Berita Terkini

KPU TERIMA DUKUNGAN DARI ALIANSI BEM NUSANTARA JAWA TIMUR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU), khususnya KPU Jatim kembali dapatkan dukungan moril dalam penyelenggaraan pemilu 2019. Kali ini dukungan datang dari mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Nusantara Jawa Timur. Sebanyak 100-an orang anggota Aliansi BEM Nusantara Jawa Timur ini datangi kantor KPU Jatim hari ini, Senin (29/4), sekitar jam 10 pagi. Para mahasiswa ini diterima langsung oleh Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Rochani serta Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. Sekretaris Pusat Aliansi BEM Nusantara. Lucky Danil menyampaikan pandangan bahwa melihat situasi dan kondisi pasca pemilu begitu memprihatinkan. “Kami menyatakan mendukung KPU, khususnya KPU Jawa Timur, dan juga akan mengawal sampai dengan akhir. Kami juga meminta KPU untuk tetap konsentrasi terhadap tugas pokok fungsinya, serta tidak terpengaruh dengan kondisi yang ada. Selain itu, masyarakat jangan sampai panik dengan kondisi saat ini,” ungkap Lucky (19/4/2019). Usai Sekretaris Pusat Aliansi menyampaikan tujuan kedatangannya, berikutnya secara bergantian Ketua Korda Jatim BEM Nusantara, Rifky, Aliansi Umum BEM Nusantara se-Surabaya, Eko Pratama, Koordinator Pulau Jawa, Cahya ikut menyampaikan tujuan kedatangan rombongannya. Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim selanjutnya menanggapi yang telah disampaikan perwakilan Aliansi BEM Nusantara. “KPU Jatim mengapresiasi atas dukungan teman-teman mahasiswa. Mahasiswa memang harus berperan dalam setiap agenda nasional, khususnya pemilu. Kami pun menunggu saran, kritik dan masukan dari mahasiswa, karena sadar maupun tidak sadar bisa saja Kami membuat kesalahan,” tuturnya. Sementara itu, Muhammad Arbayanto mengucapkan terima kasih atas kedatangan serta saran Aliansi BEM Nusantara. “Saya merasa bangga atas dukungan kaum muda, mengingat proses pemilu 2019 ini begitu luar biasa. Kami belum bisa menganggap tahapan selesai setelah penetapan nanti, masih ada tahapan sengketa pemilu yang harus Kita hadapi,” ujar Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim. Menutup acara ini, dilakukan penandatanganan dukungan dari Aliansi BEM Nusantara Jawa Timur kepada KPU. Di depan kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya. (AACS)

53 KELUARGA PETUGAS PEMILU YANG MENINGGAL, DAPATKAN SANTUNAN DARI PEMPROV JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sebanyak 53 keluarga dari petugas pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas, mendapatkan santunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jum’at, 26 April 2019). Penyerahan santunan bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, diberikan langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Provinsi Jawa Timur ini dalam sambutannya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga Pejuang Demokrasi. “Semoga semuanya yang dipanggil Allah, dalam keadaan husnul khotimah. Kami seluruh jajaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya keluarga saat mengemban tugas," tutur Khofifah (26/4/2019). Khofifah mengaku cukup kaget juga, lantaran disela-sela acara ini ada data tambahan yang menyebutkan ada lima petugas KPPS yang meninggal dunia. Khofifah pun menyampaikan pesan Gus Dur jika semua petugas ini telah melakukan banyak pengorbanan bagi bangsa dan negara. "Kata Gus Dur, setiap orang yang berjuang, membutuhkan pengorbanan. Setiap pengorbanan akan mendapat pahala. Saat Ketua KPU tadi sambutan, ada lagi yang dipanggil lima orang lagi," ungkapnya. Sementara itu, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan duka yang mendalam juga kepada keluarga korban. Anam mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai apa yang dilakukan para Pejuang Demokrasi. "Ini sebuah pengorbanan yang sangat luar biasa. Dan patut Kita hargai. Kami, tadi ba’da Shalat Jumat, di masjid KPU Jatim juga menggelar shalat gaib. Mudah-mudahan beliau semua yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Allah," ucap Anam. 53 orang Pejuang Demokrasi yang meninggal ini terdiri dari 51 orang panitia pemilu dan 2 orang polisi yang meninggal saat bertugas pada penyelenggaraan pemilu 2019. Masing-masing 53 keluarga/ ahli waris Pejuang Demokrasi mendapatkan santunan sebesar 15 juta rupiah. (AACS)

PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU DI 36 KABUPATEN/ KOTA TINGGAL SATU HARI LAGI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Pendaftaran Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di 36 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, selain Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Probolinggo (sudah melakukan rekrutmen sebelumnya-red) tinggal satu hari lagi. Yakni, besok hari Kamis, tanggal 25 April 2019. Sehubungan dengan itu, Kabag Program; Data; Organisasi dan SDM KPU Jatim, Suharto mendorong seluruh masyarakat Jawa Timur untuk segera mendaftar besok (Kamis, 25/4). “Besok itu sudah hari terakhir pendaftaran. Kami berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan, segera mendaftarkan diri dengan datang langsung ke kantor KPU Jatim, di jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya,” terang  pria yang akrab dipanggil Totok ini (24/4/2019). Totok melanjutkan, “Ingat, jangan sampai melewati jam pendaftarannya ya! Pendaftaran dibuka dari jam 8 pagi, sampai dengan jam 4 sore”. Kembali mengingatkan pula, dokumen administrasi yang perlu dipenuhi dan dibawa saat pendaftaran, antara lain surat pendaftaran; KTP elektronik; pas photo 6 bulan terakhir ukuran 4 x 6 cm sebanyak 6 lembar; legalisir ijazah Pendidikan terakhir; makalah terstruktur; surat pernyataan model SP. Calon 2; surat keterangan dari parpol tidak lagi menjadi anggota parpol;  surat pernyataan tidak pernah menjadi anggota parpol; surat keterangan tidak pernah dipidana penjara dari Pengadilan Negeri; serta surat rekomendasi dari Pejabat Pembina Kepegawaian bagi PNS yang mengikuti seleksi. “Untuk lebih lengkapnya syarat dan ketentuan pendaftaran Calon Anggota KPU Kabupaten/ Kota dapat dicek di laman website KPU Jatim, jatim.kpu.go.id,” pungkasnya. (AACS)

HARI KE-9, PENDAFTAR CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN/ KOTA CAPAI 531 ORANG

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Memasuki hari ke-9 (23/4), pendaftar Calon Anggota KPU dari 36 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur mencapai 531 orang. Sampai saat ini KPU Jatim masih terus menunggu putra-putri terbaik Jawa Timur untuk ikut berpartisipasi aktif. Demikian disampaikan Kabag Program; Data; Organisasi dan SDM KPU Jatim, Suharto (Totok). Totok mengutarakan pendaftaran  Calon Anggota KPU dari 36 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur dibuka dari tanggal 15 sampai dengan 25 April 2019. “Hari ini sudah memasuki hari ke-9 pendaftarannya. Berdasarkan data hari ini (sampai dengan pukul 16.00), sudah ada 531 orang yang mendaftar sebagai Calon Anggota KPU Kabupaten/ Kota,” kata Totok (23/4/2019). Namun, lebih dari itu, Totok masih terus mengundang dan mengajak seluruh putra-putri terbaik Jawa Timur yang memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai Calon Anggota KPU Kabupaten/ Kota, sampai batas waktu yang ditentukan. Diketahui, untuk zona 1 sudah ada 77 orang pendaftar. “Sementara itu zona 2 ada 65 orang pendaftar. Zona 3 ada 67 orang pendaftar. Zona 4 ada 71 orang, zona 5 ada 81 orang, zona 6 ada 58 orang, serta zona 7 ada 112 orang. Jika ditotal ada 531 orang pendaftar,” paparnya. Menutup yang disampaikannya, Kabag Program; Data; Organisasi dan SDM KPU Jatim ini menjelaskan untuk berkas yang dikirim lewat pos, terakhir cap posnya hari ini, tanggal 23 April 2019. “Sehingga pendaftar yang belum mengirim berkasnya sampai dengan tanggal 23 April 2019, langsung diantar ke Sekretariat kantor KPU Jatim saja, di jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya,” pungkasnya. (AACS)

30 ORANG CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN/ KOTA SUDAH MENDAFTAR DI HARI KEDUA30 ORANG CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN/ KOTA SUDAH MENDAFTAR DI HARI KEDUA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sebanyak 30 orang sudah mendaftarkan dirinya sebagai Calon Anggota KPU dari 36 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Demikian disampaikan Kabag Program, Data, Organisasi dan SDM KPU Jatim, Suharto. Suharto mengungkapkan 30 orang yang mendaftar ini, ada yang datang langsung ke Sekretariat Pendaftaran serta ada pula yang melalui pos. "30 orang ini telah mengirimkan berkas pendaftaran baik itu melalui pos maupun dengan cara datang langsung ke Sekretariat di jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya," tutur pria asli kelahiran Kota Tahu ini (16/4/2019). Saat ini pendaftar dari zona 1, ada 4 orang. “Zona 1 ini terdiri dari Kota Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Jombang. Zona 2 yang terdiri dari Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Gresik, sudah ada 7 orang pendaftar. Zona 3 yang meliputi Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Ngawi, dan Nganjuk ada 4 orang pendaftar. Zona 4, yakni Madiun, Kota Madiun, Magetan, Pacitan, serta Ponorogo ada 4 orang pendaftar. Berikutnya zona 5 (Blitar, Kota Blitar, Kota Kediri, Kediri, Trenggalek) ada 3 orang pendaftar,” papar Suharto. Lalu, zona 6, yang meliputi Malang, Kota Malang, Kota Batu, Pasuruan, Kota Pasuruan ada 3 orang pendaftar. Sementara itu, di zona 7 (Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Situbondo, Lumajang, Kota Probolinggo) ada 5 orang pendaftar. Pendaftaran ini masih akan dibuka sampai dengan tanggal 25 April 2019. “Suharto berharap calon pendaftar tidak menumpuk di hari-hari terakhir. Karena pada hari kedua pendaftaran, Timsel sudah bisa mulai melakukan penelitian administrasi,” pungkasnya. (AACS)

BERHARAP PEMILU 2019 BERJALAN SUKSES & LANCAR, KPU JATIM GELAR DO’A BERSAMA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Hari ini, Senin (15/4), tepat 2 hari menjelang  pelaksanaan pemilu 2019, bertempat di masjid Al Hakim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar khotmil Qur’an dan do’a Bersama. Kegiatan ini digelar dengan harapan agar Pemilu 2019 berjalan sukses dan lancar. Khotmil Qur’an dan do’a Bersama melibatkan majelis dzikir Al Aziz Mojokerto dan Surabaya, serta beberapa orang anak yatim/ piatu. Dimulai dari pukul 15.00 sampai dengan kurang lebih 19.00 WIB. Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima dalam laporannya menyampaikan forum terhormat ini sebagai sebuah forum untuk berdo’a kepada Tuhan agar pelaksanaan pemilu 2019 berjalan sukses, aman dan lancar. “Kita di forum yang terhormat ini sama-sama bermunajat agar pelaksanaan pemilu di Indonesia pada umumnya, dan di Jawa Timur khususnya berjalan sukses, aman dan lancar,” ujar Wima (15/4/2019). Menegaskan yang disampaikan Wima, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menuturkan 2 hari lagi akan dilaksanakan pemilu paling besar dalam sejarah ini. “Jadi ini tentu menjadi sebuah hajatan yang sangat besar sekali. Bahkan melibatkan banyak orang, pemilh maupun penyelenggara. Tentu ini membutuhkan kerja keras yang luar biasa,” katanya. Anam melanjutkan, “Kita selalu meyakini tidak cukup dengan usaha saja, tapi tentu butuh do’a Kita bersama agar hajatan besar ini bisa terlaksana sebaik mungkin. Jadi mohon dido’akan Bapak Ibu Adik-adik, agar Kami penyelenggara pemilu bisa menjalankan amanah besar ini dengan sangat baik. Se-profesional mungkin, sejujur mungkin, dan sebaik mungkin”. Menutup sambutannya, Ketua KPU Jatim mengucapkan terima kasih atas kedatangan majelis dzikir Al Aziz beserta anak yatim/ piatu yang berkenan hadir ke KPU Jatim dan bersama-sama memunajatkan do’a. (AACS)