Berita Terkini

KETUA KPU RI: KEHUMASAN KPU DI TUNTUT TERBUKA, CEPAT, SERTA AKURAT DI ERA SEKARANG

  Jakarta, jatim.kpu.go.id- KPU tidak hanya dituntut untuk terbuka, tapi dituntut untuk terbuka, cepat, dan akurat dalam menyediakan informasi kepada masyarakat. Demikian disampaikan Ketua KPU Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman di hadapan semua peserta dan awak media, saat membuka acara Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Kehumasan dan Pengelolaan Informasi Publik di lingkungan KPU. Arief menyampaikan bahwa tantangan kehumasan semakin luar biasa. “Di era sekarang kecepatan informasi dari yang Kita ucapkan terkadang kurang cepat dari yang diperoleh masyarakat dari media. Jika pada periode Saya sebelumnya, 5 tahun yang lalu, mungkin kecepatannya biasa saja, sehingga membangun informasi dengan biasa masih diterima oleh publik, dan masih mampu mendorong tingkat kepercayaan publik,” tutur Ketua KPU RI (30/11). Hal ini berbeda dengan era kehumasan yang sekarang, menurut Ketua KPU RI, KPU tidak hanya dituntut untuk terbuka, tapi dituntut untuk terbuka, cepat dan akurat dalam menyediakan informasi. Karena kalau tidak cepat, informasi yang KPU buat sebetulnya sudah basi,  dan biasanya mempengaruhi tingkat kepercayaan publik. “Lalu salah satu catatan yang penting bagi KPU di daerah, yakni cara merespon informasi masyarakat. Sebagian besar KPU di daerah itu agak lambat. Salah satu yang terungkap kalau ada sidang DKPP.  Nah, apalagi yang tidak membuat respon,” ungkap Arief. Arief melanjutkan, jika humas KPU mempunyai posisi sangat strategis. Humas ini yang memberikan citra baik atau buruk bagi lembaga. Humas memiliki fungsi untuk memberikan gambaran, profil KPU di tempat masing-masing. Sehingga pentingnya acara ini, karena pemilu urusannya sangat erat dengan kepercayaan publik. “Jika publik tidak percaya, kemungkinan prosesnya tidak dipercaya oleh masyarakat. Kalau prosesnya tidak dipercaya masyarakat, maka hasilnya tidak akan dipercaya. Kalau hasilnya tidak dipercaya, maka konflik akan muncul. Konflik itu sederhana munculnya, karena tidak ada kepercayaan. Maka untuk membangun kepercayaan, salah satunya adalah dengan keterbukaan penyediaan informasi, penyediaan data. Sediakan data dengan cepat, dengan  akurat, maka masyarakat akan percaya,” pungkas mantan Komisioner KPU Jatim ini. Rakor ini dijadwalkan dilaksanakan selama 3 hari, tanggal 30 November sampai dengan 2 Desember 2018 di hotel Borobudur, jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta. Hadir mewakili KPU Jatim, yakni Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih; dan Partisipasi Masyarakat, Gogot Cahyo Baskoro, Plt. Kasubag Teknis dan Hupmas, Eddy Prayitno, serta Operator, Alrisa. (AACS)

TES KESEHATAN CALON ANGGOTA KPU JATIM USAI; DIIKUTI SEBANYAK 39 ORANG PESERTA

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Tes kesehatan calon anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) periode 2019 – 2024, memasuk hari terkahir, Jum’at (30/11). Sebanyak 13 orang peserta mengikuti tes kesehatan, sama seperti dua gelombang sebelumnya, di Rumah Sakit Universitas Airlangga Kampus Mulyorejo Surabaya. Ke-13 orang peserta yang mengikuti tes kesehatan di gedung B tersebut adalah dengan nomor urut peserta 27 – 39 akan menjalani tes kesehatan Jum’at (30/11) akan datang. Mereka adalah Nikmatus Sholihah (Blitar), Nur Syamsi (Surabaya), Nurani (Trenggalek), serta Nurul Amalia (Surabaya). Selanjutnya ada nama Nurul Mamenun (Kota Kediri), Rochani (Kota Batu), Royce Diana Sari (Kota Pasuruan), Sittah Annangimah Annurul Qodriyah (Pacitan), Sofi Rahma Dewi (Malang), Suprihno (Tulungagung), Tasir (Lamongan), Titin Wahyuningsing (Pasuruan) dan Zaenudin (Malang). Ketua Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Jatim, Suko Widodo menyatakan seluruh rangkaian tes kesehatan yang dibagi dalam tiga hari sudah selesai dilaksanakan. Total ada sebanyak 39 orang yang mengikuti tes kesehatan, atau seluruh peserta yang dinyatakan lulus tes psikologi sudah mengikuti tes kesehatan. “Berikutnya tinggal menunggu pengumunan. Kami masih akan melakukan rapat internal untuk mengumumkan peserta yang lulus ke tahapan berikutnya,” ujarnya. Suko menambahkan, jadwal untuk tes kesehatan sendiri 28 Desember – 2 Desember 2018. Berikutnya, setelah ada pengumuman lulus tes kesehatan akan dilanjut pada tahapan tes berikutnya yakni tes wawancara (interview). Jadwalnya juga sudah ditetapkan yakni 3 - 7 Desember akan datang. “Masih menunggu hasil pengumuman lulus tes kesehatan dulu, baru akan dilanjut pada tahapan tes wawancara,” pungkasnya. (BAY)

HARI KEDUA TES KESEHATAN CALON ANGGOTA KPU JATIM, DIIKUTI OLEH 13 ORANG PESERTA

Surabaya, jatim.kpu.go.id – Tes kesehatan calon anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) periode 2019 – 2024, memasukan hari kedua, Kamis (29/11). Ada sebanyak 13 orang lagi yang menjalani tes kesehatan di Gedung RSKI, Rumah Sakit Universitas Airlangga Kampus C Mulyorejo Surabaya, yakni mereka dengan nomor urut pengumuman 14 – 26. Adapun identitas nama yang ikut tes kesehatan adalah Gogot Cahyo Baskoro (Jember), Hendrad Subiyakto (Magetan), Imam Ghazali (Lamongan), Insan Qoriawan (Pasuruan), M. Abdim Munib (Bojonegoro), M. Agus Rahman Hakim (Nganjuk), M. Surya Agung Saputra (Surabaya), Mardiono (Kota Batu), Miftahur Rozaq (Sampang), Miftakul Rohmah (Sidoarjo), Muhammad Arbayanto (Blitar), Muhammad Faizin (Gresik) dan Musyafa (Jombang). Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Jatim, Abdul Cholik menyatakan sama seperti sebelumnya, peserta datang sebelum tes kesehatan dilaksanakan tepat pukul 08.00 Wib di Gedung B RSKI Rumah Sakit Unair. Saat menjalani tes, peserta dibagi ke dalam dua kelompok lagi untuk menjalani rangkaian tes kesehatan yang sudah ditentukan oleh pihak rumah sakit. “Waktu yang dialokasikan untuk tes kesehatan cukup lama. Dari jadwal yang ditentukan bisa sampai pukul 15.00 WIB atau bahkan lebih,” ujarnya. Kholik menerangkan, untuk tes kesehatan calon anggota KPU Jatim ada perbedaan antara laki dan perempuan, terutama dalam jumlah materi yang masuk dalam tes. Rinciannya, untuk calon anggota dengan jenis kelamin laki-laki akan menjalani sekitar 11 item tes, termasuk di dalamnya ada laboratorium. “Untuk peserta yang perempuan lebih banyak lagi materi tesnya, ada sekitar 13 materi yang masuk dalam tes,” pungkasnya. (BAY)

KPU JATIM UPACARA PERINGATAN HUT KORPRI KE-47, JAGA NETRALITAS DAN PROFESIONALITAS DALAM PEMILU 2019

  Surabaya, jatim.kpu.go.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-47, keluarga besar Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan upacara bendera, Kamis (29/11). Upacara dengan memakai seragam biru khas Korpri digelar di halaman KPU setempat, Jalan Raya Tenggilis Surabaya. Beritindak sebagai pembina upacara dalam HUT Korpri ke-47 yakni Slamet Setioadji (Kabag Teknis, Hukum dan Hupmas) dan pemimpin upacara Edy Prajitno (Plt Kassubag Teknis). Hadir pula dalam upacara tersebut Kabag Perencanaan dan SDM, Suharto beserta beberapa Kasubag yang lainnya. Dalam sambutannya yang sekaligus membacakan amanah Presiden RI. Pembinan upacara Slamet Setioadji menyatakan, bahwa tema dari HUT Korpri ke-47 adalah “Korpri Melayani, Bekerja dan Manyatukan Bangsa”. Salah satunya harus menerapkan dan menjunjung tinggi Panca Prasetya Korpri. “Jadikan momentum pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 sebagai netralitas dan profesionalisme kita semua. Itu penting dalam upaya menerapkan Panca Prasetya Korpri,” ujarnya. Slamet menambahkan, hal yang perlu diingat semuanya adalah pengabdian anggota Korpri bukanlah untuk kepentingan kelompok maupun individu, melainkan pengabdian Korpri hanyalah kepada negara, bangsa dan rakyat. Korpri juga harus bisa menjadi pusat inovasi dan tempat lahirnya loncatan-loncatan kemajuan dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. “Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintahan, Korpri berperan menjaga kode etik profesi, standar pelayanan profesi dan mewujudkan jiwa korps aparatur sipil negara sebagai pemersatu bangsa,” pungkasnya. (BAY)

SELEKSI CALON ANGGOTA KPU JATIM, 39 ORANG DINYATAKAN LULUS TES PSIKOLOGI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id – Sebanyak 39 orang peserta seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), yang mengikuti tahapan tes psikologi dinyatakan lulus semua. Selanjutnya, seluruh peserta seleksi akan mengikuti tahapan tes kesehatan di Rumah Sakit Universitas Airlangga, Kampus C Mulyorejo Surabaya. Tahapan tes kesehatan bagi peserta seleksi sendiri akan dibagi dalam tiga jadwal. Untuk nomor urut peserta 1 – 13, akan menjalani tes kesehatan Rabu (28/11). Adapun nama-namanya, Abd Wadud Burhan Abadi (Jombang), Achmad Zubaidi (Sumenep), Ahmad Hudri (Kota Probolinggo), Ashari Husen (Kota Malang), Athoillah (Jombang), Choirul Anam (Surabaya), Dewita Hayu Shinta (Blitar), Dijan Novia Saka (Kota Kediri), Edi Wiyono (Magetan), Eko Sasmito (Surabaya), Elsa Fifajanti (Kota Mojokerto), Fajar Santoso (Kota Malang) dan Fuad Fatoni (Kota Pasuruan). Berikutnya, untuk peserta nomor urut 14 – 26 akan menjalani tes kesehatan, Kamis (29/11). Mereka adalah Gogot Cahyo Baskoro (Jember), Hendrad Subiyakto (Magetan), Imam Ghazali (Lamongan), Insan Qoriawan (Pasuruan), M. Abdim Munib (Bojonegoro), M. Agus Rahman Hakim (Nganjuk), M. Surya Agung Saputra (Surabaya), Mardiono (Kota Batu), Miftahur Rozaq (Sampang), Miftakul Rohmah (Sidoarjo), Muhammad Arbayanto (Blitar), Muhammad Faizin (Gresik) dan Musyafa (Jombang). Terakhir, peserta dengan nomor urut 27 – 39 akan menjalani tes kesehatan Jum’at (30/11) akan datang. Mereka adalah Nikmatus Sholihah (Blitar), Nur Syamsi (Surabaya), Nurani (Trenggalek), Nurul Amalia (Surabaya), Nurul Mamenun (Kota Kediri), Rochani (Kota Batu), Royce Diana Sari (Kota Pasuruan), Sittah Annangimah Annurul Qodriyah (Pacitan), Sofi Rahma Dewi (Malang), Suprihno (Tulungagung), Tasir (Lamongan), Titin Wahyuningsing (Pasuruan) dan Zaenudin (Malang). “Tes kesehatan akan dimulai pukul 08.00 Wib sampai selesai, di gedung RSKI Rumah Sakit Unair Kampus C Mulyerejo Surabaya. Peserta yang akan mengikuti tes, diharap hadir tepat waktu minimal 30 menit sebelum jam dimulai tes kesehatan,” ujar Ketua Tim Seleksi (Timsel) calong anggota KPU Jatim periode 2019 – 2024, Suko Widodo. Pria yang akrab dipanggil Suko ini menambahkan, satu hal lagi yang perlu diperhatikan oleh peserta yakni sebelum menjalani tes kesehatan, diwajibkan menjalani puasa. Untuk waktu puasa bisa dimulai pukul 22.00 WIB, atau malam sebelum tes kesehatan akan dilaksanakan dan hanya diperbolehkan mengkonsumsi air putih saja. “Aturannya sama seperti sebelumnya, yakni bagi peserta yang terlambat hadir tidak diperkenankan mengikuti tes,” pungkasnya. (BAY)  

HARI KEDUA TES PSIKOLOGI CALON ANGGOTA KPU JATIM, DIIKUTI OLEH 19 ORANG PESERTA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id – Seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) masih memasuki tahapan tes psikologi. Di hari yang kedua tes psikologi, Kamis (22/11) masih berlangsung sebanyak 19 orang yang mengikuti rangkaian tes, dari total sebanyak 39 orang yang telah dinyatakan lulus tes Computer Assisted Test (CAT). Adapun rincian peserta yang menjalani tes psikologi hari kedua, di Rumah Sakit Universitas Airlangga (Unair) Kampus C Mulyorejo Surabaya yakni Mardiono (Kota Batu), Miftahur Rozaq (Sampang), Miftakul Rohmah (Sidoarjo), Muhammad Arbayanto (Blitar), Muhammad Faizin (Gresik) dan Musyafa (Jombang). Berikutnya Nikmatus Sholihah (Blitar), Nur Syamsi (Surabaya), Nurani (Trenggalek), Nurul Amalia (Surabaya), Nurul Mamenun (Kota Kediri), Rochani (Kota Batu), Royce Diana Sari (Kota Pasuruan), Sittah Annangimah Annurul Qodriyah (Pacitan), Sofi Rahma Dewi (Malang), Suprihno (Tulungagung), Tasir (Lamongan), Titin Wahyuningsing (Pasuruan) dan Zaenudin (Malang). “Sama seperti hari pertama, mereka mengkuti rangkaian tes psikologi di Training Centre Lantai 4 Rumah Sakit Unair. Jumlahnya ada sebanyak 19 orang untuk hari kedua ini,” ujar Ketua Tim Seleksi (Timsel) calon anggota KPU Jatim, Suko Widodo. Dia menyebutkan, hasil tes psikologi terhadap para calon anggota KPU Jatim periode 2019 – 2023 tersebut, nantinya akan diumumkan sesuai jadwal, yakni 25 – 27 November akan datang. Bagi yang dinyatakan lulus tes psikologi, akan berlanjut ke tahapan berikutnya yakni menjalani tes kesehatan. “Untuk tes kesehatan sendiri, dalam jadwal yang sudah ada ditentukan 28 November – 2 Desember nanti. Yang berhak ikut adalah peserta yang lulus tes psikologi,” pungkasnya. (BAY)

🔊 Putar Suara