Berita Terkini

HARI TERAKHIR PENDAFTARAN BACALON: 400 PERSONIL KEPOLISIAN AMANKAN KPU JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sekitar 400 personil keamanan dari Polrestabes Kota Surabaya dan jajarannya, diterjunkan di hari terakhir tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Rabu (10/01). Ratusan personil keamanan tersebut disebar secara terbuka dan tertutup di kantor KPU Jatim dan sekitarnya. Kabagops Polrestabes Surabaya AKBP Bambang SW menyatakan bahwa pengamanan dilakukan di kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 dan sekitarnya. Bentuk pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup, dengan jumlah personil yang diturunkan sebanyak 400 orang lebih. “Pengamanan maksimal Kami lakukan dalam tahapan pendaftaran di hari terakhir. Ada sebanyak 400 personil yang kami terjunkan,” ujarnya. Bambang menjelaskan, untuk di sekitar kantor KPU Jatim sendiri ada sekitar 140 personil yang menjaga tahapan pendaftaran Bacalon. Mereka diterjunkan guna melakukan pengamanan, termasuk juga mengatur alur keluar masuk dari massa pendukung yang ikut mengantar Bacalon. Untuk arus lalu lintas sepanjang Jalan Raya Tenggilis, menurut Kabagops, akan diberlakukan sistem buka tutup. Selama masih belum ada massa pendukung yang datang, arus lalu lintas akan dibuka, sedangkan kalau sudah Bacalon datang mendaftar akan ditutup hingga selesainya proses pendaftaran. “Kami juga akan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Mohon maaf kepada para pengguna jalan kalau agak terganggu perjalannya untuk hari ini,” pungkasnya. Perlu diketahui, Rabu (10/01) merupakan hari terakhir tahapan pendaftaran Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Informasi yang diperoleh, salah satu Bacalon akan datang ke kantor KPU Jatim untuk mendaftarkan diri. Kedatangan salah satu Bacalon juga akan diantar oleh jajaran pengurus partai politik (parpol) pendukung. (MC – BAY)

HARI KEDUA MASIH BELUM ADA BACALON YANG MENDAFTAR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Hari kedua tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, masih sepi pendaftar. Hingga batas waktu yang telah ditentukan Selasa (9/1), pukul 16.00 Wib, tidak ada satu Bacalon dan partai politik (parpol) yang datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur untuk mendaftarkan diri. Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menyatakan, seperti hari sebelumnya hingga memasuki batas akhir pendaftaran di hari kedua yakni pukul 16.00 Wib, belum ada satupun Bacalon yang mendaftarkan diri. Pihaknya menutup jadwal di hari kedua, selanjutnya akan membuka kembali di hari ketiga, Rabu (10/01) hingga pukul 24.00 Wib. “Belum ada yang mendaftar, kami tunggu besok (Rabu) pendaftaran Bacalon dibuka kembali hingga pukul 24.00 Wib,” ujarnya, dalam jumpa pers di lokasi pendaftaran Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, di kantor KPU Jatim Jalan Raya Tenggilis Nomor 1 Surabaya. Hadir dalam jumpa pers tersebut Ketua Bawaslu Provinsi Jatim Muh. Amin dan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi. Dari jajaran Anggota KPU Jatim hadir secara keseluruhan yakni Muhammad Arbayanto (Divisi Teknis), Gogot Cahyo Baskoro (Divisi SDM dan Parmas), Choirul Anam (Divisi Perencanaan dan Data) dan Dewita Hayu Shinta (Divisi Umum; Keuangan dan Logistik). Eko menjelaskan, meski belum ada Bacalon yang mendaftarkan diri, sudah ada beberapa perwakilan partai politik (parpol) dan tim pemenangan yang datang konsultasi dengan pihak KPU Jatim. Dari perwakilan parpol pengusung salah satu calon, juga memberikan informasi kalau Bacalon yang akan diusungnya akan mendaftarkan diri di hari terakhir besok Rabu. Dengan adanya informasi dari tim pemenangan salah satu Bacalon tersebut. Pihaknya menyatakan siap menerima pendaftaran yang sudah memasuki masa terakhir, termasuk juga dalam hal keamanan yang sudah disiapkan secara maksimal dan tengah berjaga-jaga di sekitar kantor KPU Jatim. “Meski belum ada yang mendaftar, sejauh ini sudah ada komunikasi dengan tim pemenangan dan parpol pengusung dan diinformasikan besok akan mendaftar,” terangnya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jatim Muhammad Amin mengingatkan agar Bacalon yang akan mendaftarkan diri untuk taat aturan. Seperti sudah dipastikan mengundurkan diri kalau statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta tidak menggunakan fasilitas negara saat mendaftarkan diri. “Taati aturan main yang sudah ada, bagi seluruh Bacalon yang akan mendaftarkan diri. Semua kami awasi agar tidak ada yang melanggar,” pungkasnya. (MC – BIB/TUNG/BAY)

DATANGI KANTOR KPU JATIM: TIM PEMENANGAN KHOFIFAH-EMIL KONSULTASI PENDAFTARAN BACALON

  Surabaya, jatim.kpu.go.id– Sejumlah orang yang mengatasnamakan tim pemenangan bakal pasangan calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Jatim (KPU Jatim), Selasa (09/01). Mereka koordinasi dan konsultasi terkait rencana pendaftaran Bacalon yang bakal diusung, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak. Kedatangan tim pemenangan Khofifah-Emil tersebut, diterima dan ditemui langsung oleh Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito dan Divisi Teknis KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. Beberapa staf dari Bawaslu Provinsi Jatim juga hadir dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut. “Terima kasih atas kedatangannya untuk berkoordinasi dengan kami. Selanjutnya, secara teknis yang mau disampaikan seperti apa, bisa diutarakang langsung sama Pak Arba (Divisi Teknis KPU Jatim-red),” ujar Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito, yang kemudian meninggalkan lokasi pertemuan di ruangannya.   M. Roziqi, ketua tim pemenangan Khofifah- Emil menyatakan, kedatangannya ke kantor KPU Jatim bersama partai pengusung dalam rangka silaturahim, sekaligus konsultasi dan koordinasi terkait syarat-syarat yang harus dilengkapi dalam tahapan pendaftaran bacalon Pilgub Jatim 2018. “Rencananya kami akan mendaftarkan pasangan calon Ibu Khofifah-Mas Emil, besok sekitar pukul 09.00 WIB. Makanya Kami datang ke sini guna menanyakan syarat-syarat yang harus dilengkapi,” ujarnya. Roziqi menjelaskan, pasangan calon yang akan mendaftarkan diri akan diantar oleh ribuan pendukungnya. Dari rencana yang sudah disampaikan, pemberangkatan Khofifah-Emil akan dimulai dari halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Jalan Siwalankerto Surabaya. Jajaran pengurus Partai politik (parpol) pendukung yakni Demokrat, Golkar, Nasdem, Hanura dan PPP dipastikan akan ikut mengantar pasangan Khofifah-Emil mendaftar ke kantor KPU Jatim. Bahkan, menurut Roziqi sudah ada satu parpol lagi yang akan ikut gabung menjadi pengusung. “Konfirmasi terbaru, PAN juga akan ikut menjadi pengusung pasangan Khofifah – Emil. Ketua Umumnya (Zulkifli Hasan) juga dijadwalkan ikut mengantar ke kantor KPU Jatim,” ungkap Roziqi. Dia menambahkan, selain partai parlemen juga ada partai non parlemen yang juga akan ikut mendukung dan mengantar ke KPU Provinsi Jatim. “Dari partai non parlemen, kabar yang terbaru PKPI rencananya juga akan ikut mengantar,” pungkasnya. (MC – BAY)

RPP PUNAKAWAN KPU JATIM JADI JUJUGAN KALANGAN WARTAWAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Disela-sela kesibukan melakukan aktifitas liputan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon (Bacalon), Rumah Pintar Pemilu (RPP) Punakawan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menjadi jujugan kalangan wartawan. Baik itu yang berasal dari media cetak, televisi dan media online. Tidak hanya melihat isi dari RPP Punakawan. Kalangan wartawan juga mencatat beberapa data yang tersaji di papan tertempel, terutama terkait sejarah, angka dan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2008 dan 2013. Bahkan, juga ada wartawan yang mencoba bermain ular tangga demokrasi. “Menurut saya, tempat ini (RPP Punakawan) merupakan sebuah terobosan baru yang bisa menjelaskan bab demokrasi secara visual kepada para pengunjung. Seperti juga literasi visual yang keberadaanya mudah dimengerti,” ujar wartawan Harian Kompas, Ambrosius Manoharto, Selasa (09/01). Pria yang akrab dipanggil Bro ini menyatakan, semua data tersaji lengkap mulai dari Pemilu dan Pilgub Jatim. Bedanya, data yang tersaji kebanyakan dalam bentuk visual sehingga mudah dimengerti oleh siapa saja yang berkunjung ke RPP Punakawan. Pengunjung juga bisa memahami materi demokrasi dari Pemilu, dengan memakai metode bermain (game). “Bisa jadi referensi terutama bagi kalangan pemilih pemula. Sangat bagus untuk pembelajaran mengenai demokrasi dan kepemiluan,” terangnya. Hal yang sama dikatakan oleh fotografer Koran SINDO, Ali Masduki. Dia menyatakan untuk obyek pengambilan gambar sangat bagus karena nuansanya kekinian, karena juga ada tempat untuk foto selfie. Dia menyarankan, tamu atau tokoh yang datang ke kantor KPU Provinsi Jatim harus mampir ke RPP Punakawan. “Termasuk seperti Kapolda Jatim yang datang kemarin, seharusnya pengambilan gambarnya di RPP Punakawan karena background-nya sangat bagus,” ungkapnya. Sementara itu, Divisi SDM dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyatakan keberadaan RPP Punakawan memang dibuat untuk memudahkan masyarakat terutama kalangan pemilih pemula, dalam memahami bab demokrasi dan kepemiluan. Sebab, di dalam RPP Punakawan tidak hanya data dan fakta yang ada, tapi ada kelebihan tersaji dalam bentuk visual dan permainan (game). Literatur berupa buku, majalah dan dokumen juga ada untuk mempermudah pengunjung dalam memahami seluruh hal yang berkaitan dengan kepemiluan. “Siapa saja boleh datang ke sini, karena memang terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar demokrasi dan kepemiluan,” pungkasnya. (MC – TUNG/BAY)

HARI PERTAMA PENDAFTARAN PILGUB JATIM: BACALON BELUM ADA YANG DAFTAR

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Hari pertama, dipastikan belum ada pasangan bakal calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) dan partai politik (parpol) yang mendaftaran diri ke KPU Provinsi setempat. Kepastian itu didapat setelah sampai batas akhir pendaftaran, Senin (8/1) pukul 16.00 Wib belum ada satupun yang mendaftarkan diri. Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menyatakan, tepat pukul 16.00 Wib pendaftaran Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim sudah resmi ditutup. Hasilnya di hari pertama, belum ada satupun Bacalon termasuk parpol yang mendaftarkan diri, dengan datang langsung ke kantor KPU Jatim. “Untuk hari pertama, kita tutup tanpa ada pendaftar. Selanjutnya, Selasa besok akan kami buka kembali pendaftaran dan ditunggu bagi yang ingin mendaftarkan diri,” ujarnya. Eko menjelaskan, kalau di hari kedua belum juga ada Bacalon dan parpol yang mendaftarkan diri. Pihaknya akan kembali membuka pendaftaran di hari ketiga, Rabu (10/1) akan datang. Cuma, batas waktu pendaftaran berbeda, tidak hanya sampai pukul 16.00 Wib, melainkan dibuka sampai pukul 24.00 Wib. Dia menambahkan, meski belum ada satupun pendaftar yang datang ke kantor KPU Jatim. Menurut Eko, sudah ada pihak penghubung dari Bacalon (LO) dan juga dari parpol, yang sudah melakukan langkah koordinasi dengan KPU Provinsi Jatim. Setidaknya ada penyampaian secara lisan, yang sudah dilakukan dan sekaligus menanyakan terkait pendaftaran Bacalon Pilgub Jatim 2018. “Termasuk juga ada yang secara lisan menyampaikan akan mendaftar. Ada kemungkinan hari Rabu nanti daftarnya, itu hasil penyampaikan secara lisan yang sudah masuk ke kami,” pungkasnya. (MC – BAY)

DKPP NILAI TAHAPAN PENDAFTARAN BACALON PILGUB JATIM SUDAH PENUHI KEBUTUHAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Timur (Jatim) diminta melaksanakan tugas sebaik-baiknya, untuk melaksanakan Pendaftaran Bakal Pasangan Calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Demikian disampaikan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP), Prof Dr Harjono, saat berkunjung ke KPU Provinsi Jatim, Senin (8/1). Dalam kunjungannya, Hardjono yang memantau tahapan bacalon juga sempat berdiskusi dengan beberapa wartawan di media center KPU Provinsi Jatim. Kehadiran orang nomor satu di DKPP RI itu, diterima langsung oleh Ketua KPU Jatim Eko Sasmito, Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provisi Jatim Aang Kunaifi, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyakarakat (SDM dan Parmas) KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro, Divisi Teknis KPU Jatim Muhammad Arbayanto. Ketua DKPP RI Prof Dr Hardjono menyatakan secara garis besar, KPU Jatim sudah memenuhi kebutuhan dengan mempersiapkan pendaftaran Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Walaupun, pada hari pertama pendaftaran Senin (8/1) hingga pukul 16.00 Wib belum ada satu Bacalon yang mendaftar. “Semua berjalan lancar, persiapan yang dilakukan oleh KPU Jatim juga sudah berjalan maksimal, meski di hari pertama belum ada yang mendaftar,” ujarnya. Hardjono menyampaikan agar KPU Jatim bisa belajar dari pengalaman sebelumnya, dalam melaksanakan tahapan Pilkada Jatim 2018. Menurutnya, kalau dari pengalaman sebelumnya barangkali saat memasuki saat jam terakhir atau hari terakhir, biasanya baru ada yang mendaftarkan diri. Tidak hanya terkait dengan pendaftaran. Hardjono berharap dalam pelaksanaan Pemilukada saat ini, hal-hal yang menjadi persoalan dan yang bisa menimbulkan suatu masalah bisa dikurangi. Sehingga pelaksanaan Pilkada Jatim 2018 dapat berjalan dengan Guyub Rukun, sesuai dengan tagline yang diusung. “Mudah-mudahan semua berjalan lancar, sesuai dengan tahapan yang sudah disahkan, termasuk bakal calon akan ada yang segera daftar,” pungkasnya. (MC – LNC/TUNG/BIB/BAY)