Berita Terkini

KPU Jatim Terima Kunjungan KPID Jatim, Perkuat Sinergi Sukseskan Pemilu 2024

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) terus berkomitmen menyukseskan Pemilu Tahun 2024. Salah satunya dengan memperkuat sinergi dengan para pihak. Untuk itu, hari ini Senin, 21 November 2022 KPU Jatim menerima kunjungan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Timur (KPID Jatim). Bertempat di Media Center KPU Jatim, kunjungan dikemas dalam bentuk diskusi interaktif antar keduanya. Berlangsung selama kurang lebih dua jam, mulai pukul 14.00 WIB. Nampak berbeda, kali ini kedatangan KPID juga mengajak serta 10 mahasiswa magang dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Turut hadir, Ketua Immanuel Yosua beserta Anggota Royin Fauziana, Dian Ika, dan Sundari. Anggota KPU Jatim Miftahur Rozaq dalam sambutannya menyampaikan jika pihaknya selaku penyelenggara pemilu berharap keterlibatan aktif para pihak sesuai kapasitas masing-masing. "Saat ini kami tengah menjalankan beberapa tahapan pemilu yang sudah dimulai sejak 14 Juni lalu. Untuk itu KPU butuh mitra untuk menyukseskan pemilu ke depan," terang Rozaq. Sementara itu, mewakili lembaganya Anggota KPID Jatim Dian Ika mengatakan sengaja ia mengajak mahasiswa magang untuk mengetahui aktivitas KPU dalam menyelenggarakan Pemilu. "Kebetulan mahasiswa ini dari jurusan Ilmu Politik yang tentu relevan dengan aktivitas kepemiluan," kata Ika. Selain itu, ia berharap dari kunjungan ini mahasiswa dapat mengambil wawasan baru serta terlibat aktif menjadi relawan pemilu. Sedangkan Anggota KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro yang berkesempatan memaparkan materi menekankan jika KPID telah menjadi mitra KPU selama ini. Terutama kaitannya dengan pengawasan aktif terhadap aktivitas kampanye di media. Berupa penyiaran dan pemberitaan, iklan, serta debat publik. Tak lupa, mantan Wartawan Radio Soka tersebut mengajak mahasiswa untuk tidak golput dalam Pemilu. "Mekanisme demokrasi apa yang akan diperjuangkan? Pasalnya pemilu sekarang sudah dilaksanakan dengan  predictable process dan unpredictable result," jelas Gogot. Terlebih mahasiswa menjadi bagian masyarakat yang mempunyai idealisme dan nalar kritis tinggi. "Sehingga segmen pemula dan pemuda memang menjadi atensi KPU Jatim untuk menjadi agen sosialisasi. Terlebih dengan jumlah mereka yang dangat dominan dalam daftar pemilih," pungkas Gogot. Untuk diketahui, sebelum dilakukan diskusi, sejumlah 10 mahasiswa juga dikenalkan informasi kepemiluan dengan mengunjungi Rumah Pintar Pemilu Punakawan. Turut hadir dari KPU Jatim selain Gogot dan Rozaq, Sekretaris Nanik Karsini, Kasubbag Partisipasi Masyarakat Prahastiwi dan Staf terkait. (AFN/Fto.Sekti_Ganjar)

Rakor di Provinsi, 38 KPU Kabupaten/Kota Paparkan Rancangan Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Pemilu 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penataan Daerah Pemilihan (Dapil) dan Alokasi Kursi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota se-Jawa Timur hari ini Sabtu, 19 November 2022, mulai dari pukul 10.00 WIB-selesai, di aula lantai II kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Pada rakor ini, 38 KPU Kabupaten/Kota berkesempatan memaparkan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota Pemilu Tahun 2024. Peserta dari kabupaten/kota terdiri dari Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kasubbag Teknis dan Hupmas, serta admin/operator Sistem Informasi Daerah Pemilihan (Sidapil). Berikutnya dari KPU Jatim hadir Ketua, Choirul Anam dan Divisi Teknis Penyelenggaraan, Insan Qoriawan. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam menyampaikan bahwa Divisi Teknis Penyelenggaraan harus memahami secara utuh mengenai tahapan penataan dapil dan alokasi kursi ini. “Kawan-kawan Divisi Teknis Penyelenggaraan jangan sepenggal-penggal memahami terkait tahapan penataan dapil dan alokasi kursi. Tapi harus secara utuh memahaminya, karena KPU Kabupaten/Kota memiliki tanggung jawab dan kewenangan dalam hal ini,” tutur Anam  dalam sambutannya. Lebih lanjut, Insan Qoriawan selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim mengatakan saat ini memasuki tahapan penyusunan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota untuk Pemilu 2024. “Penataan dapil penting dilakukan pertama, mengingat adanya perubahan jumlah penduduk yang mengakibatkan alokasi kursi dalam satu daerah pemilihan melebihi batas maksimal dan/atau kurang dari batas minimal yang ditentukan oleh Undang-undang. Lalu ada pemekaran wilayah atau bencana alam. Ketiga, adanya daerah pemilihan pada pemilu sebelumnya yang bertentangan dengan prinsip-prinsip penataan dapil,” katanya. Sehingga menurut Insan, dalam rangka mengkoordinasikan dan membangun kesepahaman bersama mengenai rencana rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota, maka digelar rakor ini. “Masing-masing kabupaten/kota diberikan kesempatan memaparkan rencana rancangannya dengan memberikan penjelasan-penjelasan berdasarkan tujuh (7) prinsip  penyusunan dapil yakni kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu yang proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas, dan kesinambungan,” tutur Insan. Dalam hal penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota, Insan mengungkapkan pula jika KPU menggunakan sarana teknologi informasi yang dikenal dengan Sistem Informasi Daerah Pemilihan (Sidapil), untuk membantu dalam menyusun dan mengelola penataan dapil dan alokasi kursi. Perlu diketahui, usai menyusun dan menetapkan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota, KPU Kabupaten/Kota akan mengumumkan ke publik untuk mendapatkan masukan dan tanggapan. Setelah itu, akan diuji publikkan, finalisasi dan penetapan rancangan penataan dapil dan alokasi kursi, disampaikan kepada KPU Provinsi, serta KPU Provinsi akan melakukan pencermatan dan rekapitulasi rancangan penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota. Berikutnya, KPU Provinsi akan menyampaikan ke KPU, serta KPU melakukan penataan dan penetapan Dapil DPRD Kabupaten/Kota.*** (AA/Fto.AA)

Persiapkan Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih Pemilu Tahun 2024, KPU Jatim Gelar Rakor

Probolinggo, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka mempersiapkan tahapan penyusunan daftar pemilih, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama KPU Kabupaten/Kota di wilayahnya. Berlangsung selama tiga hari mulai 14 hingga 16 November 2022, KPU Jatim sekaligus melakukan evaluasi terhadap Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tahun 2022.  Sesuai dengan Peraturan KPU, tahapan penyusunan daftar pemilih dan pemutakhiran data pemilih dimulai sejak 14 Oktober lalu. Dijadwalkan akan berlangsung selama kurang lebih delapan bulan. Berakhir hingga 21 Juni 2023.  Sebelumnya, pada rangkaian acara pembukaan rakor, Anggota KPU Jatim Miftahur Rozaq mengatakan panjangnya tahapan penyusunan daftar pemilih menjadi bukti bahwa data pemilih menjadi salah satu elemen dalam Pemilu yang sangat penting.  “Apalagi juga menjadi salah satu aspek materi sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) saat terjadi Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU),” ujar Rozaq.  Untuk itu, mantan Anggota KPU Kabupaten Sampang tersebut meminta KPU Kabupaten/Kota untuk lebih siap dalam menyelesaikan tahapan-tahapan Pemilu ke depan yang tentu akan semakin berat.  “Terlebih dengan kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini,” pesan Rozaq.  Pada kesempatan tersebut juga disampaikan paparan mengenai Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyusunan Daftar Pemilih dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 dan Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) oleh KPU RI. Yang dalam hal ini dihadiri Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin), Nur Wakit Aliyusron.  Dalam mukaddimah materinya, ia menyampaikan bahwa keberadaan pemilih adalah salah satu aspek penting dalam Pemilu. Maka, sebagai lembaga yang berperan "melahirkan" pemimpin, KPU perlu memperhatikan dengan cermat persoalan data pemilih. "Demokrasi dalam hal pemilu tentu akan berjalan ketika ada penyelenggara, peserta pemilu (perorangan maupun partai politik), dan pemilih/rakyat yang mempunyai hak pilih," katanya.   Untuk itu, kehadirannya kali ini ia juga menyampaikan beberapa isu strategis tentang penyusunan dan pemutakhiran data pemilih. Di antaranya terkait tata kerja pantarlih, Daftar Pemilih Sementara (DPS), Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP), dan Data Pemilih Tetap, kategori pendataan pemilih di lokasi khusus, dan tata kerja pemutakhiran di lokasi khusus.  Bertempat di Lava View Lodge, Cemorolawang, Ngadisari, Sukapura, Probolinggo. Hadir sebagai peserta yaitu 38 KPU Kabupaten/Kota yang terdiri dari Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Rendatin), Kasubbag Rendatin, dan Operator Sistem Data Pemilih (Sidalih). Hadir pula perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur.  Sadangkan hadir dari KPU Jatim selain Rozaq, Anggota Nurul Amalia, Sekretaris Nanik Karsini, Kepala Bagian Rendatin, Kepala Sub Bagian Perencanaan, Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, dan jajaran staf subbag terkait.  (RH/ ed. Red/Fto. Panitia)

Komitmen Tingkatkan Keterlibatan Pemilih Perempuan pada Pemilu 2024, KPU Jatim Berikan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di Pasuruan

Pasuruan, jatim.kpu.go.id- Terus komitmen tingkatkan keterlibatan pemilih perempuan di wilayah Jawa Timur pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) kembali memberikan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Segmen Pemilih Perempuan di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini bertempat di Rumah Makan Nikmat Rasa 1, jalan Raya Tambakrejo Nomor 39 Kabupaten Pasuruan pada hari Senin, 14 November 2022 pukul 14.00 WIB-selesai. Peserta terdiri dari 50 orang dari berbagai unsur, seperti Muslimat, Aisyiyah, Fatayat, Nasyiatul Aisyiyah, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI), Korp HMI-Wati (KOHATI), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq dalam sambutannya saat membuka acara, mendorong para pemilih perempuan untuk terlibat aktif dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. “Mengapa keterlibatan pemilih perempuan ini penting? Pasalnya jumlah pemilih perempuan berimbang dengan pemilih laki-laki, tingkat pendidikan perempuan kompetitif dengan laki-laki. Berikutnya, tingkat partisipasi perempuan di Jawa Timur pada dua kali Pemilu terakhir mengalami peningkatan. Serta tingkat partisipasi perempuan di Jawa Timur pada Pemilu 2019 lebih tinggi dibandingkan laki-laki,” papar pria yang akrab disapa Rozaq ini. Guna memotivasi para pemilih perempuan ini, KPU Jatim menghadirkan narasumber yang merupakan aktivis perempuan dari Non Government Organization (NGO) The Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia, Yeni Lutfiana. Yeni memaparkan materi terkait dengan Pentingnya Keterlibatan Perempuan dalam Demokrasi dan Kepemiluan. Menurut Yeni, perempuan harus berpartisipasi dalam politik. “Politik ini adalah hak perempuan sebagai warga negara, perempuan menghadirkan gagasan orang yang diwakilinya, serta perempuan memiliki peran memproduksi kebijakan yang berbasis pengalaman dan kebutuhan perempuan. Di sisi lain, negara juga menjamin kesetaraan penuh bagi perempuan dan laki-laki untuk berpolitik,” jelasnya. Untuk mendorong partisipasi politik ini, Yeni mengungkapkan perlunya pendidikan politik, memastikan sistem berjalan, serta melibatkan perempuan dalam kepemiluan. Supaya pemilih perempuan menjadi pemilih yang cerdas, ia berpendapat bahwa perempuan penting mendapatkan pendidikan politik terkait dengan voters education, voters information, civic education, gender sensitivity dan keberagaman, serta hukum dan politik. Lebih lanjut, sebagai salah satu bentuk tanggapan yang telah disampaikan Yeni Lutfiana, Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih; Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas dan SDM) KPU Kabupaten Pasuruan, Suyatmin selaku narasumber kedua, memberikan voters information dan education, serta gender sensitivity dan keberagaman. Sebagai bentuk voters information, ia menyampaikan tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilu 2024. “Tahapan Pemilu telah dimulai sejak 14 Juni 2022, dan saat ini kita telah memasuki tahapan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu 2024. Pemungutan suara akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024,” ungkap Suyatmin. Sebagai bentuk voters education, gender sensitivity dan keberagaman, Divisi Sosdiklih; Parmas dan SDM KPU Kabupaten Pasuruan ini memberikan penguatan kepada pemilih perempuan, menyampaikan pentingnya perempuan memilih dan dipilih dalam pemilu, cara menjadi pemilih cerdas dan sebagainya. Terakhir, ia berharap melalui kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih segmen pemilih perempuan ini menjadi inspirasi bagi peserta untuk mengambil peran dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. “Ibu-ibu dan adik-adik dalam waktu dekat ini dapat mengambil peran menjadi penyelenggara Ad Hoc,” tutupnya. Hadir dari KPU Jatim dalam kegiatan ini antara lain Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq, Kasubbag Partisipasi dan Hubungan Masyarakat (Parmas), Prahastiwi Kurnia S., serta staf subbag Parmas. Sedangkan dari KPU Kabupaten Pasuruan turut hadir Komisioner yakni Zainul Faizin, Suyatmin dan Erik Zainuri, serta  Sekretaris, Sherla Rusdianto.*** (AA/Fto.Sekti)

KPU Jatim Gelar Bimtek SAKIP, Rozaq: Instrumen Non Tahapan yang Penting Dikelola dan Dimaksimalkan

Gresik, jatim.kpu.go.id - Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat penting untuk dikelola. Meskipun SAKIP ini instrumen non tahapan, keberadaannya perlu untuk dimaksimalkan.  Demikian disampaikan Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Miftahur Rozaq dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bersama KPU Kabupaten/Kota se Jawa Timur pada Tahapan Pemilihan Umum Tahun 2024. "Hal ini sebagai penegasan bahwa instansi KPU juga ada penilaian dan audit yang harus dipertanggungjawabkan kepada publik sebagaimana intansi pemerintah lainnya,” tutur Rozaq.  Untuk itu, bimtek kali ini merupakan wujud pendampingan KPU Jatim kepada KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur agar dapat menyusun SAKIP dengan lebih baik. Bimtek digelar selama dua hari, mulai Jumat, 11 November 2022 sampai dengan Sabtu, 12 November 2022. Bertempat di Hotel Santika, Jalan DR. Wahidin Sudiro Husodo 788, Kecamatan Kembangan, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik. Sebelumnya, saat memberikan sambutan pada pembukaan, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan bahwa capaian nilai SAKIP terbaik tingkat nasional KPU Jatim adalah contoh bagi pengelolaan SAKIP KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Maka dari itu, ia mengajak KPU Kabupaten/Kota di Jawa Timur untuk mengelola SAKIP dengan lebih baik lagi. “Memang butuh komitmen yang kuat dari pemimpin. Tidak bisa sekretariat mengerjakan SAKIP sendiri. Karena banyak hal yang harus diputuskan melalui pleno, mulai dari anggaran, pelaksanaan hingga capaiannya,” katanya. Turut memberikan pengarahan, Divisi Data dan Informasi Nurul Amalia menyampaikan bahwa perencanaan adalah juga hal yang penting.  "Maka dari itu, perlu meluangkan waktu untuk membuat perencanaan sebaik mungkin agar semua tugas terlaksana dengan baik,” katanya. Sementara Sekretaris Nanik Karsini turut mengapresiasi KPU Kabupaten/Kota yang karena telah berusaha meningkatkan pengelolaan SAKIP-nya. Ia berharap hal itu dapat lebih dimaksimalkan dengan lebih memahami siklus SAKIP, memperbaiki implementasi SAKIP, menyusun dokumen SAKIP dengan tepat waktu, dan terus melakukan evaluasi mandiri.  Dalam rangkaian pembukaan tersebut, KPU Jatim sekaligus melakukan penandatanganan penyesuaian Perjanjian Kerja (PK). Dimulai pukul 16.00 sampai dengan selesai. Hadir sebagai peserta Bimtek yaitu Divisi Perencanaan, Data dan Informasi dan Kepala Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. (RH/ed. Red/fto. Panitia)

Peringati Hari Pahlawan, KPU Jatim Laksanakan Upacara

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2022 pada Kamis, 10 November 2022. Upacara berlangsung dari pukul 08.00-08.30 WIB, di halaman belakang kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3, Surabaya. Upacara berjalan dengan khidmat dipimpin oleh Kepala Sub Bagian (Kasubag) Sumber Daya Manusia (SDM), Andrie Susanto, dan diikuti oleh Kepala Bagian (Kabag) Teknis Penyelenggaraan Pemilu; Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Popong Anjarseno, Kabag Perencanaan; Data dan Informasi, Nurita Paramita, para Kasubag, staf, dan mahasiswa magang di lingkungan KPU Jatim.  Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim, Insan Qoriawan yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara, dalam amanat Menteri Sosial Republik Indonesia yang dibacakannya, ia mengingatkan bahwa pahlawan tetap menjadi teladan bagi bangsa Indonesia untuk menjawab tantangan masa depan. “Saat ini kita berada dalam perjuangan besar menakhlukkan ancaman dan tantangan. Pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih, kiranya perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh,” katanya. Sehingga, lanjut Insan, inovasi-inovasi harus terus dilakukan dalam pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan, pengembangan bahan pangan berbasis kearifan lokal, dan pengelolaan sumber daya air dengan bijak. “Ini semua dapat dilakukan dengan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tegas Insan. Berikutnya dengan semangat 'Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat', peringatan Hari Pahlawan 2022 menurut Insan diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk mengunggah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat. Amanat ini sejalan dengan Pesan Pahlawan Nasional, Moh. Yamin, satu dari 14 Pesan Perjuangan Pahlawan yang dibacakan dengan lantang oleh Bintang Fajar, Staf Tekmas KPU Jatim. "Cita-cita persatuan Indonesia bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri!" Usai rangkaian upacara selesai, selanjutnya diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh jajaran KPU Jatim. Dan masing-masing kembali ke meja kerjanya untuk melanjutkan tugas. (RH/ed. Red/Fto. Magang)