Berita Terkini

KPU Jatim Jadi Tuan Rumah Rakornas Divisi Sosdiklih dan Parmas Pilkada Serentak 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menjadi tuan rumah rapat koordinasi nasional (Rakornas) Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) antara KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota yang digelar di Vasa Hotel Surabaya pada 4-6 Agustus 2024. Kegiatan diawali dengan seremonial pengalungan selempang batik khas Banyuwangi yaitu Gajah Oling oleh jajaran pimpinan KPU Jatim kepada pimpinan KPU. Selanjutnya, Rakornas yang dihadiri perwakilan dari 37 KPU Provinsi dan 509 KPU kabupaten/ kota tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua KPU RI, Mochamad Afifuddin. Dalam arahannya, Afif mengingatkan seluruh anggota Divisi Sosdiklih dan Parmas untuk bisa menampilkan dan menciptakan nuansa yang bahagia serta gembira. Karena tugas dari anggota divisi ini adalah mengajak masyarakat agar mau menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Serentak Tahun 2024. "Karena tugas Divisi Sosdiklih dan Parmas adalah mengajak orang, jadi harus bahagia. Dan cara berpikir yang ditanamkan harus merangkul, harus positif karena kita mengajak orang untuk berpartisipasi," kata Afif. Afif juga mengingatkan Divisi Sosdiklih dan Parmas untuk tidak henti-hentinya melakukan inovasi, kolaborasi, sinergi dalam kaitannya mensukseskan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024. Di samping itu, Afif mengapresiasi Divisi Sosdiklih dan Parmas yang telah bekerja keras selama tahapan Pemilu Presiden dan DPR 2024. "Saya ingin menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Divisi Sosdiklih dan Parmas karena kerja kerasnya membuat partisipasi pemilih melampaui target nasional yaitu 81 persen," tegasnya. Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menyampaikan terima kasih kepada KPU yang telah memilih Jawa Timur menjadi tempat digelarnya Rakornas Sosdiklih dan Parmas Pilkada Serentak 2024. "Syukur alhamdulillah pada kesempatan kali ini Jawa Timur untuk kesekian kalinya menjadi tuan rumah untuk kegiatan KPU," ujarnya Aang menilai, Jawa Timur memang layak menjadi tuan rumah digelarnya Rakornas tersebut. Sebab, Jawa Timur memiliki angka partisipasi masyarakat di atas 83 pada Pemilu 2024. Menurutnya, itu tak lepar dari hasil kerja keras Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU se-Jatim. "Itu mungkin alasan kenapa Jawa Timur menjadi tuan rumah karena memang kami berupaya semaksimal mungkin melaksanakan apa yang sudah menjadi program garis besar kegiatan dari Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU RI," pungkasnya.*** (AND/ZIL/Ed.Red)

KPU Jatim Harapkan Kirab Maskot Pilkada Bisa Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Kabupaten Pamekasan

Pamekasan, jatim.kpu.go.id - Divisi Perencanaan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Miftahur Rozaq menghadiri acara serah terima Kirab Maskot Pilkada Serentak Tahun 2024 dari KPU Kabupaten Sumenep kepada KPU Kabupaten Pamekasan hari ini, Minggu, 4 Agustus 2024. Kegiatan digelar di area Monumen Arek Lancor Pamekasan mulai pukul 14.00 WIB sampai selesai. Dalam sambutannya, Rozaq menjelaskan kegiatan kirab maskot yang digelar dari daerah ke daerah merupakan bagian dari metode untuk mensosialisasikan Pilkada serentak tahun 2024. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. "Acara kirab maskot merupakan bagian daripada metode sosialisasi Pilkada serentak 2024," kata Rozaq. Rozaq menjelaskan, pada Pemilu 2024 tingkat partisipasi masyarakat di Kabupaten Pamekasan terbilang tinggi. Yakni mencapai 97 persen. Ia berharap pada Pilkada serentak 2024 tingginya partisipasi masyarakat di Kabupaten Pamekasan bisa terjaga, bahkan ditingkatkan. "Di Pemilu kemarin, angka partisipasi masyarakat di Kabupaten Pamekasan itu sekitar 97 persen dan ini luar biasa. Mudah-mudahan angka partisipasi di Pilkada serentak 2024 tidak jauh dari angka partisipasi masyarakat di pemilu 2024 lalu," ujarnya. Rozaq menambahkan, tingginya partisipasi masyarakat di Kabupaten Pamekasan menjadi bukti masyarakat setempat telah menjalankan hak konstitusi sebagai warga negara. Yaitu untuk ikut menentukan pimpinan di masa mendatang. "Seluruh elemen masyarakat ikut memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024," ucapnya. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Achmad Faisol menyambut baik kedatangan tim Kirab Maskot Pilkada serentak 2024 di daerahnya. Ia pun berpendapat, kirab maskot merupakan salah satu upaya untuk mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati pada 27 November 2024. "Agar masyarakat mau menyambut Pilkada serentak dengan gembira dan penuh rasa cinta," kata Faisol. Faisol pun mengajak semua pihak untuk turut serta mensukseskan Pilkada serentak 2024 dengan mengedukasi masyarakat agar memiliki kepedulian yg tinggi terhadap situasi politik di daerahnya. Karena kepedulian masyarakat sangat berpotensi untuk menentukan baik buruknya iklim demokrasi. "Suara dan partisipasi masyarakat sangat diperhitungkan sebagai potensi masa depan masyarakat dan bangsa ini," ujarnya.*** (ODS/Ed.Red)

KPU Jatim Gelar Sosdiklih bagi Kelompok Yasinan dan Komunitas Warung di Magetan

Magetan, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) bagi Kelompok Yasinan Tombo Ati Buluharjo dan Komunitas Warung Gotong Royong (WGR) Magetan di Harmadha Joglo pada 2 dan 3 Agustus 2024. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024. Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini menjelaskan bahwa Magetan menjadi daerah pertama yang dipilih untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Nanik pun menyampaikan alasan dipilihnya Magetan sebagai tempat pertama untuk penyelenggaraan Sosdiklih. Nanik yang berasal dari Magetan, ingin mengawali sosialisasi dan memberikan pendidikan kepada saudara dan tetangga terdekat terlebih dahulu. "Karena keluarga terdekat yang membantu kita adalah tetangga, maka tidak salah jika memilih Magetan sebagai tempat pelaksanaan pertama. Karena saya berasal dari Magetan dan silaturahmi harus tetap terjaga," kata Nanik dalam sambutannya. Nanik juga menyampaikan terima kasih kepada warga Magetan yang telah datang bersedia mengikuti sosialisasi dan pendidikan pemilih tersebut. Ia pun berpesan agar masyarakat tidak lupa datang ke TPS pada 27 November 2024, serta meneruskan informasi yang didapat kepada masyarakat sekitar. *** (ODS/Ed.Red)

KPU Jatim Gelar Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran Pendanaan Bersama & Evaluasi Pencairan Hibah Pilkada Serentak 2024

Pamekasan, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Koordinasi Perencanaan Anggaran Pendanaan Bersama dan Evaluasi Pencairan Hibah Pilkada Serentak Tahun 2024. Kegiatan bertempat di aula KPU Kabupaten Pamekasan pada 1-2 Agustus 2024. Membuka acara, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim, Choirul Umam mengingatkan kepada KPU Kabupaten/Kota untuk lebih cermat dalam pengelolaan anggaran hibah, sehingga dapat meminimalisir risiko. “Perlu diingat bahwa selalu ada risiko terjadinya masalah dalam pengelolaan anggaran, dan saya yakin bahwa komisioner dan sekretariat dapat memitigasi dan mengurangi kesalahan dengan saling mengingatkan dan bekerja sama dengan baik," ujarnya. Mengimbuhkan Umam, Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq menyampaikan kegiatan dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi antara KPU Jatim dengan KPU Kabupaten/Kota mengenai pengelolaan anggaran hibah Pilkada 2024.  “Dengan adanya kesepahaman persepsi, maka diharapkan pengelolaan anggaran yang efisien dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dapat tercapai,” tegasnya. Rozaq melanjutkan, bahwa perencanaan yang matang dan menyeluruh merupakan pondasi penting dalam setiap kegiatan. Mulai tahap perencanaan awal hingga implementasi dan evaluasi akhir. Dengan demikian, diharapkan semua proses pemilihan dan administrasi dapat berjalan lancar, efisien, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang adil dan transparan. Kegiatan ini dihadiri oleh 152 peserta, yang terdiri dari Ketua; Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi; sekretaris; dan Kasubbag Rendatin dari 38 KPU Kabupaten/Kota.*** (AND/ZIL/Ed.Red)

KPU Jatim Ajak Jurnalis Nganjuk Gaungkan Informasi Pilkada Serentak 2024 pada Masyarakat

Nganjuk, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menghadiri acara media gathering yang digelar oleh KPU Kabupaten Nganjuk. Kegiatan media gathering dilaksanakan di Kantor KPU Kabupaten Nganjuk pada Jumat, 2 Agustus 2024, mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Komisioner KPU Jatim Divisi Sosdiklih dan Parmas, Nur Salam dalam sambutannya menjelaskan kegiatan digelar untuk memperkuat tali silaturahmi antara KPU dengan rekan jurnalis. Sebab, media merupakan salah satu sarana informasi masyarakat yang perannya sangat penting dalam mendorong partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak Tahun 2024. "Media gathering ini bertujuan untuk menyambung silaturahmi dengan media. Karena media sebagai salah satu sarana informasi masyarakat," ujar Salam. Berikutnya, Komisioner KPU Jatim Divisi SDM dan Litbang, Eka Wisnu Wardhana yang menjadi narasumber dalam acara menyampaikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah Tahun ini berbeda dengan sebelumnya. “Hal ini karena Pilkada tahun ini dilaksanakan secara serentak se-Indonesia,” katanya. Eka pun berharap jurnalis yang hadir mampu memberikan informasi maupun edukasi bagi masyarakat terkait Pilkada Serentak 2024, khususnya di Kabupaten Nganjuk. Ia meyakini, informasi dan edukasi yang merata, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada serentak 2024. "Dalam hal ini kami mohon kepada bapak ibu media untuk melakukan pemberitaan yang edukatif dan informatif agar bisa meningkatkan partisipasi masyarakat," ujarnya. Wisnu melanjutkan, pihaknya kali ini juga melakukan kegiatan dalam upaya mengedukasi jurnalis yang bertugas, tentang cara menyampaikan informasi meningkatkan partisipasi masyarakat Kabupaten Nganjuk.*** (AND/ZIL/Ed.Red)

KPU Jatim Mulai Sosialisasikan Tahapan Pencalonan Pilgub Jatim 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) mulai memberikan sosialisasi tahapan pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Tahun 2024 di Jawa Timur pada Selasa, 30 Juli 2024.  Ketentuan tahapan pencalonan tersebut disampaikan oleh KPU Jatim sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024 tengan Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.  Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan pendaftaran pasangan calon (Paslon) akan dibuka sejak 27-29 Agustus 2024 nanti.  "Selama tiga hari tersebut, partai politik dapat mendaftarkan Paslon yang didukung kepada KPU sesuai tingkatan. Begitupun dengan paslon dari jalur perseorangan," kata Aang saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi.  Dalam konteks Pilgub, diketahui tidak ada paslon dari jalur perseorangan. Sementara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Walikota di Jawa Timur, paslon perseorangan ditemui di Kota Malang, Bojonegoro, Jember, dan Trenggalek. Yang saat ini masih dalam tahapan pemenuhan syarat pencalonan.  Aang melanjutkan, dengan singkatnya waktu pendaftaran tersebut harapannya Paslon tidak mendaftar di waktu akhir. Sebab, jika ditemui berkas yang belum lengkap dapat dipenuhi saat pendaftaran masih berlangsung.  "Atau sebelum pendafatran kiranya sudah ada komunikasi melalui helpdesk untuk antisipasi adanya berbagai permasalahan", lanjutnya.  Hal tersebut perlu dilakukan mengingat banyak isu krusial yang perlu dipahami terkait syarat Calon. Misal disebutkan Aang yaitu soal batas usia calon kepala daerah.  Peratura. KPU Nomor 8 Tahun 2024 sebelumnya diundangkan pada Senin, 1 Juli 2024. Peraturan itu diteken karena adanya putusan Mahkamah Agung (MA) No. 23/P/HUM/2024 yang  mengubah syarat usia calon tidak lagi dihitung pada saat pendaftaran paslon. Tapi ditarik ke mundur, terhitung sejak pelantikan pasangan calon terpilih. "Tentu hal ini menjadi ukuran bagi KPU saat menerima pencalonan. Sementara waktu pelantikan sampai saat ini belum ditentukan," jelas pria kelahiran Surabaya tersebut.  Adapun ketentuan lain yang disosialisasikan terkait penyusunan visi, misi dan program paslon. Sebab, visi misi yang akan disiapkan paslon perlu didukung dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) agar dapat menyesuaikan.  Dengan demikian, dalam kesempatan kali ini KPU Jatim juga menghadirkan narasumber dari Bappeda Jatim, Bakesbangpol Jatim, dan Bawaslu Jatim.  Hadir selain Aang dari KPU Jatim, Anggota Choirul Umam dan Miftahur Rozaq, Sekretaris Nanik Karsini beserta jajaran staf.  Sementara peserta sosialisaai yaitu partai politik tingkat jatim, Polda Jatim, Pangdam V Brawijaya, Kejaksaan Tinggi Jatim, Biro Pemerintahan dan Otoda Pemprov Jatim, Ketua, Anggota Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Sekretaris 38 KPU Kabupaten/Kota se Jatim, dan Bappeda Kabupaten/Kota di Jatim.  Sosialisasi berlangsung mulai pukul 11.00 WIB. Bertempat di Hotel Platinum Surabaya, Jl. Tunjungan Nomor 11-21 Genteng Surabaya.*** (AFN/Fto. Bud)