Berita Terkini

HARI KEDUA RAKOR, KPU JATIM REVIEW PENYUSUNAN ANGGARAN KABUPATEN/ KOTA

  Kediri, jatim.kpu.go.id- Memasuki hari kedua rakor Penyusunan Perencanaan Program dan Anggaran Pilkada Serentak 2020 KPU Provinsi dengan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur (17/7), Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan review terhadap penyusunan program dan anggaran Pilkada 2020 oleh KPU Kabupaten/ Kota. Review dipimpin oleh Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq. Dengan didampingi Kasubag Program dan Data KPU Jatim, Nurita Paramita. Mengawali review, Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim menjelaskan bahwa tugas perencanaan dan logistik di kabupaten/ kota terbagi menjadi 2 Divisi. “Sebagian perencanaan ada di Divisi Ketua sedangkan logistik di Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik,” katanya (17/7/2019). Dalam draf tahapan Pilkada 2020, perencanaan program dan anggaran mulai bulan Mei sampai dengan September 2019. “Sedangkan penandatanganan NPHD paling lambat 1 Oktober 2019. Dan hari H pencoblosan jatuh pada tanggal 23 September 2019,” ujarnya. Lebih lanjut, Rozaq menerangkan jika kegiatan review ini merupakan bagian dari bentuk pendampingan Provinsi. “Review program dan anggaran per Kabupaten/ Kota ini sebagai bentuk pendampingan dan Provinsi kepada Kabupaten/ Kota,” terangnya. Review bersama sebagaimana disampaikan Rozaq, dilakukan agar semuanya Komisioner paham. Selain itu, penyusunan program dan anggaran ini bisa lebih detail dan tidak ada yang terlewati. “Sehingga nanti akan memudahkan penyelenggara dalam pelaksanaannya,” tutur Rozaq. Review pun berjalan secara bergantian untuk 19 kabupaten/ kota. Setelah review satu kabupaten/ kota ada tanggapan dari KPU kabupaten/ kota yang bersangkutan dan penjelasan dari KPU Jatim. Setelah itu dilanjutkan dengan kabupaten/ kota berikutnya. (AACS)

KPU JATIM BERSAMA 19 KABUPATEN/ KOTA LAKUKAN SINKRONISASI PENYUSUNAN PROGRAM & ANGGARAN PILKADA SERENTAK 2020

  Kediri, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka sinkronisasi penyusunan program, anggaran, tahapan, serta jadwal pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 di 19 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar rapat kordinasi (rakor). Rakor dilaksanakan di Bukit Daun Hotel & Resort Kediri. Dari hari Selasa sampai dengan Kamis, tanggal 16 s.d 18 Juli 2019. Sinkronisasi ini menurut Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya, penting untuk dilakukan. “Karena dengan melakukan sinkronisasi akan diketahui mana yang sekiranya tidak penting, mana yang sekiranya tidak sesuai dengan perundangan, setiap tahapan sudah tersedia penganggarannya apa belum, semua tahapannya sudah dimasukkan apa belum,” katanya (16/7/2019). Dan yang lebih penting pada kesempatan ini akan dilakukan review bersama terhadap rencana penganggaran yang telah disusun tiap KPU Kabupaten/ Kota. “Sehingga semua Komisioner Kabupaten/ Kota memahami perencanaan dan penganggaran, baik itu perencanaan strategisnya maupun operasionalnya,” tegas Anam. Anam berharap pula dalam rakor 3 hari kedepan ini bisa menuntaskan penyusunan perencanaan program dan anggaran pilkada serentak 2020. “Kalau ada yang mau ditanyakan silahkan disampaikan dan ditanyakan dalam rakor ini. Jangan sungkan dan jangan segan. Agar Pilkada 2020 bisa berjalan sukses dan lancar. Sekretaris Kabupaten/ Kota Kami minta juga dapat memfasilitasi sebaik mungkin. Saling bersinergi dengan Komisioner untuk mengawal Pilkada, agar bisa sukses,” tutupnya. Setelah pembukaan, acara hari ini dilanjutkan dengan pengarahan oleh Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur. Dan dijadwalkan, besok akan dilakukan review terhadap penyusunan program dan anggaran Kabupaten/ Kota. Rakor mengundang seluruh Komisioner, Sekretaris beserta Kasubag Program dan Data dari 19 KPU Kabupaten/ Kota yang akan menyelenggarakan pilkada serentak 2020. 19 Kabupaten/ Kota ini yakni, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Kediri, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tuban. (AACS)

PENERIMA APEL INGATKAN KELUARGA BESAR KPU JATIM SALING MENGISI

  Surabaya, jatim.kpu.go.id- Apel rutin Senin pagi (15/7) kali ini dipimpin oleh Kepala Bagian (Kabag) Program; Data; Organisasi dan SDM Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Suharto. Dalam amanatnya Suharto (Totok) mengingatkan kepada seluruh keluarga besar KPU Jatim untuk saling mengisi dalam hal menjalankan tugasnya. Saat ini tahapan seleksi KPU Kabupaten/ Kota sudah selesai, tahapan kegiatan pemilu 2019 juga sudah memasuki tahapan akhir, kedepan segera akan menghadapi tahapan Pilkada 2020 di 19 Kabupaten/ Kota. “Monggo pertanggungjawaban yang belum selesai, segera diselesaikan. Selanjutnya agar bisa segera fokus pada tahapan selanjutnya. Dalam  penyelesaian pekerjaan ini sebaiknya Kita saling mengingatkan dan saling mengisi,” kata Totok (15/7/2019). Tak hanya itu, menurut Totok, kerjasama dan gotong-royong juga tetap harus dimiliki di keluarga besar KPU Jatim. “Tak henti-hentinya dan tidak pernah bosan Saya mengingatkan agar Kita semua tetap memelihara kerjasama dan gotong-royong. Karena Kita ini keluarga di kantor,” paparnya Apel dilaksanakan di halaman kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3 Surabaya. Dimulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Setelah Apel selesai, masing-masing staf kembali menjalankan tupoksinya. Hadir dalam Apel Pagi ini Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima, Kabag Program; Data; Organisasi dan SDM, Suharto, Kabag Keuangan; Umum dan Logistik, Edi Hartono serta staf Sekretariat KPU Jatim. (AACS)

KPU JATIM KOORDINASIKAN MUTARLIH BERKELANJUTAN

  Mojokerto, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar rapat koordinasi bersama 38 satker di wilayahnya hari ini sampai dengan besok (Rabu-Kamis, 10-11/7) di kantor KPU Kabupaten Mojokerto, jalan Raak Adinegoro Mojokerto. Rapat dilaksanakan dalam rangka mengkoordinasikan pemutakhiran daftar pemilih (Mutarlih) berkelanjutan. Rakor mengundang Divisi Perencanaan, Data dan Informasi serta operator Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih) KPU Kabupaten/ Kota. Yang dihadiri oleh Ketua beserta Anggota KPU Jatim, dan Sekretaris KPU Jatim. Acara dibuka sekitar jam 2 siang. Dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya, sambutan selamat datang dari Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan acara oleh Ketua KPU Jatim. Ketua KPU Jatim, Choirul Anam dalam sambutannya menyampaikan munculnya istilah pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan sekitar tahun 2016. “Yang artinya setelah pemilu pemutakhiran daftar pemilih ini tidak boleh berhenti,” katanya (10/7/2019). Pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan menurut Ketua KPU Jatim menjadi sangat penting untuk menghasilkan data pemilih yang seakurat mungkin dan sekomprehensif mungkin. “Sehingga tidak ada lagi permasalahan DPT dalam pemilihan,” ujar Anam. Anam melanjutkan, “Kawan-kawan perlu hati-hati dalam mengelola data pemilih, karena mengelola data ini tidak mudah. Dengan latar belakang Komisioner baru yang berasal dari berbagai macam disiplin ilmu, harapannya segera belajar, kalau perlu belajar ke operatornya. Sehingga bisa dipahami betul bagaimana proses alur pemutakhiran data pemilih, dan paham dalam membuat kebijakan”. Menutup sambutannya, Divisi Data dan Informasi KPU Jatim 2014-2019 ini berharap kedepan tidak ada lagi permasalahan terkait data pemilih, karena DPT sudah semakin akurat. Setelah sambutan Ketua KPU Jatim, pembukaan diakhiri dengan do’a, yang dipimpin Anggota KPU Kota Pasuruan, Zahid. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengarahan dan pemaparan materi dari Komisioner KPU Jatim. (AACS)

RAIH PENGHARGAAN TERBAIK II JUMLAH TERBANYAK MAHASISWA TKP, KPU JATIM TERUS MOTIVASI ASN TINGKATKAN KAPASITAS

  Palembang, jatim.kpu.go.id- Terbaik II kategori Provinsi dengan jumlah terbanyak mahasiswa S2 Tata Kelola Pemilu (Batch 1-5, 2015-2019), penghargaan yang diterima  Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) dari KPU RI kali ini Penghargaan disampaikan pada Rakor Bidang Kepegawaian “Konsolidasi SDM untuk Meningkatkan Kompetensi dan Kinerja KPU” di Palembang (5/7). Sekretaris KPU Jatim, Muhammad Eberta Kawima saat dikonfirmasi membenaran informasi ini. “Iya alhamdulillah, Kami memperoleh penghargaan dari KPU RI dengan  kategori Terbaik II Provinsi dengan jumlah terbanyak mahasiswa S2 Tata kelola Pemilu (Batch 1-5, 2015-2019)-nya,” ungkapnya (6/7/2019). Lebih lanjut Wima menyampaikan terima kasih kepada KPU RI, ASN di Jawa Timur yang  mengikuti program S2 tata Kelola Pemilu, serta pihak lainnya yang terkait. “Tentunya Kami terus berharap minat untuk meningkatkan kapasitas SDM ini semakin tinggi. Kompetensi SDM juga semakin kompetitif, khususnya bagi ASN di KPU se- Jawa Timur. Kami pun akan terus mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM para ASN, untuk menghasilkan peningkatan kinerja,” tutur Wima. Dalam rakor ini diberikan pula penghargaan SDM kepada KPU Provinsi untuk kategori pemutakhiran data kepegawaian pada system aplikasi pelayanan kepegawaian, pemutakhiran data SDM KPU pada SIPP, tertib administrasi dalam pelaporan; penegakan disiplin dan pembinaan SDM, tertib administrasi dalam pengisian jabatan structural, pelaksanaan reformasi birokrasi. (AACS/ESR)

CHOIRUL ANAM : HUMAS MILIKI PERAN PENTING JAGA KEPERCAYAAN PUBLIK KE KPU

  Magetan, jatim.kpu.go.id- Humas Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki peranan penting untuk menjaga kepercayaan publik kepada KPU. Demikian diungkapkan Ketua KPU Jatim, Choirul Anam saat membuka Rapat Koordinasi (rakor) Evaluasi Partisipasi Masyarakat di rumah makan Harmadha Joglo Magetan (5/7). Menurut Anam berbagai macam hoax banyak ditujukan untuk KPU.  “Saat ini, apapun mudah menjadi bahan hoax. Misalnya, parmas pada pemilu 2019 yang mencapai 82,35 persen, jauh di atas target nasional, cukup tinggi kenaikannya dari Pilgub Jatim 2018 yang tingkat parmasnya 67,39 persen. Kenaikan parmas yang luar biasa dahsyat ini bukannya mendapatkan apresiasi, malah menjadi bahan hoax,” ujar Ketua KPU Jatim (5/7/2019). Data ini diolah sedemikian rupa dengan desain yang bagus, sehingga orang awam yang tidak paham akan langsung percaya dengan berita hoax. “Jadi, Saya kira tugas Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM sebagai humas KPU punya peran penting bagaimana membuat lembaga ini mendapatkan kepercayaan publik. Karena sesuatu yang baik jika tidak ditampilkan dengan kemasan yang baik, masyarakat melihatnya juga tidak baik,” katanya. Lanjut Anam, “KPU untuk memerangi hoax pemilu 2019 kemarin, membuat tim pembuat meme. Diambil ahli desain untuk membuat meme-meme untuk melawan hoax. Menggunakan meme karena dengan meme lebih mudah. Sehingga tidak perlu menjelaskan dengan detail atau berbelit-belit, dan terjebak dalam kontra produktif”. Ketua KPU Jatim menenkankan pula, selain membangun citra lembaga, tugas humas KPU menetralisir hoax-hoax seperti ini. Rakor diagendakan dilaksanakan selama dua (2) hari, Jum’at-Sabtu, tanggal 5 sampai dengan 6 Juli 2019. (AACS)