Berita Terkini

BELUM LAUNCHING, KPU JATIM SUDAH TERIMA KUNKER KPU KOTA BANDAR LAMPUNG SOAL RPP

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Meski baru diresmikan Kamis besok, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mendapat kunjungan kerja KPU Kota Bandar Lampung terkait Rumah Pintar Pemilu (RPP). Tiga Komisioner KPU Kota Bandar Lampung, hari ini, Selasa, 20 Desember 2016, sekitar jam 10 siang tadi berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu “PUNAKAWAN” KPU Jatim. Para Anggota KPU Kota Bandar Lampung tersebut, yakni Fadilasari, Ika Kartika dan Dedy Triyadi. Kunjungan kerja mendapatkan sambutan baik dari Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro serta Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Perwakilan dari KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja ke KPU Jatim. “Kedatangan Kami ke KPU Jawa Timur ini ingin mempelajari Rumah Pintar Pemilu di sini, karena setiap daerah itu memiliki Rumah Pintar Pemilu yang berbeda-beda. Kami ingin mengetahui seperti apa manajemen, edukasi dan sosialisasi Rumah Pintar Pemilu di KPU Jawa Timur,” kata Dedy (20/12/2016). Kemudian menambahkan yang telah disampaikan Dedy, Anggota KPU Kota Bandar Lampung, Fadilasari menuturkan meskipun Rumah Pintar Pemilu KPU Kota Bandar Lampung satu tahun lebih dulu ada dibandingkan Rumah Pintar Pemilu KPU Jatim (tahun 2015-red), KPU Jatim dinilai lebih establish dibandingkan dengan KPU Kota Bandar Lampung. Sehingga merasa perlu melakukan kunjungan kerja ini ke KPU Jatim. “Berbagai macam ingin Kami pelajari dari KPU Jawa Timur untuk menghidupkan Rumah Pintar Pemilu yang Kami menyebutnya dengan Rumah Demokrasi. Membuat Rumah Pintar Pemilu itu mudah, akan tetapi untuk menghidupkannya ini yang agak susah,” seloroh perempuan yang akrab disapa Ila ini. Menanggapi yang telah disampaikan Anggota KPU Kota Bandar Lampung tersebut, Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menjelaskan jika pada prinsipnya pendekatan peningkatan partisipasi masyarakat yang digunakan KPU RI, KPU Provinsi dan KPU kabupaten/ kota itu sedikit berbeda. “Berdasarkan Rakor Partisipasi Masyarakat di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur baru-baru ini, ada pembagian tugas antara KPU RI, Provinsi dan Kabupaten/ Kota. KPU RI memiliki tugas dan wewenang dalam hal pengambil kebijakan dan menentukan anggaran. Sedangkan KPU Provinsi melakukan koordinasi, supervisi dan evaluasi. Serta KPU kabupaten/ kota merupakan ujung tombak KPU yang mengimplementasikan kebijakan dan melaporkan atas apa yang telah dilaksanakan,” jelas Gogot. Kemudian Gogot melanjutkan penjelasannya, “Rumah Pintar Pemilu KPU Jatim memang baru akan launching tanggal 22 Desember 2016 besok, jadi baru ada program-program yang akan Kita lakukan. Pertama, visitasi, merupakan kegiatan berkunjung ke stakeholder seperti sekolah dan perguruan tinggi untuk mengkampanyekan adanya Rumah Pintar Pemilu di KPU Jatim. Kedua, invitas, yakni mengundang stakeholder untuk ke RPP KPU Jatim. Ketiga, membangun kemitraan strategis seperti dengan stakeholder lainnya”. Mengakhiri sesi kunjungan kerja ini, Gogot memandu Anggota KPU Kota Bandar Lampung melakukan visitasi ke seluruh bagian RPP . Dalam visitasi, Anggota KPU Kota Bandar Lampung, Ika Kartika mengungkapkan RPP KPU Jatim perlu diapresiasi kekreatiffannya. “Begitu banyak inovasi dan permainan yang membuat pengunjung merasa betah untuk belajar tentang Kepemiluan di dalam RPP KPU Jatim,” ungkap Ika. Selain ke KPU Provinsi, KPU Kota Bandar Lampung melakukan kunjungan kerjajuga ke KPU kabupaten/ kota di Jawa Timur. Seperti KPU Kota Surabaya dan KPU Kabupaten Malang, yang kedua sudah memiliki RPP. (AACS)

APEL HARI SENIN, SEKRETARIS KPU JATIM BERIKAN ARAHAN, INFORMASI DAN MOTIVASI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Manfaatkan moment Apel Pagi, Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim),  HM. Eberta Kawima pada hari ini, Senin, tanggal 19 Desember 2016, memberikan arahan, informasi dan motivasi kepada pegawai. Apel Pagi hari Senin dilaksanakan di halaman belakang kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 3 Surabaya. Sekretaris KPU Jatim dalam arahan dan motivasinya, menyampaikan bahwa kegiatan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 s.d 16 Desember minggu lalu, maksud dan tujuannya utama kegiatan itu tak lain adalah untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan. “Berkali-kali Saya sampaikan hanya dengan kekompakan dan kebersamaan ini Kita bisa meraih tujuan organisasi. Kegiatan peningkatan kebersamaan dan kekompakan ini, tentu saja dilaksanakan dengan dukungan dari semua pihak, support anggaran, fasilitas dan seterusnya,” tutur Wima kepada peserta Apel Pagi (19/12/2016). Wima melanjutkan, “Untuk senam yang rutin diadakan setiap hari Jum’at pagi, karena ini merupakan kesepakatan bersama, maka kita harus konsekuen juga terhadap pelaksanaannya. Intinya, Kita sudah berkomitmen memperbaiki semuanya, baik kinerja maupun budaya organisasi. Maka Kita harus menjalankan dengan penuh tanggung jawab. Tentu saja ini sejalan dengan keinginan kita untuk dapat meraih Wajar Tanpa Pengecualian”. Selanjutnya Wima selaku Penerima Apel, menginformasikan dan mengingatkan kembali terkait dengan agenda KPU Jatim pada minggu ini. “Kita minggu ini memiliki banyak acara, akan ada tes alih status, Training of Trainer, launching Rumah Pintar Pemilu yang melibatkan eksternal KPU pula, dan Rapat Pimpinan bersama dengan 38 KPU Kabupaten/ Kota. Mengingat pentingnya agenda-agenda ini, Kita harus mempersiapkan dengan sebaik-baiknya,” tegas Sekretaris KPU Jatim mengakhiri amanahnya. (AACS)

HARI KEDUA OUTBOND, PESERTA DAPATKAN BERAGAM PERMAINAN

  Pasuruan, jatim.kpu.go.id- Hari kedua pelaksanaan kegiatan outbond di lingkungan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), peserta mendapatkan beragam permainan dari instruktur. Diantara permainan tersebut lebih memacu adrenalin. Seperti permainan Sky Walking, Flying Fox, dan Spider Net. Outbound merupakan bentuk pembelajaran dari segala ilmu terapan yang disimulasikan dan dilakukan di alam terbuka atau tertutup dengan bentuk permainan yang efektif, yang menggabungkan antara intelegensia, fisik dan mental. Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan bahwa pemberian outbond kepada peserta akan mengasah serta meningkatkan kompetensi pegawai KPU Jatim dalam beberapa hal. “Yakni dalam hal team building, team work, komunikasi, leadership, konsentrasi, kreativitas, strategy planning, analisis dan convidence. Dimana kesemuanya ini dibutuhkan di dalam lingkungan bekerja di KPU Jatim,” jelas Gogot (16/12/2016). Menurut Gogot, team building ialah bentuk dari peningkatan hubungan kerja sama, kesolidan, sinergitas, dan kekompakan kelompok. “Lalu team work adalah bentuk kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama. Komunikasi, adalah proses atau tata cara menyampaikan informasi yang tepat kepada seseorang atau kelompok. Kemudian leadership, merupakan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sedangkan konsentrasi, adalah proses peningkatan daya fokus dan daya pikiran seseorang. Kreativitas, ialah suatu proses peningkatan daya cipta. Strategy planning, perencanaan dari segi manajemen untuk mencapai tujuan. Analisis, kemampuan untuk menelaah dan menyelidiki sesuatu sehingga mudah dipahami dan dipecahkan. Convidence, peningkatan percaya diri terhadap kemampuan yang dimiliki,” papar Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim. Di sisi lain, pemberian materi di dalam outbond yang inovatif dan kreatif ini, akan membantu peserta menghilangkan kepenatan atau kejenuhan rutinitas yang selama ini telah dijalani. “Nilai-nilai kebersamaan dan saling mengenal sesama rekan kerja pun tercipta pula,” kata Gogot mengakhiri wawancara. (AACS)

TINGKATKAN KOMPETENSI SDM, KPU JATIM ADAKAN OUTBOND DI LINGKUNGAN SEKRETARIAT KPU JATIM

  Pasuruan, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mulai hari ini, Kamis sampai dengan Jum’at, tanggal 15 s.d 16 Desember 2016 menggelar kegiatan outbond di lingkungan Sekretariat KPU Jatim. Outbond diselenggarakan di Tretes Raya Hotel dan Resort, Prigen-Pasuruan. Kegiatan outbond ini diikuti oleh seluruh Anggota dan pegawai KPU Jatim. Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima saat menyampaikan laporan kegiatan, menuturkan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan tepat waktu. “Karena dana yang digunakan untuk kegitan Kita ini berasal dari APBN, yang harus benar-benar Kita pertanggungjawabkan,” jelas Wima (15/12/2016). Selanjutnya Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito dalam sambutannya menegaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pegawai KPU Jatim. “Dari tahun ke tahun, selama periode Saya bersama Anggota KPU saat ini, Saya sudah melihat ada perkembangan dan perubahan kinerja yang cukup signifikan di lingkungan Sekretariat KPU Jatim. Namun demikian, di beberapa bagian masih perlu ditingkatkan lagi. Maka dengan ini, kegiatan peningkatan SDM yang Kita adakan sekarang, untuk meningkatkan bagian yang masih kurang ini,”tegas Eko. Eko pun mengimbuhkan, ke depan harapannya kegiatan peningkatan kompetensi SDM perlu diteruskan. “Selain itu, kinerja Kita pun dari tahun ke tahun juga harus semakin ditingkatkan. Saya akan mengapresiasi dan mendorong pegawai yang kinerjanya baik, dan akan memberi sanksi pula bila kinerjanya masih kurang atau begitu-begitu saja,” ujar Ketua KPU Jatim. Setelah acara dibuka, peserta kegiatan mendapatkan pembekalan dan pelatihan untuk peningkatan kebersamaan dan kerja sama pegawai melalui games yang ada. Kemudian peserta juga berkesempatan mendapatkan materi terkait penyelenggaraan pemilu di Amerika Serikat dari Anggota KPU Kota Surabaya, Purnomo Pringgodigdo yang sebelumnya magang di Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat pada saat proses penyelenggaraan pemilihan Presiden Amerika Serikat Tahun 2016 ini. Yang unik kegiatan juga diisi dengan permainan berjalan di atas bara api atau fire walk dan sejumlah games untuk meningkatkan soliditas dan kerja sama tim. (AACS)

KPKNL HIMBAU LAPORAN WASDAL KPU PALING AKHIR DILAPORKAN 31 MARET 2017

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya 1 saat mengisi acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, kemarin (14/12), di kantor KPU Jawa Timur, menghimbau kepada seluruh satuan kerja (satker) di lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur untuk melaporkan laporan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) ke KPKNL paling akhir pada tanggal 31 Maret 2017. Sebagaimana tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 244/PMK.06/2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Negara, Wasdal BMN dilakukan terhadap BMN, pelaksanaan pengelolaan BMN, dan pejabat/ pegawai yang melakukan pengelolaan/ pengurusan BMN. Laporan Wasdal merupakan salah satu cara kontrol negara terhadap Barang Milik Negara di Kementerian/ Lembaga. Narasumber dari KPKNL, Toni Agus Wijaya menuturkan tujuan dilakukan Wasdal ialah agar tertib administrasi dan fisik aset. “Yang akan berujung pada pengamanan aset negara yang dimiliki oleh satker,” tutur Toni (14/12/2016). Laporan Wasdal ini dilaporkan ke KPKNL setiap satu tahun sekali oleh setiap satker. “Laporan Wasdal paling akhir dilaporkan tanggal 31 Maret 2017. Meski begitu, seyogyanya mulai tanggal 11 Maret 2017 satker sudah mulai melaporkan,” kata Toni kepada peserta Sosialisasi dan Bimtek Pengelolaan BMN. Toni menambahkan, apabila satker tidak melaporkan laporan Wasdal ke KPKNL, maka satker akan mendapatkan teguran. Selain itu juga akan mendapatkan sanksi berupa penundaan penyelesaian usulan pemanfaatan, pemindahtanganan, atau penghapusan BMN yang diajukan oleh pengguna. Menanggapi himbauan KPKNL ini, Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima menyatakan siap menindaklanjuti himbauan KPKNL dan akan mengkoordinasikan dengan KPU Kabupaten/ Kota. (AACS)

BUKA SOSIALISASI & BIMTEK BMN, SEKRETARIS KPU JATIM AMANATKAN TERTIB ADMINISTRASI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), HM. Eberta Kawima saat memberikan sambutan pada pembukaan acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur hari ini, Rabu, tanggal 14 Desember 2016 sekitar jam 11 di kantor KPU Jatim, mengamanatkan kepada seluruh satuan kerja (satker) untuk melakukan tertib administrasi. Tertib administrasi menurut Sekretaris KPU Jatim merupakan hal wajib yang perlu dilakukan oleh seluruh satker agar KPU dapat menghasilkan output predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Karena mulai KPU ini berdiri sampai dengan sekarang ini, belum pernah meraih WTP. “Memang susah dan membutuhkan kerja keras untuk memperoleh WTP, namun tentunya Kita sepakat untuk mengupayakannya,” kata Wima kepada peserta Sosialisasi dan Bimtek (14/12/2016). Wima melanjutkan, “WTP memang bukan menjadi satu-satunya tujuan utama, ini hanya endingnya saja. Yang penting Kita berusaha terlebih dahulu, dengan melakukan tertib administrasi. Ketika ada pengeluaran akun mana, operator SIMAK-BMN (Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Barang Milik Negara-red) segera mencatat dan membukukannya. Kepala Subbagian Keuangan; Umum dan Logistik dalam hal ini juga harus ikut mengawasi. Bilamana dibutuhkan ikut turun langsung membantu”. Mengimbuhkan pernyataannya, Sekretaris KPU Jatim ini menyampaikan bahwa di KPU ini bekerja secara teamwork dan bersama-sama. Semua Kasubbag Keuangan; Umum dan Logistik meski tidak menjadi operator, wajib memahami aplikasi SIMAK-BMN dan SAIBA (Sistem Akuntansi Instansi Berbasis Akrual-red), sehingga tidak sekedar tahu kulitnya saja. Wima menegaskan, kehadiran Bapak-bapak dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) ini harapannya juga dapat memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada peserta. “Sehingga target rekonsiliasi SIMAK-BMN satker yang akuntabel, tertib, rapi dan tepat waktu dapat tercapai,” ujar Wima. (AACS)