Berita Terkini

ISI TOT DI POLDA JATIM: KPU JATIM BAHAS PENGAMANAN TAHAPAN PILKADA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, tensi politik akan semakin meninggi dan akan semakin memanas. Butuh perhatian khusus dalam hal keamanan, agar hasil yang diperoleh dalam pesta demokrasi nanti akan bisa maksimal. Demikian dikatakan oleh Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim, Dewita Hayu Shinta, saat menjadi narasumber dan memberikan pembekalan berkaitan dengan tugas pokok dan fungsinya, pada pelatihan TOT (Training of Trainer) dalam rangka Pilkada Serentak 2018, di Gedung Mahameru Polda Jatim. Perempuan yang akrab dipanggil Shisin, kerawanan bisa diperkirakan setelah partai-partai politik mengumumkan secara resmi calon yang diusung dan mendaftarkannya ke KPU Jatim. Di saat itu, faktor keamanan akan menjadi pertimbangan tersendiri agar tahapan Pilgub Jatim 2018 yang dijalankan bisa terjamin sisi keamanannya. “Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena pengamanan tahapan-tahapan Pilkada, adalah salah satu faktor keberhasilan dan kelancaran Pilkada,” ungkap Shisin. Dia menambahkan, selain kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan menyukseskan Pelaksanaan Pilkada Jatim Guyub Rukun 2018. Faktor lain, tentunya peran dari KPU, Bawaslu dan aparat keamanan untuk bisa turut berkontribusi menjaga kemanan pelaksanaan Pilkada. “Memerlukan perhatian khusus, terutama dari pihak kepolisian agar Pilgub Jatim 27 Juni 2018 nanti bejalan aman dan lancar,” tambahnya. Tidak hanya dari KPU Jatim yang diwakili oleh Divisi Keuangan dan Logistik saja. Pelatihan TOT di Polda Jatim yang mengambil bahasan keamanan pelaksanaan Pilkada serentak 2018, juga mendatangkan narasumber dari Ketua Bawaslu Jatim Moh. Amin dan Kepala Kejaksaan Tingggi Jatim. (MC – LNC/BAY)  

HADAPI PILGUB JATIM 2018: KPU JATIM ADAKAN BIMTEK PENGELOLAAN DANA HIBAH

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Menghadapi tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur adakan Bimbingan Teknis Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Hibah. Bimtek diadakan pada tanggal 7 s/d 8 Desember 2017 di Garden Palace Hotel, jalan Yos Sudarso Nomor 11, Embong Kaliasin, Genteng, Surabaya. Kepala Subbagian (Kasubag) Keuangan KPU Jatim, Yulyani Dewi mengungkapkan Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari kedepan ini dilatarbelakangi adanya aturan-aturan baru terkait tata kelola keuangan yang perlu dipahami oleh para pengelola keuangan. "Sedangkan tujuan kegiatan ini adalah memberikan kesamaan pemahaman dalam pengelolaan dana hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota. Serta mewujudkan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel dan transparan," papar perempuan yang akrab disapa Dewi ini (07/12). Berikutnya menurut Dewi, Bimtek akan dihadiri sebanyak 228 orang peserta. "Untuk Kabupaten/ Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2018, Kami mengundang Ketua, Komisioner yang membidangi Keuangan; Umum dan Logistik, Sekretaris, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Pilgub 2018, BPP (Bendahara Pengeluaran Pembantu) Pilgub 2018, serta BPP Pilbup/ Pilwali 2018," tutur Kasubag Keuangan KPU Jatim. Dewi melanjutkan, "Sementara itu, bagi 20 Kabupaten/ Kota yang tidak Pilkada di 2018 dihadiri Ketua, Divisi yang membidangi, Sekretaris, PPK Pilgub 2018, BPP Pilgub 2018, BP (Bendahara Pengeluaran) Rutin 076". Harapannya Bimtek ini diikuti oleh peserta dengan serius, karena akan diisi oleh para ahli pada bidangnya. Yakni, ada dari Kejaksaan Tinggi, BPKP, dan Inspektorat Jenderal KPU RI. (AACS)

BIMTEK KPU JATIM DI MOJOKERTO; BAHAS TATA CARA PENDAFTARAN, VERIFIKASI DAN PENETAPAN PARPOL PEMILU 2019

  Mojokerto, jatim.kpu.go.id– Dalam rangka pemantapan tata cara pendaftaran, penelitian dan verifikasi faktual partai politik peserta Pemilu 2019. Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Cara Pendaftaran, Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019, di Hotel Grand Whiz Trawas Mojokerto, 5 – 6 Desember 2017. Bimtek diikuti oleh Divisi Hukum dan Operator Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menyatakan, munculnya beberapa permasalahan dalam penerimaan berkas partai politik(Parpol) dan Penelitian berkas administrasi Parpol di beberapa Kabupaten/Kota, menjadi catatan tersendiri. “Sehingga perlu kita diskusikan permasalahan yang muncul di lapangan, tentunya bisa melalui Bimtek seperti yang dilaksanakan sekarang,” ujarnya. Eko berharap, dalam menghadapi Pemilu 2019 akan datang, permasalahan-permasalahan yang ada terkait dengan Sipol pada khususnya, bisa dikritisi secara bersama-sama. Termasuk juga dalam setiap problem yang muncul, baik itu mengenai penelitian administrasi dan verifikasi faktual kegandaan. Selanjutnya, terkait dari permasalahan yang sudah ada, kemudian diiventarisir agar kita bisa memilah dan mencari solusi dari setiap persoalan serta permasalahan yang ada. Selain menyampaikan sambutan, Eko juga memberikan materi terkait permasalahan yang muncul di setiap daerah. “Dari permasalahan yang sudah kita inventarisir, kita bisa memilah dan mencari solusi dalam setiap permasalahan yang ada,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

GELAR BIMTEK PEMUKTAHIRAN DAFTAR PEMILIH, KPU JATIM MINTA JAJARAN LEBIH SERIUS

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Daftar Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, di Hotel Mercure Grand Mirama, tanggal 5 sampai dengan 6 Desember 2017. Bimtek dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi terkait daftar pemilih Pilgub Jatim akan datang. Dalam Bimtek yang dilakukan selama dua hari tersebut, peserta tidak hanya berasal dari internal seluruh Divisi Perencanaan dan Data KPU Kabupaten/ Kota se-Jatim. Namun, juga diikuti oleh seluruh perwakilan dari Panwaslu Kabupaten/ Kota se-Jatim. Bimtek tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Jatim, Mohammad Amin dan Dirjen Dukcapil, sekaligus sebagai narasumber. Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam mengatakan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah komponen utama dalam Pemilu serentak. Dalam konteks Jatim sendiri, memiliki sebanyak 68.084 orang petugas pemutakhiran data pemilih yang dulunya disebut istilah Pantarlih. “DPT juga biasanya sebagai amunisi utama untuk mendukung penyelenggaraan, sehingga KPU harus sangat serius untuk tidak memberikan celah pada peserta agar semua bisa diwadahi oleh DPT,” ujarnya. Anam menerangkan, kedepan perkiraan pada tanggal 19 Desember 2017 akan dilakukan proses rekruitmen PPDP sebanyak 68.084 orang. Data dan daftar pemilih yang telah dimutakhirkan di tingkat pusat dan KPU nanti, akan diberikan ke PPDP untuk ditindaklanjuti dengan mengecek ke lapangan terkait dengan data pemilih. “Domisili, umur, pemilih yang meninggal dunia dan lainnya, termasuk pemilih baru yang belum terdaftar akan didata langsung oleh petugas PPDP,” pungkasnya.   (MC – LNC/BAY)

MAKSIMALKAN FUNGSI MEDSOS UNTUK PUBLIKASI PILKADA SERENTAK

  Bondowoso, jatim.kpu.go.id– Guna memaksimalkan peran publik terutama pemilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2018, Humas ditingkat KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota perlu menyebarkan informasi via media sosial (medsos). Dalam update di medsos lebih menonjolkan segi visual, bukan sekadar teks. Demikian dikatakan oleh Yuli Akhmada, jurnalis surya.co.id dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan, Media Center dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak 2018, di Hotel Ijen View Bondowoso, Selasa 5 Desember 2018. Pria yang akrab dipanggil Yuli ini menjelaskan, banyak medsos yang bisa dimanfaatkan untuk membantu publikasi Pilkada Serentak 2018. Beberapa diantaranya bisa melalui facebook live streaming, twitter, instagram dan youtube. Tentu, juga menjadi kebutuhan disampaikan dalam laman website. Dalam kontek kekinian, publikasi murah meriah dan tanpa anggaran bisa dilakukan dengan facebook (FB) live streaming . Yuli memaparkan siasat agar FB live streaming bisa maksimal, minimal dengan mengabarkan jadwal adanya tayangan tersebut beberapa hari sebelumnya melalui media sosial (medsos). “Terpenting agar bisa banyak yang ngelike, minta teman dan kolega untuk share FB live streaming ke akun masing-masing,” terang Yuli. Pria asal Blitar ini menambahkan, terkait dalam berita tertulis di website juga perlu dilengkapi video hasil FB live streaming minimal dengan cara melampirkan di jaringan (link) berita. “Tampilkan saja di laman website, biar bisa diakses langsung oleh pembaca. Itu penting dalam pulikasi kekinian,” ucapnya. Dalam sesi materi Teknik Jurnalistik Cyber Media Kekinian yang dikupas tuntas oleh jurnalis surya.co.id, Yuli Akhmada mendapat timbal balik dari peserta yang berasal dari Divisi SDM dan Parmas, serta operator website KPU Kabupaten/Kota se-Jatim. Berbagai pertanyaan, mulai dari cara menulis dan publikasi medsos via live streaming ditanyakan dan dijawab dengan rinci oleh pemateri. (MC – BAY)

INFORMASI TERKAIT AKTIVITAS KPU JATIM HARUS SAMPAI KE MASYARAKAT

  Bondowoso, jatim.kpu.go.id – Kehumasan merupakan kebutuhan penting bagi manajemen organisasi modern, termasuk juga bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU diseluruh tingkatan juga memiliki banyak aktivitas. Persoalannya, aktivitas dari KPU sangat sedikit diketahui masyarakat. Demikian dikatakan Ketua KPU Jawa Timur (KPU Jatim), Eko Sasmito, dalam sambutannya di acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan, Media Center, dan Pelayanan Informasi Pilkada Serentak 2018, di Hotel Ijen View Bondowoso, Senin 4 Desember 2017.   Eko menyampaikan, akibat ketidaktahuan dan keterbatasan informasi, masyarakat menganggap KPU merupakan lembaga yang tidak memiliki kegiatan lain, selain menyelenggarakan pemungutan suara. Padahal, kegiatan yang dilakukan oleh KPU sangat banyak, seperti sosialisasi dan pendidikan pemilih. “Letak penting dari kehumasan, minimal informasi yang ada di KPU setempat bisa sampai pada masyarakat,” ujarnya. Eko menambahkan, dalam Bimtek kali ini pihaknya mengambil ahli profesional di bidangnya dari kalangan luar KPU. Soal kenapa narasumber atau pemateri dari luar, lebih dimaksudkan untuk membuka wawasan sekaligus memberikan keterampilan tentang kehumasan, media center dan pelayanan informasi di KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. “Adanya Bimtek ini untuk menunjang keahlian teman-teman dalam melakukan sosialisasi untuk tingkat Parmas,” urainya. Perlu diketahui, dalam Bimtek yang dilaksanakan Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim. Ada sebanyak tiga orang narasumber yang akan memberi materi, yakni Dosen Universitas Jember, Dr. Selfi Budi Helpiastuti, Yuli Ahmada dari jurnalis surya.co.id dan Ali Masduki dari fotografer sindonews.com. Mereka akan mengupas tuntas seluruh materi sesuai dengan keahlian masing-masing. (MC – LNC/BAY)