Berita Terkini

RAPAT PLENO TERBUKA; KPU JATIM SERAHKAN SK PENETAPAN GUBERNUR – WAKIL GUBERNUR JATIM TERPILIH

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur melaksanakan Rapat Pleno Terbuka penetapan pasangan calon terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Rapat pleno terbuka yang dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Eko Sasmito digelar Selasa (23/7) malam di Hotel Whyndham Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Dalam rapat pleno terbuka tersebut dihadiri lengkap oleh komisioner KPU Provinsi Jawa Timur. Selain ketua, hadir juga Divisi SDM dan Parmas Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Perencanaan dan Data Choirul Anam, serta Dewita Hayu Shinta (Divisi Keuangan, Umum dan Logistik) dan Muhammad Arbayanto (Divisi Teknis). Sementara itu, dari kedua pasangan calon (paslon) Pilgub Jawa Timur yang diundang, yang hadir hanya paslon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa – Emil Listianto Dardak. Pasangan tersebut yang sekaligus dalam rapat pleno terbuka tersebut, ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilgub Jawa Timur. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito dalam rapat pleno penetapan Cagub - Cawagub terpilih 2018 mengatakan, penetapan ini dilakukan berdasarkan surat Mahkamah Konsitusi (MK) Nomor 14/PAN.MK/7/2018. Dalam surat tersebut menyatakan bahwa untuk Pilgub Jawa Timur tidak termasuk dalam daftar gugatan. Dengan berpedoman pada surat MK tersebut, selanjutnya KPU RI mengeluarkan surat edaran (SE) Tanggal 23 Juli 2018. Dalam SE tersebut berisi tentang perihal Penetapan Pasangan Calon Terpilih Tanpa Perselisihan. Atas dasar itulah kami menetapkan Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih. “Sudah ada landasan tersebut, sehingga wajib segera menetapkan paslon maksimal sehari setelah tanggal surat itu,” ujarnya. Eko menambahkan, dengan demikian maka satu hari setelah register di MK melakukan rapat terbuka dan pada hari ini KPU Jawa Timur melakukan penetapan. Dengan demikian pasangan Khofifah-Emil ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih. Selanjutnya, dalam waktu tiga hari kedepan surat penetapan ini diserahkan ke kementrian dalam negeri guna dilakukan proses lebih lanjut. “Kami serahkan melalui DPRD Jatim. Maka kewenangan KPU atas pilgub selesai. Selanjutnya beralih ke Mendagri,” pungkasnya. (MC – BIB/TUNG/BAY)

KPU JATIM GELAR MEDIA GATHERING PENETAPAN PASLON TERPILIH PILGUB JATIM

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar media gathering, di Media Center setempat, Selasa (23/7). Media gathering bersama kalangan wartawan media massa tersebut dalam rangka pelaksanaan tahapan penetapan pasangan calon terpilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Hadir langsung dalam media gathering yakni dari Divisi Teknis KPU Jawa Timur Muhammad Arbayanto, serta Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam. Dari kalangan wartawan hampir seluruhnya hadir. Baik dari media cetak, televisi, radio dan media online. “Kegiatan media gathering ini dalam rangka memberikan pemahaman yang utuh terhadap rekan-rekan media massa, terutama dalam hal yang berkaitan dengan penetapan paslo terpilih,” ujar Muhammad Arbayanto. Pria yang akrab dipanggil Arba ini menjelaskan, penetapan paslon terpilih Pilgub Jawa Timur akan dilaksanakan Selasa malam di Hotel Wyhndam Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Penetapan dilakukan setelah pihaknya menerima surat register dari Mahkamah Konstitusi (MK), kalau untuk Pilgub Jawa Timur tidak ada gugatan hukum yang masuk. Dalam penetapan pasangan calon Pilgub Jawa Timur tersebut, pihaknya akan mengundang kedua paslon untuk hadir dalam acara nanti. Beberapa pihak termasuk seluruh partai politik dan organisasi masyarakat, juga diundang dan sudah banyak yang konfirmasi hadir dalam acara penetapan tersebut. “Harapan kami, rekan-rekan media juga hadir dalam rangka mempublikasi kegiatan tersebut. Agar masyarakat luas bisa mengetahui dan faham dengan hasil Pilgub Jatim,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)

BIMTEK MEDIA PILGUB JATIM DIKEMAS DALAM BENTUK FGD; WARTAWAN BERI MASUKAN KPU JATIM

Sidoarjo, jatim.kpu.go.id – Bimbingan Teknis (Bimtek) Media yang digelar di Hotel Primier Place Sidoarjo, 19 – 20 Juli 2018 dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD). Peserta yang berasal dari kalangan wartawan tersebut, diminta untuk memberi masukan untuk peningkatan partisipasi masyarakat (Parmas) dalam pelaksanaan Pilgub Jawa Timur 2018. Dalam FGD Bimtek Media yang dipandu langsung oleh Divisi SDM dan Parmas Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro dibagi dalam 4 kelompok. Rinciannya untuk kelompok 1 membahas segmen pemilih pemula, pemilih pemuda, dan pemilih perempuan. Berikutnya kelompok 2 membahas segmen pemilih disabilitas, komunitas, dan relawan demokrasi. Kelompok 3 membahas segmen netizen, agamawan, dan kaum marginal. Serta kelompok 4 membahas pemilih berkebutuhan khusus dan pemilih berbasis keluarga. Dalam pengatar kegiatan FGD Bimtek Media, Gogot menyatakan Bimtek Media dengan tema evaluasi Partisipasi masyarakat Pilgub Jatim 2018 harapannya bisa memberikan masukan dan dapat meningkatkan Partisipasi Masyarakat. Terlebih menjelang Pemilihan Presidan Dan Legislatif mendatang. “FGD kali ini kita bagi kelompok dan tiap kelompok akan mendapat segmen berbeda dalam Partisipasi Masyarakat,” ujarnya. Gogot menambahkan, empat kelompok tersebut berdasarkan 11 segmentasi yang ada, nanti malam bisa kita diskusikan lebih lanjut. Tiap kelompok yang akan mempresentasikan hasil diskusinya, juga akan mendapat masukan dari kelompok yang lain dalam setiap segmentasi yang akan disampaikan. “Masukan dalam setiap segmen yang disampaikan oleh tiap kelompok akan sangat berarti, karena kebanyakan kalangan media massa bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya. (MC – BIB/TUNG/TRI/ANY/BAY)

GELAR BIMTEK MEDIA; KPU JATIM MINTA MASUKAN DARI KALANGAN WARTAWAN

Sidoarjo, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Media di Hotel Premier Place Jalan Raya Juanda Sidoarjo. Bimtek yang mengundang kalangan media massa ini, berlangsung selama dua hari yakni 19 – 20 Juli 2018. Adapun tema Bimtek Media yang diusung yakni terkait Evaluasi Partisipasi Masyarakat (Parmas) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Provinsi Jawa Timur 2018. Acara yang dihadiri oleh kalangan jurnalis media cetak, televisi, radio dan online ini dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito. Hadir mendampingi dari Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro dan Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito dalam sambutannya mengatakan bahwa Bimtek Media yang dilaksanakan kali ini lebih pada tahap evaluasi, terutama terkait evaluasi terhadap Partisipasi Masyarakat (Parmas) dalam Pilgub Jawa Timur Rabu (27/6) yang lalu. Dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 KPU RI mempunyai target partisipasi masyarakat 77,5%, “Target tersebut menjadi point entry dalam kegiatan kali ini. Dari target yang ditetapkan KPU RI dan capaian KPU Jatim dalam Pilgub 2018, bisa kita evaluasi bersama,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Eko ini menambahkan, paling tidak dengan adanya Bimtek Media tersebut pihaknya bisa meminta masukan dari kalangan media massa. Baik itu dari media cetak, televisi, radio dan online untuk meningkatkan Parmas ke depan, termasuk menjadi bagian masukan dalam Pemilu mendatang. “Walau pun kalangan media bukan satu-satunya dalam permasalahan yang ada diparmas, akan tetapi kawan-kawan media yang paling menguasai kondisi masyarakat di lapangan. Masukannya sangat berarti,” tambahnya. (MC – TUNG/BIB/TRI/ANY/BAY)

PENDAFTARAN TAMBAHAN CALON ANGGOTA KPU JATIM TUTUP

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Pendaftaran Calon tambahan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur 2014 – 2019, secara resmi ditutup Rabu (18/7) kemarin. Dipastikan tidak akan ada penambahan waktu atau perpanjangan pendaftaran, karena jumlah minimal pendaftaran sudah memenuhi syarat. Hingga akhir penutupan kemarin, sudah ada sebanyak 25 orang yang datang langsung ke kantor KPU Provinsi Jawa Timur Jalan Raya Tenggilis untuk mendaftarkan diri. Jumlah tersebut masih belum termasuk pendaftaran yang mendaftarkan diri melalui kirim pos, sehingga diperkirakan jumlah pendaftar lebih dari 25 orang. “Jumlah minimal pendaftaran 12 orang, kalau tidak sampai sebanyak itu ada perpanjangan pendaftaran. Berhubung sudah lebih, jadi untuk tahapan pendaftaran kami tutup,” ujar Kabag Program, Data, Organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Provinsi Jawa Timur Suharto. Pria yang akrab dipanggil Totok ini menyebutkan, berkas yang sudah dikirim oleh pendaftaran akan ditindaklanjuti oleh tim seleksi untuk tahap berikutnya. Saat ini juga sedang dalam proses di tingkat tim seleksi, termasuk juga masih menunggu kiriman dari peserta yang mendaftarkan melalui pos. Dalam seleksi pencalonan sendiri melibatkan langsung tim seleksi yang mayoritas berasal dari kalangan akademisi dan Perguruan tingga. Totok berharap dengan adanya keterlibatan aktif dari timsel, setidaknya akan bisa memperoleh komisioner tambahan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan ekspektasi masyarakat. “Semua berhak mendaftarkan diri, sampai batas waktu yang ditentukan. Kami juga fleksibel dengan melalui via pos juga bisa,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)

GILIRAN PERINDO DAN GOLKAR DATANG KE KPU JATIM; PENDAFTARAN PENCALONAN ANGGOTA DPRD JATIM

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Hari terakhir pendaftaran pencalonan anggota DPRD Jawa Timur, partai politik (parpol) mulai berdatangan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Selasa (17/7). Hingga siang ini sudah ada sebanyak dua parpol yang datang mendaftaran bakal calon anggotanya untuk Pemilu 2019 akan datang. Adapun dua parpol yang datang ke KPU Provinsi Jawa Timur yakni Partai Perindo, datang mengisi absen untuk pendaftaran pencalonan sekitar pukul 08.25 Wib. Berikutnya sekitar pukul 10.30 Wib giliran Partai Golkar. Kedua parpol tersebut hadir bersama beberapa jajaran pengurus ditingkat provinsi, beserta dengan Liaison Officer (LO) masing-masing. Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto menyatakan, hampir seluruh parpol peserta Pemilu 2019 sudah konfirmasi untuk mendaftaran pencalonan anggota dewannya. Hingga siang ini saja sudah ada dua partai yakni Perindo dan Golkar, sedangkan untuk PKS sedang masih dalam perjalanan dan diperkirakan pukul 14.00 Wib sampai di tempat pendaftaran. “Hari ini adalah hari terakhir untuk pendaftaran pencalonan anggota DPRD Jawa Timur. seluruh partai yang belum mendaftar, sudah konfirmasi dan tinggal menunggu kehadirannya saja,” urainya. Dia menambahkan, untuk hari terakhir pendaftaran pencalonan anggota DPRD Jawa Timur Selasa (17/7) akan ditutup hingga pukul 24.00 Wib. Besar kemungkinan petugas dari KPU Provinsi Jawa Timur, akan siap menerima parpol yang datang mendaftar hingga batas akhir masa pendaftaran. “Kami menurunkan hampir seluruh staf agar di hari terakhir bisa maksimal dalam melayani seluruh parpol yang akan mendaftarkan bakal calonnya,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)