Berita Terkini

Terima Kunjungan Akademik Mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, KPU Jatim Berikan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menerima kunjungan akademik mahasiswa Prodi PPKn Universitas PGRI Kanjuruhan Malang pada Senin, 1 Juli 2024. Pada kunjungan ini KPU Jatim memberikan sosialisasi dan pendidikan bagi pemilih. Kaprodi PPKn, Romadhon dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pendidikan politik adalah proses untuk membina individu agar mampu memahami, menilai, dan mengambil keputusan tentang berbagai permasalahan dengan cara-cara yang tepat dan rasional, termasuk dalam menghadapi masalah yang bias maupun isu yang kontroversial. Pengetahuan politik akan membawa orang pada tingkat partisipasi tertentu. “Bagaimana pendidikan politik menjadi modal utama untuk mahasiswa dalam menyikapi perpolitikan sesungguhnya,” terang Romadhon. Kunjungan ini disambut langsung oleh Anggota KPU Jatim, Eka Wisnu Wardhana dan Nur Salam beserta Sekretaris KPU Jatim Nanik Karsini. Kunjungan selanjutnya dilanjutkan dengan paparan materi yang disampaikan oleh Nur Salam yang sebelumnya dibuka terlebih dahulu oleh Eka Wisnu Wardhana. “Selamat datang, momentumnya dimulai dari sekarang, kalian harus berkontribusi nyata dalam turut menyukseskan pilkada serentak 2024 ini, selamat belajar bersama di KPU Jatim, mari kita belajar bersama tentang pemilu, tentang demokrasi,” ucap Wisnu sekaligus membuka acara. Kunjungan akademik ini berfokus pada interaksi dan diskusi yang mana harapannya adalah mahasiswa yang melakukan kunjungan akan mendapatkan pemahaman lebih tentang pemilihan umum dan demokrasi yang dilaksanakan di Indonesia. Nur Salam dalam paparannya menerangkan banyak hal tentang demokrasi, apa itu pemilu, apa itu pikada, siapa penyelenggara pemilu dan pilkada sampai pada isu-isu penting seputar demokrasi. Selain itu, Salam juga mendorong mahasiswa terlibat langsung menjadi penyelenggara pemilu seperti KPPS dan Pantarlih. Dan memberikan ide kepada pihak kampus untuk menjadikan kegiatan tersebut dikonversi dalam penilaian akademik. Selanjutnya juga mendorong mahasiswa agar aktif sebagai relawan demokrasi dalam melakukan pendidikan politik masyarakat. “Yang paling penting juga bagaimana kita menyikapi berbagai isu yang terjadi itu harus sejalan dengan pemahaman kita sehingga demokrasi akan berjalan lebih baik. Buktikan cintamu dengan tinta di jarimu,” pungkasnya.*** (EB/Fto.Sekti)

MURI Apresiasi KPU Jatim dalam Coklit Serentak Satu Juta Pemilih di Hari Pertama

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Museum Rekor Indonesia (MURI) apresiasi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) atas keberhasilannya melaksanakan tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) satu juta pemilih di hari pertama. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Marketing MURI Awan Rahargo saat memberikan sambutan setelah penyerahan piagam MURI pada Senin malam, 24 Juni 2024 di Hotel Majapahit Surabaya. "Suatu kehormatan bagi kami, lembaga pencatat rekor nasional hadir untuk kedua kalinya dalam rangkaian tahapan Pilkada yang diselenggarakan oleh KPU Jatim, dan hari ini dalam rangka "Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih pada Hari Pertama"," kata Awan. Sebelumnya, KPU Jatim menerima penghargaan dari MURI sebagai penyelenggara peluncuran Maskot Pilkada dengan dihadiri oleh penyelenggara terbanyak pada 4 Juni 2024. Awan yang hadir didampingi oleh Senior Customer Relation MURI Andre Purwandono memaparkan dalam tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yang dipelopori oleh KPU inj diselenggarakan selama satu bulan. Mulai hari ini sampai dengan 24 Juli 2024. Di mana KPU Jatim mampu melaksanakan coklit serentak di 38 Kabupaten/Kota. "Tentu pada hari ini, MURI memberikan atensi dan mencatat lebih dari satu juta di hari pertama pada tahapan coklit ini," terangnya. Seperti yang diketahui, hingga pukul 21.00 WIB, data coklit yang masuk tercatat sebanyak 1.107.000 pemilih. "Terakhir, mari seluruh masyarakat Jawa Timur, kita bersama-sama mengawal rangkaian tahapan Pilkada Serentak di Jawa Timur Tahun 2024," pungkasnya. Hadir menerima penghargaan dari KPU Jatim, Ketua Aang Kunaifi, Anggota, Insan Qoriawan, Nur Salam, Miftahur Rozaq, Habib M. Rohan, Eka Wisnu Wardhana, dan Choirul Umam, serta Sekretaris Nanik Karsini. (AFN/Fto.Sekti)

Sukses Coklit Satu Juta Pemilih di Hari Pertama, KPU Jatim Pecahkan Rekor MURI

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Kali kedua, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Kali ini, penghargaan diberikan atas keberhasilan KPU Jatim dalam  melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) satu juta pemilih di hari pertama masa coklit Pilkada Tahun 2024. Coklit merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam Pemutakhiran Data Pemilih dengan bertemu pemilih secara langsung dan berdasarkan perbaikan dari rukun tetangga/rukun warga atau nama lain dan tambahan pemilih. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Marketing MURI Awan Rahargo, dan diterima langsung oleh Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi. Bersama dengan Anggota, Insan Qoriawan, Nur Salam, Miftahur Rozaq, Habib M. Rohan, Eka Wisnu Wardhana, dan Choirul Umam, serta Sekretaris Nanik Karsini. Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga kepada seluruh Pantarlih dan para pihak yang telah melaksanakan coklit sejuta pemilih di hari pertama. "Aktivitas ini kemudian kita ajukan kepada Rekor MURI, dan Alhamdulillah MURI mengapresiasi. Jika dikalkulasi 1 orang Pantarlih mencoklit 10 orang Pemilih, maka sehari ini sudah ada 1.169.620 orang Pemilih yang tercoklit," kata Aang. Selain Pantarlih, dalam prosesnya, coklit juga melibatkan seluruh penyelenggara mulai dari 7 Komisioner di tingkat provinsi, 190 Komisioner tingkat kabupaten/kota, 3.330 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 25.482 Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang turun melakukan supervisi. Melalui kegiatan ini, Aang berharap Pantarlih dapat menghasilkan data pemilih yang berkualitas dan mutakhir. "Sebab, data pemilih yang berkualitas akan berpengaruh pada tahapan lain, seperti penentuan pola sosialisasi dan pendidikan pemili, penentuan jumlah TPS, penentuan jumlah logistik, hingga tahapan pemungutan dan rekapitulasi penghitungan suara," paparnya. Mantan Anggota Bawaslu Jatim tersebut mengaku sengaja gebyar coklit serentak satu juta pemilih ini dilakukan di hari pertama. "Sebab kebiasaan Pantarlih selama ini biasa melakukan coklit di masa-masa akhir coklit," ujarnya. Dengan demikian, Ia berharap apa yang lakukan malam  ini dapat menjadi semangat awal yang baik kepada seluruh Pantarlih untuk berkerja, mencoklit masyarakat sejak hari pertama dijadwalkan. Tak ketinggalan, Ia pun menitipakan tugas tambahan untuk Pantarlih agar sekaligus menyampaikan informasi dan pendidikan pemilih terkait Pilkada. Karena coklit ini dilakukan door to door, yang di dalamnya terdapat sebuah keluarga yang terdiri dari beberapa pemilih. Perlu diketahui, Gebyar Coklit Serentak Satu Juta Pemilih digelar pada Senin, 24 Juni 2024. Bertempat di Hotel Majapahit, Jl. Tunjungan Nomor 65 Genteng Surabaya. Selain penyerahan piagam Rekor dari MURI, acara malam ini juga dimeriahkan dengan berbagai kesenian lokal Jawa Timur, mulai lagu dan tarian wonderful Jawa Timur, play VT Aksi Pantarlih Tokoh dengan bahasa jawa timuran, pemutaran video aktivitas Pantarlih, hingga testimoni dari sejumlah Pantarlih yang hadir. Rangkain acara dihadiri oleh perwakilan KPU Kabupaten/Kota sekitar, perwakilan Bawaslu Jatim, perwakilan Bakesbangpol, perwakilan dari DP3AK, serta sejumlah insan media.*** (AFN/Fto.Sekti)

KPU Jatim Siapkan Tindak Lanjut Putusan MK yang Digelar Besok

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) tengah mempersiapkan pelaksanaan tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 261-01-12-15/PHPU.DPR-DPRDXXII/2024 yang akan digelar pada Minggu, 23 Juni 2024. Bertempat di DoubleTree by Hilton Surabaya. Sebagaimana yang disampaikan Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi, bahwa MK memerintahkan untuk melaksanakan putusan dalam kurun waktu 15 hari kalender. "Ini menjadi atensi kita, sebab dengan waktu yang sangat singkat sejak putusan dibacakan oleh Mahkamah pada 10 Juni 2024," kata Aang. Adapun putusan tersebut memerintahkan untuk dilakukan Penghitungan Surat Suara Ulang (PSSU) terhadap Daerah Pemilihan Jawa Timur IV (DPR) dan Daerah Pemilihan Pamekasan 2 (DPRD Kabupaten). "Malam ini kita koordinasikan dan kita simulasikan, dengan harapan pelaksanaan tindak lanjut berjalan lancar," ujar Aang. Proses PSSU akan berlangsung besok mulai pukul 09.00 WIB. Terbagi menjadi lima panel, yang terdiri dari Panel 1 untuk Jatim IV (DPR) sebanyak 18 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panel 2 untuk Jatim IV (DPR) sebanyak 34 TPS, Panel 3 untuk Jatim IV (DPR) sebanyak 24 TPS, Panel 4 untuk Jatim IV (DPR) sebanyak 29 TPS, dan Panel 5 untuk Pamekasan 2 (DPRD Kabupaten) sebanyak 15 TPS. Sehingga total keseluruhan TPS yang dilakukan PSSU sebanyak 120. Sebelumnya, sebanyak 105 kotak suara dari Jember, dan 15 kotak lainnya dari Pamekasan sudah dikirim ke Surabaya untuk disimpan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jatim. Sebab, hal tersebut dilakukan untuk memastikan logistik PSSU dalam kondisi aman. "Sebagaimana yang disebutkan dalam amar putusan, bahwa pihak yang bertanggung jawab terhadap keamanan adalah kepolisian. Sementara di sisi lain, dalam hal ini KPU juga menjadi pihak yang berperkara," terang mantan Anggota Bawaslu Jatim ini. Sebagai bentuk transparansi masyarakat, proses PSSU juga akan disiarkan secara live melalui kanal youtube resmi KPU Jatim, agar masyarakat turut menyaksikan.*** (AFN/Fto.Sekti)

180 Anggota KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur Periode 2024 - 2029 Dilantik

Jakarta, jatim.kpu.go.id- Sebanyak 180 orang anggota KPU Kabupaten/Kota dari 36 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Periode 2024 – 2029 telah dilantik Ketua KPU, Hasyim Asy’ari pada Kamis, 13 Juni 2024, mulai pukul 19.00 WIB – selesai. Pelantikan dilaksanakan secara hybrid, langsung dari kantor KPU Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta serta daring melalui aplikasi zoom meeting. Diketahui dari Jawa Timur, ada 7 orang mengikuti dari kantor KPU Jatim di Jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Dan 1 orang mengikuti dari salah satu rumah sakit di Kabupaten Nganjuk. Ketua KPU, Hasyim Asy’ari dalam sambutannya menyampaikan beberapa arahan. Diantaranya, menekankan kepada para terlantik agar bekerja sesuai peraturan perundangan dan bekerja sesuai arahan KPU pusat karena karakter Lembaga KPU bersifat nasional dan hierarkis. “KPU Provinsi bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kepemiluan di tingkat provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kepemiluan di tingkat kabupaten/kota. KPU pusat menjadi penanggung jawab di semua tingkatan sampai dengan TPS. Sehingga tidak bisa KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota berjalan sendiri, harus ada koordinasi,” tandasnya. Hasyim juga menjelaskan bahwa karakter Lembaga KPU yang kolektif kolegial, sehingga setiap keputusan melalui rapat pleno. “Supaya kalau ada apa-apa dimintai pertanggungjawaban bisa jelas,” kata Ketua KPU. Berikutnya, karena unsur KPU ini ada anggota dan sekretariat, Hasyim berpesan untuk menjaga kesolidan, kekompakan, saling bekerja sama untuk membangun KPU. Lebih lanjut karena tahapan Pilkada sudah berjalan, para terlantik segera menjalin komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, media guna menyukseskan penyelenggaraan pilkada. Atas pelantikan ini, Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh terlantik. “Selamat dan sukses kepada kawan-kawan. Semoga bisa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Berikutnya dengan sudah berjalannya tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024, kawan-kawan segera beradaptasi dan tancap gas menjalankan tahapan yang berlangsung,” pungkas Aang.*** (AA)

Gelar Rapim, KPU Jatim Koordinasikan Perencanaan Program dan Anggaran Pilkada Serentak 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) pada Senin-Selasa, 10-11 Juni 2024 mulai pukul 16.00 WIB-selesai. Rapim diadakan dalam rangka melakukan koordinasi penyusunan perencanaan program dan anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 di Jawa Timur. Demikian disampaikan Anggota KPU Jatim, Miftahur Rozaq dalam arahannya di hadapan Ketua, Anggota, serta Sekretaris 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. “Penyusunan perencanaan program dan anggaran benar-benar mengerahkan segala upaya, bukan hal yang mudah, semuanya harus detail dan terinci. Memasukkan angka-angka satuan harga yang tidak sembarangan dan butuh dasar hukum yang kuat, butuh pencermatan, belum lagi bila ada penyesuaian-penyesuaian revisi,” jelas pria yang akrab disapa Rozaq ini. Ia menyampaikan pula bahwa selain membahas program dan anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024, kegiatan ini sebagai forum sebagai forum silaturahim KPU Provinsi dengan 38 KPU Kabupaten/Kota. “Dimana anggota KPU Kabupaten/Kota Periode 2019-2024 di 36 KPU Kabupaten/Kota akan memasuki Akhir Masa Jabatan dua hari lagi,” katanya. Lebih lanjut, menurut Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim ini, apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya disampaikan KPU Jatim kepada seluruh jajaran anggota KPU kabupaten/kota. “Terima kasih dan apresiasi kami sampaikan pada kawan-kawan yang telah berdedikasi dan memberikan kinerja terbaiknya. Harapannya jalinan silaturahim kita tetap terjaga meskipun sudah purna di KPU,” tutupnya. Rapim bertempat di Vasa Hotel, Jl. Mayjend HR. Muhammad Nomor 31 Surabaya. Dengan diikuti sebanyak 228 orang penyelenggara dari KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Nampak hadir pimpinan KPU Jatim diantaranya, Anggota, Miftahur Rozaq, Nur Salam, Choirul Umam, Eka Wisnu Wardhana, dan Habib M.Rohan. Dengan didampingi Sekretaris, Nanik Karsini beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional. Sedangkan Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi dan Anggota, Insan Qoriawan terkonfirmasi saat ini menghadiri sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilu di Jakarta.*** {(AA/Fto.Sekti)