Berita Terkini

KPU JATIM GELAR RAKOR FINALISASI DEBAT PUBLIK III; HIMBAU PENDUKUNG PASLON TAATI TATA TERTIB

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Persiapan Debat Publik III Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur terus dimatangkan. Usai rapat koordinasi (rakor) dengan jajaran staff, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur langsung bergerak cepat melakukan rakor finalisasi dengan kedua pasangan calon (Paslon). Dalam rakor finalisasi Debat Publik III Pilgub Jawa Timur, Kamis (21/6) di aula lantai II dipimpin langsung oleh Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Provinsi Jawa Timur, Gogot Cahyo Baskoro. Hadir tim pemenangan kedua paslon, serta beberapa pihak terkait yang terlibat dalam Debat Publik III Pilgub Jawa Timur. Beberapa di antaranya dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, Kabag Ops Polrestabes Surabaya dan kru TV One selaku pihak yang akan menyiarkan langsung acara Debat Publik III. “Sebelumnya sudah rapat dengan beberapa pihak untuk persiapan Debat Publik III, dilanjut dengan rapat finalisasi dengan paslon,” ujar pria yang akrab dipanggil Gogot tersebut. Dia menambahkan, dalam rakor finalisasi dengan kedua paslon juga disampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan tata tertib. Bila mengacu pada debat publik sebelumnya, ada beberapa masukan dan evaluasi yang harus ditaati bersama di antaranya terkait larangan membawa peralatan atau atribut yang bisa menggangu ketertiban dan kenyamanan saat debat berlangsung. Salah satunya terkait masih adanya paslon yang membawa atribut dan peluit saat pelaksanaan debat publik berlangsung. Gogot berharap, kondisi itu tidak terulang kembali demi aman dan lancarnya pelaksanaan debat publik III. Terlebih, dalam debat nanti juga akan menjadi debat publik yang terakhir untuk bisa memaparkan visi dan misi bagi kedua paslon. “Tentu harapan kami pelaksanaan debat publik III ini, akan berlangsung lebih baik dengan debat publik yang sebelumnya,” terang Gogot. Perlu diketahui, Debat Publik III Pilgub Jawa Timur akan dilaksanakan Sabtu (23/6) nanti di Dyandra Convention Centre Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Debat yang akan berlangsung mulai pukul 19.00 Wib tersebut, mengangkat tema Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik. Meteri debat berupa pertanyaan kepada kedua paslon, sudah disiapkan oleh 4 orang tim panelis. Selain disiarkan langsung oleh TV One, untuk Debat Publik III Pilgub Jawa Timur juga akan disiarkan secara relay oleh beberapa stasiun televisi di antaranya INews TV, BBS TV, CNN Indonesia dan JTV. (MC – BIB/BAY)

KPU JATIM UNDANG KALANGAN WARTAWAN, BAHAS PERKEMBANGAN DISTRIBUSI LOGISTIK PILGUB JATIM

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar media gathering di aula lantai 2 setempat, Selasa (19/6). Acara yang mengundang kalangan media massa baik cetak, online, radio dan televisi tersebut membahas perkembangan pengiriman logistic untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Acara Media Gathering yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito tersebut, juga dihadiri oleh Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur Dewita Hayu Shinta dan Ketua KPU Kabupaten Sumenep Ahmad Warist beserta beberapa jajaran staffnya. Dalam sambutan dan sekaligus arahannya, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito menyatakan, skema pengiriman logistik ke kepualaan akan dilakukan secara regular, dengan menggunakan angkutan kapal. Itupun juga masih menyesuaikan dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak kapal. Baru kalau memang ada kendala seperti akibat faktor cuaca dan yang lain. Eko menyampaikan akan ada tindakan khusus yang akan dilakukan, termasuk salah satunya dengan memakai opsi untuk menggunakan bantuan tenaga dari pihak kepolisian dan TNI AL dalam melakukan pengiriman logistik ke kepualauan. “Kalau untuk pengirian ke kepulauan yang ada di Kabupaten Sumenep, bisa jadi juga melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Lebih jelasnya nanti biar diterangkan sama bu Sisin (Devisi Logistik),” ujarnya. Terkait hal tersebut, Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur Dewita Hayu Shinta menjelaskan, untuk perkembangan logistik dan distribusi dalam Pilgub di 38 Kabupaten/Kota sedang dalam proses setting dan packing. Berikutnya, sesuai jadwal akan didistribusikan ke tingkat kecamatan selama 3 hari ke depan dan 3 hari berikutnya di tingkat ke desa. Dia menyampakan, terkait distribusi logistic Pilgub Jawa Timur sendiri ada beberapa factor yang mempengaruhi, di antaranya tingkat kesulitan geografis dari kabupaten/kota yang sangat berbeda. Seperti pengiriman logistic ke kepulauan di Kabupaten Sumenep, yang harus juga memperhatikan faktor lain seperti cuaca dan ketersediaan angkutan kapal. “Sumenep dan Bawean Gresik ada beberapa opsi pengiriman logistic, dengan catatan kalau ada hal yang tidak memungkinkan,” terangnya. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sumenep Ahmad Warist menambahkan untuk pengiriman logistik Pilgub Jatim dengan tujuan Kepulauan masih ada beberapa kendala. Salah satunya dengan tujuan Kepulauan Masalembu yang logistiknya belum bisa dikirim akibat adanya faktor cuaca yang terkini. Dia menyebutkan untuk faktor cuaca sendiri, ombak di sekitar Perairan Masalembu mencapai ketinggian hingga 3 meter. Akibatnya, angkutan kapal lebih memilih sandar di pelabuhan daripada menanggung resiko dan kondisi itu secara otomatis mengakibatkan tertundanya distribusi logistic ke kawasan kepulauan Masalembu. “Tujuan Kepulauan Maselembu belum bisa dikirim logistiknya, dikarenakan factor cuaca yang tidak mendukung sehingga kapal tidak bisa belayar. Logistic sementara kita titipkan di Kantor KPU Jatim dengan pengamanan dari kepolisian,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

GELAR RAKER DI KABUPATEN BLITAR; BAHAS PUNGSURA DAN TUNGSURA PILKADA SERENTAK

Blitar, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur melaksanakan rapat kerja (Raker) dan konsultasi persiapan hari pemungutan dan penghitungan suara (Pungsura Tungsura) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, serta pilkada serentak tahun 2018, di Ruang Rapat Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Dalam raker yang digelar dua hari Senin – Selasa (11 – 12 Juni 2018), diikuti oleh 38 KPU Kab/Kota Se-Jawa Timur. Raker dihadiri langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman, beserta seluruh jajaran komisioner KPU Jawa Timur yakni Eko Sasmito (Ketua), Gogot Cahyo Baskoro, Choirul Anam, Muhammad Arbayanto, Dewita Hayu Shinta beserta sekretaris KPU Jatim Eberta Kawima. Dalam sambutan sekaligus arahannya. Ketua KPU RI Arief Budiman menyatakan, dengan tema raker persiapan pemungutan dan penghitungan suara setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan KPU provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, yakni untuk dilakukan dan ditindaklanjuti hingga ke jajaran yang ada di bawahnya. Pertama menurutnya diminta untuk segera mengecek persiapan personilnya, kedua hal yang berkaitan dengan anggaran untuk juga segera dipastikan dan ketiga persoalan logistic. Untuk persoalan logistic, setidaknya dua minggu sebelum pemungutan suara harus sudah di Kabupaten/Kota. “Segera dicek dan dipastikan semua sejak jauh-jauh hari, agar persiapan untuk pemungutan dan penghitungan suara bisa maksimal dan tidak terganggu masalah teknis,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko sasmito. Dia menerangkan bahawa pertemuan kali, setidaknya untuk melakukan koordinasi bersama sebelum proses pemungutan suara. Dengan pertemuan ini juga bisa untuk mensinkronkan beberapa kebijakan – kebijakan kita terkait kebutuhan jangka pendek dalam Pilgub Jawa Timur. “Saya mengingatkan terkait dengan perintah-perintah dari KPU RI, surat keputusan, surat edaran mohon dipahami dengan baik. Jika tidak dilakukan itu nanti akan ada konsekuensinya,” terang Ketua. Sementara itu, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Eberta Kawima menambahkan, maksud dan tujuan dari pertemuan dari Raker ini adalah kita ingin bahwa pelaksanaan Pilkada 27 juni 2018 nanti di satker 38 kabupaten/kota harus dalam kondisi siap. Di sisi lain juga pihaknya ingin mendengar secara langsung terkait persiapan. “Butuh diskusi dan musyawarah agar persiapan pemungutan dan penghitungan suara nanti sudah dalam kondisi ready,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)

SOSIALISASI DI HADAPAN MAHASISWA STAIS BANGKALAN, KPU JATIM SAMPAIKAN PENTINGNYA MENYALURKAN HAK PILIH

Bangkalan, jatim.kpu.go.id – Sosialiasi Goes To Campus Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, digelar di Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Syaichona Moch. Cholil (STAIS) Bangkalan, Minggu (10/6) petang. Sosialisasi dengan segmen pemilih muda dan mahasiswa itu disambut antusias oleh peserta, yang sebagian besar adalah santri setempat. Sosialisasi yang bertempat di aula Pondok Pesantren (Ponpes) Syaichona Moch. Cholil Demangan Bangkalan tersebut, semakin berkualitas dengan hadirnya tiga narasumber yang kompeten dibidang kepemiluan. Ketiga narasumber yakni Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro, mantan komisioner KPU Bangkalan M. Taufikurrahman dan Dosen STAIS Bangkalan DR Muhaimin. Dalam paparannya, Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro menyatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh kalangan pemilih muda dan mahasiswa terkait dengan pelaksanaan Pilgub Jawa Timur 2018. Salah satunya, minimal menjadi agen penyampai informasi kepada masyarakat agar menyalurkan hak pilihnya. Dia meminta agar mahasiswa yang biasanya menjadi pelopor untuk Golput, untuk bisa menjadi pemilih cerdas. Caranya, tentu dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. Cuma, sebelum menyalurkan hak pilih tentu sebagai pemilih cerdas faham serta tahu dengan visi dan misi dari pasangan calon (Paslon). “Tidak ada pilihan lain selain datang ke TPS menyalurkan hak pilih, agar mendapat pemimpin yang sesuai dengan kehendak masyarakat. Jangan sampai Golput,” ujarnya. Dosen STAIS Bangkakan DR Muhaimin menerangkan kalangan pemilih muda seperti mahasiswa, tentu mempunyai kemampuan lebih setidaknya dalam memahami dan mengetahui rekam jejak paslon. Terlebih dalam era digital sekarang, semua sudah bisa diakses dan diketahui tinggal berikutnya partisipasi aktif dalam menyalurkan hak pilihnya. “Apa Golput menjadi solusi untuk kontek kekinian. Pendapat saya tidak, karena kran demokrasi sudah dibuka oleh KPU Jatim agar bisa memilih sesuai dengan hati nurani masing-masing,” tegasnya. Sementara itu, mantan Komisioner KPU Bangakalan Muhammad Taufikurrahman menambahkan ada banyak hal yang harus diketahui oleh kalangan mahasiswa, terutama terkait tahapan Pilgub Jatim 2018. Saat ini sudah memasuki akhir masa kampanye, yang berikutnya akan masuk pada tahapan pemungutan suara. “Biar kita bisa mempunyai pemilin yang berkualitas, caranya yang memilih dengan datang langsung ke TPS,” pungkasnya. (MC – BAY)

BIMTEK MEDIA DI SIDOARJO, KPU JATIM PRESENTASIKAN KESIAPAN PELAKSANAAN PILGUB JATIM

Sidoarjo, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk kalangan wartawan di Hotel Premier Place, Jalan Raya Juanda Sidaorjo. Bimtek yang digelar selama dua hari tersebut, Jum’at dan Sabtu (8 – 9 Juni) tersebut dalam rangka untuk memberikan informasi yang utuh terkait seluruh tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Bimtek Media dibuka langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito dan dihadiri oleh seluruh komisioner, yakni Gogot Cahyo Baskoro (Divisi SDM dan Parmas), Choirul Anam (Divisi Perencanaan dan Data), Muhammad Arbayanto (Divisi Teknis), Dewita Hayu Shinta (Divisi Keuangan Umum dan Logitik), serta Eberta Kawima (Sekretaris). Dipandu oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Eberta Kawima selaku moderator, seluruh komisioner memaparkan persiapan masing-masing tahapan dalam Pilgub Jatim 2018. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur yang sekaligus Devisi Hukum, memaparkan terkait tahapan yang sudah dijalankan, salah satunya dana kampanye dari kedua pasangan calon (Paslon). “Nanti untuk dana kampanye akan ada tahapan sendiri yakni berupa audit dan itu melibatkan tenaga audit dari luar yang profesional,” ujarnya. Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskoro memaparkan tahapan yang saat ini sudah dijalankan, yakni tahap kampanye. Beberapa di antaranya dalam waktu dekat akan melakukan debat publik yang terakhir, serta juga sudah terlaksananya tahapan iklan sosialisasi dan kampanye di beberapa media massa. “Tahapan kampanye paslon nantinya terakhir 23 Juni, dilanjut dengan minggu tenang menjelang masa pencoblosan,” terangnya. Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam menjelaskan, untuk tahapan pendaftaran pemilih sudah selesai dan akan dilanjut dengan pendataan tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Untuk masalah TPS, yang saat ini menjadi pertanyaan yakni terkait pemilih dengan konflik sosial asal Kabupaten Sampang yang saat ini berada di pengungsian Jemundo Sidoarjo. “Untuk pemilih asal Sampang yang ada di pengungsian Jemundo Sidoarjo sudah selesai. Mereka nantinya akan memilih di TPS tempat pengungsian itu, jadi tidak perlu pulang ke Sampang,” tegasnya. Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Timur Muhammad Arbayanto lebih memaparkan pada persoalan persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara (Pungsura Tungsura). Pihaknya yang berkoordinasi dengan jajaran KPU Kabupaten/Kota sudah melakukan simulasi terkait Pungsura Tungsura tersebut. “Secara umum untuk pemungutan suara 27 Juni nanti sudah siap, kami juga melakukan simulasi hingga ke beberapa titik untuk kesiapan pungut dan hitung suara,” terangnya. Sementara itu, Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur Dewita Hayu Shinta menambahkan untuk persiapalan logistic sudah memasuki tahap pelipatan surat suara di KPU Kabupaten/Kota. Terkait kalau ada surat suara yang rusak, tentu nantinya akan mendapat ganti surat suara yang baru. “Jumlah surat suara yang rusak masih belum direkap, jadi totalnya belum tahu pasti. Cuma nanti akan kami ganti kalau ada surat suara yang rusak,” pungkasnya. (MC – BIB/TUNG/TRI/BAY)

RAKOR IKLAN KAMPANYE PILGUB JATIM; BARU MATERI IKLAN RADIO YANG DISERAHKAN KEDUA PASLON

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Rapat koordinasi (rakor) iklan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang ketiga kalinya, di ruang Media Center masih belum menemukan titik maksimal. Sebab, kedua pasangan calon (paslon) masih belum menyiapkan materi iklan kampanye secara keseluruhan. Dari seluruh iklan kampanye yang seharusnya sudah dikumpulkan dan diselasaikan, hanya satu materi iklan kampanye saja yang sudah disepakati yakni materi iklan kampanye untuk media radio. Untuk materi iklan kampanye yang lain yakni media cetak, televisi dan online masih belum diserahkan. “Untuk rakor hari ini hanya menyepakati materi iklan kampanye yang media radio. Berikutnya aka nada rakor lanjutan,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam, selaku pimpinan rakor iklan kampanye, Minggu (27/5). Pria yang akrab dipanggil Anam ini berharap agar kedua paslon untuk bisa segera menyelesaikan materi iklan kampanye yang belum. Pada rakor berikutnya yang dijadwalkan Kamis (31/5), semua materi iklan kampanye sudah bisa rampung agar bisa segera diapprove dan ditindaklanjuti dalam penayangan. Anam menambahkan, yang membuat materi iklan kampanye adalah masing-masing paslon sehingga semua harus segera dirampungkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Untuk itu, dia memberi kesempatan waktu untuk segera menyelesaikan seluruh materi hingga Kamis (31/5) yang akan datang. “Kesepakatan, tanggal 31 Mei harus rampung semua dan kami berharap itu semua harus ditaati oleh kedua paslon,” pungkasnya. Dalam rakor ketiga materi iklan kampanye Pilgub Jawa Timur yang digelar di ruang Media Center, Minggu (27/5) dipimpin langsung oleh Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam bersama Divisi Keuangan Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur, Dewita Hayu Shinta. Hadir dari Bawaslu Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur Imanuerl Yosua, serta perwakilan dari Polda Jawa Timur dan Kedua pasangan calon. (MC – BIB/TUNG/BAY)