Berita Terkini

DISKUSI MINGGUAN KPU JATIM, BAHAS SOP PENCAIRAN ANGGARAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) diskusikan tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencairan Anggaran, pada diskusi rutin Kamisan yang dilakukan di lantai II kantor KPU Jatim. Fasilitator dalam diskusi kali ini adalah Kepala Sub Bagian (kasubbag) Keuangan KPU Jatim, Yulyani Dewi. Menurut Dewi, SOP Pencairan Anggaran ini menjadi bahasan penting yang perlu didiskusikan sebab KPU sebagai lembaga negara non struktural menggunakan APBN. “KPU sebagai lembaga negara non struktural menggunakan uang yang berasal dari negara (APBN-red), sehingga harus dipertanggungjawabkan. Selain itu, karena KPU ini juga merupakan sebuah sistem yang di dalamnya ada banyak orang, maka pertanggungjawaban keuangan juga menjadi tanggung jawab dari seluruh orang atau pihak-pihak yang terkait. Semua orang yang membuat pertanggungjawaban tadi harus tahu SOP atas pengeluaran yang dilakukannya,” jelas Kasubbag Keuangan KPU Jatim ini (21/7/2016). Pada diskusi tersebut dibahas beberapa SOP Pencairan Anggaran, misalnya SOP Perjalanan Dinas, Pencairan POKJA, pencairan Tunjangan Kinerja, pencairan Uang Makan, serta SOP Uang Harian dan Keperluan Rapat. Disampaikan pula oleh Dewi sebagai fasilitator diskusi Kamisan hari ini, bahwa setiap POKJA yang ada di KPU Jatim harus ada laporan pertanggungjawabannya. “KPU Jatim hari ini berbenah, meningkatkan kualitas akuntabilitas dan transparansi keuangan. Setiap POKJA harus ada laporan pertanggungjawabannya. Hal ini akan sangat membantu pihak keuangan, individu penerima, maupun lembaga ketika ada audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-red). Karena sekali lagi Kita ini ada di dalam sistem, sehingga partisipasi dari semua pihak dibutuhkan,” papar Dewi. Sekitar 37 staf sekretariat mengikuti diskusi dengan tertib. Diskusi yang berlangsung selama dua (2) jam, diakhiri pada pukul 13.30 WIB. (AACS)

KPU JATIM HADIRI PELANTIKAN PPK DAN PPS KOTA BATU

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), hari ini, Rabu (20/7), akan menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji PPK dan PPS serta Bimbingan Teknis Tata Kerja dalam Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017. Acara dilangsungkan di Athurium Hall Hotel Kusuma Agrowisata Kota Batu, jalan Abdul Gani Atas Kota Batu. Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito dan Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima dijadwalkan mewakili lembaga, guna menghadiri acara tersebut. Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengatakan, “Kami akan hadir dalam undangan pelantikan PPK dan PPS tersebut." Selain sebagai undangan, Ketua KPU Jatim dijadwalkan akan memberi sambutan pada  Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/ Janji PPK dan PPS serta Bimbingan Teknis Tata Kerja dalam Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017. “Beberapa garis besar mengenai yang akan disampaikan dalam sambutan itu antara lain, mengingatkan sistem organisasi KPU; mengharapkan kerja PPK dan PPS yang harus profesional, non partisipan, dan sesuai Undang-undang; berharap kerja sama seluruh stakeholder untuk membantu pelaksanaan pilkada, utamanya dari pemerintah daerah untuk membantu kelancaran kerja lembaga,” papar Ketua KPU Jatim. Pada acara tersebut, Ketua KPU Jatim juga akan mengisi materi pertama terkait dengan Bimbingan Teknis Tata Kerja dalam Penyelenggaraan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu Tahun 2017. (AACS)

KPU JATIM: SELAMAT ATAS TERPILIHNYA KETUA KPU RI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisioner Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Juri Ardiantoro tadi malam (Senin, 18/7) terpilih menjadi Ketua KPU RI menggantikan Ketua KPU RI, Alm. Husni Kamil Manik. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Pleno KPU RI yang dilaksanakan secara musyawarah. Sebagaimana dikutip dari website KPU RI (kpu.go.id-red), usai terpilih menjadi Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro mengutarakan keinginannya untuk dapat menjaga kekompakan yang telah berjalan di bawah kepemimpinan Alm. Husni Kamil Manik. Serta secara internal mengajak Komisioner KPU RI lainnya dan Sekretariat Jenderal untuk melanjutkan pekerjaan seperti sebelumnya di bawah Alm. Husni Kamil Manik. Atas terpilihnya Juri Ardiantoro sebagai Ketua KPU RI tersebut, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menyampaikan ucapan selamat. “Kami, KPU Jatim mengucapkan selamat kepada Ketua KPU RI, Juri Ardiantoro. Semoga dapat memimpin dan membawa KPU menjadi lebih baik, serta apa yang menjadi visi dan misinya menjadi pemimpin KPU dapat tercapai,” kata Eko (19/7/2016). Selanjutnya Ketua KPU Jatim ini menambahkan bahwa meski masa kepemimpinan Juri nanti terhitung cukup singkat, peran pemimpinnya sangat dibutuhkan oleh KPU. Besar harapannya peningkatan kualitas kelembagaan dan kinerja KPU dapat dipertahankan, serta terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan Ketua KPU RI terpilih. Sebagai Ketua KPU RI, Juri akan memimpin KPU selama tujuh (7) bulan kedepan. (AACS)

JURNAL INSPIRASI DEMOKRASI EDISI 9 AKAN SEGERA TERBIT

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kembali akan terbitkan Jurnal Inspirasi Demokrasi (Ide). Hal ini sebagai salah satu bentuk komitmen KPU Jatim untuk terus mewadahi hasil pemikiran dan pengalaman pengawal demokrasi di Jawa Timur. Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro membenarkan bahwa Jurnal Ide bulan Juli akan segera diterbikan. “Alhamdulillah, artikel dari KPU kabupaten/ kota telah terkumpul. Saat ini (Senin, 18/7) tulisan yang ada sudah masuk ke percetakan dan segera akan diterbitkan,” kata Gogot (18/7/2016). Jurnal Ide bulan Juli kembali mengangkat tema yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. “Tema yang diangkat pada edisi ke-9 adalah Membangun Komunikasi Efektif, Penyelenggara Pemilu dengan Pers dan Media. Permasalahan komunikasi antara KPU dengan publik, adalah salah satu permasalahan yang muncul pada saat pemilu, yang mana mengakibatkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPU menurun dan berimplikasi pada partisipasi pemilih. Sehingga salah satu cara mengatasinya adalah dengan membangunan komunikasi yang efektif antara penyelenggara pemilu dengan pers dan media. Melalui cara ini, idealnya seluruh tahapan pemilu yang dilakukan oleh KPU dapat tersampaikan kepada masyarakat secara tepat sasaran dan lebih optimal. Sehingga political knowledge dan political awareness pada KPU tercapai. Dan akan bermuara pada political will masyarakat,” terang Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Pengembangan Informasi KPU Jatim ini. Ketika political will masyarakat meningkat, maka angka partisipasi pemilih dalam pemilu akan meningkat pula. (AACS)

MANTAN ANGGOTA KPU JATIM, MENGENANG HUSNI KAMIL MANIK

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Delapan (8) hari sudah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), almarhum Husni Kamil Manik telah berpulang. Suasana duka masih terasa sampai saat ini. Bahkan kemarin hari Kamis (14/7) KPU Jatim bersama 38 KPU kabupaten/ kota melakukan Shalat Ghaib dan pembacaan Surah Yasin untuk almarhum. Suasana duka ini dirasakan pula oleh mantan anggota-anggota KPU Jatim meskipun mereka sudah tidak bertugas lagi di KPU. Dalam kenangan anggota KPU Jatim periode 2007-2014, Nadjib Hamid, sosok almarhum Husni Kamil Manik ialah sosok yang tenang. “Saya kenal Pak Husni di pesawat ketika mau ke Sumatera Barat. Saat itu beliau masih menjadi anggota KPU Sumatera Barat. Meskipun Kami tidak intensif berkomunikasi, Saya tahu beliau sosok yang tenang. Ketenangan inilah yang menjadi kelebihannya. Karena tidak emosional dalam memimpin KPU ini adalah hal yang tidak mudah,” terang Nadjib (14/7/2016). Kemudian anggota KPU Jatim periode 2005-2009, Wahyudi Purnomo berbagi kenangan juga mengenai almarhum Husni Kamil Manik. “Selama bersinggungan dengan beliau di KPU, kepribadian Pak Husni perlu diacungi jempol. Koordinasi beliau di KPU juga sangat baik. Ke depan KPU Pusat perlu sosok seperti Pak Husni ini. Tidak banyak ribut, tapi kinerja terus semakin baik,” tutur Wahyudi. Selanjutnya Ketua KPU Jatim periode 2010-2014, Andry Dewanto Ahmad yang datang dalam undangan halal bihalal KPU Jatim kemarin, mengenal almarhum Husni Kamil Manik sebagai orang yang baik juga. “Kenal beliau di Kongres Anshor Surabaya, baru setelah itu kenal di KPU. Husni Kamil Manik orang yang baik. Sahabat dan Ketua Kita itu, meninggal dengan wajar. Tidak seperti spekulasi-spekulasi yang berkembang di sosmed. Jadi tidak perlu takut dan mundur menjadi anggota KPU. Beliau meninggal memang karena sakit yang tidak dirasakan,” pungkas Andry. (AACS)

HALAL BIHALAL SE-JATIM, KPU UNDANG MANTAN SEKRETARIS DAN KOMISIONER

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Acara halal bihalal Komisi Pemilihan Umum (KPU) se-Jatim  yang dilangsungkan hari ini Kamis (14/7) di kantor KPU Jatim menjadi wadah silaturahmi bagi mantan anggota KPU Jatim dan Sekretaris KPU Jatim periode sebelumnya dengan anggota KPU se-Jatim dan Sekretaris se-Jatim. Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menyampaikan dalam sambutannya bahwa acara ini merupakan acara yang spontan dan segera mendapatkan respon positif dari KPU kabupaten/ kota. “Pada acara ini mengundang semua mantan anggota KPU Jatim dan Sekretaris KPU Jatim. Kita memulai budaya baru melalui ini. Selain itu juga karena kemarin Ketua KPU Kita, Bapak Husni dan kawan Kita Mantan Ketua KPU Situbondo, Bahino telah dipanggil oleh Yang Punya Hidup. Sehingga hari ini akan melakukan Shalat Ghoib dan pembacaan doa Yasin,” jelas Eko (14/7/2016). Selanjutnya Mantan Anggota KPU Jatim, Wahyudi Purnomo saat diwawancarai mengutarakan kegiatan halal bihalal perlu ditradisikan. “Tidak perlu terlalu formal, informal saja. Yang penting setiap tahunnya ada, karena Kita perlu bersilaturahmi, berbagi pengalaman, mengkomunikasikan hal-hal teknis sebab pekerjaan KPU perlu sentuhan-sentuhan pengalaman yang lalu,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU Jatim definitif ini. Hal senada diungkapkan juga oleh anggota KPU Jatim periode 2009-2014, Nadjid Hamid halal bihalal ini adalah wadah silaturahmi yang bagus. “Apalagi KPU Jatim edisi lama muncul lagi. Jadi yang keluarga besar KPU di Jatim yang baru-baru biar mengenal. Kita juga berbagi pengalaman, karena setiap periode ada sesuatu yang berbeda. Sehingga melalui halal bihalal ini Kita tidak hanya bertemu dan bertegur sapa, namun lebih dari itu. Saya pikir ini luar biasa dapat mengadakan acara seperti ini. Peran Ketua, anggota KPU, dan Sekretaris KPU Jatim saat ini sangat besar. Pada periode Kami saja tidak berhasil mengadakan,” ungkap Nadjid. Acara halal bihalal ini pun ditutup pada pukul 13.30 WIB. (AACS)