Berita Terkini

HASIL RAKOR KPU JATIM BERSAMA KEDUA PASLON, PENYERAHAN BK DAN APK DIDEALINE BESOK

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), kembali melakukan rapat koordinasi (Rakor) persetujuan desain Bahan Kampanye (BK) dan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim). Rakor dilakukan bersama dengan kedua pasangan calon (paslon), di ruang Media Center KPU Jatim, Senin (26/2). Rakor dipimpin oleh Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, didamping oleh Divisi Umum; Keuangan dan Logistik KPU Jatim, Dewita Hayu Shinta. Hadir langsung dalam rakor, Ketua Badan Pengawas Pemilih (Bawaslu) Jatim, Muhammad Amin dan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi. Adapun kedua paslon yang hadir, yakni paslon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto diwakili oleh ketua tim pemenangan M. Roziqi. Untuk paslon nomor urut 2, Saifullah Yusuf – Puti Guntur Soekarno diwakili oleh ketua tim penangan, Hikmah Bafaqih. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro menyatakan, penyerahan desain BK dan APK masih tertunda. Jadwalnya yang direncanakan Senin (26/2) sudah rampung, ternyata masih ada beberapa revisi yang diperlukan oleh kedua pasangan calon. Utamanya yang berkaitan dengan ukuran desain dari BK dan APK. “Untuk rakor hari ini masih belum ada kesepakatan akhir, karena kedua perwakilan dari paslon yang hadir juga masih butuh untuk perbaikan ukuran desain dari BK dan APK masing-masing,” ujarnya. Dengan masih belum adanya kesepakatan akhir tersebut. Gogot menjelaskan, dalam rakor bersepakat untuk kembali mengagendakan rakor kembali Selasa (27/2) besok. Dia berharap akan menjadi rakor terakhir, semua BK dan APK sudah beres desainnya dan semua harus ditaati oleh kedua paslon. Gogot menambahkan, sebenarnya kalau desain untuk BK dan APK sudah selesai saat ini. Kedua paslon bisa langsung naik cetak, tetapi yang materi kampanye dari KPU masih akan melewati proses berupa lelang. “Besok kita akan Rakor lagi, karena dari kedua pasangan calon masih ada desain yang perlu diperbaiki lagi,” Lanjut Gogot. Perlu diketahui, untuk paslon nomor urut 1 masih melakukan perbaikan karena dinilai ada kesalahan pada desain Spanduk dan Pamflet. Sedangkan untuk pasangan nomor dua, perbaikan lebih pada ukuran dari beberapa desain yang sudah ditetapkan, kurang sesuai dengan ketentuan yang ada. Selain masalah desain dan ukuran desain ada hal lain yang masih dibahas dan didiskusikan bersama yakni penggunaan nama Presiden dan gambar dalam BK dan APK yang sudah ditetapkan dalam PKPU dan tidak diperbolehkan. “Dalam desain pasangan nomor satu masih mencantumkan nama presiden, dan sudah disepakati untuk dirubah,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

SIAPKAN PENATAAN DAPIL UNTUK PEMILU 2019, KPU JATIM GELAR RAKER

  Jember, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kembali menggelar Rapat Kerja (Raker) Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019. Raker diadakan hari ini sampai dengan besok, Sabtu-Minggu, tanggal 24-25 Februari 2018 di hotel Panorama jalan Kyai Haji Agus Salim Nomor 28 Jember. Memulai raker, Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto memberikan arahan jika KPU Kabupaten/ Kota selambat-lambatnya menyerahkan dokumen penataan dapil kepada KPU Provinsi pada tanggal 27 Februari 2018. "Karena Provinsi akan menyampaikan hasil penataan dapil ini ke KPU RI pada tanggal 28 Februari sampai dengan 5 April 2018. Dokumen-dokumen yang harus disampaikan sebagaimana yang telah ditentukan di dalam SK 18, yakni Berita Acara (BA), hasil uji publik dan notulensi," kata Arba (24/02/2018). Akan tetapi menurut Arba, KPU Provinsi pada saat menyampaikan ke KPU RI harus menjelaskan detail-detail yang tidak terefleksi dalam tiga dokumen tersebut. "Sehingga berkonsekuensi Kami meminta tambahan dua jenis dokumen lagi, yaitu file presentasi dan naskah usulan dapil," jelas pria lulusan Hukum Universitas Brawijaya Malang ini. Usai mendapatkan arahan dari Divisi Teknis KPU Jatim, berikutnya dilanjutkan dengan presentasi dari KPU Kabupaten/Kota terkait penataan dapil yang dilakukan di wilayahnya, serta alokasi kursi yang ada. (AACS/ TRIS)

KPU JATIM GELAR RAKOR LANJUTAN ALAT PERAGA KAMPANYE DAN BAHAN KAMPANYE

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) gelar rapat koordinasi (rakor) lanjutan Alat Peraga Kampanye (APK) dan Bahan Kampanye (BK) bersama tim kampanye dari kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di ruang Media Center, hari ini (Kamis, 22/02), jam 11 siang. Pelaksanaan rakor ini sebagaimana amanat Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017, yang mana dalam penentuan APK dan BK melalui rakor dengan pasangan calon atau tim kampanye pasangan calon. Desain APK dan BK yang dibahas meliputi APK dan BK yang difasilitasi KPU maupun yang disediakan oleh masing-masing pasangan calon. Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 28 ayat 3b menyebutkan jika APK tambahan dapat dicetak paling banyak 150% dari jumlah maksimal yang ditentukan pada pasal 28 ayat 2. Sedangkan BK tambahan menurut Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 pasal 23 ayat 3b,  dapat dicetak paling banyak 100% dari jumlah kepala keluarga pada daerah pemilihan. Memulai acara, Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito memberikan sambutan kepada peserta. Dalam sambutannya Ketua KPU Jatim berharap proses persetujuan design BK dan APK segera selesai. “Karena sekarang ini sudah mulai tahapan kampanye. Namun, sampai saat ini design APK dan BK belum juga disepakati,” tutur Eko (22/02/2018).Senada dengan pernyataan tersebut, Ketua Bawaslu Jatim, Muhammad Amin berpendapat bahwa persetujuan design APK dan BK ini perlu disegerakan. “Walaupun keterlambatan penyerahan design tidak mempunyai sanksi khusus, akan tetapi keterlambatan ini akan merugikan pasangan calon sendiri. Sebab waktu kampanye semakin berkurang,” ujar Amin. Dengan design yang sudah disepakati kedua pasangan calon, maka akan segera ke tahapan selanjutnya, yakni penentuan APK dan BK tambahan. Rakor ini pun selesai pada jam 1 siang, dengan hasil akhir pasangan Khofifah-Emil sudah menyerahkan design APK dan disetujui bersama. Lalu BK masih menunggu persetujuan dari pasangan calon Khofifah-Emil. Sementara itu, pasangan calon Saifullah-Puti belum menyerahkan design APK dan BK ke KPU Jatim, karena masih menunggu persetujuan pasangan calon Saifullah-Puti. Dijadwalkan design APK dan BK paslon nomor dua ini akan diserahkan besok hari Senin (26/02). (TUNG/ AACS)

SOSIALISASI PILGUB JATIM DI BRONDONG LAMONGAN, KPU JATIM AJAK PETANI UNTUK TIDAK GOLPUT

  Surabaya, jatim.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), bekerjasama dengan DPD Pemuda Tani Indonesia Jawa Timur melaksanakan sosialisasi tatap muka dengan segmentasi petani. Sosialisasi digelar di Desa Sumberharjo, Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, Selasa (20/2) malam. Narasumber sosialisasi Pilgub Jatim 2018 dengan segmentasi petani tersebut, yakni Gogot Cahyo Baskoro (Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim), Tripitono Adi Prabowo (Dosen Universitas Trunojoyo Madura) dan Durrul Izza Alfatawi (Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Jatim). Selaku moderator, Ahmad Gufron Yani dari perwakilan petani setempat. Dihadapan petani, Divisi SDM dan Parmas KPU Provinsi Jatim Gogot Cahyo Baskoro menekankan akan partisipasi aktif dalam tahapan Pilgub Jatim 2018. Terlebih, untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak pilihnya, dalam Pilgub Jatim yang digelar Rabu 27 Juni akan datang. Petani diminta untuk tidak Golput, karena menurutnya akan mengalami kerugian kalau petani sampai Golput. Gogot menilai, sudah saatnya petani menentukan pilihan dari dua pasangan calon yang ada, untuk dipilih sesuai dengan keyakinan masing-masing. Tentu, jangan sampai ada selisih pendapat yang mengarah pada konflik karena beda pilihan dalam Pilgub Jatim. “Pilkada termasuk Pilgub Jatim ini pesta demokrasi, sehingga harus dilalui dengan riang gembira. Jangan sampai tukaran dan gontok-gontokan,” ujarnya. Hal yang sama juga disampaikan oleh narasumber yang berasal dari Universitas Trunojoyo Madura, Tripitono Adi Prabowo. Dia menerangkan bahwa Pilkada merupakan saluran resmi bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya, sehingga jangan sampai aspirasinya tidak tersalurkan karena memilih untuk tidak mencoblos (Golput). Terlebih dengan petani, juga memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk menyampaikan aspirasi dengan menggunakan hak pilih dalam Pilgub Jatim 2018. Petani, menurut pria yang akrab dipanggil Pitono, juga bisa menentukan hak pilihnya dengan terlebih dahulu melakukan pertimbangan yang sudah matang. “Terlebih dalam menggunakan hak pilih, juga silahkan memilih yang dinilai sesuai dengan aspirasi yang disampaikan atau berpihak pada petani,” terangnya.   Sementara itu, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Jatim, Durrul Izza Alfatawi menekankan beberapa alasan kenapa petani di seluruh Jatim, termasuk di Desa Sumberharjo Kecamatan Brondong Lamongan harus memilih dan menggunakan hak pilihnya. Dalam Pilgub Jatim 2018 yang akan datang. Menurutnya, pertama adalah sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dan menentukan baik dalam persoalan pangan maupun ekonomi. Kedua, potensi dukungan politik yang bisa didapatkan dari mereka yang secara struktural banyak dan sangat besar menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. “Jadi petani sangat memiliki peran strategis dalam Pilkada, jadi silahkan gunakan hak pilih dan jangan sampai memilih Golput,” pungkasnya. (MC – BAY)

SOSIALISASI BERSAMA ANSOR - BANSER NU, KPU JATIM AJAK TANGKAL BERITA HOAX

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Sosialisasi dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, dengan sasaran berbagai segmen terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim). Terkini, KPU Jatim melakukan sosialisasi segmen organisasi masyarakat yakni di Pengurus Wilayah Ansor Jawa Timur (PW Ansor Jatim). Tidak hanya dari jajaran pengurus PW Ansor Jatim, beberapa Badan Otonom dari PWNU Jatim ikut ambil bagian dalam sosialisasi yang digelar di aula PWNU Jatim lantai dasar, Rabu (21/2). Beberapa di antaranya peserta yang hadir berasal dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser), PMII, IPNU, IPPNU, Rijalul Ansor dan Pagar Nusa. Adapun narasumber yang menyampaikan sosialisasi Pilgub Jatim 2018, yakni Gogot Cahyo Baskoro (Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim), Andre Dewanto Ahmad (Ketua LPBH NU Jatim) dan Masdarul Khoiri (Praktisi Media). Moderator dipandu langsung oleh Musaffa Syafril, dari Wakil Ketua PW Ansor Jatim. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, dalam pemaparan materinya mengajak seluruh organisasi masyarakat termasuk Ansor dan Banser, untuk menjadi pemilih cerdas dalam Pilgub Jatim yang digelar Rabu, 27 Juni 2018 akan datang. Salah satu kriteria sebagai pemilih cerdas adalah mampu memfilter informasi hoax yang berkaitan dengan Pilgub. “Sebab saat ini sudah mulai bertebar informasi yang mengarah pada ujaran kebencian. Itu harus kita waspadai dan cerdas dalam menghadapi,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Gogot ini menjelaskan, sebagai pemilih yang cerdas, Ansor dan Banser serta seluruh Badan Otonom (Banom) Nahdlaturl Ulama (NU) juga harus menggunakan hak pilihnya yang sempurna dengan penuh tanggung jawab. Terlebih jangan sampai ditukar, atau menggadaikan hak pilihnya dengan materi (duit). Sebaliknya, untuk jadi pemilih cerdas menurut alumnus Universitas Jember tersebut, semuanya bisa segara memastikan ada dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), faham dan tahu pelaksanaan Pilgub Jatim, berapa jumlah pasangan calon (paslon) yang berkompetisi dan tahu dengan tata cara menggunakan hak suara. “Saya yakin seluruh yang hadir di sini ini, merupakan pemilih cerdas sehingga nantinya tidak akan menyia-nyiakan hak pilihnya dalam Pilgub Jatim 2018,” terang Gogot. Sementara itu, narasumber sosialisasi yang juga Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PWNU Jatim, Andre Dewanto Ahmad meminta agar seluruh kader Ansor dan Banser untuk melingkari tanggal 27 Juni dalam kalender yang ada di rumahnya. Dia juga meminta agar saat hari itu juga tidak ke mana-mana sebelum menggunakan hak pilihnya. “Lihat kalender, lingkari tanggal 27 Juni yang nantinya juga merupakan hari libur. Jangan sampai digunakan untuk darmawisata, sebelum mengunakan hak pilih. Ayo jangan sampai Golput,” ungkapnya. Sementara itu, narasumber sosialisasi yang juga praktisi media Masdarul Khoiri menyatakan berita politik lokal memiliki tingkat keterbacaan cukup tinggi. Terlebih yang berkaitan dengan tahapan Pilgub Jatim, sangat ditunggu oleh khalayak umum dan media massa merupakan salah satu corong penyampai adanya tahapan Pilgub Jatim. Masyarakat sendiri menurutnya, tahu dan faham adanya tahapan Pilgub Jatim salah satunya berasal dari media massa, sehingga media harus berada ditengah-tengan untuk menyampaikan berita berdasarkan fakta. “Sudah menjadi tanggung jawab media, untuk terus menjunjung fakta agar tidak menjadi berita yang hoax. Sebab di sisi lain, media massa juga mempunyai tanggung jawab menyukseskan Pilkada serentak,” pungkasnya. (MC – BAY)

SIAPKAN PERENCANAAN PENGADAAN LOGISTIK PILGUB 2018, KPU JATIM GELAR RAKOR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) gelar rapat koordinasi (rakor) di kantor KPU Surabaya jalan Adityawarman Nomor 87 Surabaya, hari ini (Rabu, 21/02), jam 1 siang. Rakor diadakan dalam rangka perencanaan dan pelaksanaan pengadaan logistik kebutuhan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018. Kepala Bagian (Kabag) Keuangan; Umum dan Logistik KPU Jatim, Akhmad Sudjono menuturkan bahwa rakor ini penting dilakukan. “Karena Kita (Provinsi-red) perlu menyamakan persepsi dengan KPU Kabupaten/ Kota mengenai pengadaan Alat Peraga Kampanye/ APK dan Alat Peraga Sosialisasi/ APS, serta formulir model A,” tutur Jono saat diwawancarai (21/02/2018). APK, APS, dan  formulir model A ini menurut Jono akan didelegasikan pengadaannya ke KPU Kabupaten/ Kota. Untuk itu perlu penyeragaman spek serta materinya melalui rakor ini. “Sedangkan untuk bahan kampanye/ BK yang dibutuhkan dalam Pilgub Jatim akan dilakukan sendiri pengadaannya oleh KPU Provinsi,” kata Kabag Keuangan; Umum dan Logistik KPU Jatim ini. Berikutnya didalam rakor, peserta akan mendapatkan materi terkait spek dan pelaksanaan di lapangan dari Komisioner KPU Jatim, Divisi Umum; Keuangan dan Logistik, Dewita Hayu Shinta. Kemudian ada pula materi tentang anggaran yang diserahkan kepada KPU Kabupaten/ Kota dari Sekretaris KPU Jatim, HM. Eberta Kawima. Diundang sebagai peserta rakor, yakni Ketua, Divisi Umum; Keuangan dan Logistik, Sekretaris serta Ketua Panitia Pejabat Pengadaan dari 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. (AACS/DP)