Berita Terkini

KOORDINASI PENDAFTARAN PARTAI POLITIK, DPD PARTAI GOLKAR SILATURAHMI KE KPU JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id – Sekitar 30 orang fungsionaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, mendatangi Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), tanggal 16 Oktober 2017. Kedatangan pengurus partai  berlambang pohon beringin tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi, sekaligus koordinasi dengan jajaran KPU Jatim terkait tahapan Pemilu, yakni pendaftaran partai politik (parpol). Kedatangan rombongan DPD Partai Golkar Jawa Timur, disambut oleh Ketua KPU Jatim , Eko Sasmito dan Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. Adapun dari jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur, terdapat beberapa pengurus.  Diantaranya Sahat Tua Simanjuntak (Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur), Kodrat Sunyoto (Wakil Ketua Bidang Organisasi), Estu Haris (Ketua Pemenangan Pemilu Golkar Jatim), Ali Saibo (Wakil Ketua Bidang Media dan Opini), Rahmat Basuki (Wakil Ketua Bidang Hukum), Syaifullah Maksum (Wakil Sekretaris), Zainal Arifin (Wakil Ketua Hukum), Heri Sugiono (Wakil Ketua Kepemudaan). Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak menyampaikan ada tiga maksud dan tujuan kedatangan jajarannya. Pertama, dalam rangka silaturahim dan sekaligus memperkenalkan pengurus DPD Tingkat 1 dengan jajaran KPU Jatim. Sebab, selama masa dilantik sejak 2016 lalu belum pernah datang silaturahim dengan jajaran KPU Jatim. “Tidak ada maksud lain dari kedatangan kami, lebih tepatnya dalam rangka silaturahim saja. Biar jajaran pengurus kami kenal dengan jajaran KPU Jatim,” ujarnya. Sahat yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini menjelaskan, selain silaturahim, maksud dan tujuan yang kedua adalah dalam rangka memohon dan meminta arahan dari jajaran KPU Jatim, terkait dengan tahapan pendaftaran. Setidaknya dalam rangka menindaklanjuti keluhan dari DPD Partai Golkar di Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Timur. Sahat menilai, dengan adanya arahan dan masukan dari KPU Jatim, bisa menjadi jawaban dari kekhawatiran pengurus yang ada di tingkat Kabupaten/Kota. “Minimal ada arahan dari KPU Jatim, apa yang akan dilakukan pasca pendaftaran nanti agar bisa lolos dalam masa administrasi. Setidaknya Kami mendapat gambaran,” terang Sahat. Dia menambahkan, terakhir, pihaknya dalam waktu dekat akan mengundang KPU Jatim dalam agenda workshop yang juga dalam rangkaian acara Ulang Tahun Partai Golkar. Sahat menyebut, dalam workshop yang membahas tentang tata cara rekapitulasi perolahan suara itu nanti, pihaknya meminta dengan hormat agar KPU Jatim hadir sebagai nara sumber. Agenda itu juga akan menjawab kekurangan pahaman dari jajaran pengurus Partai Golkar tingkat Kabupaten/Kota dalam hal rekapitulasi suara. “Banyak suara yang dari tingkat bawah yang masih belum paham hal teknis terkait tata cara perhitungan suara. Makanya kami berinisiatif mengundang KPU Jatim, untuk mengisi workshop yang membahas perhitungan suara. Undangan resmi kami susulkan,” tambahnya. Sahat berjanji pihaknya akan terus melakukan koordinasi aktif dengan KPU Jatim, terkait seluruh tahapan Pemilu. Salah satu komitmen menjaga komunikasi itu, sudah diawali dengan berkunjung dan silaturahim langsung ke kantor KPU Jatim yang terletak di Jalan Raya Tenggilis Surabaya. Pihaknya, juga sudah menunjuk Lead Officer (LO) sebagai penghubung dengan KPU Jatim. “Dalam tahapan pendaftaran, kami juga sudah mengintruksikan agar seluruh jajaran DPD Tingkat 2 Partai Golkar untuk stand by sampai dini hari,” terangnya. Sementara, itu Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, mengucapkan terima kasih atas silaturahim yang dilakukan oleh jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur. Dia juga mengapresiasi, karena kedatangan yang tidak dikira dengan jumlah yang sangat banyak. Setidaknya, dengan silaturahim yang dilakukan akan membuat komunikasi lebih berjalan baik dan maksimal, dalam seluruh tahapan kepemiluan, termasuk tahapan pendaftaran partai politik. Eko menjelaskan, sejauh ini untuk tahapan pendaftaran partai politik masih berlangsung hingga Selasa (17/10/2017) pukul 00.00 WIB. Diharap agar partai politik bisa memaksimalkan waktu yang ada, agar bisa melalaui tahapan sesuai dengan aturan yang sudah ada. “Kami juga masih terus melakukan koordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota, terkait tahapan pendaftaran politik. Seluruh partai politik, termasuk Partai Golkar kalau ada kendala bisa langsung segera koordinasi dengan KPU setempat,” ucapnya. (MC-BAY)

SEBUAH UPAYA WUJUDKAN WTP

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Ditemui usai mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Dana Hibah Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2018 yang di gelar di Yogyakarta, staf subbagian Keuangan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), yang juga sebagai operator SAIBA (Sistem Akuntansi Berbasis Akrual), Faizurrahman sampaikan beberapa upaya yang dilakukan KPU untuk meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Menurut operator SAIBA KPU Jatim, Faiz, pada bimtek ditekankan bahwa KPU menginginkan memperoleh predikat WTP dalam pelaporan keuangannya. “Pada tahun 2015 KPU memperoleh WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Hal ini disebabkan laporan hibah pilkada belum sesuai ketentuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan-red). Karenanya, laporan hibah pilkada tahun 2018 akan berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun 2018, KPU akan menggunakan aplikasi SILABI (Sistem Laporan Bendahara Instansi) dalam pelaporannya,” ungkap Faiz (13/10/2017). Upaya lain untuk memperoleh WTP ini yakni dengan membuat SP2HL (Surat Pengesahan dan Pengelolaan Hibah Langsung) setiap bulannya. BPK menyarankan kepada KPPU agar membuat SP2HL setiap bulannya. SP2HL ini penting untuk mengetahui penggunaan dana hibah. Selanjutnya selain SILABI dan SP2HL, KPU juga perlu membuat SP4HL (Surat Perintah Pengesahan Pengembalian Pendapatan Hibah Langsung). “SP4HL ini memuat sisa anggaran Pilkada. Sisa anggaran ini selanjutnya disetor ke kas negara maupun kas daerah, sesuai dengan NPHD yang telah ditandatangani,” kata staf yang pernah dinas di KPU Kota Surabaya ini. (AACS)

PENDAFTARAN PEMANTAU, PPS DAN PPK MULAI DIBUKA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Tepat pada hari ini, Kamis, tanggal 12 Oktober 2017, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) membuka pendaftaran Pemantau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur Tahun 2018. Sebagaimana Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 terkait dengan Tahapan Pilkada, pendaftaran pemantau pemilihan ini akan dibuka sampai dengan tanggal 11 Juni 2018. Pemantau pemilihan dalam Pilgub Jatim sebagaimana disampaikan oleh Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro akan memantau pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Jawa Timur. “Pemantau Pemilihan sebagaimana disebutkan dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2017 Pasal 30 (1) dapat dilakukan oleh Pemantau Pemilihan Dalam Negeri dan Pemantau Pemilihan Asing,” ujar Gogot (12/10/2017). Pemantau Pemilihan Dalam Negeri pada Pilgub Jatim ialah organisasi kemasyarakat yang terdaftar di Pemerintah yang mendaftar dan memperoleh akreditasi dari KPU Jatim untuk melakukan pemantauan. Sedangkan Pemantau Pemilihan Asing merupakan lembaga dari luar negeri yang mendaftar dan telah memperoleh akreditasi dari KPU untuk melakukan pemantauan pemilihan. “Saat ini syarat, tata cara, waktu dan tempat pendaftaran Pemantau Pemilihan Pilgub Jatim dapat diketahui dan diakses di website KPU Jatim (jatim.kpu.go.id), media sosial (facebook dan twitter), dan papan pengumuman kantor KPU Jatim. Kemudian formulir pendaftarannya selain dapat diambil di kantor KPU Jatim juga dapat didownload di website KPU Jatim,” tutur Anggota KPU Jatim ini. Selain dibuka Pemantau Pemilihan Pilgub Jatim, mulai hari ini, tanggal 12 s.d 21 Oktober 2017 dibuka pula pendaftaran PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) Pilgub Jatim Tahun 2018 di 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur. “Masyarakat yang berkenan dan ingin berpartisipasi silahkan mendaftar di kantor KPU Kabupaten/ Kota masing-masing,” tutup Gogot. (AACS)

FGD REKOMENDASIKAN MASKOT, MARS, JINGLE DAN TAGLINE PILGUB JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Gelar Diskusi Kelompok Terarah atau Focus Group Discussion (FGD) hari ini, Kamis, tanggal 12 Oktober 2017, jam 10 pagi, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) hasilkan rekomendasi pembuatan maskot, mars, jingle dan tagline. Bertempat di hotel Luminor, jalan Raya Jemursari Nomor 206-208 Surabaya, FGD dihadiri Anggota KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, Choirul Anam, Muhammad Arbayanto, para Kepala Bagian, staf Teknis dan Hupmas, serta peserta dari berbagai unsur. Seperti peserta dari unsur budayawan, wartawan, akademisi, organisasi kepemudaan, dan sebagainya. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro dalam pengantar acara menyampaikan bahwa FGD sengaja dilaksanakan karena untuk mendapatkan rekomendasi maskot, mars, jingle dan tagline pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Tahun 2018 yang pas. “Pembuatan maskot, mars, jingle dan tagline biasanya dilakukan dengan menggunakan metode sayembara atau penunjukan langsung. Karena keterbatasan waktu, KPU Jatim tidak memungkin untuk menggelar sayembara,” kata Gogot (12/10/2017). Gogot melanjutkan, “KArenanya, KPU Jatim akan melakukan penunjukan langsung. Dalam penunjukan langsung ini tentunya dibutuhkan masukan melalui FGD dari berbagai kelompok masyarakat yang memiliki kompetensi”. Setelah ada pengantar dari Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, lalu masing-masing peserta memberikan pandangannya terkait pembuatan maskot, mars, jingle dan tagline pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Tahun 2018 yang tepat. Untuk memperjelas berbagai usulan atau rekomendasi peserta, forum kemudian dibagi menjadi 3 kelompok. Yakni kelompok 1) kelompok maskot, 2) kelompok mars dan jingle, serta 3) kelompok tagline. Masing-masing kelompok pun diberi waktu sekitar 30 menit untuk berdiskusi. Selesai diskusi kelompok, dilanjutkan dengan pembahasan peserta dalam satu forum kembali. FGD ini pun selesai pada jam 1 siang. Hasil FGD akan menjadi panduan untuk pembuatan maskot, mars, jingle dan tagline. Dan dalam kurun waktu 2 minggu akan ada FGD serupa untuk membahas maskot, mars, jingle dan tagline yang telah dibuat, agar mendapatkan perbaikan. (AACS)

FGD PEMBUATAN MASKOT, KPU JATIM UNDANG BERBAGAI STAKEHOLDER

    Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) akan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pembuatan Maskot, Tagline, Mars, dan Jingle Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 besok, hari Kamis, tanggal 12 Oktober 2017 di hotel Luminor, jalan Raya Jemursari Nomor 206-208 Surabaya. FGD ini akan mengundang dan melibatkan berbagai stakeholder. Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro mengungkapkan FGD ini bertujuan agar semua pihak dari berbagai stakeholder dapat menyumbangkan pemikirannya. “Tujuan FGD adalah untuk mendapatkan dukungan dan partisipasi pemikiran terkait gambaran usulan Maskot, Tagline, Mars, dan Jingle Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang baik dan menarik dari berbagai stakeholder,” terang Gogot (11/10/2017). Untuk itu, dalam FGD ini melibatkan banyak stakeholder. “Antara lain berasal dari unsur seniman, budayawan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, wartawan, organisasi kepemudaan, dan akademisi,” kata Komisioner KPU Jatim ini. Berikutnya, pembuatan Maskot, Tagline, Mars, dan Jingle. Maskot, Tagline, Mars, dan Jingle yang baik dan menarik menurut Gogot perlu dilakukan oleh KPU. Karena Maskot, Tagline, Mars, dan Jingle yang baik dan menarik diyakini dapat memberikan sentuhan spesial yang melekat dengan mudah di ingatan orang. Sehingga dapat digunakan sebagai sarana sosialisasi yang tepat karena dapat mempengaruhi pikiran dan perilaku pemilih dengan mudah. “Dengan ini, harapannya dapat membantu mempromosikan Pilkada dan memberikan pengaruh positif pada peningkatan partisipasi pemilih,” pungkas Gogot. (AACS)