Berita Terkini

RAKOR NASIONAL SITUNG DAN SIDALIH: TRANSPARANSI PENYELENGGARA PEMILU BERBASIS TI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Sistem Informasi Penghitungan (Situng) dan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih), serta Supervisi Pemutakhiran Berkelanjutan pada Pemilihan Serentak Tahun 2017 di hotel JW Marriot, Surabaya. Rakor dilaksanakan selama tiga hari, mulai 31 Oktober – 2 Nopember 2017. Peserta dalam Rakor adalah satu orang Komisioner KPU Provinsi dan Kabupaten, dengan rincian satu orang operator Situng dan satu orang operator Sidalih. Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Arif Budiman, menyatakan tujuan kegiatan ini adalah evaluasi pelaksanaan aplikasi Situng dan Sidalih pemilihan seretak 2015 – 2017. Sekaligus sebagai rekomendasi penguatan Situng dan Sidalih, untuk pemilihan serentak 2018 yang akan datang. Dia merinci, ada beberapa hal yang akan disampaikan dalam Rakor. Pertama, untuk membahas permasalah berbagai permasalahan yang spesifik dalam penggunaan  aplikasi Situng dan Sidalih. Kedua, memberikan masukan dalam pengembangan aplikasi Situng dan Sidalih dalam menyongsong Pemilu 2019. Ketiga, untuk mendukung suksesnya pemilu 2019 yang pelaksanaan pemilihan legislatif, pileg dan pemilihan presiden dilaksanakan serentak. “Transparansi menjadi salah satu hal penting dalam proses penyelenggaraan Pemilu dan transparansi hanya bisa dilakukan dengan bantuan Tekhnologi Informasi (TI),” ujarnya. Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jatim Eko Sasmito mengatakan bahwa dipilihnya Jawa Timur sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan tersendiri. Dia menyampaikan banyak terima kasih kepada Ketua KPU RI, yang telah memberikan kepercayaan kepada KPU Jatim sehingga bisa melaksanakan dan membantu rakor. “Kami berupaya semaksimal mungkin untuk bisa membantu terlaksananya Rakor ini. Terima kasih atas kepercayaanya kepada KPU Jatim,” ucapnya. (MC – TUNG/BAY)

DIVISI TEKNIS KPU JATIM MATANGKAN SILON

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), terus mematangkan seluruh tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 mendatang. Terkini, jajaran komisioner akan mengikuti bimbingan teknik (Bimtek) terkait Sistem Informasi Pencalonan (SILON). Delivisi Teknis KPU Provinsi Jatim Muhammad Arbayanto menyatakan, dalam pelaksanaan Bimtek Silon itu sangat penting untuk diikuti karena menjadi acuan dalam kaitannya dengan dukungan dari masyarakat. Di satu sisi fungsi SILON juga memudahkan untuk mengecek dukungan ganda terhadap pasangan calon (paslon). “Makanya acara Bimtek Silon Pilkada 2018 itu sangat penting, jangan sampai dilewati karena berkaitan dengan masalah keabsahan dan aturan paslon,” ujarnya. Pria yang akrab dipanggil Arba ini menambahkan, SILON Pilkada 2018 juga akan bersinggungan dengan tahapan pencalonan dari jalur perseorangan di Pilgub Jatim 27 Juni 2018 nanti. Di mana nantinya, pasangan dari calon perseorangan harus menyerahkan 6,5% dari (Daftar Pemilih Tetap) terakhir, harus tersebar dilebih dari 20 Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur. “Dengan hasil Bimtek Silon Pilkada 2018, setidaknya nanti akan bisa dan faham dalam menghadapi tahapan pencalonan jalur perseorangan,” tambahnya. Arba menjelaskan, jalur perseorangan untuk syarat minimal dukungan akan diumumkan 9 Nopember 2017 dan batas akhirnya 22 Nopember 2017. Acuannya tetap pada KTP elektronik yang nantinya akan di verifikasi lebih lanjut. Bila memang belum memenuhi syarat, maka harus ditambah lagi jumlah KTP dukungannya. “Dalam waktu dekat memang terkait dengan calon perseorangan, yang nantinya bentuk dukungannya berbasis pada e-KTP,” pungkasnya. (MC – LNC/BAY)

KPU JATIM SIAP SUKSESKAN RAKOR EVALUASI SITUNG DAN SIDALIH KPU RI DI SURABAYA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Tiga orang perwakilan dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), datang ke KPU Jawa Timur Jalan Raya Tenggilis 1 – 3 Surabaya, Selasa 31 Oktober 2017. Kedatangan mereka, dalam rangka koordinasi pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi system penghitungan suara (Situng) dan system pendataan pemilih (Sidalih) yang digelar KPU RI, di Hotel JW Marriot Surabaya, 31 Oktober – 2 Nopember 2107 nanti. Ketiga orang perwakilan KPU RI yang datang ke kantor KPU Jatim yakni Ir. Sumariyandono, MPM (Kepala Biro Perencanaan dan Data KPU RI), Fidiar Fahudhin (Staf KPU RI) dan Andi Mahirah (Staf KPU RI). Mereka ditemui langsung oleh Ketua KPU Provinsi Jatim Eko Sasmito, Choirul Anam (Divisi Perencanaan dan Data) dan Muhammad Arbayanto (Divisi Teknis), serta beberapa Kabag dan Kasubag KPU Provinsi Jatim. Kepala Biro Perencanaan dan Data KPU RI, Ir. Sumariyandono, MPM menyatakan kedatangannya dalam rangka berkoordinasi, untuk kegiatan acara Rakor evaluasi situng dan sidalih yang dilakukan di Kota Surabaya. Dinilai, berkoordinasi dengan KPU Propinsi setempat penting agar bisa ada masukan demi suksesnya acara tersebut. “Selain koordinasi terkait Rakor yang digelar KPU RI. Kedatangan kami juga dalam rangka supervisi pemuktahiran berkelanjutan, pada Pilkada 2018 yang akan datang,” ujarnya. Sumariyandhono menambahkan, kedatangan ke kantor KPU Propinsi Jawa Timur juga dalam rangka koordinasi teknik pelaksanaan acara. Sebab, panitia dari acara Rakor KPU RI sendiri diambil dari tuan rumah yang kebetulan pelaksanaan berada di Jawa Timur. Harapannya, dengan koordinasi bisa menghasilkan kegiatan yang maksimal. Agenda Rakor KPU RI sendiri, selain akan dibahas dari sisi anggaran, juga akan ada penyampaian materi hukum dan teknis pelaksanaan Pilkada 2018, termasuk juga ada penyampai berbagai upaya yang sudah dilakukan. “Terkait hal yang berupa tantangan dan kendala apa yang sudah dihadapi, juga akan kami butuhkan dan sekaligus disampaikan dalam rakor,” ungkapnya. Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Eko Sasmito menyampaikan terima kasih atas kunjungan tiga perwakilan dari KPU RI tersebut. Dia menyatakan siap berkoordisi dan bekerja sama dalam menyukseskan rangkaian acara Rakor evaluasi situng dan sidalih, karena memang sangat dibutuhkan isa materi yang akan disampaikan. “Kami siap mensupport acara dari KPU RI, karena juga berkaitan dengan perkembangan tahapan Pilkada 2018,” ucapnya. (MC – TUNG/BAY)

KPU JATIM LAKSANAKAN UPACARA BENDERA: MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA KE-89

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU) melaksanakan upacara di halaman kantor setempat, Senin 30 Oktober 2017. Inspektur Upacara dipimpin langsung oleh Devisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Dalam pembacaan Pidato Ketua KPU Republik Indonesia, dihadapan seluruh staf KPU Jatim. Gogot menyampaikan, kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para Pemuda Indonesia, yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya juga, kita meneladani langkah-langkah dan kebaranian mereka (para Pemuda Indonesia), hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. “Mari kita kukuhkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa,” ajaknya. Gogot juga mengingatkan, untuk selalu menjaga menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas melayani peserta Pemilu dan masyarakata pemilih, dalam menggunakan hak pilihnya. Baik itu dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub), Bupati/Walikota serta Pemilu 2019 yang akan datang. “Saatnya kita berani bersatu untuk kemajuan dan kejayaan Indonesi,” pungkasnya. Ingin tahu lebih detail kehidmatan dan kekhusyukan rangkaian Upacara Bendera Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 Tahun 2017, silahkan klik https://www.facebook.com/KPUJATIM/ dan selamat menikmati. (MC – BAY)

MEDIA GATHERING: KPU INGINKAN WARTAWAN BANTU SOSIALISASI PILGUB 2018

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), melaksanakan Media Gathering dengan puluhan wartawan, di lantai 2 aula setempat. Dalam kegiatan tersebut, KPU Jatim sekaligus juga meminta masukan dari kalangan wartawan untuk suksesnya seluruh tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018 nanti. Devisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan, peran media massa baik cetak elektronik dan siber sangat dibutuhkan dalam Pilgub 2018 akan datang. Minimal, menjadi bagian dari kalangan yang membantu menyosialisasikan seluruh tahapan yang akan dilaksanakan oleh KPU. “Peran teman-teman wartawan yang lebih dekat dan bersentuhan dengan publik, menjadi penting bagi kami terutama dalam melakukan sosialisasi Pilgub 2018,” ujarnya. Gogot menerangkan, ada dua segmentasi yang menjadi focus dari KPU dalam melakukan sosialisasi yakni kalangan keluarga dan warga internet (nitezen). Nah, di situ terutama di kalangan nitizen yang menjadi bagian dari kalangan wartawan untuk membantu melakukan sosialisasi Pilgub 2018 ke kalangan masyarakat. Terlebih, dengan maraknya media massa yang berbasis internet (siber), akan menjadi bagian yang bisa membantu sosialisasi dari KPU Jatim. Gogot berharap, adanya komunikasi yang baik dengan kalangan wartawan akan menjadi modal kekuatan tersendiri dalam membangun demokrasi di Jatim. “Setidaknya dengan media gathering ini, bisa mendapat kritik dan masukan membangun dari kalangan wartawan,” urainya. Sementara itu, wartawan Koran Harian Bhirawa Siti Soelistiya menyatakan siap membantu KPU Jatim dalam menyukseskan Pilgub 2018 yang akan datang. Beberapa konsep sosialisasi dengan berbagai segmentasi sudah disiapkan, termasuk salah satunya diusulkan untuk sosialisasi di pusat keramaian seperti pasar modern dan mall. “Kalau di Kota Surabaya, sosialisasi Pilgub 2018 di mall saya kira sangat tepat. Itu karena tren kekinian kalau mall itu ramai dikunjungi oleh hamper seluruh segmentasi pemilih, terutama pemilih pemula,” terangnya. (MC - BAY)

KORELASI DIMINTA LEBIH KREATIF DALAM SOSIALISASI PILGUB 2018

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komunitas Relawan Demokrasi (Korelasi) Pemilhan Gubernur dan kreatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Itu penting, karena masih ada banyak segmen pemilih yang bisa dimaksimalkan. Demikian dikatakan oleh Sekretaris KPU Jawa Timur HM. Eberta Kawima, saat memberikan pengarahan pada Korelasi, di Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya,  Minggu 29 Oktober 2017. Pria yang akrab dipanggil Wima ini juga meminta agar segmentasi pemilih yang akan disasar oleh Korelasi, bisa menjadi bagian dari peningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilgub 2018 nanti. Terlebih, sebagian besar yang tergabung dalam Korelasi adalah anak muda yang tentunya mempunyai ide-ide kreatif dan cemerlang dalam mendekati pemilih. Sesuai dengan semangat pembentukan Korelasi, menurut Wima, para pemilih harus bisa disasar sesuai dengan segmentasi sehingga ada timbal balik. Semisal, untuk mendekati kalangan pemilih pemula tentu dengan cara menurunkan Korelasi dari kalangan muda yang memiliki kemampuan dalam kepemiluan. “Disitu peran dari Korelasi akan lebih maksimal, mendekati dan mengajak untuk berpatisipasi aktif dalam Pilgub 2018 nanti,” urainya. Wima menambahkan, untuk jangkauan awal, Korelasi diminta untuk memaksimalkan di Kota Surabaya dulu. Baru selanjutnya, kalau ada perkembangan yang bagus, sasaran segementasi pemilih bisa dilanjutkan atau diperlua lagi ke wilayah Gerbang Kertasila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo dan Lamongan). “Pada akhirnya nanti, 38 kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur bisa disasar secara maksimal oleh Korelasi,” pungkasnya. (MC – LNC/BAY)