Berita Terkini

MANFAATKAN MOMENT BIMTEK KPU JATIM, PEMDA BANYUWANGI PROMOSIKAN DESTINASI WISATA

  Banyuwangi, jatim.kpu.go.id- Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi manfaatkan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016, Pelaksanaan Penghapusan dan Pelelangan Logistik Ex Pilkada 2013 dan Pemilu 2014, serta Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) sebagai momentum untuk mempromosikan destinasi wisata. Diharapkan peserta bimtek berkenan mengunjungi lokasi wisata dan memborong oleh-oleh khas Tanah Osing tersebut. Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko saat memberikan sambutan pada acara pembukaan bimtek di Pendopo Kabupaten Banyuwangi sore tadi (19/10), berterima kasih karena memilih Banyuwangi sebagai tempat bimtek.. “Banyuwangi selama lima tahun ini memang luar biasa maju, baik dari segi ekonomi masyarakat, angka kemiskinan yang turun, maupun destinasi wisatanya,” kata Yusuf (19/10/2016). Diakui oleh Yusuf sejak dulu Banyuwangi sudah memiliki banyak destinasi wisata. Namun, belum tertata dengan baik, dan mulai diperbaiki sejak lima tahun yang lalu. Sehingga, saat ini sudah banyak tempat wisata di Bayuwangi yang dikenal wisatawan dari dalam dan luar negeri. “Salah satu contoh wisata yang ada dari dulu, Kawah Ijen. Akan tetapi sekarang Kawah Ijen sudah dikenal dengan blue fire-nya. Blue fire ini di dunia hanya ada dua, dan salah satunya di Ijen. Jalanan ke Kawah Ijen pun sudah diperbaiki,” Yusuf mencontohkan. Di samping itu, ditambahkan juga oleh Yusuf bahwa masih ada tempat lain seperti Pulau Merah yang menjadi destinasi wisata. “Setelah ditangani dengan baik sekarang ini, Pulau Merah menjadi daya tarik wisatawan,” ujar Wakil Bupati Banyuwangi ini. Gayung bersambut. Sambutan Yusuf ini pun mendapatkan tanggapan positif dari Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah. “Menarik sekali yang diceritakan Wakil Bupati tadi tentang destinasi wisata yang ada. Melihat perkembangan yang terjadi di Banyuwangi Kita perlu mengapresiasi. Pak Arief, Banyuwangi bisa diagendakan untuk Rapim (Rapat Pimpinan-red). Mudah-mudahan Jawa Timur atau Banyuwangi bisa diplenokan,” kata Rizky dalam sambutannya. (AACS)

BIMTEK KPU JATIM DI BANYUWANGI, HADIRKAN KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU RI

  Banyuwangi, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016, Pelaksanaan Penghapusan dan Pelelangan Logistik Ex Pilkada 2013 dan Pemilu 2014, serta Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM),  untuk 38 kabupaten/ kota di wilayahnya. Menghadirkan dua Komisioner dan Sekretaris Jenderal KPU RI, bimtek dilaksanakan Rabu sampai dengan Kamis, tanggal 19-20 Oktober 2016, di kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi. Saat memberi sambutan pada pembukaan acara di Pendopo Banyuwangi, pukul 14.30 WIB sore tadi, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengaku sengaja memilih Banyuwangi sebagai tempat bimtek. “Diantaranya, pertama karena untuk faktor keadilan. Selama ini kegiatan KPU Jatim jarang dilaksanakan di daerah timur dari Jawa Timur. Kedua, beberapa media sangat lincah mempromosikan destinasi wisata di Banyuwangi sehingga memberikan ketertarikan,” ujar Eko (19/10/2016). Selanjutnya, Komisioner KPU RI, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, saat membuka acara, mengimbuhkan pada bimtek yang diselenggarakan di Banyuwangi ini diagendakan akan ada tiga bahasan. Terkait pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan tahun 2016, penghapusan logistik, dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM). “Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan Tahun 2016 perlu dibahas sebab sebagai upaya penting yang perlu dilakukan dalam mengawal pemilihan umum yang berkualitas. Pemutakhiran Daftar Pemilih saat ini dilakukan tidak hanya menjelang pemilu, namun secara berkelanjutan. Kita akan membahas pola, mekanisme dan manfaat dalam bahasan nanti. Lalu, pembahasan penghapusan/ pelelangan logistik, Kita akan mendapatkan informasi dari Anggota KPU RI, Arief Budiman. Pembahasan mengenai komitmen KPU dengan ANRI dan sektor terkait. Selain itu juga akan mendapatkan informasi mengenai kebijakan-kebijakan baru pengelolaan SDM dari Sekretaris Jenderal KPU RI, Arif Rahman Hakim. Secara rinci wilayah teknis tiga bahasan tersebut akan Kita sampaikan nanti,” jelas Rizky. Rizky pun berharap, bimtek ini dapat mengahsilkan rekomendasi-rekomendasi yang berlian dari peserta. “Dan dapat diinformasikan ke KPU RI rekom itu. Sehingga kebijakan bottom up yang selama ini diinginkan KPU RI dapat tercapai,” kata Divisi Data dan Informasi KPU RI ini. (AACS)

WUJUDKAN TATA KELOLA ARSIP YANG EFEKTIF DAN EFISIEN, KPU JATIM GUNAKAN APLIKASI SIAP

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan KPU Provinsi se-Indonesia, mulai kemarin, tanggal 17 Oktober 2016, telah menggunakan Sistem Aplikasi Persuratan (SIAP). Sistem ini diterapkan guna mewujudkan tata kelola arsip surat yang lebih efektif dan efisien. Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Subbagian (Kasubbag) Umum dan Logistik KPU Jatim, Agus Nugroho, Sistem Aplikasi Persuratan atau SIAP ialah suatu sistem informasi pengelolaan data yang menyangkut pengumpulan surat masuk, pengelolaan, pemusnahan, pencetakan laporan dan pencarian kembali arsip surat yang berbasis komputer. “Sehingga arsip mampu dikelola dengan lebih efektif dan efisien,” ungkap Agus (18/10/2016). Dengan menggunakan aplikasi yang menyimpan arsip surat secara digital ini, suatu instansi dapat dengan mudah mencari arsip surat, melakukan disposisi surat secara elekronik, memantau disposisi yang dikirim ke unit/bagian lain. Saat ini menurut Operator Persuratan KPU Jatim, Andi Purnomo, aplikasi SIAP masih diujicobakan atau diterapkan antar KPU Provinsi dan KPU RI. “Setelah itu baru akan diterapkan di KPU Kabupaten/ Kota,” kata Andi. Ditambahkan oleh Andi, aplikasi SIAP dikembangkan dengan berbasis web. Untuk masuk atau login ke aplikasi pengguna perlu web browser untuk menjalankannya dan mengarahkan web browser ke alamat (web address) yang ditentukan oleh administrator/pengelola sistem, yang dalam hal ini admin Bagian TU Umum KPU RI. Aplikasi SIAP disosialisasikan oleh KPU RI pada tanggal 12-14 Oktober 2016 di hotel Best Western Jakarta. Pada pertemuan tersebut, selain sosialisasi aplikasi SIAP juga memberikan pembekalan mengeani tata naskah dinas KPU dan pengelolaan arsip aktif. Mewakili KPU Jatim, yakni Kasubbag Umum dan Logistik KPU Jatim, Agus Nugroho serta Operator Persuratan, Andi Purnomo. (AACS)

TINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN, KPU JATIM BERSAMA KPU KAB/ KOTA LAKUKAN KOORDINASI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan 15 operator aplikasi Sistem Akuntansi Berbasis Akrual (SAIBA) dari KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur lakukan koordinasi perbaikan saldo tidak normal hari ini (17/10) jam 10 pagi, di lantai II kantor KPU Jatim. Koordinasi dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan. SAIBA merupakan aplikasi keuangan satuan kerja yang digunakan untuk keperluan pelaporan. Di Jawa Timur ada 27 satuan kerja (satker) yang mengalami saldo tidak normal. Namun, 12 satker sudah melakukan koordinasi dengan KPU RI pada tanggal 5 dan 6 Oktober 2016 lalu di Jakarta. Dan 15 operator SAIBA yang hari ini melakukan koordinasi di KPU Jatim, berasal dari satker yang tidak hadir pada tanggal 5 dan 6 Oktober lalu. Terjadinya saldo tidak normal ini menurut Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima karena adanya kendala teknis. “Kendala teknis ini terkait dengan pilkada kemarin,” ungkap Wima (17/10/2016). Wima pun berharap kedatangan Kepala Subbagian Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Wilayah 2 KPU RI, Sabhikisme serta Pelaksana, Dwi Risma dan Errigca dapat membimbing dan mengarahkan agar menormalkan saldo kembali. Sekretaris KPU Jatim ini menyampaikan juga harapannya kepada peserta. “Minta tolong teman-teman dapat menyelesaikan masalah saldo tidak normal dalam satu hari ini juga. Karena memang anggaran Kita yang juga kecil,” pungkas Wima. (AACS)

TERTIB LAPORAN, POIN PENTING INFORMASI APEL PAGI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Tertib laporan menjadi poin penting yang disampaikan pada Apel Pagi kali ini, Senin tanggal 17 Oktober 2016 di halaman kantor Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Slamet Setidjoaji selaku Penerima Apel, dalam Apel Pagi yang memiliki fungsi sebagai media menyampaikan informasi kepada seluruh staf, selain fungsi membangun disiplin dan komitmen pegawai, menyampaikan informasi kpada staf Sekretariat KPU Jatim agar menertibkan laporan bulanan KPU kabupaten/ kota maupun KPU Provinsi sendiri. “Kepada yang bertanggung jawab terhadap laporan ini, mohon ditindaklanjuti,” kata Slamet (17/10/2016). Selain laporan bulanan, laporan lainnya yang harus diserahkan ke KPU RI harap ditertibkan pula. Harapannya, semua laporan yang menjadi tanggung jawab KPU Jatim, pada akhir bulan November nanti sudah diselesaikan oleh masing-masing bagian. “Jadi, kegiatan setiap bagian dicermati kembali, mana yang belum dikerjakan atau dilaksanakan. Dan segera dilaksanakan, agar laporan dapat selesai akhir November,” ujar Penerima Apel. Apel Pagi dimulai pukul 08.00 WIB dan diakhiri pada pukul 08.20 WIB. Usai Apel Pagi, seluruh staf Sekretariat KPU Jatim kembali ke meja kerjanya masing-masing. (AACS)

KPU JATIM LANGSUNGKAN UJIAN KEAHLIAN TINGKAT DASAR PBJ

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur langsungkan ujian Sertifikasi Keahlian Tingkat Dasar Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah di Lingkungan Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur hari ini, Jum’at (14/10) jam 8 pagi di SMK Negeri 1 Surabaya. Ujian diikuti 38 peserta yang telah mendapatkan pembekalan materi selama tiga (3) hari sebelumnya. Satu jam pertama, peserta ujian mendapatkan pengarahan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP) yang diwakili oleh Dwi Hendri Cahyadi bagian Penelaah Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa. Hendri sekaligus bertindak sebagai pengawas dalam ujian yang dilangsungkan secara online ini. Usai pengarahan, peserta mengerjakan soal ujian sebanyak 90 butir selama dua jam. Pengawas ujian, Hendri, menyampaikan bahwa soal ujian terdiri dari dua tipe. Yakni, soal pernyataan benar/ salah dan pilihan ganda. “Soal pernyataan benar/ salah ada 25 butir dan 55 soal pilihan ganda. Sepuluh soal terakhir pada pilihan ganda merupakan studi kasus,” kata bagian Penelaah Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa LKPP (14/10/2016). Hasil ujian pun langsung keluar setelah peserta selesai mengerjakan soal pada jam 11 siang. Dari 38 peserta yang mengikuti ujian, ada empat (4) peserta yang lulus ujian. “Peserta yang lulus adalah Yani Kurnia Puji Lestari dari KPU Kabupaten Sidoarjo, Raditya Dwita Andara dari KPU Kota Surabaya, Deni Laksono dari KPU Kabupaten Jombang, dan Galih Marganingrat dari KPU Kota Probolinggo,” papar Hendri. Untuk sertifikat kelulusan akan diserahkan LKPP ke KPU RI sekitar 2 s.d 3 minggu lagi dan didisposisikan ke KPU Provinsi. Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima pada penutupan acara mengamanatkan kepada peserta yang belum lulus agar mengikuti ujian lagi di lain kesempatan. “Karena KPU membutuhkan sekali yang lulus untuk kebutuhan pengadaan. Dan untuk peserta yang lulus ujian, bekerjalah yang jujur. Jangan takut jika sebagai pejabat pengadaan/ panitia pengadaan, yang penting bekerja on the track serta tidak peduli dengan intervensi,” pungkas Wima. (AACS)