Berita Terkini

SAMAKAN PERSEPSI DALAM DEBAT PUBLIK PERTAMA, KPU JATIM RAKOR DENGAN TIM PENDUKUNG PASLON

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Debat Publik Pertama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terus dimatangkan. Terkini, guna menyamakan persepsi dan pemahaman yang maksimal dalam pelaksanaan debat, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan rapat koordinasi dengan tim pendukung dari kedua pasangan calon (paslon). Rakor yang berlangsung di ruang Media Center KPU Jatim, Selasa (3/4), selain mengundang tim pendukung dari kedua paslon, juga mengundang beberapa pihak terkait (stakeholder). Diantaranya Bawaslu Jatim, Polda Jatim, serta perwakilan stasiun televisi yang akan melaksanakan siaran langsung debat publik pertama (CNN, Trans TV dan Inews TV). Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan rakor menjelang debat publik pertama Pilgub Jatim sangat penting. Setidaknya, rakor ini untuk menyamakan persepsi dan pemahaman secara utuh terkait debat publik pertama, utamanya dengan kedua paslon dan pihak terkait (stakeholder). “Dalam rakor juga Kami hadirkan dari pihak stasiun televisi yang akan menayangkan debat, agar ada informasi yang utuh yang sampai kepada kedua paslon,” ujarnya (3/4/2018). Menurut Gogot, dalam rakor hari ini akan disampaikan terkait aturan main, mekanisme, segmen, serta tema yang sudah disusun oleh tim perumus. Hal ini disampaikan agar dapat memperlancar pelaksanaan debat publik nanti. Sedangkan dari Polda Jatim juga akan menyampaikan himbauan kepada paslon dan tim pendukungnya terkait dengan pengamanan. “Harapannya selesai mengikuti rakor ini, perwakilan dari kedua tim pendukung bisa memahami aturan main dalam debat yang telah disepakati, dan dapat menyampaikannya kepada paslon serta pendukung lainnya,” terang Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim. Perlu diketahui, debat publik pertama Pilgub Jatim akan berlangsung pekan depan hari Selasa (3/4), di Dyandra Convention Center Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Acara yang debat publik yang dimulai pukul 19.30 WIB. (MC – BIB/TUNG/BAY)

GELAR RAKOR, KPU JATIM BAHAS PERSIAPAN DEBAT PUBLIK PERTAMA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di aula lantai II, hari ini, Senin (02/04). Rakor yang melibatkan pihak terkait ini, digelar dalam rangka mempersiapkan debat publik Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018 yang pertama (10/04). Rakor dihadiri Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima, dan Ketua Bawaslu Jatim, Muhammad Amin. Selain itu, hadir pula perwakilan dari CNN, Trans TV dan Inews TV selaku pihak yang akan menayangkan secara langsung, perwakilan Polda Jatim, Tim Perumus, perwakilan Dyandra Convention Center, PLN, Telkom, RRI serta Interpreter. Membuka Rakor, Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan bahwa Rakor kali ini untuk mendapatkan kepastian bersama yang perlu disediakan untuk debat publik yang pertama. “Hasil Rakor hari ini selanjutnya juga akan disampaikan kepada Tim Paslon pada Rakor besok (03/04),” ujar Gogot (02/04/2018). Usai mendapatkan pengarahan dari Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, masing-masing perwakilan Tim Perumus dan media penyelenggara diberi kesempatan untuk menyampaikan susunan acara yang telah disusun, sehingga bisa dikoordinasikan, dibahas dan didiskusikan untuk tercapai kesepakatan bersama. Media pun juga menyampaikan kebutuhan yang diperlukan dalam proses penyelenggaraan debat publik. Diantaranya terkait dengan kebutuhan yang dapat disediakan oleh KPU Jatim, Dyandra Convention Center, PLN dan Telkom. Pihak Interpreter turut pula memberikan masukan, agar dapat mempermudah pemirsa dan undangan dari segmentasi disabilitas. Berikutnya Ketua Bawaslu Jatim, Muhammad Amin memberikan masukan kepada KPU. “Hal lain yang tidak kalah penting, yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan debat nanti yakni terkait dengan keamanan. Penyelenggara sebaiknya terus berkoordinasi aktif dengan pihak Kepolisian. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, yang bisa mengganggu jalannya debat publik,” tutur Amin. Amin mengimbuhkan, bahwa persoalan keamanan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Kepolisian. “Namun, Paslon dan seluruh Tim Pendukung harus taat dan patuh pada tata tertib debat publik,” tegas Ketua Bawaslu Jatim. Kegiatan ini berakhir sekitar jam 1 siang. Setelah Rakor bersama di aula lantai II kantor KPU Jatim ini, Tim Perumus melanjutkan koordinasi dengan Media untuk mematangkan susunan acara dan penyelenggaraan debat publik sesuai dengan masukan Rakor. (MC – TUNG/BAY)

MEMASUKI TAHAPAN PEMILU, KPU JATIM SOSIALISASI PENDAFTARAN CALON ANGGOTA DPD

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Memasuki tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) mengadakan Sosialisasi Pendaftaran Calon Peserta Pemilu Perseorangan untuk Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu 2019. Sosialisasi ini digelar di Hotel Yello jalan Raya Jemursari Nomor 176 Surabaya (Senin, 02/04). Memimpin langsung acara sosialisasi pendaftaran calon anggota DPD, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito.  Eko menyampaikan sosialisasi ini dihadiri sekitar 50 orang lebih, baik itu yang berasal dari perwakilan organisasi maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Sebelumnya, KPU Jatim sudah menyampaikan beberapa undangan termasuk undangan terbuka di website KPU Jatim. Dua hari berturut-turut juga sudah menyampaikan pengumuman di Harian Jawa Pos dan Surya terkait sosialisasi proses pendaftaran anggota DPD ini,” tutur Ketua KPU Jatim (02/04/2018). Eko mengungkapkan pula, untuk dapat mencalonkan diri sebagai anggota DPD, syarat minimal dukungan harus sesuai dengan ketentuan dalam pasal 183 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. “Isinya yakni, jika Daftar Pemilih Tetap suatu provinsi lebih dari 15 juta maka minimal 5.000 orang pemilih,” ungkap Ketua sekaligus Divisi Hukum KPU Jatim ini. Eko melanjutkan, “Lalu syarat minimal persebaran yakni ada di 50% jumlah kabupaten/ kota di provinsi yang bersangkutan, dengan sampel sejumlah 10% dari dukungan di setiap kabupaten/ kota yang diserahkan oleh bakal calon”. Selanjutnya, menurut Eko, persyaratan mencalonkan diri dibuktikan dengan daftar dukungan yang dibubuhi tandatangan  atau cap jempol dan dilengkapi dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) setiap pendukung, yang akan memberikan dukungan kepada calon anggota DPD. Perlu diketahui juga, seorang pendukung tidak boleh memberikan dukungan kepada lebih dari 1 orang calon anggota DPD, nantinya akan diverifikasi oleh pihak KPU. Mengakhiri paparannya, Ketua KPU Jatim menuturkan untuk tahapan penyerahan dokumen syarat dukungan  calon anggota DPD akan dimulai pada hari Minggu sampai dengan Kamis, atau dari tanggal 22 sampai 26 April 2018 mendatang. “Guna mendapat pemahanan yang lebih detail terkait tahapan untuk dukungan calon anggota DPD RI, KPU Jatim akan mengadakan bimbingan teknis (Bimtek). Sehingga ada pemahaman yang serius dalam tahapan pendaftaran calon anggota DPD di Pemilu 2019,” pungkasnya. (MC – BIB/BAY)

KUNJUNGI KPU JATIM, LIMA TENAGA AHLI DPR RI SHARING RUU CYBER SECURITY & KEAMANAN DATA PRIBADI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kedatangan tamu tenaga ahli Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Rabu (28/3). Sebanyak lima orang tenaga ahli DPR RI tersebut, mengunjungi KPU Jatim dalam rangka curah gagasan (sharing) terkait cyber security data KPU. Adapun kelima tenaga ahli DPR RI tersebut yakni, Nurman Iskandar (Tenaga Ahli DPR RI), Teguh Nurmala Yeksi (Tenaga Ahli DPR RI bagian Perancang Undang-Undang), Apriyani Dewi (Badan Kehormatan DPR RI), Yuda Sukarno (BKD-DPR RI) dan Sulasi Rongiyah (BKD-DPR RI). Mereka ditemui langsung oleh Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam. Yang didampingi oleh Kasubag Keuangan, Yulyani Dewi serta Kasubag Teknis dan Hupmas, Azis Basuki. Pimpinan rombongan tenaga ahli DPR RI, Nurman Iskandar menyatakan kedatangannya bersama dengan rekan-rekan tenaga ahli lainnya tidak lain atas perintah dari pimpinan DPR RI. Tujuannya, untuk turun secara langsung ke KPU Provinsi melakukan sharing terkait dengan cyber security. “Tidak hanya ke KPU Provinsi Jawa Timur saja. Kami juga diperintahkan ke beberapa elemen lain untuk sharing terkait dengan cyber security,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan oleh tenaga ahli DPR RI, Teguh Nurmala Yeksi. Dia menyebutkan bahwa kunjungan kerja spesifik tidak hanya ke KPU, tetapi juga berkunjung ke semua pihak terkait Cyber Security. Tugasnya, mengumpulkan data dan informasi dari semua pihak yang memang ada hubungannya dengan Cyber Security dan kerawan data. Selain itu, dia menerangkan bahwa kunjungan ke Jawa Timur juga memang dalam tugas untuk membuat Rancangan Undang-Undang (RUU) Cyber Security dan Keamanan data pribadi. Dimana, RUU tersebut saat ini sedang dalam masa penggodokan di meja Komisi I DPR RI. “Tugas kami dari Komisi I DPR RI untuk sharing dan mengumpulkan informasi dalam perumusan Rancangan Undang-Undang Cyber Scurity dan keamanan data Pribadi,” terang Teguh. Sementara itu, Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan bahwa untuk keamanan data Cyber yang ada di KPU Jatim secara tanggungjawab memang masih ada di KPU RI. Sebab, dalam teknisnya termasuk yang berkaitan dengan input data juga masih di bawah kendali KPU Pusat. Selain itu data yang di SIPOL dan SIDALIH serta data lainnya, bisa dibilang tidak terlalu berbahaya karena data tersebut bersifat terbuka dan dapat diakses oleh siapapun termasuk oleh staf. “Kalau pun ada yang membobol keamanan server kami, ya sebatas ganti tampilan atau tidak bisa diakses,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

PASTIKAN HASIL CETAK & PENDISTRIBUSIAN, KPU JATIM LAKUKAN PEMERIKSAAN BS DI KUDUS

  Kudus, jatim.kpu.go.id– Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan penelitian dan sekaligus pemeriksaan Bahan Sosialiasi (BS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Rabu (28/3). Pemeriksaan BS dilakukan di lokasi percetakan PT Pura Barutama Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kasubag Umum dan Logistik KPU Jatim, yang juga sebagai PPHP, Agus Nugroho menyatakan untuk BS kini sudah memasuki tahap cetak dan sebagian sudah selesai, sehingga butuh untuk diperiksa langsung ke lokasi percetakan. hal ini guna memastikan apakah cetakan BS sesuai dengan ketentuan atau tidak. “Kami PPHP turun langsung ke percetakan di Jawa Tengah, untuk memastikan seberapa jauh tahap percetakan BS Pilgub Jatim, sudah sesuai kebutuhan apa belum,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Agus ini menjelaskan, hasil koordinasi sementara yang sudah dilakukan dengan pihak percetakan, sudah ada BS yang telah selesai naik cetak. Rencananya, BS yang sudah selesai cetak akan segera dikirim secara berkala ke kabupaten/ kota yang ada di Jawa Timur. Untuk distribusi dari BS sendiri akan dilakukan oleh pihak percetakan, dan dilakukan secara bergantian sesuai dengan skala prioritas kekedekatan geografis. Menurut informasi yang diterima oleh Agus dari pihak percetakan, sebagian BS sudah akan didistribusikan ke Kabupaten/Kota mulai Rabu petang nanti. “Hasil koordinasi yang sudah Kami lakukan, sudah ada sebagian BS yang akan didistribusikan ke kabupaten/ kota nanti (Rabu) sore,” urainya. Agus menambahkan, secara umum untuk BS tidak ada persoalan bahkan menunjukkan progress yang bagus. Cuma, sebelum BS akan didistribusikan ke 38 kabupaten/ kota yang ada di Jawa Timur, pihaknya terlebih dulu akan melakukan pemeriksaan agar tidak ada persoalan saat sampai ke lokasi tujuan. “Selama dua hari kedepan Kami akan melakukan pemeriksaan di lokasi percetakan, sebelum BS dikirim ke kabupaten/ kota juga masih Kami periksa,” terangnya. Perlu diketahui, sebelum pendistribusian BS sudah dilakukan pendistribusian Bahan Kampanye (BK) Pilgub Jatim. Bahkan, sebagian dari BK sudah didistribusikan ke kedua pasangan calon yang secara simbolis dilaksanakan Senin kemarin, di gudang PT Pura Barutama yang terletak di Jalan Veteran Gresik. (MC – BAY)