Berita Terkini

19 KPU KABUPATEN/ KOTA BAHAS METODE SOSIALISASI YANG EFEKTIF DI MASA PANDEMI

  Blitar, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) bersama dengan 19 KPU Kabupaten/ Kota Penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 melakukan koordinasi dan pembahasan terkait metode sosialisasi yang efektif di masa pandemi Covid-19 dua hari ini, Rabu-Kamis (8-9/7). Pembahasan dan koordinasi ini bertempat di Gedung Kesenian Aryo, jalan Kenari Nomor 9 Blitar. Hadir dalam rakor Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 bersama 19 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur ini yakni, Komisioner KPU Jatim, Choirul Anam, Gogot Cahyo Baskoro. Muhammad Arbayanto, Insan Qoriawan, Miftahur Rozaq, Nurul Amalia, serta Plt. Sekretaris KPU Jatim, Suharto (Totok). Sedangkan peserta terdiri dari Divisi Sosdiklih; Parmas dan SDM serta Kasubag Tekmas 19 KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan Serentak Lanjutan 2020. Kabag Hukum; Teknis dan Hupmas KPU Jatim, Yulyani Dewi menyampaikan maksud dari kegiatan rakor ini adalah untuk memenuhi target partisipasi pemilih nasional. “Sedangkan tujuan rakor yaitu pertama, mencari cara dan metode yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi pemilih utamanya pada masa pandemi. Kedua, penyampaian konten sosialisasi yang menarik dan menyesuaikan kultur dan budaya lokal masing-masing daerah,” terangnyasaat menyampaikan laporan kegiatan (8/7/2020). Sehingga, target kegiatan ini peserta dapat memberikan bentuk-bentuk sosialisasi yang menarik sesuai dengan kultur budaya masing-masing daerah. Sementara itu, Komisioner KPU Jatim, Rochani mewakili Ketua KPU Jatim untuk membuka acara dan memberikan sambutan, menuturkan perkembangan regulasi terkait pemilihan 2020 luar biasa dinamisnya sehingga butuh konsentrasi penuh semua Komisioner untuk mengikuti perkembangan ini. “Literasi juga penting bagi Kita, meskipun itu menjadi tupoksi di luar Divisi Kita. Sempatkanlah waktu sebentar Ketika ada regulasi turun,” tuturnya. Perlu diketahui pada rakor ini, peserta akan mendapatkan materi terkait Sosialisasi; Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Walikota dan Wakil Walikota (PKPU 8 Tahun 2017); materi Publikasi Informasi Protokol Kesehatan dalam Melaksanakan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020; materi Sosialisasi Berbasis Keluarga; dan sebagainya. (AACS)

KPU JATIM UMUMKAN PENDAFTARAN JABATAN ADMINISTRATOR & JABATAN PENGAWAS DI LINGKUNGANNYA

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Pendaftaran Jabatan Administrator (Eselon III) dan Jabatan Pengawas (Eselon IV) telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) hari ini, Selasa, 7 Juli 2020. Demikian disampaikan Plt. Sekretaris KPU Jatim, Suharto saat ditemui di ruang kerjanya. Plt. Sekretaris KPU Jatim, Suharto menjelaskan bahwa pendaftaran Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas memedomi a) Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, Pejabat Pembina Kepegawaian Menetapkan Keputusan Pengangkatan dan Pemberhentian dalam Jabatan Administrator dan Jabatan Pimpinan Tinggi; serta b) Keputusan Sekretaris Jenderal KPU RI Nomor: 245/SDM.05.5.Kpt/05/SJ/IV/2018. Pendaftaran Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas ini penting untuk mengisi kekosongan jabatan di beberapa satker. “Ada 6 Jabatan Administrator yang kosong di KPU Kabupaten/ Kota, dan ada 18 Jabatan Pengawas yang kosong di KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/ Kota. Pengisian jabatan yang kosong ini perlu disegerakan mengingat sebagian besar kekosongan jabatan ada di satker yang saat ini sedang menyelenggarakan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020,” jelas pria yang akrab disapa Totok ini (7/7/2020). Lebih lanjut,m Totok menerangkan bahwa Pengumuman akan dilakukan selama 2 hari, tanggal 7-8 Juli 2020. Berikutnya pendaftaran dan penerimaan berkas lamaran tanggal 8-13 Juli, seleksi administrasi 9-14 Juli, pengumuman hasil seleksi administrasi 15 Juli, dan wawancara 16-17 Juli 2020. “Kami harap Kawan-Kawan PNS KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota yang telah memenuhi persyaratan, dapat berperan serta mengikuti proses seleksi ini dan jangan sampai melewati kesempatan yang ada. Karena ini penting juga untuk peningkatan jenjang karir Kawan-kawan,” tegasnya. Pengumuman lebih lanjut dapat diakses di website KPU Jatim (jatim.kpu.go.id) serta papan pengumuman KPU Jatim. (AACS)

KPU JATIM SINERGIKAN PENYELENGGARAAN PEMILIHAN SERENTAK LANJUTAN 2020 BERSAMA POLDA JATIM

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan audiensi ke Mapolda Jatim hari ini (Senin, 6/7), sekitar jam 3 sore. Audiensi ini dalam rangka untuk melakukan sinergi agar penyelenggaraan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 di wilayah Provinsi Jawa Timur dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Mengawali audiensi, Ketua KPU Jatim, Choirul Anam memperkenalkan jajaran Komisioner dan Pejabat Strukturalnya. Berikutnya Ketua KPU Jatim ini menyampaikan bahwa SDM penyelenggara pemilihan sampai dengan tingkatan KKecamatan, Kelurahan/ Desa sudah altif Kembali. “Ada yang mundur tetapi tidak banyak. Ada yang mundur karena diminta rapid test. Misalnya di Surabaya ada 70 orang dari 120 yang mundur karena danya kewajiban rapid test. Tapi ini sudah dilakukan proses pergantian,” ungkapnya (6/7/2020). Anam melanjutkan, saat ini ada 6 Kabupaten/ Kota yang sedang melaksanakan verifikasi faktual dukungan bapaslon perseorangan, yakni Kota Surabaya, Sidoarjo, Kota Blitar, Malang, Jember, serta Lamongan dengan 8 bapaslon perseorangan. “Terkait anggaran sudah cukup bagus, dari 1.047 M, sudah 50% yang dicairkan. Serta tambahan anggaran APBN sudah dicairkan 60% anggaran,” kata Anam. Sementara itu, jumlah TPS meningkat, karena jumlah maksimal pemilih di TPS sebanyak 500 orang pemilih. Dan perlu disampaikan pula jika semua penyelenggara mulai dari PPDP sampai KPPS akan dirapid test. Menanggapi yang disampaikan Ketua KPU Jatim, Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran SIK, M.Si mengatakan audiensi bersama dengan KPU Jatim ini penting agar tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan 2020 berjalan dengan baik, aman dan damai. “Meskipun pelaksanaannya kurang empat bulan lagi, namun semua tahapan harus disiapkan jauh-jauh hari. Hal ini sebagai bentuk upaya antisipasi gangguan kamtibmas saat gelaran Pemilihan Serentak 2020 di wilayah Jatim,” jelasnya. Fadil pun menyampaikan siap mengawal keamanan tahapan Pemilihan Serentak Lanjutan 2020. “Kami Polda Jatim siap mengamankan jalannya Pemilihan. Kapolres dan jajarannya juga siap membantu penuh mulai dari tahapan Pemilihan hingga pencoblosan. Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah di Jatim akan dipimpin langsung oleh Wakapolda Jatim dengan membentuk Satgas Nusantara. Ini dilakukan agar tidak ada gangguan kamtibmas saat gelaran Pemilihan Serentak 2020,” papar Fadil. Usai sambutan ini, acara dilanjutkan dengan diskusi antara Komisioner KPU Jatim dengan Polda Jatim. Dan audiensi diakhiri sekitar jam 4 sore. (AACS)

DIVISI PERENCANAAN DAN LOGISTIK KPU JATIM : KETEPATAN & KECERMATAN PENTING DALAM PENGADAAN

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Ketepatan dan kecermatan penting diperhatikan dalam proses pelaksanaan tahapan pengadaan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. Demikian disampaikan Divisi Perencanaan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Miftahur Rozaq di hadapan 19 PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen) KPU Kabupaten/ Kota penyelenggara Pemilihan hari ini (Jum’at, 3/7). Sebelumnya Komisioner KPU Jatim ini menyampaikan bahwa Rakor Pelaksanaan Pengadaan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 yang digelar di aula kantor KPU Jatim ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait dengan pengadaan-pengadaan. “Sehingga pengadaan Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020 bisa satu komando, satu pemahaman, tidak ada masalah administrasi maupun teknis di lapangan,” jelasnya (3/7/2020). Apalagi menurut mantan Komisioner KPU Kabupaten Sampang ini, Pemilihan Serentak Lanjutan kali ini memang berbeda dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, karena memang diselenggarakan dimasa pandemi Covid-19. “Meskipun tidak terkait teknis pemilihan, namun juga mempengaruhi tahapan-tahapan dalam pemilihan. Salah satunya terkait proses kesehatan dan keselamatan. Sehingga memerlukan pengadaan untuk APD juga. Pengadaan APD ini ada yang bersumber dari APBD maupun APBN,” tutur Rozaq. Tidak kalah penting dalam proses pengadaan ini yakni, ketepatan dan kecermatan dalam proses administrasi maupun pelaksanaannya. Agar tidak menyisakan permasalahan dikemudian hari. Selain Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, hadir pula dalam agenda ini Plt. Sekretaris KPU Jatim, Suharto, Kasubbag Umum dan Logistik, Agus Nugroho, Ketua Pengadaan KPU Jatim, Dian Tria. (AACS)

TINDAKLANJUTI PENERIMAAN DAFTAR PEMILIH PEMULA TAMBAHAN & DIPA TAMBAHAN ANGGARAN PEMILIHAN, KPU JATIM GELAR RAKOR

  Banyuwangi, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) kembali menggelar rapat koordinasi (rakor). Rakor kali ini dalam rangka menindaklanjuti penerimaan daftar pemilih pemula tambahan dan terbitnya DIPA tambahan anggaran Pemilihan Lanjutan Tahun 2020 di KPU Kabupaten/ Kota Penyelenggara Pemilihan. Rakor yang melibatkan Ketua, Divisi Perencanaan; Data dan Informasi, Kasubag Program dan Data, serta operator Sidalih 19 KPU Kabupaten/ Kota ini dilaksanakan selama 3 hari, Selasa-Kamis, tanggal 30 Juni-2 Juli 2020 di Banyuwangi. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk mengikuti rakor ini dengan serius. “Kita akan membahas mengenai daftar pemilih pemula tambahan dan DIPA tambahan anggaran Pemilihan Lanjutan Tahun 2020,” tuturnya (30/6/2020). Terkait DIPA tambahan anggaran Pemilihan Lanjutan Tahun 2020, menurut Ketua KPU Jatim di pertemuan sebelumnya (Senin, 29/6) sudah dibahas juga dengan Sekretaris. Mengenai pengadaan protokol kesehatan berupa APD, KPU Kabupaten/ Kota diminta harus cermat dan teliti. “Pesan Kami jangan sampai terjadi double accounting, karena ada yang memakai APBN dan ada yang menggunakan APBD fasilitasi Pemda setempat,” kata Anam. Menambahkan yang disampaikan, Anam menjelaskan untuk data pemilih yang sudah ada sebaiknya dibuat data dalam bentuk infografis yang menarik, hal ini agar bisa digunakan sebagai bahan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat. Upaya ini sekaligus sebagai bentuk keterbukaan informasi publik oleh KPU. Usai pembukaan acara dilanjutkan dengan Pengarahan dari seluruh Komisioner KPU Jatim. Di hari kedua rakor, peserta akan mendapatkan materi Penyusunan Daftar Pemilih serta aka nada monitoring dan evaluasi RKB Hibah Pemilihan Hasil Restrukturisasi (Perubahan Rincian RKB). Selanjutnya di hari ketiga, akan dilakukan reviu RAB Tahapan Pemilihan yang bersumber dari APBN, serta Monitoring dan Evaluasi Pengadaan APD & kebutuhan Coklit. (AACS)