Berita Terkini

APRESIASI KINERJA PEGAWAI, KPU JATIM BERIKAN PENGHARGAAN TELADAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Ada yang berbeda dalam Apel Pagi Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Senin, tanggal 8 Agustus 2016, hari ini. Bertempat di halaman kantor, KPU Jatim mengapresiasi kinerja pegawainya dengan memberikan penghargaan Pegawai Teladan kepada salah satu pegawai di satuan kerjanya. Adalah staf bagian Organisasi dan SDM KPU Jatim, Imam Wahyudi, yang berhak memperoleh predikat pegawai teladan di Bulan Juli. Piagam penghargaan, diserahkan oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bersifat internal di KPU Jatim. “Dan dilakukan setiap satu bulan sekali, sebagai awalnya bulan Juli ini. Penilaian kinerja pegawai dilakukan oleh masing-masing pimpinan, yaitu para Kabbag dan Saya sendiri,” tutur Wima (8/8/2016). Wima berharap dengan pemberian penghargaan pegawai teladan setiap satu bulan sekali ini dapat memberikan motivasi untuk peningkatan kinerja pegawai di KPU Jatim. Meskipun, bentuk penghargaan ini berupa secarik kertas dan bukan berupa uang atau hadiah. “Silahkan para pegawai atau staf bersaing secara sehat dalam hal peningkatan kinerja. Sehingga komitmen peningkatan kinerja di KPU Jatim ini benar-benar dilaksanakan, diimplementasikan,” jelas Sekretaris KPU Jatim. Apel Pagi kali ini juga dihadiri Kepala Bagian Hukum; Teknis dan Hupmas, Slamet Setijoadji, Kepala Bagian Keuangan; Umum dan Logistik, Aris Gatot Subagyo, Kepala Bagian Program; Data; Organisasi dan SDM, Akhmad Sudjono. (AACS)

FINALISASI HASIL RISET CALON TUNGGAL PILKADA BLITAR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Riset Partisipasi Masyarakat (Parmas) Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) memasuki proses penyelesaian. Usai melakukan tahapan pengumpulan data, saat ini riset parmas telah sampai pada tahapan analisis data. Divisi Perencanaan; Logistik dan Keuangan KPU Jatim, Dewita Hayu Shinta menjelaskan bahwa analisis data dalam penelitian kualitatif sebenarnya tidak hanya dilakukan setelah selesai tahapan pengumpulan data. “Saat proses pengumpulan data pun Kita sudah memulai melakukan analisis data,” kata Shinta (5/8/2016). Setelah selesai melakukan analisis data, menurut Shinta, hasil riset akan diseminasikan. Diseminasi sendiri merupakan proses interaktif mengkomunikasikan atau menguji hasil riset kepada khalayak yang menjadi target, sehingga dapat digunakan untuk melakukan perubahan. “Dengan melakukan diseminasi diharapkan dapat diperoleh data yang dianggap kredibel,” jelas Divisi Perencanaan; Logistik dan Keuangan KPU Jatim ini. Diseminasi akan dilakukan dalam dua bentuk kegiatan, yang pertama Focus Group Discussion (FGD) serta kedua seminar. FGD akan dilakukan secara terbatas di kabupaten Blitar. Mengingat tema yang diangkat adalah calon tunggal pada Pilkada Blitar. FGD ini dijadwalkan akan diadakan minggu depan. Sedangkan seminar dijadwalkan akan dilaksanakan dua minggu lagi di Surabaya. Dengan demikian minggu ketiga bulan Agustus ini riset Parmas KPU Jatim direncanakan sudah selesai. (AACS)

GOGOT CAHYO BASKORO HIPNOTIS PESERTA DISKUSI KAMISAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Diskusi Kamisan kali ini tanpa terasa melebihi waktu yang telah ditentukan. Keluarga besar KPU Jatim sebagai peserta dalam diskusi Kamisan seakan terhipnotis menikmati kegiatan yang diisi Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Hal ini diakui oleh peserta dalam diskusi Kamisan. Staf Bagian Hukum KPU Jatim, Sulaiman mengungkapkan merasa terkesima dengan materi dan penyampaian materi Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim ini. “Pemateri, Pak Gogot menyampaikan materinya dengan sangat menarik dan membuat terkesima. Materi yang disampaikan pun mudah dipahami sehingga Kita dapat menimba ilmu dengan baik,” ungkap Sulaiman (4/8/2016). Sementara itu Kepala Sub Bagian Program dan Data KPU Jatim, Suwandi mengaku bahwa dalam diskusi Kamisan kali ini peserta dapat belajar teori sekaligus implementasinya. “Teori public relation yang disampaikan pemateri dapat Kita lihat langsung implementasinya melalui paparan yang disampaikan Pak Gogot sendiri. Kita dapat belajar cara menyampaikan informasi ke audience, menghibur dan mempengaruhi audience,” ujar Suwandi. Kepala Bagian Program; Data; Organisasi dan SDM KPU Jatim, Akhmad Sudjono menambahkan pula dalam diskusi Kamisan hari ini menghilangkan sekat antara Anggota KPU, pejabat dan staf. “Kita juga saling berbagi ilmu, bercanda bersama, dan berkomunikasi dengan baik bersama,” pungkas Jono. (AACS)

DISKUSI KAMISAN, KPU JATIM BELAJAR PUBLIC SPEAKING

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Diskusi Kamisan hari ini, Kamis (4/8), Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) belajar mengenai public speaking. Materi dipaparkan oleh Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Materi public speaking sengaja disampaikan oleh Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim ini karena setiap manusia membutuhkan komunikasi untuk menyampaikan keinginan dan mencapai tujuan. “Komunikasi juga sebagai jalan untuk menyelesaikan masalah, meskipun masalah bisa disebabkan karena adanya kesalahan dalam komunikasi,” kata Gogot (4/8/2016). Public speaking sendiri menurut Gogot, berarti kegiatan penyampaian pesan berupa ide/ gagasan secara oral/ lisan. Di dalam public speaking, seseorang yang statusnya sebagai pembicara menghadapi pendengar dalam jumlah yang relatif besar dan pembicaraannya relatif kontinyu. Dengan belajar public speaking, mantan wartawan dan penyiar radio ini berharap keluarga besar KPU Jatim memiliki ketrampilan berkomunikasi sebagai pelayan publik. “Ketika anggota, pejabat dan staf KPU Jatim terampil berkomunikasi dengan publik, informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga hal ini akan memaksimalkan kinerja,” papar Gogot. Hadir pula dalam diskusi Kamisan ini Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data, Choirul Anam, Divisi Hukum; Pengawasan SDM dan Organisasi, Muhammad Arbayanto, Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima, Kepala Bagian dan para Kepala Sub Bagian KPU Jatim. Hingga berakhir sekitar dua jam, peserta mengikuti diskusi ini dengan  antusias. Gogot mengemas materinya dengan menyisipkan sejumlah permainan, praktek komunikasi dan lelucon, sehingga forum tidak membosankan. (AACS)

TINGKATKAN AKUNTABILITAS PELAPORAN ANGGARAN, KPU JATIM ADAKAN BIMTEK APLIKASI KEUANGAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka meningkatkan akuntabilitas pelaporan anggaran, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) dan pelatihan aplikasi Simonika, E-Rekon KL, dan E-Billing. Tidak hanya KPU kabupaten/ kota, bendahara dan staf keuangan KPU Jatim dilibatkan sebagai peserta dalam acara ini. Aplikasi  Simonika;  E-Rekon KL; dan E-Billing, menurut Kepala Sub Bagian Keuangan KPU Jatim, Yulyani Dewi, merupakan tiga aplikasi yang digunakan KPU untuk pelaporan anggaran. “Di KPU laporan anggaran dikerjakan pada microsoft excel dulu, lalu diupload menggunakan aplikasi seperti Simonika, E-Rekon KL, E-Billing ini,” kata Dewi (4/8/2016). Adanya aplikasi Simonika (Sistem Pelaporan dan Monitoring Keuangan) bertujuan untuk membangun basis data keuangan yang akuntabel, sehingga dapat memberikan informasi yang diperlukan dalam pengambilan kebijakan pengelolaan keuangan maupun kebijakan suatu program/kegiatan. Kemudian aplikasi E-Rekon KL (Elektronik Rekonsiliasi Kementerian Negara/ Lembaga), merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan dalam rangka proses rekonsiliasi data transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan serta penyusunan laporan keuangan Kementerian Negara/ Lembaga. Aplikasi ini diantaranya bertujuan mempermudah proses rekonsiliasi karena tidak diperlukannnya lagi rekonsiliasi tingkat atas dan aplikasi Saiba tingkat atas. Sedangkan E-Billing adalah aplikasi pembayaran pajak secara elektronik dengan menggunakan kode Billing yang diterbitkan melalui sistem Billing. Aplikasi ini menawarkan kemudahan pembayaran pajak melalui metode pembayaran elektronik dengan segala kelebihannya cepat, mudah, nyaman dan fleksibel. Dalam bimtek dan pelatihan aplikasi atau disebut juga oleh Dewi sebagai shortcours seputar aplikasi ini, akan menghadirkan beberapa narasumber. Antara lain pejabat/ staf Biro Keuangan KPU RI, untuk menyampaikan materi tentang aplikasi Simonika, pejabat/ staf dari KPP (Kantor Pelayanan Pajak) untuk menyampaikan materi aplikasi E-Billing, dan pejabat/ staf KPPN (Kantor Pusat Perbendaharaan Negara) untuk menyampaikan materi tentang aplikasi E-Rekon KL. Peserta dalam bimtek dan pelatihan aplikasi hari ini, Kamis (4/8) adalah bendahara dan operator Simonika dari KPU kabupaten/ kota di Jawa Timur. “Selain itu, Kami juga melibatkan seluruh staf bagian Keuangan KPU Jatim karena Kami ingin meningkatkan keahlian staf Keuangan KPU Jatim,” papar Kasubbag Keuangan KPU Jatim. Bimtek dan pelatihan aplikasi diadakan di hotel IBIS Style, Jalan Raya Jemursari Nomor 110 Surabaya. Sebagaimana tercantum dalam rundown, acara akan dimulai dengan check in dan pendaftaran peserta pada pukul 13.00 WIB. (AACS)