berkat peran dan partisipasi dari berbagai pihak. Terima kasih kepada para Komisioner, Sekretaris, dan seluruh Staf Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), khususnya yang terlibat di dalam penyusunan Jurnal Ide, serta KPU kabupaten/ kota yang telah berkontribusi dalam penyusunan jurnal,” pungkas Gogot mengakhiri wawancara. (AACS)

TAHAPAN DIMULAI, KPU JATIM HARAPKAN PILKADA KOTA BATU TAAT AZAS

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Kota batu adalah satu-satunya kota di Jawa Timur yang akan melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2017. Tahapan pilkada telah siap dimulai sejak penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada hari Senin lalu (9/5) di Pendopo Among Tani Pemerintah Kota Batu. Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito berharap Pilkada Kota Batu diselenggarakan dengan berpegang teguh pada azas penyelenggaraan sesuai dengan aturan perundangan. “Saya sampaikan harapan besar Saya pada saat penandatanganan NPHD di Kota Batu kemarin. Saya berharap dan meminta kepada KPU Kota Batu untuk benar-benar melaksanakan pilkada dengan berpegang teguh pada azas-azas penyelenggaraan dan melaksanakan semua tahapan sesuai aturan perundang-undangan,” kata Eko (11/5/2016). Komitmen penyelenggaraan pilkada dengan berpegang teguh pada azas penyelenggaraan yang sesuai aturan perundangan nampak denga ditandatanganinya Pakta Integritas oleh Ketua KPU Kota Batu, Rochani di moment yang sama dengan penandatanganan NPHD. Ada lima (5) poin penting yang tertuang di dalam Pakta Integritas tersebut. Pertama, menyelenggarakan pemilihan berdasarkan azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil secara profesional, efektif dan efisien. Kedua, mencegah dan tidak melakukan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ketiga, menolak pemberian, permintaan, dan perjanjian dalam bentuk apapun baik langsung atau tidak langsung yang memberi harapan yang menyimpang dari prinsip-prinsip pemilihan yang jujur dan adil bagi seluruh pihak yang terlibat. Keempat, melakukan pencegahan dan penegakan kode etik terhadap pelanggaran setiap tahapan pemilihan. Kelima, mempergunakan dana hibah yang diterima sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani bersama Pemerintah Kota Batu dengan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, Ketua KPU Jatim menyampaikan terkait dengan partisipasi pemilih yang perlu diperhatikan oleh KPU Kota Batu. “Partisipasi pemilih sebagai salah satu tolak ukur masyarakat dalam menilai sukses tidaknya pemilu juga harus benar-benar diperhatikan, mengingat target dari KPU RI dalam pilkada, minimal kehadiran adalah 75%. Harapannya, Kota Batu dapat mengungguli Kota Pasuruan dalam pilkada 2015 yang lalu, dimana tingkat partisipasi pemilihnya sebesar 79%, yang melebihi target nasional,” jelas mantan advokat ini. Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam yang ikut mendampingi Ketua KPU Jatim pada penanadatanganan NPHD menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Batu. “Apresiasi Saya berikan kepada Pemkot Batu. Karena sebagaimana telah disampaikan oleh Walikota Batu, Edy Rumpoko pada saat penandatanganan NPDH Senin kemarin (9/5), Pemkot menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk pilkada Kota Batu Tahun 2017 sebagai salah satu program strategis nasional. Bahkan Pemkot menjamin keamanan pelaksanaan Pilkada Kota Batu agar tidak berujung pada tindakan kekerasan atau anarkis,” imbuh Anam. (ones87)