Berita Terkini

RAPAT PLENO KPU PROVINSI JATIM, PUTUSKAN CHOIRUL ANAM JADI KETUA

  Jakarta, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melaksanakan rapat pleno tadi malam (Kamis, 21/2), pukul 20.00 – 23.30 WIB, di Hotel Le Meridien Jakarta. Dalam rapat pleno ini diputuskan Choirul Anam sebagai Ketua KPU Jatim. Rapat Pleno dihadiri tujuh orang Komisioner KPU Jatim Periode 2019-2024, Choirul Anam, Gogot Cahyo Baskoro, Muhammad Arbayanto, Rochani, Insan Qoriawan, Miftahur Rozaq, Nurul  Amalia, serta Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima. Sekretaris KPU Jatim, yang akrab dipanggil Wima mengungkapkan bahwa pada rapat pleno tadi malam membahas beberapa hal. “Diantaranya terkait dengan pemilihan Ketua, pembagian Divisi dan pembagian koordinator wilayah. Dalam pemilihan Ketua, menurut Wima, diputuskan Choirul Anam sebagai Ketua KPU Jatim,” ungkapnya (22/2/2019). Lalu  Divisi Keuangan, Umum dan Rumah Tangga dijabat oleh Ketua, yakni Choirul Anam. “Divisi Sosdiklih dan Parmas, diketuai Gogot Cahyo Baskoro dengan Wakilnya Rochani. Divisi Hukum dan Pengawasan, Ketuanya Muhammad Arbayanto dan Wakilnya Insan Qoriawan. Berikutnya, Divisi SDM dan Litbang, Ketuanya Rochani dan Wakilnya  Gogot Cahyo Baskoro. Divisi Teknis, Ketuanya Insan Qoriawan dan Wakilnya Muhammad Arbayanto,” papar Wima. Wima mengimbuhkan, “Sedangkan Divisi Perencanaan dan Logistik, Ketua Miftahur Rozaq dan Wakilnya Nurul Amalia. Serta Divisi Data dan Informasi, Ketuanya Nurul Amalia, dan Wakilnya Miftahur Rozaq”. Selanjutnya untuk koordinator wilayah, Choirul Anam menjadi koordinator wilayah Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten dan Kota Madiun, Kabupaten Magetan. Gogot Cahyo Baskoro koordinator wilayah Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Lumajang. Muhammad Arbayanto menjadi koordinator wilayah Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo. Rochani sebagai koordinator wilayah Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Kediri, Kota Batu. Insan Qoriawan menjadi koordinator wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten dan Kota Mojokerto. Sementara itu, Miftahur Rozaq sebagai koordinator wilayah Kabupaten Sumenep, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sidoarjo, dan Kota Surabaya. Nurul Amalia sebagai koordinator wilayah Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten tuban, Kabupaten Bojonegoro, dan Ngawi. (AACS)

PESERTA SELEKSI CALON ANGGOTA KPU KABUPATEN TULUNGAGUNG JALANI TES KESEHATAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Peserta seleksi calon anggota KPU Kabupaten Tulungagung menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga, Kampus C Mulyorejo, Surabaya, hari ini (Kamis, 21/2). Tes Kesehatan dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Ketua Tim Seleksi, Suko Widodo mengungkapkan beberapa alur pemeriksaan tes kesehatan. “Tes kesehatan hari ini ada beberapa alur. Pertama pemeriksaan lab, Napza pukul 08.00-08.30 WIB. Lalu kedua, tes MMPI dari pukul 08.30 sampai 10.30 WIB, ketiga pengambilan darah pukul 10.30-11.00 WIB,” jelas Suko (21/2/2019). Berikutnya, menurut Suko peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, terdiri dari Agus Safei, Ahmad Solikin, Dini Rochmawati, Endah Kartikasari, H. Hery Widodo, H. Mustofa, Susanah, Malik Setyawan, Mohamad Anshori, Much. Arif. Kelompok kedua terdiri dari Muchamat Amarodin, Muh. Khoirul Anam, Rio Sanjaya Wiraswasti, Robbah Fatawi, Safari Hasan, Saivol Virdaus, Tri Wahyudi Wibowo, Victor Febri Handoko, Wiwieko Dharmaidiningrum, dan Zaeni Hamdi. Selanjutnya pada pukul 11.00-13.00 WIB, kelompok pertama mengikuti tes pemeriksaan fisik, EKG, spirometri, dan foto throax terlebih dahulu. “Sementara itu, kelompok kedua menjalani pemeriksaan mata dan refraksi, THT dan audiometri, gigi, pap smear, serta wawancara psikiatri.pada jam tersebut. Kemudian pada pukul 13.30-15.30, kedua kelompok bertukar tempat, menjalani tes yang belum dijalani,” terangnya. Terakhir, peserta pada pukul 15.30 WIB - selesai menjalani wawancara psikiatri. Tes serupa dengan hari ini, akan dilakukan peserta seleksi calon anggota KPU Kabupaten Probolinggo besok, hari Jum’at (22/2). (AACS)

KOMITMEN TINGKATKAN PARTISIPASI PEMILIH PEMILU 2019, KPU SOSIALISASI DI TINGKAT BAWAH

  Banyuwangi, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menggelar sosialisasi di tingkat bawah, yakni di wilayah Kabupaten Banyuwangi. Sosialisasi dilaksanakan hari ini (Selasa, 19/2), jam 9 pagi sampai 1 siang, di hotel El Royal jalan Raya Jember KM 7 Banyuwangi. Sosialisasi dan Pendidikan pemilih ini sebagai bentuk komitmen KPU dalam meningkatkan partisipasi pemilih dalam pemilu tahun 2019. Sosialisasi bekerjasama dengan Komisi II DPR RI, dengan mengundang KPU Jatim, Bawaslu Provinsi Jatim, KPU Kabupaten Banyuwangi, Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, dan PPK Banyuwangi. Sedangkan peserta dari unsur LSM/ Ormas yang di dalamnya terdiri dari pemilih milenial. Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi, Samsul Arifin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemungutan suara pemilu tahun 2019 ini kurang lebih dua bulan lagi akan dilaksanakan. “KPU telah melakukan banyak persiapan untuk pelaksanaan pemilu 2019. Salah satunya adalah sosialisasi ini. Dalam hal sosialisasi ini, pemilih milenial memiliki fungsi strategis,” kata Samsul (19/2/2019). Fungsi strategis ini dimiliki pemilih milenial menurut Samsul karena jumlah pemilih milenial ini cukup besar, dan paling banyak yang memanfaatkan media sosial. “Dengan media social yang dimiliki, pemilih milenial bisa ikut serta masif melakukan sosialisasi di lingkungan masyarakatnya,” ujarnya. Mempertegas yang disampaikan Ketua KPU Kabupaten Banyuwangi, salah satu narasumber, yakni Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Nihayatul Wafiroh mengungkapkan tujuan diundangnya pemilih milenial dalam sosialisasi kali ini karena selain memiliki hak pilih, juga mempunyai tanggung jawab untuk melakukan sosialisasi pemilu 2019. Dalam sosialisasi ini, narasumber selain dari Komisi II DPR RI, ada juga dari Komisioner KPU Kabupaten Banyuwangi yang membidangi sosialisasi, Jamaludin. (AACS)

USAI UMUMKAN ASSESSMENT, HARI INI KPU JATIM LANTIK PEJABAT ESELON III & ESELON IV

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Setelah mengumumkan hasil assessment seleksi terbatas jabatan administrator (eselon III) dan jabatan pengawas (eselon IV) pada Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, hari ini (Senin, 18/2), Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima pejabat eselon III dan eselon IV. Pelantikan diadakan di aula lantai II kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya, dari jam 2 siang sampai jam 3 sore. Hadir dalam pelantikan ini, Anggota KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, Choirul Anam, dan Rochani. Serta undangan dari KPU Kabupaten/ Kota terkait. Sementara itu, terlantik ada 4 orang eselon III, yang terdiri dari Nanik Karsini, Bekti Rochani, Bambang Sutejo, dan Arief Subagyo. Dan 11 orang eselon IV yaitu, Eddy Prayitno, Sundarso, Dina Triasmadji, Andik Indarto, Abiydah Ilmiyanti, Yuyun Dwi Puspitasari, Toidin, Anna Pratama, Qori Mughni, Adityarini Nugrahayu, serta Nurfanti Sulistyo Windriyanti. Wima dalam amanatnya menuturkan bahwa ini pelantikan pertama pejabat hasil assessment. “Sebelumnya assessment ini belum ada. Adanya assessment sejak diberlakukan surat Keputusan Nomor 245 Tahun 2018,” tutur Wima (18/2/2019). Wima melanjutkan, “Diberlakukan surat Keputusan Nomor 245 Tahun 2018, maka memang berindikasi pada waktu untuk pelaksanaan penentuan jabatan, agak lebih lama bila dibandingkan sebelum ada Surat Keptusan tersebut. Positfnya dengan adanya Surat Keputusan 245 ini sudah mulai ada kompetensi, merit sistem, dan betul-betul dicari PNS yang berkualitas dan tepat untuk jabatan tersebut,” jelas Sekretaris KPU Jatim. Mengakhiri amanat, Sekretaris KPU Jatim ini mengucapkan selamat  kepada terlantik. “Sekali lagi Saya ucapkan selamat. Tugas berat sudah di depan mata. Ini sudah h-59. Sangat dekat tahapan pemilu kita, logistik juga belum siap, teman-teman sekretaris ini tolong dipersiapkan betul jangan sampai belum siap, dikordinasikan mulai sekarang,” tutup Wima. (AACS)

STANDAR KESUKSESAN RAPAT PUNGUT HITUNG 17 APRIL 2019, KPU JATIM GUNAKAN PANCA SUKSES TUNGSURA & REKAP

  Gresik, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka mengukur kesuksesan rapat pemungutan dan penghitungan suara (pungut hitung) tanggal 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggunakan Panca Sukses Tungsura dan Rekap sebagai standar. Demikian disampaikan Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto pada peserta bimtek Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi SITUNG pada Pemilu 2019 di hotel HOM Premier Gresik (14-15/2). Sebelumnya, Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim ini menyebut gawe besar KPU di tanggal 17 April 2019 bukan tahapan pemungutan dan penghitungan suara, tapi rapat pemungutan dan penghitungan suara. “Hal ini demikian karena siapa peserta rapat, kapan dimulai, siapa yang memimpin, termasuk persoalannya harus diatur. Karena ini rapat. Jadi bukan sekedar orang kumpul-kumpul, tidak ada peserta rapat yang liar yang tidak diatur hak dan kewajibannya. Serta prosedur dan tahapannya sudah diatur secara pasti, yang disepakati dengan Berita Acara,” paparnya (14/2/2019). Pada rapat pemungutan dan penghitungan suara tanggal 17 April 2019 tersebut, menurut Arba kesuksesannya dapat dinilai dengan menggunakan standar Panca Sukses Tungsura dan Rekap. “Panca Sukses Tungsura dan rekap ini anatara lain yaitu, sukses pemungutan dan penghitungan suara pada hari h, sukses admnistrasi sertifikat C1, sukses rekapitulasi di PPK; KPU Kabupaten/ Kota; dan KPU Provinsi, sukses SITUNG, dan sukses di rekap nasional,” terang Arba. Untuk itu, Arba mengajak kepada seluruh peserta bimtek agar Panca Sukses tersebut benar-benar dipahami. “Kita pun harus bekerja lebih agar dapat mewujudkan kesuksesan pemilu 2019,” tandasnya. (AACS)

ADAKAN BIMTEK, KPU JATIM BAHAS PERSIAPAN PUNGUT, HITUNG, & REKAPITULASI PEMILU 2019

  Gresik, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan bimbingan teknis (bimtek) selama dua (2) hari, Kamis sampai dengan Jum’at, tanggal 14-15 Februari 2019 di hotel HOM Premiere Gresik. Bimtek digelar sebagai bentuk persiapan pelaksanaan Pemungutan, Penghitungan Suara dan Rekapitulasi pada Pemilu Tahun 2019. Bimtek mengundang seluruh Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Koordinator Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) di 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto saat mengawali bimtek Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Rekapitulasi Suara dan Pelatihan Penggunaan Aplikasi SITUNG pada Pemilu 2019 ini menyampaikan bahwa bimtek akan difokuskan pada 2 hal, Pemungutan Penghitungan Suara dan Rekapitulasi. “Meskipun dari keduanya ini nanti ada 3 produk Peraturan KPU,” tutur Arba (14/2/2019). Tiga Peraturan KPU tersebut, mengenai pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi, menurut Arba saat ini sudah keluar nomornya. Hanya saja masih ada perbaikan redaksional. Lalu, dalam proses pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi ini juga memiliki landasan lain selain 3 Peraturan KPU tersebut. “Yakni, Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu,dan  Peraturan KPU Nomor 32 Tahun 2018 tentang tahapan pemilu,” katanya. Mengimbuhkan yang telah disampaikan, Arba menjelaskan bahwa pada tanggal 17 April 2019 nanti merupakan sebuah rapat. Rapat yang prosedur dan tahapannya sudah diatur secara pasti, yang disepakati dengan Berita Acara. “Penghitungannya pun di peraturan disebutkan dimulai dari Presiden dulu. Karena ada filosofinya, yakni kekosongan pemerintahan yang dapat menimbulkan situasi darurat adalah kekosongan Presiden, sehingga Presiden diutamakan. Lalu dilanjutkan dengan DPR RI. Ini yang harus disampaikan dan menjadi penekanan pada penyelenggara Kita di tingkat TPS,” tegasnya. Usai pembukaan dan pengarahan umum, bimtek dilanjutkan dengan pembagian kelas pada malam hari. Kelas untuk Anggota KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan dan kelas untuk operator SITUNG. Hadir juga dalam kesempatan ini, Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur untuk melaksanakan bimtek persiapan pembentukan KPPS, di ruang kelas ketiga. (AACS)