Berita Terkini

RAKOR IKLAN KAMPANYE PILGUB JATIM DITUNDA; KEDUA PASLON BUTUH MENYIAPKAN MATERI IKLAN

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Rapat koordinasi (rakor) iklan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, kembali digelar di ruang Media Center, Jum’at (25/5). Dalam rakor yang kedua ini, memfasilitasi kedua pasangan calon (paslon) untuk penyetoran iklan kampanye. Cuma, hasil dari rakor yang dipimpin oleh Divisi Keuangan Umum dan Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur Dewita Hayu Shinta masih belum menemukan titik terang. Sebab, kedua paslon hingga rakor berakhir masih belum menyiapkan dan menyerahkan format dari iklan kampanye. Akhirnya, dalam rakor yang dihadiri oleh tim pemenangan kedua paslon, Bawaslu Provinsi Jawa Timur, perwakilan dari Polda Jawa Timur dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur tersebut ditunda. Diagendakan kembali untuk pembahanan dalam rakor lanjutan, Minggu (27/5) yang akan datang. Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Timur Dewita Hayu Shinta menyatakan hasil rakor sudah ada kesepakat sejak awal untuk materi diserahkan ke tiap Paslon. Rinciannya untuk materi media cetak sebanyak 7 tema, televisi 1 tema, radio 1 tema dan media online 1 tema. “Ternyata dalam rakor belum bisa ditindaklanjuti, kedua tim pemenangan belum menyerahkan secara lengkap untuk materi Iklan Kampanye,” ujarnya. Perempuan yang akrab dipanggil Sisin ini menerangkan, dengan belum adanya titik temu tersebut akhirnya rakor iklan kampanye ditunda. Dia menyebutkan, untuk rakor iklan kampanye berikutnya akan dilakukan Minggu (27/5) dengan mengundang kedua paslon, Bawaslu Jawa Timur dan KPID Jawa Timur. “Rakor akan diagendakan kembali hari Minggu nanti, mudah-mudahan akan ada finalisasi terkait iklan kampanye,” ungkapnya. Sementara itu, Komisioner KPID Jawa Timur, Immanuel Yoshua berpesan kedua paslon harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh KPU. Dia menerangkan, kedua paslon jangan coba-coba beriklan di media yang tidak terdaftar di KPI, karena akan berkonsekuensi sangsi dan harus dipertanggungjawabkan. “Silakan Bawaslu Jatim juga bisa menjalankan fungsinya, sekaligus juga bisa berkoordinasi dengan KPID untuk persoalan iklan kampanye,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

KPU JATIM SOSIALISASI PILGUB JATIM DI KAMPUS UNAIR; HIMBAU MAHASISWA TIDAK TERLIBAT MONEY POLITIC

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Sosialiasi KPU Goes To Campus untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, digelar di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Rabu (23/5). Acara yang bertempat di Aula Soetandyo Gedung C Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) tersebut menghadirkan tiga nara sumber yang kompeten dalam bidang kepemiluan. Ketiga narasumber Sosialiasi KPU Goes To Campus tersebut yakni Eko Sasmito (Ketua KPU Provinsi Jawa Timur), serta dua orang dari staf pengajara Unair yakni Dr. Dwi Winarti dan Dr. Kris Nugroho. Acara diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa dari FISIP Unair Surabaya, mayoritas dari jurusan ilmu politik. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito menyatakan, saat ini tahapan Pilgub Jawa Timur sudah memasuki tahapan kampanye. Dia menyabut, pihaknya telah menggelar debat publik yang merupakan bagian dari sosialisasi sebanyak dua kali. Debat publik terakhir, juga akan digelar 23 Juni akan datang dan disiarkan secara langsung oleh TV Nasional. “Debat publik dalam tahapan Pilgub Jatim diikuti oleh dua pasangan calon, terakhir 23 Juni nanti keduanya akan memaparkan visi misinya,” ujarnya. Eko menjelaskan, selain melaksanakan Pilgub Jawa Timur, di tahun 2018 ini juga juga bersamaan dengan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota di Jawa Timur. Ada sebanyak 18 kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada secara serentak tersebut. Dengan adanya Pilkada serentak itu, Eko berpesan kepada seluruh mahasiswa yang hadir dalam acara sosialisasi untuk menjauhi politik uang (money politik). Sebab, aturan terkait dengan money politic sangat jelas dan tegas. Di mana, pemberi dan penerima juga akan sama-sama dijerat dengan hukum. “ Terkait money politik, pemberi dan penerima bisa dijerat hukuman penjara minimal 36 bulan sampai 72 bulan,” terang Eko. Dosen Unair Surabaya Dr. Dwi Winarti menambahkan, prinsip sebenarnya pemilih itu bagaimana kita memilih pemimpin yang nantinya akan membuat kebijakan yang akan mengenai pemilih tersebut. Jadi, ketika memilih dan menyalurkan hak pilihnya dalam Pilgub Jawa Timur harus menjadi pemilih yang cerdas. “Karena akan menentukan masa depan Jawa Timur. Kenali dulu visi misi dari kandidat, track record para pasangan calon dan pastikan anda semua terdaftar sebagai pemilih,” urainya. Sementara itu, Dosen FISIP Unair Surabaya Dr. Kris Nugroho menambahkan, dari berbagai lembaga survey yang menyampaikan hasil surveinya, ternyata pemilih pemula memiliki kecenderungan abai terhadap kepemiluan. Baik dengan Pilkada, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres). Menurut hasil beberapa lembaga survey, para kalangan pemilih pemula lebih banyak yang tidak memberikan suranya atau golput. Sebab apa, karena mereka masih menganggap Pemilu tidak memberi efek. Tentu, kondisi tersebut menjadi kekhawatiran oleh beberapa pihak terutama KPU karena berimbas pada penurunan tingkat perolehan suara. “Ini tentu saja ini tidak boleh terjadi, kita dorong untuk menggunakan hak pilihnya. Caranya, minimal aktif dengan mengamati program, visi dan misi para pasangan calon. Bisa melalui internet atau media sosial di smartphone masing-masing,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)

KPU JATIM RAKOR BERSAMA KEDUA PASLON; BAHAS IKLAN KAMPANYE PILGUB JATIM

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait iklan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur, di ruang Media Center, Senin (21/5). Rakor juga dalam rangka menindaklanjuti kesiapan materi iklan kampanye, oleh kedua pasangan calon (paslon). Dalam rakor iklan kampanye Pilgub Jawa Timur yang dipimping langsung oleh Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur, Choirul Anam. Selain dihadiri oleh tim pemenangan kedua paslon, Roziki (Paslon 1) dan Muhammad Husen (Paslon 2), juga dihadiri oleh beberapa instansi terkait. Beberapa di antaranya perwakilan dari Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Provinsi Jawa Timur, Intelkam 1 Polda Jawa Timur AKBP Asmoro dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPID) Provinsi Jawa Timur. Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam menyatakan, rakor sekaligus merupakan fasilitasi iklan kampanye yang akan digunakan oleh kedua paslon, dalam Pilgub Jawa Timur. Kehadirian kedua paslon cukup penting, karena juga terkait dengan materi iklan kampanye. “Materi iklan kampanye harus segera final dan disepakati bersama, makanya kami butuh masukkan melalui rakor seperti ini,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Anam ini menerangkan, untuk iklan kampanye akan ditayangkan 9 – 23 Juni akan datang. Harapannya, untuk materi iklan kampanye yang akan dibuat oleh masing-masing paslon, bisa segera disetor maksimal 14 hari sebelum jadwal penayangan. Batas itu dinilai ideal, guna menjaga adanya dan kebutuhan revisi materi iklan kampanye. “Kami juga berharap kedua paslon taat jadwal, karena kalau sampai molor akan berimbas dalam jadwal penayangan,” terangnya. Sementara itu, coordinator bidang penindakan KPID Jawa Timur Immanuel Yosua Tjiptosoewarno memberi masukan kalau KPU Jawa Timur harus jeli dalam hal iklan kampanye. Ada beberapa yang perlu diperhatikan, di antaranya terkait jadwal dan materi tayang dari iklan kampanye sendiri. “Perlu koordinasi lebih lanjut, terkait media yang mana saja yang memenuhi syarat untuk penyiaran iklan kampanye,” pungkasnya. (MC – ANI/BAY)

PERSIAPKAN TAHAPAN PUNGRA DAN TUNGSURA PILKADA SERENTAK 2018, KPU JATIM GELAR BIMTEK DI TULUNGAGUNG

  Tulungagung, jatim.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melaksanakan Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara (Pungra Tungra) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 di Kabupaten Tulungagung. Bimtek digelar selama dua hari bertempat di Hotel Istana Tulungagung. Acara Bimtek Pungra dan Tungsura Pilkada Serentak 2018 tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, Divisi SDM dan Parmas, Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Teknis, Muhammad Arbayanto, Divisi Umum; Keuangan dan Logistik, Dewita Hayu Shinta, serta Sekretaris KPU Jatim. Adapun peserta bimtek yakni Operator Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur. Dalam sambutannya, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menyampaikan bahwa tahapan yang sedang dijalani saat ini saling berhimpitan, baik itu Pilkada serentak dan Pemilu. "Untuk tahapan Pilkada serentak sudah pada persiapan pungra dan tungsura. Sedangkan Pemilu tahapannya saat ini kegiatan verifikasi Dewan Perwakilan Daerah (DPD)," tutur Eko. Dua kegiatan yang bersamaan dari Divisi Teknis dan Divisi Umum; Keuangan dan Logistik ini menurutnya butuh keseriusan dan waktu yang khusus. Kegiatan Bimtek dari kedua divisi tersebut, juga diharapkan bisa mensimulasikan dan sekaligus mengakomodir beberapa kekurangan yang mungkin bisa diantisipasi sejak awal. “Semua sedang berjalan, termasuk verifikasi DPD yang masih belum selesai. Tentunya dengan tahapan yang saling berhimpitan tersebut, butuh kerja yang ekstra,” ujarnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima. Dia menjelaskan, tahapan pungra dan tungsura merupakan titik kulminasi dari Pilkada serentak. Juga merupakan bagian yang paling penting, sehingga butuh kerja yang memang benar-benar teliti agar hasilnya bisa maksimal. “Walaupun Pilkada belum sampai pada tahapan penetapan paslon, diharapkan diikuti dengan seksama agar penghitungan suara pilkada mendatang berjalan dengan baik,” terang Sekretaris KPU Jatim. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Tulungagung, Suprihno menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota. Dia menjelaskan, sebagai daerah yang dikenal dengan sebutan Kota Marmer, tentu banyak tempat yang akan bisa dikunjungi. Baik untuk wisata alam dan kuliner. “Tulungagung juga dikenal sebagai kota seribu kafe, karena banyak kafe yang berada di Tulungagung, seperti kopi cetot, kopi yang dapat digunakan untuk melukis. Silahkan nanti bisa menikmati,” pungkasnya. (MC – BIB/ANY/BAY)

SOSIALISASI PILGUB JATIM DI EX LOKALISASI KREMIL, KPU JATIM AJAK PILIH PEMIMPIN SECARA SELEKTIF

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Adakan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengajak seluruh peserta untuk memilih pemimpin dengan selektif. Kali ini sosialisasi Pilgub Jatim diadakan di ex lokalisasi Kremil, kelurahan Morokrembangan, Surabaya (Minggu, 6/5). Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam menjadi narasumber dalam sosialisasi Pilgub Jatim Tahun 2018 ini. Hadir sebagai peserta yakni ibu-ibu penggerak PKK. Anam dalam materinya menyampaikan berbagai informasi seputar pelaksanaan Pilgub Jatim, serta pentingnya Pilkada Serentak yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Di sisi lain, Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim ini tidak lupa mengajak peserta untuk menggunakan hak pilihnya serta memilih calon pemimpin secara selektif. “Sebagai Pemilih Perempuan, harus bisa lebih selektif dalam memilih calon pemimpin melalui pilkada atau pemilu. Karena semua kebijakan di negara ini tidak lepas dari proses politik sebagai hasil dalam pemilu atau pilkada. Bahkan harga Ayam maupun harga bumbu dapur pun juga tidak lepas dari proses kebijakan kepala daerah ataupun Legislatif,” papar Anam (6/5/2018). Selanjutnya Anam berharap pula, partisipasi masyarakat dalam pemilu atau pilkada tidak hanya berhenti sebagai pemilih saja. “Harapan Kami, ibu-ibu PKK di sini juga bisa menjadi bagian dalam proses pemilu dengan menjadi penyelenggara. Baik itu menjadi KPPS, PPDP, PPK, ataupun PPS,” terang Anam. (CA/AACS)

GELAR SENI & BUDAYA PILGUB JAWA TIMUR, BASIS DALAM PELAKSANAAN SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT

  Ponorogo, jatim.kpu.go.id– Pagelaran Seni dan Budaya yang digelar di Kabupaten Ponorogo, Sabtu (5/4) malam merupakan bentuk sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) berbasis budaya, dengan subkultur budaya Ponoragan. Kegiatan yang sama juga digelar di 8 subkultur yang ada di Provinsi Jawa Timur. Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Eko Sasmito dalam sambutannya saat membuka acara Gelar Seni dan Budaya Ponoragan, di utara Gedung Olahraga (GOR) Singodimedjo Kabupaten Ponorogo. Hadir dalam acara tersebut Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro dan Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima. KPU Kabupaten Ponorogo yang menjadi tuan rumah dalam acara tersebut, juga mengundang seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Ponorogo, pimpinan partai politik, Lembaga Swadaya Masyarakat, Tokoh Masyarakan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya. Eko menyampaikan dengan ajang sosialisasi melalui seni dan budaya, bisa mengena seluruh lapisan masyarakat. Utamanya dalam memilih pemimpin Jawa Timur ke depan lebih baik, yakni dengan memilih pemipin yang cerdas. Caranya, minimal masyarakat memilih dengan berdasarkan visi dan misi. “Gelar seni dan budaya ini mari kita meriahkan bersama, karena menjadi basis kita dalam melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya. Eko menambahkan, selain untuk sosialisasi, gelar seni dan budaya juga menjadi ajang pengingat agar masyarakat menggunakan hak pilihnya denagn penuh kesadaran. Setidaknya, dengan datang langsung ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menyalurkan hak pilih, dalam Pilgub Jawa Timur Rabu, 27 Juni 2018 akan datang. “Kegiatan ini juga menjadi ajakan untuk memilih, bagaimana cara memilih pemimpin Jawa Timur yang cerdas,” terangnya. Dalam kegiatan acara Gelar Seni dan Budaya Ponoragan sendiri menampilkan beberapa kesenian dan budaya khas dari Kabupaten Ponorogo dan sekitar. Dari sekian penampilan yang ada mulai Jaran Thek, Keroncong, Bujang Ganong dan Tari Tradisonal. Penampilan Reyog Ponorogo yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat sekitar. Tak kalah meriahnya, puncak acara yang diisi oleh musik campur sari yang mendatangkan bintang tamu kenamaan asal Jawa Timur, Yeyen Vivia mengajak goyang seluruh lapisan masyarakat Ponoroga yang hadir malam itu. Penampilan tersebut sekaligus menjadi acara puncak dari Gelar Seni dan Budaya Ponorogan. (MC – ANI/BIB/BAY)