Berita Terkini

MATANGKAN DEBAT PUBLIK, KPU JATIM KOORDINASI BERSAMA CNN INDONESIA & INEWS TV

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) terus mematangkan tahapan debat publik dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018. Terkini, langkah koordinasi aktif dilakukan dengan pihak stasiun televisi yang akan menayangkan secara langsung rangkaian debat publik yang pertama. Adapun koordinasi dengan pihak stasiun televisi yakni CNN dan Inews TV berlangsung di Hotel Mercure, Selasa (20/3). Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, didampingi oleh Kabag Hukum, Teknik dan Hupmas, Slamet Setijoadji, dan Kabag Keuangan; Umum dan Logistik, Akhmad Sudjono. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan rapat koordinasi merupakan tindaklanjut dari hasik rakor sebelumnya, yakni terkait debat publik pertama yang akan disiarkan langsung oleh CNN dan InewsTv. “Debat publik pertama akan digelar di Hotel Mercure, Selasa (10/4) mendatang sehingga butuh untuk terus berkoordinasi. Baik dengan pihak stasiun televisi maupun dengan pihak hotel,” ujarnya. Gogot berharap seluruh hal yang berkaitan dengan teknis dalam debat publik, mulai dari tata letak dan lampu untuk segera dituntaskan. Pihak stasiun televisi juga nantinya akan dijadwalkan untuk rapat koordinasi dengan kedua pasangan calon, guna memperoleh masukan terutama yang berkait dengan teknik dan durasi tayang. Terkait materi debat publik, menurut alumni Universitas Jember ini sudah ada tim khusus yang mematangkan dan semuanya sesuai dengan keahlian dan kapasitasnya. Tidak hanya berasal dari kalangan perguruan tinggi saja, panelis debat publik Pilgub Jatim 2018 juga ada yang berasal dari kalangan aktivis anti korupsi. “Juga nanti butuh koordinasi dengan tim panelis, biar ada kolaborasi yang maksimal dalam setiap segmen debat publik,” terangnya. Sementara itu, perwakilan dari CNN Indonesia, M. Walid menyatakan bahwa pihaknya sudah siap melakukan debat publik. Rapat yang dilakukan terkait dengan persoalan teknik, karena harus ada kesesuaian antara kondisi yang di lapangan dengan peralatan dan jumlah personil yang akan diturunkan. “Jadi dengan pihak hotel juga butuh ada kesepahaman, biar dalam melaksanakan siaran langsung debat publik Pilgub Jatim hasilnya maksimal,” tambahnya. Terpisah, perwakilan dari pihak manajemen Hotel Mercure Surabaya, Hetik menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan seluruh kebutuhan untuk debat publik pilgub Jatim 2018. Dia menyebutkan untuk tempat yang layak, akan ditempatkan di lantai 2 tepatnya di ruangan Grand Ballroom. “Kapasitas dari Grand Ballroom sendiri sampai 600 orang, sehingga saya kira sudah sangat layak untuk sekelas debat publik Pilgub Jatim,” pungkasnya. (MC – TRIS/BAY)

RAPAT PLENO TERBUKA, KPU JATIM TETAPKAN DPS 30.385.986 ORANG

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Provinsi Jawa Timur ditetapkan sebanyak 30.385.986 orang pemilih. Jumlah tersebut, ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan menetapkannya menjadi DPS oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Sabtu (17/3). Angka DPS sebanyak 30.385.986 orang itu, dihasilkan dari proses rekapitulasi yang telah dilakukan secara berjenjang. Mulai dari tingkat kelurahan/desa, Kecamatan dan Kabupaten/Kota yang ada di seliruruh Provinsi Jawa Timur. Itu sudah dilakukan sejak 5 Maret sampai dengan 16 Maret 2018. “KPU Provinsi Jawa Timur akan segera melakukan Pengumuman DPS di Kelurahan/Desa maupun di Balai RW/RT di Seluruh Provinsi Jawa Timur,” ujar Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Pria yang akrab dipanggil Anam ini menjelaskan, pengumuman DPS akan dimulai 24 Maret – 2 April 2018 nanti. Tujuan dari pengumuman DPS setidaknya mendapatkan tanggapan dan masukan dari masyarakat atau stakeholder lainnya. Sebab, masukan dari masyarakat dan publik itu sangat penting sebelum kemudian akan ditetapkan pada tahap selanjutnya yakni menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Jawa Timur. “Untuk tahapan diumumkan menjadi DPT, jadwalnya juga sudah ada yakni mulai 20 – 21 April 2018,” terang Anam. Dia menambahkan, selain sudah menetapkan DPS. Hasil dari Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakuan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) serta hasil dari proses pemetaan TPS, terdapat penurunan TPS. Dari perencanaan awal sebesar 68.084 TPS akan menjadi sebanyak 67.650 TPS. “Dimana dari sejumlah TPS tersebut aka nada sebanyak 47 TPS diantaranya dialokasikan untuk TPS di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. Dalam rekapitulasi sendiri dihadiri oleh 38 KPU Kabupaten/Kota Se Jawa Timur, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur, Saksi Tim Kampanye Pasangan Calon Nomor Urut 1 dan 2, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik  Provinsi  Jawa Timur, Dinas  Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jawa Timur, Biro Administrasi dan Otoda Provinsi Jawa Timur. (MC – TUNG/BIB)

JADI TUAN RUMAH GELAR SENI DAN BUDAYA MATARAMAN, SEKDA NGAWI APRESIASI KPU JATIM

  Ngawi, jatim.kpu.go.id– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngawi, Sodiq Triwidiyanto mengapresiasi KPU Provinsi Jawa Timur, yang telah membuat terobosan baru dalam sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Sosialiasasi yang dikemas dengan gelar seni dan budaya tersebut, harus didukung oleh semua pihak. Menurut Sodiq, dengan sosialisasi berbasis seni dan budaya tentu akan menjadi beda karena langsung mengena serta berdekatan langsung dengan para pemilih. Setidaknya, hal itu bisa membantu dan membuat calon pemilih terkesan karena masuknya melalui seni dan budaya. Tentu, dengan harapan adanya peningkatan partisipasi pemilih. “Dengan model sosialisasi yang massif seperti ini, kami optimis bisa menyentuh dan menambah partisipasi pemilih. Termasuk di Kabupaten Ngawi yang siap menyukseskan Pilgub Jatim, serta meningkatkan partisipasi pemilih,” ujar Sodiq. Selain mengapresiasi KPU Jatim, Sodiq juga mengucapkan terima kasih kepada KPU Jatim, yang telah mempercayai sebagai tuan rumah dalam gelar seni dan budaya untuk zona mataraman. Kepercayaan tersebut akan dijawab dengan kesiapan secara maksimal dalam menyukseskan Pilgub Jatim 2018. “Kami juga akan terus menghimbau seluruh warga untuk berpartisipasi aktif, menyukseskan Pilgub Jatim. Minimal menggunakan hak pilih,” terangnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Syamsul Watoni. Pria yang akrab dipanggil Toni ini menyatakan, sebuah kehormatan telah ditunjuk dan berketepatan menjadi tuan rumah gelar seni dan budaya mataraman. Dia mengaku sudah maksimal membantu mempersiapkan, agar acara berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Dengan dipilihnya menjadi tuan rumah untuk zona mataraman oleh KPU Jatim. Ini sekaligus mempertegas bahwa Kabupaten Ngawi adalah pusat seni dan budaya mataraman,” pungkasnya. (MC – BIB/TUNG)

PUNCAKI GELAR SENI BUDAYA MATARAMAN, DIDI KEMPOT NYANYI BARENG KOMISIONER KPU JATIM

  Ngawi, jatim.kpu.go.id– Maestro musik campursari Didi Kempot menjadi pemuncak acara gelar seni budaya mataraman, yang digelar oleh KPU Jatim, di Kabupaten Ngawi, Jum’at (16/3) malam. Pria yang berambut gondrong tersebut membawakan tiga lagu sekaligus, dalam gelaran yang dikemas dengan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018. Didi Kempot yang tampil dengan kemeja casual kombinasi hitam putih, tampil Jum’at malam sekitar pukul 21.30 WIB. Bersamaan dengan naik panggung, para penggemar dan warga sekitar mulai merengsek ke depan panggung. Bahkan, pembawa acara sampai meminta izin kepada KPU Jatim apa diperbolehkan penonton joget di depan panggung atau tidak. Baru setelah diizinkan oleh komisioner KPU Jatim, seketika itu juga para fans dan pasukan joget Didi Kempot berkumpul di depan panggung. Mereka berjoget bersamaan dengan lantunan lagu pertama yang di bawakan oleh Didi Kempot, yang berjudul Banyu Langit, duet dengan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Ngawi, Sodik Triwidiyanto. “Saya mengundang dengan hormat Pak Sodik (Sekda), untuk naik ke atas panggung menemani saya. Beliua adalah mantan penyiar radio yang suaranya enak di dengar,” ujar Didi Kempot, yang disambut tempuk tangan penonton (16/03). Usai menyanyikan lagu Langit Biru. Didi Kempot meminta kepada Sekda Ngawi untuk menunjuk satu orang lagi naik ke atas panggung menemani nyanyi campur sari. Tanpa panjang kata, Sekda langsung meminta Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko naik di atas panggung untuk nyanyi bersama-sama. “Pak ketua dewan ini juga punya suara yang bagus, pencinta berat dengan lagu-lagu campursari,” terang Sekda. Didi Kempot, Sekda Ngawi Sodik dan Ketua DPRD Ngawi Rianto satu panggung menyanyikan lagu Terminal Kertonegoro. Lagu yang berkaitan langsung dengan situasi dan kondisi Ngawi itu, disambut secara meriah oleh para penggemar dan pasukan joget. Mereka tidak asing lagi dengan judul lagu tersebut. Memasuki lagu ketiga atau yang terakhir. Didi Kempot dan Sekda Ngawi mendaulat seluruh komisioner KPU Jatim untuk naik ke atas panggung, bernyanyi dan joget bersama. Tiga orang komisioner yang hadir Eko Sasmito (Ketua), Gogot Cahyo Baskoro dan Muhammad Arbayanto akhirnya memilih memenuhi panggilan dan naik ke atas panggung. “Saya kasih lagu Suket Teki, yang juga harus dinyanyikan bersama-sama dengan seluruh KPU Jatim (Komisioner),” kata Didi Kempot. Praktis, lagu yang ketiga dengan judul Suket Teki yang dikemas dengan musik campursari yang rancak menjadi suasana semakin lebih hidup. Terlebih, lagu yang dibawakan bersama-sama semakin membuat semarak dalam acara gelar seni budaya mataraman, yang digelar di alun-alun Kota Ngawi. Perlu diketahui, sebelum penampilan Didi Kempot juga banyak rangkaian seni dan budaya yang ditampilkan dalam acara sosialisasi Pilgub Jatim 2018 yang dikemas dengan gelar seni dan budaya mataraman tersebut. Jum’at sore terdapat penampilan drumband, musik patrol dan seni dongkrek khas mataraman. Malam harinya ada penampilan tari orek-orek, fashion show batik karya seniman asal Kabupaten Ngawi Widi Nugraha, atraksi seni pencak silat yang dibawakan oleh empat atlet IPSI Kabupaten Ngawi dan music campursari. Rangkaian acara mengundang kemeriahan, dengan kehadiran warga sekitar.   (MC – BIB/BAY)

PENAMPILAN DRUMBAND DAN MUSIK PATROL, BUKA GELAR SENI BUDAYA MATARAMAN

  Ngawi, jatim.kpu.go.id- Gelar seni budaya Mataraman sebagai rangkaian sosialisasi Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018, dibuka Jumat (17/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Acara yang digelar di alun-alun Ngawi tersebut dibuka dengan penampilan drumband dan musik patrol Al-Barokah. Acara sosialisasi dengan gelar seni budaya tersebut, akan menampilkan berbagai seni dan budaya dari wilayah kebudayaan Mataraman. Mulai dari penampilan campur sari, tari okrek-okrek dan dongkrek serta penampilan berbagai komunitas pencinta burung hantu dan lainnya. Puncak acara, malam harinya akan dimeriahkan oleh penampilan maestro campursari Didi Kempot. Semakin petang, acara semakin mengundang minat warga sekitar. Mereka saling berdatangan untuk melihat penampilan atraksi seni dan budaya yang disuguhkan secara bergantian. Sebagian warga juga tidak melewatkan kesempatan berbelanja di beberapa stand yang sudah disiapkan, termasuk juga ada yang foto selfie di photobooth yang sudah disiapkan oleh KPU Jatim. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan gelar seni budaya mataraman merupakan yang pertama untuk sosialisasi Pilgub Jatim dengan segmen kedaerahan. Ke depan, akan ada kegiatan serupa yang akan dilakukan di kawasan arek, madura dan pandalungan. Semua dilakukan dalam rangka mensosialisasikan Pilgub Jatim 2018, kepada seluruh lapisan masyarakat di Jatim. "Dengan segmen berbasis budaya dan kedaerahan, harapan kami semua warga Jatim ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pilgub Jatim. Minimal menggunakan hak pilihnya," ujarnya. (MC - BIB/BAY)

PERSIAPKAN PEMBEKALAN CALON KEPALA DAERAH, KPK KOORDINASI DENGAN KPU JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini (Kamis, 15/03), jam 3 sore datangi kantor Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) di jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Tujuan kedatangan KPK ini untuk melakukan koordinasi dengan KPU Jatim terkait rencana pembekalan calon kepala daerah. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Guntur Kusmeiyano. “Tujuan kedatangan Kami ke KPU Provinsi Jawa Timur pertama berkaitan dengan rencana pembekalan untuk calon kepala daerah se-Provinsi Jawa Timur. Menurut data Kami, ada 108 orang calon kepala daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur,” jelas Guntur (15/03/2018). Guntur meneruskan, “Yang kedua, adalah dalam rangka persiapan sekaligus pengumuman deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara calon kepala daerah”. Menurut Guntur kerja sama antara KPK dan KPU dalam kegiatan serupa ini sudah pernah dilaksanakan pada Pilkada Serentak Tahun 2015 dan 2018, karena memang agenda rutin. Selain itu, KPK juga berkepentingan tidak hanya bermain di hilir melalui pengungkapan kasus, penangkapan dan seterusnya. Tetapi KPK juga melakukan tindakan prefentif dengan melakukan pembekalan, pemberian informasi, pengetahuan kepada pasangan calon kepala daerah agar mereka juga memahami rambu-rambu pada saat nanti menjabat. “Akan tetapi ada hal yang membedakan dengan pembekalan yang dilakukan di Tahun 2015 dan 2018. Selain ada pembekalan, di Tahun 2015 dan 2018 juga ada Focus Group Discussion dan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi kepada masyarakat ini dimaksudkan agar masyarakat cerdas dan berintegritas dalam memilih,” jelas Kepala Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK. Dijadwalkan akan hadir dalam pembekalan calon kepala daerah dan deklarasi laporan harta kekayaan penyelenggara negara calon kepala daerah ini para pimpinan KPK dan sedang dalam konfirmasi Menteri Dalam Negeri. Sedangkan untuk pembekalannya, peserta akan mendapatkan materi dari Deputi Bidang Pencegahan KPK, Kepolisian serta Kejaksaan. Turut datang ke KPU Jatim yakni staf Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK, Dani Rustandi. (AACS)