Berita Terkini

KPU JATIM BERIKAN SOSIALISASI PILGUB 2018 PADA DISABILITAS TUNA DAKSA DI PASURUAN

  Pasuruan, jatim.kpu.go.id- Perhatikan 87.642 pemilih di Jawa Timur dengan kategori pemilih disabilitas tuna daksa, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) berikan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Sosialisasi dilaksanakan pada hari Sabtu (5/5), di UPT Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Kabupaten Pasuruan. Berkesempatan memberikan sosialisasi Pilgub Jatim 2018 kali ini yakni, Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Sebagaimana disampaikan Anam, sosialisasi ini perlu dilakukan mengingat pentingnya berbagi informasi dan memberikan pendidikan pemilih, termasuk kepada pemilih disabilitas tuna daksa. ”Saya bangga bisa berbagi pada kesempatan ini. Dari seratus lebih peserta yang hadir, meskipun mereka menggunakan kursi roda maupun memilik keterbatasan fisik lainnya, mereka tetap bersemangat mengikuti kegiatan ini. Keterbatasan fisik yang dimiliki ternyata tidak mengurangi semangat untuk bisa hadir dalam kegiatan sosialisasi ini,” tutur Anam. Anam melanjutkan, “KPU sebagai penyelenggara Pemilu memastikan memfasilitasi semua pemilih dalam kegiatan pemilu ini, termasuk kepada para pemilih dengan berkebutuhan khusus”. Anam menuturkan pula, beberapa hal yang dilakukan dalam fasilitasi pemilih berkebutuhan khusus antara lain, melakukan pendataan awal pemilih disabilitas dalam Daftar Pemilih Tetap. Dari Daftar tersebut akan bisa dipetakan dimana dan berapa jumlah para pemilih disabilitas yang ada dalam setiap TPS. Dengan Cara tersebut KPU akan bisa lebih optimal dan Maksimal dalam melayani Pemilih berkebutuhan khusus. Selain itu, di setiap TPS juga tidak boleh didirikan di tempat yang berundak atau tidak rata, pintu TPS juga cukup untuk kursi roda, Meja Bilik Suara dan Kotak Suara juga bisa dijangkau oleh Pemakai Kursi Roda. Selain itu KPU Juga akan memfasilitasi pemilih berkebutuhan khusus untuk bisa didampingi oleh keluarga ataupun petugas KPPS dalam menjalankan hak pilihnya. Selain menjelaskan terkait hak – hak pemilih dalam proses pemilu, Anam juga menyampaikan pentingnya untuk menelusuri rekam jejak calon yang akan dipilih. Bisa dengan melihat Visi dan Misi Calon, bisa dengan googling di internet ataupun juga bisa dengan aktif mengakses portal kpu, di infopemilu.kpu.go.id, karena di portal tersebut tersedia semua rekam jejak pasangan calon maupun juga informasi-informasi penting lainnya seperti tahapan pemilu ataupun juga informasi tentang Data Pemilih. Kegiatan ditutup dengan pemberian cindera mata berupa merchandise Pilgub Jatim bagi para peserta yang aktif bertanya maupun bisa menjawab beberapa pertanyaan yang diberikan oleh pemateri. (CA/AACS)

SOSIALISASI PILGUB JATIM, KPU JATIM GELAR PARADE SENI DAN BUDAYA DI PONOROGAN

      Ponorogo, jatim.kpu.go.id– Sukses menggelar Parade Seni dan Budaya Mataraman di Kabupaten Ngawi, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kembali menggelar acara yang sama. Kali ini, Parade Seni dan Budaya yang sebagai salah satu rangkaian sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) digelar di kawasan Ponorogo, Sabtu (5/4). Acara yang digelar di utara Gedung Olahraga (GOR) Singodimedjo jalan Pramuka, Ponorogo tersebut menampilkan berbagai seni dan budaya Ponorogan. Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, rangkaian acara Parade Seni dan Budaya Pilgub Jatim dibuka dengan penampilan Jaran Thek. Penampilan selanjutnya dari musik keroncong dan Tarian Bujang Ganong. Rangkaian acara dilanjut Sabtu malam usai Sholat Maghrib diantaranya ada Reyog Ponorogo, tari Tradisional dan hiburan acara pamungkas dari penampilan penyanyi campur sari kenamaan asal Jawa Timur, Yeyen Vivia. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan gelar seni dan budaya merupakan bagian dari sosialisasi Pilgub Jatim 2018. Cuma pendekatannya lebih pada menampilkan seni dan budaya dari kawasan atau daerah setempat. “Kebetulan kali ini digelar di Kabupaten Ponorogo, sehingga seni dan budaya yang ditampilkan semua berbasis pada kebudayaan Ponorogan,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Gogot ini menjelaskan, Parade seni dan budaya serupa akan digelar di beberapa zona yang ada di Provinsi Jawa Timur. Beberapa diantaranya dalam waktu dekat juga akan digelar di zona Madura di Kabupaten Sumenep, Malangan di Kabupaten Malang, serta Pantai Utara (Pantura) di Kabupaten Gresik. Tujuannya lebih pada mensosialisasikan seluruh tahapan Pilgub Jatim dengan menggunakan pendekatan seni dan budaya daerah setempat. Hasil akhirnya, tentu dalam rangka menyukseskan dan meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilgub Jatim yang digelar Rabu, 27 Juni 2018 yang akan datang. “Dengan menggunakan pendekatan seni dan budaya, harapan kami bisa mengena langsung pada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilgub Jatim. Minimal menggunakan hak pilih,” pungkasnya. Sementara itu, pantuan di lokasi acara Parade Seni dan Budaya Ponorogan di utara GOR Singodimedjo sejak pukul 15.00 WIB masyarakat sudah mulai berdatangan untuk melihat penampilan Jaran Thek yang sekaligus menjadi acara pembuka. Warga yang datang selain berkesempatan foto selfie, juga mendapat pamflet Pilgub Jawa Timur dan doorprice. (MC – BIB/BAY)

JELANG DEBAT PUBLIK KEDUA PILGUB JATIM 2018, SELURUH STAF BEKERJA MAKSIMAL

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Debat Publik Kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, akan dilaksanakan Selasa depan(8/5). Semakin mendekati pelaksanaan debat, seluruh staf berupaya bekerja lebih maksimal. Terkini, guna memperoleh hasil yang lebih baik dalam acara Debat Publik Kedua, dilakukan rapat koordinasi (Rakor) dengan seluruh staf Sekretariat (Jum'at, 4/5). Rakor persiapan Debat Publik Kedua bersama staf yang bertempat di aula lantai II ini dipimpin Divisi SDM dan Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Ikut mendampingi dari Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Dalam penjelasannya, Gogot menyampaikan bahwa secara garis besar tugas kepanitian akan diisi oleh seluruh staf, sebagaimana Debat Publik Pertama. Cuma, akan ada beberapa perhatian dan sekaligus penambahan personil dalam Debat Publik Kedua nanti, yakni di pintu masuk untuk tamu VIP. “Dari hasil evaluasi Debat Publik Pertama, perlu ada penambahan untuk petugas dari staf yang bertugas di pintu masuk VIP. Biar hasilnya lebih maksimal lagi,” ujarnya. Pria asal Magetan ini berharap agar semua kesepakatan yang sudah disepakati ditaati oleh kedua pasangan calon (paslon) dan tim pendukung. Salah satunya terkait jumlah pendukung yang boleh masuk ke arena debat publik, diharap jumlahnya sesuai dengan hasil kesepakatan yang sudah disepakati bersama. Seluruh staf KPU Jatim yang bertugas, juga ditekankan agar menjalankan sesuai dengan aturan yang sudah disepakati. Termasuk untuk melakukan pemeriksaan secara ketat, bagi peserta yang mempunyai ID card saja yang diperbolehkan masuk ke dalam ruang Dyandra Convention Hall sebagai tempat berlangsungnya Debat Publik Kedua. “Untuk keseluruhan dalam penugasan di debat publik pertama sudah berjalan baik. Harapan saya dalam debat publik kedua nanti akan lebih baik lagi,” terangnya. Perlu diketahui, Debat Publik Kedua Pilgub Jatim akan berlangsung di Dyandra Convention Hall Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Selasa (8/5). Acara yang akan dimulai pukul 19.30 WIB tersebut, disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun televisi seperti Metro TV, Kompas TV, BBS TV, JTV, Radio Republik Indonesia (RRI) dan Radio Elshinta. (MC – BIB/TRI/ANY/BAY)

SOSIALISASI PILGUB JATIM 2018, KETUA KPU JATIM AJAK MASYARAKAT SAMPANG JADI PEMILIH BERINTEGRITAS

  Sampang, jatim.kpu.go.id– Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan kepentingan bersama, tidak hanya menjadi kepentingan KPU sebagai penyelenggara melainkan juga untuk kepentingan semua pihak. Kuncinya, harus saling bekerjasama mulai dari penyelenggara, stakeholder dan peserta pemilu termasuk pemilihnya juga yang harus berintegritas. Demikian disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Eko Sasmito dalam acara Sosialisasi Pilgub Jatim di Gedung PKPRI Kabupaten Sampang. Dalam acara sosialiasi dengan tema Meningkatkan Partisipasi dan Kualitas Demokrasi tersebut, tidak hanya Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito saja yang menjadi narasumber. Ada dua narasumber lain yang dihadirkan oleh pihak penyelenggara, Yayasan As-Salam Kabupaten Sampang. Kedua narasumber lain yang kompeten dalam bidangnya, yakni Dosen Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) DR. Safi’, SH dan aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sampang Muhammad Wasil. Eko menyampaikan Pilkada yang berintegritas menjadi penting agar kedepan pemimpin yang dihasilkan juga berintegritas dan menjadi pilihan semua masyarakat. Tentunya, juga ditopang dengan peran dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemilih yang berintegritas. Tidak memilih dengan berdasarkan dengan iming-iming pemberian sesuatu (money politic). “Kami mengajak semua pihak untuk mewujudkan Pilkada berintegritas, termasuk juga dengan pemilih yang berintegritas juga,” ujarnya. Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum UTM DR. Safi' menekankan bahwa ditahun politik ini, pemilih terutama dari kalangan mahasiswa sebagai garda depan perubahan diharapkan lebih cerdas. Salah satu tolak ukur cerdas dalam memomentum Pilkada, minimal ambil bagian untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas terutama Kabupaten Sampang. Menurutnya, kualitas demokrasi di Kabupaten Sampang yang menentukan adalah warga yang mempunya hak pilih termasuk kalangan mahasiswa yang merupakan pemilih muda. Jangan sampai malah pasif, karena akan berdampak selama lima tahun ke depan. “Maka dengan menjadi pemilih yang cerdas, kalian semua sudah ikut berjuang dalam memajukan Kabupaten Sampang, termasuk demokrasinya,” pungkasnya. (MC – EKA/BAY)

RAKOR DEBAT PUBLIK KEDUA PILGUB JATIM, PENDUKUNG KEDUA PASLON DIHIMBAU TIDAK BAWA ATRIBUT

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan rapat koordinasi (rakor) Debat Publik Kedua di ruang Media Center, Kamis (3/5). Rakor mengupas seluruh persiapan teknik Debat Publik Kedua yang digelar di Dyandra Convention Hall Surabaya, Selasa (8/4) mendatang. Rakor ini dipimpin langsung oleh Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Turut hadir pula Divisi Perencanaan dan Data, Choirul Anam, Divisi Teknis, Muhammad Arbayanto, dan Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima. Selanjutnya undangan dalam rakor yakni, perwakilan Bawaslu Jatim, perwakilan tim pendukung dari kedua paslon, perwakilan dari stasiun televisi yang akan menyiarkan secara langsung (live) acara Debat Publik Kedua (Kompas TV dan Metro TV-red), perwakilan Polda Jatim, AKBP Asmoro, perwakilan Polrestabes Surabaya, Ipda Taufik Lubis, dan manajemen Dyandra Convention Hall Surabaya. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan jika Debat Publik Kedua pada Pilgub Jatim ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan debat publik yang sebelumnya. Cuma, penajaman tema yang digodok oleh panelis dimungkinkan akan berbeda dari sebelumnya, kali ini berkaitan dengan ekonomi dan membangunan. “Selain itu jika pada debat sebelumnya materi dibacakan oleh host (pemandu debat), untuk Debat Publik Kedua direncanakan akan dibacakan langsung oleh tim panelis,” ujarnya (3/5/2018). Pria yang akrab dipanggil Gogot ini menghimbau pula agar kedua paslon nantinya saat pelaksanaan debat memperhatikan betul terkait jadwal Debat Publik Kedua. Termasuk jadwal kedatangan yang diharap tidak sampai molor. Sebab, bila kedua paslon tidak datang tepat waktu akan berpengaruh terhadap jalannya debat publik kedua yang disiarkan secara langsung tersebut. Pada rakor hari ini juga membahas terkait dengan atribut. Sebagaimana disampaikan Gogot dalam debat publik kedua atribut yang diperbolehkan yang hanya melekat di badan saja. Sementara itu, KPU Jatim akan menyediakan atribut berupa bendera merah putih dan bendera bergambar paslon dengan ukuran kecil. “Kami juga menghimbau jangan sampai membawa atribut lain, karena nantinya juga tidak akan bisa dibawa ke dalam,” pungkas Gogot. (MC – BIB/ANY/TRI/BAY)

VERIFIKASI ADMINISTRASI DPD TERSELESAIKAN, SEKRETARIS KPU JATIM SAMPAIKAN TERIMA KASIH PADA OPERATOR SIPPP DI WILAYAHNYA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Verifikasi atau penelitian administrasi dukungan untuk 34 orang bakal calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) telah diselesaikan oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) dengan tepat waktu.  Atas hal ini Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima sampaikan terima kasih kepada seluruh operator Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) dari 38 KPU Kabupaten/ Kota dan Provinsi. Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima mengungkapkan bahwa tahapan penelitian administrasi dukungan DPD atau peserta pemilu perseorangan tahun 2019 dilakukan selama lima (5) hari. “Yakni dimulai sejak hari Sabtu sampai dengan Rabu kemarin (28/4 s.d 2/5). Dengan melibatkan verifikator dari 38 KPU Kabupaten/ Kota, yang masing-masing minimal terdiri dari dua orang. Sedangkan untuk KPU Kabupaten/ Kota terdekat, misalnya Kota Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto bisa sampai 10 orang,” ungkap Wima (3/5/2018). Tidak hanya melibatkan KPU Kabupaten/ Kota, seluruh staf Sekretariat KPU Provinsi juga ikut serta menjadi verifikator. “Intinya Kami serius serta tidak tanggung-tanggung dalam menyelesaikan verifikasi administrasi dukungan DPD ini,” tutur Wima. Wima melanjutkan, “Alhamdulillah verifikasi dapat selesai tepat pada waktunya. Kami, KPU Jatim mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua yang terlibat, utamanya operator SIPPP KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur atas dedikasi dan pengabdiannya yang baik pada lembaga. Serta melaksanakan tugas verifikasi administrasi dukungan bakal calon DPD secara maksimal”. Berikutnya, untuk hari ini (Kamis, 3/5) data dukungan DPD sudah disampaikan ke KPU Kabupaten/ Kota. KPU Kabupaten/ Kota selanjutnya akan melakukan klarifikasi untuk mengecek status verifikasi yang belum memenuhi syarat (BMS) sampai dengan tanggal 9 Mei 2018. Seperti tanda tangan yang tidak sesuai dengan KTP, kegandaan, pekerjaan, usia dan sebagainya.  Setelah klarifikasi selesai dilakukan di KPU Kabupaten/ Kota, data akan dikirim lagi ke KPU Jatim untuk direkap. (AACS)