Berita Terkini

PENDAFTAR JALAN SEHAT GUYUB RUKUN PILGUB JATIM 2018 TERUS MENGALIR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Pendaftar Jalan Sehat Guyub Rukun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018, yang digelar Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) terus mengalir. Terbukti, sampai H-6 pelaksanaan peserta yang terdaftar sudah mencapi 1.200 orang lebih. Dengan sudah terlewati sebanyak 1.000 orang pendaftar pertama, selanjutnya peserta hanya berhak mendapat kupon undian berhadiah utama sepeda motor saja, serta konsumsi yang disediakan oleh pihak panitia dari KPU Jatim. Sedangkan, untuk kaos hanya berhak bagi 1.000 orang peserta pertama. Petugas pendaftaran Jalan Sehat Guyub Rukun Pilgub Jatim 2018, Khairana Ayu Nadhilah, menyatakan peserta yang datang langsung untuk mendaftarkan diri tergolong meningkat. Tidak seperti sebelumnya, kuota pendaftar 1.000 orang pertama yang berhak mendapat kaos, sudah penuh sejak Sabtu lalu (09/12). “Saat ini yang tersedia hanya kupon yang berhak mendapat undian dengan hadiah sepeda motor saja. Untuk kupon yang berhak mendapat kaos sudah habis,” ujarnya. Perempuan yang akrab dipanggil Ayu ini menambahkan, sampai Senin siang pendaftar Jalan Sehat Guyub Rukun Pilgub Jatim 2018 masih terus mengalir. Jumlah sementara sudah mencapai 1.200 orang lebih dan besar kemungkinan terus bertambah, karena masih ada sisa waktu yang cukup lama untuk mendaftarkan diri. “Pendaftaran dibuka dan kami layani sampai pukul 21.00 WIB. Bagi yang belum mendaftar bisa segera datang langsung, ke kantor KPU Jatim Jalan Raya Tenggilis 1 – 3 Surabaya,” terangnya. Sementara itu, salah satu pendaftar asal Kecamatan Rungkut Surabaya Laila Sofia, menyatakan bahwa dirinya sudah kedua kalinya partisipasi dalam acara jalan sehat yang dilaksanakan KPU Jatim. Dia datang mendaftarkan diri bersama suami dan dua anaknya, dengan harapan bisa ikut memeriahkan dan dapat hadiah sepeda motor. “Terpenting selain bisa sehat, juga senang ikut partisipasi dalam acara KPU Jatim. Terlebih kalau dapat hadiah sepeda motor nantinya akan lebih bagus,” ucapnya. Bagi warga dan masyarakan Surabaya dan sekitarnya, mari hadir dan meriahkan Jalan Sehat Guyub Rukun Pilgub Jatim 2018. Lebih detail seperti apa cara pendaftaran, silahkan klik https://www.youtube.com/watch?v=0_yb2fP4fyc&feature=youtu.be (MC – BAY)

INEWS TV APRESIASI RPP PUNAKAWAN, BAGUS UNTUK PEMBELAJARAN LUAR KELAS

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Lima orang kru iNews TV berkunjung ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Punakawan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Jum’at 8 Desember 2017. Mereka mengunjungi RPP usai melaksanakan agenda silaturahim dengan Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim, Dewita Hayu Shinta. Kelima kru iNews TV tersebut yakni Wakil Pimpinan Redaksi (Wapimred) Aryo Ario Ardi, Kepala Biro (Kabiro) iNews TV Jawa Timur Ahmad Willyanto, Chaterin (Reporter), Eti Mahyuni dan Ayu (sales dan iklan). Mereka terlihat antusias, menyimak satu per satu materi tentang Pemilu yang ada dan tertempel di tiap sudut ruang RPP Punakawan KPU Jatim. Tidak hanya melihat dan membaca saja, dua orang dari kru iNews TV terlihat asyik bermain ular tangga Pemilu yang tersedia di ruang bagian tengah dari RPP setempat.   Usai keliling menikmati suguhan materi yang ada di dalam RPP Punakawan KPU Jatim. Sebanyak lima orang kru iNews TV menyempatkan foto bersama dengan latar belakang Punakawan, tokoh pewayangan yang jadi semangat KPU Jatim dalam melaksanakan tahapan Pilkada dan Pemilu serentak. “Materi yang ada, terutama yang berkaitan dengan sejarah Pemilu di Indonesia tersaji lengkap. Ini sangat cocok untuk jadi ruang pembelajaran,” ujar Wapimred iNews TV Aryo Ario Ardi, saat berkunjung di RPP Punakawan KPU Jatim. Aryo mengapresiasi gagasan RPP yang didalamnya berisi lengkap literatur kepemiluan, baik yang berkaitan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Pemilu. Menurutnya, cukup datang ke RPP Punawakan yang digagas oleh KPU Jatim, warga bisa tahu sejarah yang berkaitan dengan Kepemiluan. “Lengkap sekali, bahkan juga ada materi yang disampaikan lewat permainan (game). Saya kira bagus dan patut ditiru,” urainya. Sementara itu, Kabiro iNews TV Jatim Ahmad Willyanto merekomendasi agar sekolah-sekolah bisa datang ke RPP Punakawan untuk melakukan pembelajaran langsung luar kelas. Apalagi, materi yang ada di RPP Punakawan lengkap baik itu literatur buku, visual atau audiovisual dan hal itu bisa lebih mudah dipahami. “Yang kekinian itu ada ruang foto bersama dengan backgroup tokoh pewayangan. Jadi saya kira sangat bagus dan layak dikunjungi,” pungkasnya. (MC – BAY)

BPKP: SUDAH ADA JUKNIS, PENGELOLA KEUANGAN JANGAN TAKUT

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Hari kedua pelaksanaan Bimtek Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, peserta dapatkan materi Teknis Pertanggungjawaban Keuangan dan Persiapan Reviu Laporan Keuangan Triwulan I dan II untuk Anggaran Hibah Pilgub 2018. Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Jawa Timur sampaikan agar pengelola keuangan jangan takut dalam mempertanggungjawabkan dana hibah Pilkada karena sudah ada petunjuk teknis (juknis). Perwakilan BPKP, yang berkesempatan menjadi narasumber dalam Bimtek kali ini yakni Lies Probohapsari dan Wiwi Winarti. Kedua pemateri tersebut saling bergantian dalam menyampaikan materi. Lies Probohapsari menuturkan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 191/PMK.05/2011, hibah Pilkada termasuk hibah langsung. “Hibah langsung yang diberikan Pemerintah Daerah kepada KPU ini dalam bentuk uang,” kata Lies (08/12/2017). Wiwi mempertegas pula, jika dalam menerima hibah tersebut pengelola keuangan harus memegang teguh beberapa prinsip. “Prinsip-prinsip itu adalah transparansi, akuntabilitas, efisien dan efektif, kehati-hatian, tidak disertai ikatan politik, tidak memiliki muatan,” tutur salah satu Perwakilan BPKP ini. Selanjutnya Wiwi menyampaikan agar pengelola keuangan jangan terlalu takut dalam mempertanggungjawabkan dana hibah karena telah ada juknis. “Kita punya juknis Keputusan KPU RI Nomor 88/Kpts/KPU/2016 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pengelolaan, Penyaluran dan Pertanggungjawaban Penggunaan Anggaran Dana Hibah untuk Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota. Juknis ini yang menjadi dasar dan petunjuk bagi Kita. Jadi kalau sudah tahu cara pertanggungjawabannya jangan takut,” jelas Wiwi kepada seluruh peserta Bimtek. Selain menyampaikan materi, Perwakilan BPKP Jawa Timur juga mengabarkan bahwa BPKP Jawa Timur akan mengambil sampling 2 satuan kerja KPU untuk diaudit atau direviu tahun 2017 ini. BPKP Perwakilan Jawa Timur memilih KPU Jatim dan KPU Kabupaten Bangkalan sebagai samplingnya. Audit akan dilaksanakan mulai hari Senin, tanggal 11 sampai 20 Desember 2017. Audit ini bertujuan untuk memotret, selanjutnya kalau ada yang harus dibenahi akan disampaikan agar dapat ditindaklanjuti. (AACS)

GELAR JALAN SEHAT GUYUB RUKUN PILGUB JATIM 2018, KPU JATIM TARGET 4 RIBU ORANG PESERTA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sukses menyelenggarakan Gerak Jalan Sadar Pemilihan Serentak 2018, Oktober 2017 lalu. Kali ini Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kembali melaksanan agenda yang sama dan lebih besar lagi, yakni Jalan Sehat “Guyub Rukun” Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Bedanya, jumlah peserta Jalan Sehat “Guyub Rukun” yang digelar Minggu 17 Desember 2017 mendatang bakal lebih meriah dan membludak pesertanya. KPU Jatim menargetkan sedikitnya 4 ribu orang peserta dalam kegiatan ini. Kupon undian bisa didapat di kantor KPU Jatim Jalan Raya Tenggilis 1 – 3 Surabaya. Tidak hanya target peserta yang bertambah. KPU Jatim juga menambah nilai dan bobot hadiah Jalan Sehat “Guyub Rukun” Pilgub Jatim 2018. Hadiah utama yang disiapkan yakni satu unit sepeda motor dan puluhan hadiah lainnya seperti kulkas, sepeda gunung, telivisi LED, kompor gas serta beberapa hadiah menarik lainnya. Jalan Sehat “Guyub Rukun” Pilgub Jatim 2018, juga dipastikan akan lebih heboh lagi karena akan dimeriahkan dengan sederet artis dangdut kenamaan asal Jawa Timur. Beberapa di antaranya ada Erna D’Academy 2, Neo Sari dan Lovina AG, yang semuanya akan totalitas dalam menghibur peserta jalan sehat. “Target kami pesertanya 4 ribu orang, yang nantinya juga akan seiring dengan hadiah yang cukup besar dibanding sebelumnya. Sederet artis kenamaan asal Jatim juga akan menghibur peserta jalan sehat, yang pasti bakal lebih meriah,” ujar Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro, Jum'at, 8 Desember 2017. Gogot mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur, khususnya yang ada di Surabaya dan sekitarnya untuk hadir dalam acara Jalan Sehat “Guyub Rukun” Pilgub Jatim 2018. Dia menambahkan, untuk 1.000 orang pendaftar pertama berhak memperoleh kaos “Guyub Rukun” yang akan ditukar saat hari H pelaksanaan. “Sedangkan untuk pendaftar selanjutnya, meski tidak dapat kaos tetap berhak memperoleh kupon dengan hadiah utama satu unit sepeda motor,” terangnya. Perlu diketahui, semangat utama dari jalan sehat “Guyub Rukun” selain menjadi ajang sosialisasi Pilgub Jatim 2018, juga dalam rangka menyasar seluruh segmen pemilih di antaranya basis keluarga dan pemilih pemula. Targetnya, tentu juga guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilgub Jatim yang dilaksanakan Rabu 27 Juni 2018 nanti. (MC – BAY)

ASPIDSUS KEJATI JAWA TIMUR, INGATKAN KPU AGAR KELOLA DANA HIBAH SECARA HATI-HATI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sampaikan materi pada acara Bimtek Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Aspidsus Kejati) Jawa Timur, Didik Farkhan Alisyahdi sampaikan pesan khusus. Aspidsus Kejati Jawa Timur ini ingatkan KPU Provinsi serta 38 KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur agar mengelola dana hibah Pilkada Tahun 2018 secara hati-hati. Sebagaimana dipaparkan Didik, hibah merupakan pemberian uang atau barang atau jasa dari Pemerintah Daerah kepada Pemerintah atau Pemerintah Daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat serta tidak secara terus menerus yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan Pemerintah Daerah. “Hibah ini modusnya gampang dan bermacam-macam. Bisa markup harga barang, menyerahkan dana hibah kepada pihak lain yang tidak berhak, tidak mengembalikan sisa kelebihan dana hibah, tidak membayar pajak, membuat LPJ (laporan pertanggungjawaban-red) tidak sesuai aturan, dan lain sebagainya,” terang alumni Hukum Universitas Brawijaya ini (07/12). Didik menegaskan pula, “KPU untuk Pilgub hibahnya dari daerah yaa, baik dari Pemerintah Kabupaten/ Kota ataupun dari Pemerintah Provinsi. Saya dengar hibah untuk Pilgub Tahun 2018 sebesar 871 M, lalu Kabupaten/ Kota hampir 700 M, berarti hampir 1,6 T yang Bapak/ Ibu kelola. Ini adalah jumlah yang cukup besar untuk dikelola. Jadi Bapak/ Ibu harus hati-hati”. Selanjutnya ketika diwawancarai secara khusus setelah acara, Aspidsus Jawa Timur ini, menyampaikan harapannya. “Harapan Kami pengelolaan dana hibah untuk Pilgub Tahun 2018 tidak akan ada penyelewengan atau sesuai peruntukannya. Dan harapan Kami untuk semua tahapan bias berjalan lancar. Kalau pun perlu pendampingan Kejaksaan, Kami siap. Mungkin pendampingan untuk suatu pengadaan dan lain-lain sampai pelaksanaan penggunaan dana hibah,” pungkasnya. (AACS)

SEKRETARIS KPU JATIM: JANGAN BOSAN MEMBACA PERATURAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Usai pembukaan acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima memberikan arahan. Para peserta diminta jangan bosan dan jenuh membaca peraturan. Menurut Sekretaris KPU Jatim ini, KPU telah menerima, mengelola, dan membelanjakan anggaran. Yang selanjutnya harus dipertanggungjawabkan. “Pertanggungjawaban ini sifatnya wajib ain. Karena uang yang Kita kelola adalah uang negara, uang rakyat. Maka dari itu Saya mohon kepada Bapak/ Ibu untuk tidak bosan dan jenuh membaca peraturan,” kata Wima (07/12/2017). Dengan merasa jenuh dan bosan membaca peraturan secara psikologi akan membuat pengelola keuangan merasa sudah tahu, sudah paham, dan sudah mengerti. “Lalu apa akibatnya? Kita akan menggampangkan dan meremehkan. Dengan begini akan berdampak pada pertanggungjawaban keuangan yang tidak lengkap, tidak sesuai, dan tidak selesai. Sehingga nantinya ketika diperiksa ada temuan,” tegas Sekretaris KPU Jatim. Tidak hanya membaca peraturan saja menurut Sekretaris KPU Jatim ini, namun lebih dari itu, saling bertukarpikiran terkait pengelolaan keuangan dan pelaksanaan Pilkada Serentak usai membaca peraturan juga penting.   Setelah pembukaan acara dan pengarahan dari Sekretaris KPU Jatim, acara dilanjutkan dengan coffee break, serta Materi 1 terkait Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dalam Pengelolaan Anggaran Hibah Pilgub Jatim Tahun 2018. Materi 1 ini disampaikan oleh Asisten Pidana Khusus, Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur. Berikutnya pada malam hari akan ada Materi II tentang Pengawasan dan Pengendalian Pengelolaan Keuangan Anggaran Hibah Pilgub Tahun 2018, yang akan dipaparkan langsung oleh Inspektur KPU RI, Adiwijaya Bakti. (AACS)