Berita Terkini

WUJUDKAN PILWALI BERKUALITAS, KPU KOTA BLITAR GELAR SEKOLAH DEMOKRASI

  Kota Blitar, jatim.kpu.go.id- KPU Kota Blitar bekerjasama dengan Universitas Islam Balitar (Unisba), menggelar Sekolah Demokrasi yang diikuti oleh 50 Peserta yang berasal dari Kota Blitar dengan usia 17 hingga 30 Tahun. Sekolah Demokrasi ini bertujuan untuk mendorong Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota yang berkualitas serta memberikan pengetahuan tata kelola pemilu kepada Pemilih Muda dan Pemilih Pemuda Kota Blitar. Sekolah Demokrasi KPU Kota Blitar dilaksanakan setiap hari selasa, dan akan dilaksanakan selama 4 Bulan, mulai Agustus hingga November 2020. Tutor dalam sekolah Demokrasi KPU Kota Blitar adalah 5 Komisioner KPU Kota Blitar, Dosen Unisba hingga Dekan Fisip Unisba. Nantinya para peserta seolah demokrasi akan mendapatkan beberapa materi terkait dengan Sistem Pemilu di Indonesia, Azas dan Prinsip Pemilu, Hukum Pemilu, Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Pentingnya Partisipasi Masyarakat, hingga Proses Pemutakhiran data. Pada pertemuan kedua sekolah Demokrasi yang digelar KPU Kota Blitar, 18 Agustus 2020, Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya menyatakan bahwa nantinya lulusan sekolah demokrasi KPU Kota Blitar ini akan mencetak generasi yang memahami akan pentingnya tata kelola pemilu khususnya dalam Pilwali Kota Blitar 2020. “Mereka akan menjadi agen KPU Kota Blitar yang diharapkan mampu mengurai persoalan yang terjadi di masyarakat dalam proses pemilu dan pemilihan seperti Bahayanya Politik Uang, Golput, Hoaks, hingga Isu Sara,” jelasnya. Selain itu, menurut Rangga, para peserta sekolah Demokrasi KPU Kota Blitar ini diharapkan mampu menjaga kualitas Pilwali yang akan digelar pada hari Rabu, 9 Desember 2020 mendatang. Senada dengan pernyataan Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Blitar, Dekan Fisipol Unisba Blitar, Heri Basuki mengapresiasi langkah KPU Kota Blitar dalam menggelar Sekolah Demokrasi kali ini. “Penting kiranya Kami dari dunia Akademisi berpartisipasi dalam perhelatan Pilwali Kota Blitar yang berkualitas dengan mengimplementasikan salah satu azas Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat dalam program sekolah Demokrasi ini. Sehingga kedepan lulusan sekolah ini dapat menjadi bagian dari proses regenerasi bagi penyelenggaraan pemilu yang berkualitas di masa mendatang,” ujar Dekan Fisipol Unisba ini. Para peserta sekolah Demokrasi KPU Kota Blitar nantinya dinyatakan lulus bila sudah memenuhi 70% kehadiran. Selain itu, kriteria kelulusan peserta Sekolah Demokrasi ini wajib menyelesaikan tugas akhir berupa Karya Tulis Ilmiah tentang tata kelola pemilu yang nantinya juga akan dibukukan oleh Unisba Press. (humasKPUKotaBlitar/ ed. Red)

MAKSIMALISASI PERAN KEHUMASAN DI ERA PANDEMIK, KPU JATIM GELAR FGD

  Ngawi, jatim.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Focus Grup Discussion/ Diskusi Kelompok Terarah dua hari ini, Senin-Selasa (24-25/8). FGD dengan tema Maksimalisasi Peran Kehumasan dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dan Citra Lembaga pada Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 di Era Pandemik ini, dilaksanakan di Ruang Media Center KPU Kabupaten Ngawi, Jl. Untung Suropati 48 Ngawi. Acara dibuka oleh Komisioner KPU Jatim, Miftahur Rozaq, mewakili Ketua Choirul Anam yang tidak bisa hadir di Ngawi karena bersamaan dengan agenda lain. Dalam sambutannya Miftahur Rozaq mengajak jajaran untuk optimis dalam melaksanakan tugas dimasa Pandemi. “Saya yakin, Kita pasti bisa melewati tantangan menjalankan pemilihan serentak di masa pandemik ini. Menjadi tugas Kita bersama untuk bisa mencapai angka partisipasi masyarakat sebesar 77,5 %. Namun demikian, selain jumlah angka tersebut, Kita juga harus berupaya agar secara kualitas penyelenggaraan, juga terlaksana dengan baik dan sukses,” terang Rozaq (24/8/2020). Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim ini juga menegaskan beberapa hal penting yang perlu dipahami antara lain, bagaimana membangun  citra lembaga, mencapai target partisipasi, serta memperhatikan protokol kesehatan dalam setiap tahapan. “Untuk itu, dibutuhkan kerja keras penyelenggara di masing-masing kabupaten/kota,” katanya. Menambahkan yang disampaikan Rozaq, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro dalam pengarahannya menyampaikan bahwa sosialisasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 yang diselenggarakan pada era pandemi covid-19 ini memerlukan strategi khusus. “Meningkatkan partisipasi masyarakat dimasa pandemi Covid-19, selain dengan memanfaatkan SDM yang ada, memang diperlukan strategi khusus,” ujar Gogot. Gogot pun menjelaskan, selain dengan pertemuan tatap muka yang memang memiliki pengaruh besar terhadap partisipasi masyarakat, KPU perlu memaksimalkan penggunaan media dalam jaringan/ online untuk sosialisasi. “Memanfaatkan media daring untuk sosialisasi sebanyak-banyaknya, dan juga tetap melaksanakan sosialisasi tatap muka walau intensitas berkurang. Sebab tatap muka tetap menjadi salah satu kunci meningkatkan partisipasi masyarakat tentu dengan standar protokol kesehatan,” tegasnya. Peserta kegiatan terdiri dari Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM yang berasal dari 10 Kabupaten/Kota di Jawa Timur yakni Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Kediri, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, dan Kota Surabaya. (humaskpuNgawi/ AACS)

KPU KABUPATEN NGAWI GELAR BIMTEK JURNALISTIK KEHUMASAN

  Ngawi, jatim.kpu.go.id- Kemampuan menulis menjadi hal penting bagi penyelenggara, terlebih yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat. Tulisan khususnya berita, akan mendukung penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya dari penyelenggara kepada masyarakat dan berbagai pihak terkait lainnya. Karena itu, KPU Kabupaten Ngawi memperdalam ilmu jurnalistik 19 orang anggota PPK yang membidangi Parmas. Acara dilaksanakan di ruang pertemuan Graha Rasa Ngawi, Jumat (21/08/2020). Ketua KPU Ngawi, Prima Aequina dalam sambutannya berpesan pada PPK agar terus meningkatkan wawasan dan keahliannya dalam mensosialisasikan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Ngawi Tahun 2020. “Keahlian ini termasuk dalam hal menulis di media online, baik media sosial maupun untuk berita website. Dengan tulisan berkualitas akan mampu menjawab keingintahuan masyarakat, sekaligus wahana sosialisasi apa yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan oleh Penyelenggara,” jelas Ketua KPU Kabupaten Ngawi. Dalam kegiatan tersebut Komisioner KPU Ngawi, Sudarsono menyampaikan materi pertama, yaitu bagaimana sosialisasi di masa pandemi. Sedangkan materi kedua adalah Jurnalistik Kehumasan, yang disampaikan oleh Bimo Wartono, staf sekretariat dari subbagian Teknis dan Hupmas. Pemateri juga mengajak membahas bersama, beberapa contoh berita yang ditulis oleh PPK sebagai evaluasi bersama, untuk meningkatkan kualitas tulisan dimasa mendatang. (humas/kpungawi/ed. Red)

SOSIALISASI PKPU 6 TAHUN 2020 DI KEDIRI, DEPUTI BIDANG TEKNIS KPU RI : KPU HARUS JADI UJUNG TOMBAK PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19

  Kediri, jatim.kpu.go.id- Jum'at (21/8), Deputi Bidang Teknis KPU RI, Muhammad Eberta Kawima kunjungi KPU Kabupaten Kediri. Kunjungan ini dalam rangka monitoring dan evaluasi serta sosialisasi Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020. Deputi Bidang Teknis KPU RI ini mengungkapkan bahwa secara garis besar, Peraturan KPU 6 Tahun 2020 tersebut tentang pedoman pelaksanaan Pemilihan Serentak Lanjutan pada Kondisi bencana non alam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). “Dimana dalam pemilihan kali ini seluruh tahapan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkap Wima. Wima, menegaskan juga bahwa seluruh yang terlibat dalam Pemilihan 2020 ini harus mematuhi protokol kesehatan. Selain penyelenggara, para bakal calon dan pendukungnya harus menggunakan protokol kesehatan. “Dalam pendaftaran pencalonan nanti para bakal calon harus menjalani tes SWAB dan PCR terlebih dahulu, dalam hal ini KPU akan bekerja sama dengan rumah sakit yang memenuhi ketentuan,” terangnya. Ia juga mencuplik hasil pertemuan KPU RI dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa melalui Pemilihan Serentak ini KPU harus menjadi ujung tombak pencegahan penyebaran virus Covid-19. “Melalui pemilihan yang diadakan di tengah kondisi bencana non alam ini, diharapkan KPU tiidak hanya menjadi penyelenggara tetapi juga mampu menjadi garda depan sosialisasi pencegahan penyebaran covid,” tuturnya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pasal-pasal dalam PKPU 6 Tahun 2020 telah mengatur mengenai ketentuan pelaksanaan tahapan pada saat pertemuan tatap muka/ mengumpulkan banyak orang, pengumpulan berkas/ dokukmen pencalonan serta kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan. “Kuncinya terapkan betul protokol kesehatan, tegaskan kepada seluruh yang terlibat agar menggunakan masker. Masker ini APD utama protokol kesehatan harus diterapkan dalam apapun tahapan itu,” tegas Wima. Dalam kunjungan ini, Wima berpesan juga pada jajarannya untuk terus menjaga keharmonisan di internal Lembaga. Koordinasi dan komunikasi antara sekretariat dan komisioner harus berjalan. Hal ini sangat penting untuk menjaga hubungan yang harmonis. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Deputi Bidang Teknis KPU RI, Muhammad Eberta Kawima dan Komisioner KPU Jawa Timur, Rochani. Menurutnya kedatangan Pimpinan KPU RI dan KPU Jatim ini suatu kehormatan bagi KPU Kabupaten Kediri. Usai sosialisasi, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke RPP Digital Joyoboyo KPU Kabupaten Kediri. RPP Digital ini dilengkapi dengan ruang audio visual, perangkat voting elektronik (e-voting), dekstop tentang sejarah pemilu, hasil pemilu maupun video-video ajakan memilih dan mencegah penyebaran virus Covid-19 serta studio Podcast. (lyn/ ed. Red)

TERKUMPUL DONASI 341 JUTA, KPU JATIM APRESIASI JAJARAN PENYELENGGARA DI WILAYAHNYA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Penggalangan donasi untuk almarhum Henry Jovinski, ST., staf KPU Kabupaten Yahukimo Papua, yang dilakukan keluarga besar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur dinyatakan ditutup, Rabu (19/8) kemarin. Selanjutnya donasi siap disampaikan kepada pihak keluarga almarhum. Hasil rekap terakhir menunjukkan jumlah donasi yang terkumpul sebesar Rp. 341.457.945,00. Atas kepedulian yang begitu besar dari keluarga besar penyelenggara pemilihan di Jawa Timur ini, KPU Jatim menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya. Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menuturkan kepedulian dan animo keluarga besar penyelenggara pemilihan di Jawa Timur ini jauh dari perkiraan. "Sampai dengan batas waktu terakhir kemarin (Rabu, 19/8), jam 4 sore, penggalangan donasi yang bersifat sukarela ini telah terkumpul sebesar Rp. 341.457.945,00. Terimakasih Kami sampaikan kepada seluruh keluarga besar KPU Provinsi, 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, serta badan adhoc dari 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Serentak 2020,” kata Gogot (20/8/2020). Menurut Gogot, tingginya hasil donasi yang dikumpulkan keluarga besar KPU Jatim tersebut, berbanding lurus dengan tingginya solidaritas dan kepedulian kepada sesama penyelenggara pemilu. Sekaligus menjadi bukti, bahwa KPU bisa secara massif dan efektif menggerakkan tenaga adhocnya, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa dan kelurahan. Secara tidak langsung, ini juga memberikan pesan bahwa KPU di Jatim sangat siap melaksanakan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. Lebih lanjut, Gogot berharap, kejadian serupa tidak lagi terulang dimasa mendatang. Perlu ada perlindungan bagi penyelenggara pemilu dan menghimbau semua pihak menjauhi kekerasan. Mantan wartawan ini, berdo’a semoga niat yang baik ini menjadi catatan amal di akhirat kelak serta memberikan keberkahan untuk seluruh keluarga besar KPU. “Seluruh donasi yang terkumpul ini selanjutnya akan Kami sampaikan kepada pihak keluarga almarhum besok hari Senin, 24 Agustus 2020. Beberapa perwakilan dari KPU Kabupaten/ Kota juga akan ikut serta ke rumah duka,” terangnya. Hasil donasi dari KPU Jatim ini langsung mendapatkan respon positif dari KPU Republik Indonesia. Setelah dilaporkan di group whatssapp KPU seluruh Indonesia, Komisioner KPU RI, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan bahwa Jawa Timur mantap sekali. "Menunjukkan nilai-nilai solidaritas yang konkret," tukas Pramono. (AACS)

MANFAATKAN FASILITAS WIFI GRATIS, SISWA SEKOLAH PADATI RPP GUSDUR KPU JOMBANG

  Jombang, jatim.kpu.go.id- Siswa-siswi sekolah berduyun-duyun datangi RPP (Rumah Pintar Pemilu) KPU Kabupaten Jombang, Selasa (18/8). Ada yang berboncengan dengan sepeda onthel, ada juga yang jalan kaki. Kedatangan para siswa ini dalam rangka memanfaatkan layanan fasilitas wifi gratis yang disediakan KPU Kabupaten Jombang untuk pembelajaran daring. Ketua KPU Kabupaten Jombang, Athoilah mengungkapkan kondisi itu sudah berjalan selama sepekan terakhir, awalnya hanya segelintir siswa saja, lalu menyebar hingga banyak yang datang untuk memanfaatkan fasilitas wifi gratis. “Kami mengumumkan layanan fasilitas wifi gratis ini  melalui media sosial dan WhatsApp (WA) grup. Selain itu, Kita juga sudah berkoordinasi  dengan kepala desa sini. Kebetulan di sini dekat SD dan ada warga sekitar yang memerlukan akses internet, dan tanggapannya baik, akhirnya hari ini banyak para siswa  memanfaatkan wifi gratis yang di sediakan KPU Jombang tercatat ada sekitar 35 siswa siswi SDN Sumbermulyo 2 Kecamatan Jogoroto yang  datang dengan  naik sepeda onthel dari rumah kesini,” ujar pria yang akrab disapa Mas Atok ini. Atok melanjutkan, “KPU Jombang  sengaja memberikan layanan fasilitas wifi gratis untuk membantu warga sekitar yang memerlukan akses internet untuk belajar. Sebab, hampir semua sekolah memberlakukan metode daring”. Sementara Itu, Amelia, seorang siswi kelas V SDN 2 Sumbermulyo mengaku senang dengan adanya fasilitas wifi gratis yang disediakan oleh KPU Kabupaten Jombang. “Karena dengan layanan wifi gratis dari KPU Kabupaten Jombang, sangat membantu  dalam belajar secara  online, terlebih Saya dan Kawan-kawan bisa lebih mudah mengerjakan tugas dari sekolah karena internetnya lancar Kami juga berharap pandemik COVID-19 ini segera berakhir,” harap Amelia. Berikutnya, Basuki, guru yang mendampingi siswa menyampaikan terima kasih dan apresiasi pada KPU Kabupaten Jombang atas fasilitas wifi gratis ini, sebab sangat membantu proses belajar dan mengajar secara daring. “Pesan Kami, sebagai seorang guru, para siswa agar tidak menyalahgunakan wifi untuk bermain game online dan  tetap menjaga protokol kesehatan,” ujar Basuki. (ag/ ed. Red)