Berita Terkini

KPU Jatim Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPT Pilkada Serentak 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024. Rapat pleno dilaksanakan di Grand Swiss-Belhotel Darmo, Jalan Bintoro nomor 21-25, Tegalsari, Surabaya, Senin, 23 September 2024. Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi mengatakan, pemutakhiran daftar pemilih merupakan tahapan panjang yang telah dilaksanakan sejak Mei 2024. Pemutakhiran daftar pemilih dilakukan dengan berdasar pada PKPU Nomor 7 tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota dan Keputusan KPU Nomor 799 tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. "Kami mulai melakukan pemutakhiran data dengan Penyusunan Bahan Pemutakhiran Daftar Pemilih," kata Aang. Aang melanjutkan, KPU kabupaten/ kota mendapatkan daftar pemilih hasil sinkronisasi DP4 dan DPT Pemilu 2024 pada 17 Mei 2024 sebesar 31.520.088 pemilih yang tersebar di 60.446 TPS. Selanjutnya dilakukan pemutakhiran data pemilih dalam bentuk pencocokan dan penelitian oleh pantarlih pada 24 Juni - 24 Juli 2024. Kemudian PPS dan PPK melakukan penyusunan daftar pemilih hasil perbaikan. Sesudah itu, KPU kabupaten /kota menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS) serta melakukan rekapitulasi dan penetapan DPS. KPU Jatim, kata Aang, telah merekap DPS pada 15 Agustus 2024 dengan jumlah sebanyak 31.335.994 pemilih, yang tersebar di 60.738 TPS. Berikutnya PPS dan PPK melakukan penyusunan daftar pemilih hasil perbaikan yang kemudian KPU kabupaten/ kota menyusun DPT serta melakukan rekapitulasi dan penetapan DPT. Setelah serangkaian tahapan tersebut, lanjut Aang, KPU Jatim kemudian melaksanakan rekapitulasi DPT pada 23 September 2024. Jumlah DPT di tingkat provinsi pada Pilgub Jatim 2024 sebanyak 31.280.418. Terdiri dari 15.410.935 pemilih laki laki, dan 15.869.483 pemilih perempuan. Aang memastikan, pihaknya telah berupaya melakukan berbagai langkah strategis untuk menyusun daftar pemilih yang akuntabel dan mutakhir. Di antaranya melakukan koordinasi dengan instansi yang membidangi kependudukan dan catatan sipil se-Jawa Timur serta Lapas dan Rutan serta Bawaslu se-Jatim. Kemudian melakukan analisis data ganda dan invalid serta melakukan perbaikan terhadap data-data tersebut. Terakhir, KPU Jatim memutakhirkan data pasca coklit berdasarkan data aktual Kemendagri. "Semoga ikhtiar kita bersama semua pemangku kepentingan pemilihan kepala daerah serentak se-Jawa Timur dapat menghasilkan data pemilih yang valid sehingga dapat mendukung penyelenggaraan Pilkada yang berintegritas," ujarnya. (AND)

KPU Jatim Tetapkan Tiga Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menetapkan tiga pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berkontestasi di Pilgub Jatim 2024. Penetapan dilaksanakan di Aula KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis nomor 1-3, Kendangsari, Surabaya, Minggu, 22 September 2024. Ketiga pasangan calon yang ditetapkan adalah Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta Gus Hans, dan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi memastikan, penetapan ketiga pasangan calon tersebut dilaksanakan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan yang disyaratkan. "Berdasarkan proses verifikasi berkas, baik persyaratan pencalonan maupun syarat calon, dan beberapa persyaratan yang lain yang sudah kami periksa semua melalui tim verifikator kami dan ketiganya, kami nyatakan diterima," kata Aang. KPU Jatim juga melakukan Penyampaian SK Salinan Penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim kepada masing-masing LO pasangan calon. Selain itu, KPU Jatim juga menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pengundian Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Pada Pemilihan Serentak Tahun 2024. "Jatim secara resmi per hari ini ada tiga Paslon yang sudah ditetapkan, dan selanjutnya akan mengikuti proses pengundian nomor urut di tanggal 23 September 2024," ujarnya. Anggota KPU Jatim, Choirul Umam menambahkan, setelah proses verifikasi yang dilangsungkan sekitar tiga minggu, KPU Jatim menyatakan tidak ada masalah terkait berkas-berkas tiga bakal pasangan calon yang mendaftar. Dengan penetapan tersebut, KPU Jatim berharap seluruh tahapan pemilihan gubernur dan wakil gubernur dapat berjalan dengan lancar dan transparan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin daerah. "Kegiatan-kegiatan yang direncanakan dalam waktu dekat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemilih dan mempromosikan iklim demokrasi yang sehat di Jawa Timur," ucap Umam.  Umam melanjutkan, setelah penetapan, pasangan calon akan menjalani tahapan selanjutnya, yakni pengundian nomor urut. Dimana pada 23 September 2024, setiap pasangan calon akan mendapatkan kesempatan untuk mengambil nomor urut. Setelah pengundian nomor urut, agenda selanjutnya adalah Deklarasi Kampanye Damai pada 24 September 2024 di Tugu Pahlawan Surabaya. "Besok diadakan pengundian nomor urut untuk Pilgub Jatim, dan pada 24 September, pasangan calon akan melaksanakan Deklarasi Kampanye Damai di Tugu Pahlawan Surabaya dengan mengenakan pakaian adat Jawa Timur," kata dia. (FIT)

KPU Jatim Gelar Jambore Satgas Demokrasi Jawa Timur untuk Kesuksesan Pilkada Serentak 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Jambore Satgas Demokrasi Jawa Timur dengan tema 'Meneguhkan Peran Intelektual Muda yang Berkarakter dan Berperadaban Unggul dalam Mewujudkan Pilkada Serentak 2024 Jatim Berintegritas.' Jambore dilaksanakan di Jatim International Expo (JIE) Convention Exhibition, Jalan Ahmad Yani nomor 99, Wonocolo, Surabaya, Sabtu, 21 September 2024. Ketua KPU Jatim, Aang kunaifi menjelaskan awal mula terbentuknya Satgas Demokrasi. Bermula ketika organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus memberikan gagasan kepada KPU Jatim agar pada Pilkada serentak 2024 mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan lima tahunan tersebut. Dari gagasan tersebut, kata Aang, muncul ide pembentukan Satgas Demokrasi Jatim yang dipimpin oleh sembilan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus. Aang memastikan, KPU Jatim terus berusaha untuk memfasilitasi, mengonsolidasikan, dan memberikan ruang aktualisasi demi suksesnya Pilkada serentak 2024 "Kami merasa sangat tepat bahwa kegiatan Jambore digelar hari ini, dan kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik," kata Aang. Aang pun mengingatkan Satgas Demokrasi Jatim agar tidak segan memberikan kritik dan masukan untuk kesuksesan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Dukungan dan kritik dari masyarakat sangat penting bagi KPU Jatim sebagai penyelenggara Pilkada serentak 2024. "Kami harap kawan-kawan tidak segan memberikan kritik, tidak usah segan," ujarnya. Aang juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi, baik secara daring maupun luring, agar semakin peduli terhadap Pilkada serentak 2024 yang menjadi bagian dari amanah reformasi. Ia mengimbau masyarakat untuk terus mengawal proses pemilihan dan tidak apatis atau segan dalam pemilihan kepala daerah. Apalagi, lanjut Aang, pada tahun 2024, masyarakat di seluruh Indonesia menghadapi dua jenis Pemilu. Yakni pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif di awal tahun, dan pemilihan kepala daerah di akhir tahun. "Mari berpartisipasi baik secara daring maupun luring, agar ke depannya punya kepedulian. Pemilihan kepala daerah ini sebagai amanah reformasi," ucap Aang. Asisten I Setdaprov Jatim, Benny Sampirwanto menyatakan bahwa pemilu telah berhasil diselenggarakan dengan sukses, dengan semua indikator pemilihan presiden, DPR, DPD, dan DPRD menunjukkan angka yang tinggi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen, termasuk KPU, Bawaslu, Forkopimda, dan seluruh masyarakat.  "Hal ini bisa terlihat dengan capaian partisipasi pada Pilpres yang mencapai 84,6 persen," ujar Benny. Benny mengingatkan, pada 27 November 2024, akan diselenggarakan Pilkada serentak 2024. Ada empat indikator untuk mengukur keberhasilan Pilkada. Yakni keberlangsungan yang aman dan lancar, partisipasi pemilih yang tinggi, tidak adanya konflik, serta pemerintahan yang tetap berjalan damai. Ia menekankan, keberhasilan tersebut tidak bisa dicapai secara individual, melainkan harus melalui sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak. "Tidak ada keberhasilan tunggal, semua harus dicapai melalui sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak," kata Benny. Benny menekankan, pemuda menjadi kunci keberhasilan bangsa ini. Oleh karena itu, Ia mengapresiasi KPU Jawa Timur yang telah mengadakan Jambore Satgas Demokrasi dengan melibatkan organisasi mahasiswa. "Kami mengapresiasi KPU Jatim yang telah menyelenggarakan Jambore dengan melibatkan mahasiswa," ucapnya.*** (AND)

KPU Jatim Bahas Persiapan Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pilgub 2024 Bersama Pemred Stasiun TV

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2024 bersama Pimpinan Redaksi Stasiun TV. Rakor dilangsungkan di Aula Lantai 2 Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis nomor 1-3 Surabaya, Jumat, 20 September 2024. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi menekankan pentingnya fasilitasi kegiatan kampanye Pilgub Jatim 2024 yang menjadi tanggung jawab KPU sebagai penyelenggara. Tahapan awal kampanye dijadwalkan dimulai pada 25 September 2024 dan akan berakhir pada 23 November 2024, sebelum memasuki masa tenang. "Terimakasih atas atensi dan kehadiran dalam Rakor persiapan pelaksanaan tahapan kampanye," kata Aang. Anggota KPU Jatim, Nur salam  menjelaskan, pertemuan tersebut bertujuan memberikan informasi awal terkait pelaksanaan kampanye Pilgub Jatim 2024. Kegiatan kampanye nantinya akan dilangsungkan selama 60 hari, mulai 25 September 2024 hingga 23 November 2024. "Pagi ini, kita melakukan pertemuan awal terkait tahapan masa kampanye. Forum ini  memberikan informasi awal mengenai pelaksanaan kampanye," ujarnya. Salam melanjutkan, debat publik yang merupakan bagian dari kampanye nantinya akan diselenggarakan maksimal tiga kali. Rancangan jadwal debat pertama direncanakan pada 20 Oktober 2024. Kemudian debat kedua dijadwalkan pada 3 November 2024, dan debat ketiga pada 23 November 2024. Namun demikian, lanjut Salam, saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut dari KPU pusat. "Debat publik atau debat terbuka diselenggarakan paling banyak tiga kali selama masa kampanye," ucapnya. Salam menjelaskan, debat publik akan mengusung enam tema utama. Yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat; memajukan daerah; meningkatkan pelayanan kepada masyarakat; menyelesaikan persoalan daerah; menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah dengan nasional; dan memperkokoh NKRI. Tema spesifik debat akan disusun bersama Tim Penyusun Materi, yang terdiri dari profesional, akademisi, dan tokoh masyarakat sesuai dengan bidang keahliannya. "Tema spesifik debat akan disusun bersama Tim Penyusun Materi," kata Salam. (AND)

KPU Jatim Tegaskan Komitmen Mendukung BNN dalam Upaya Pemberantasan Narkotika

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menerima kunjungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur untuk membahas komitmen pasangan calon yang berkontestasi di Pilkada serentak 2024 dalam upaya pemberantasan narkotika di seluruh Jatim. Pertemuan kedua belah pihak dilaksanakan di Ruang Pleno KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis nomor 1-3 Surabaya, Jumat, 20 September 2024. Ketua KPU Jatim, Aang Kunaifi mastikan kesiapan jajarannya meminta pasangan calon Pilkada serentak 2024 agar memiliki komitmen dalam rangka pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Jatim. Ia juga berharap, kolaborasi yang terjalin baik dengan BNNP Jatim bisa meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga integritas Pemilu. "Kami telah membaca surat dari BNN yang mendorong semua pasangan calon untuk menindaklanjuti kasus narkoba di 38 kabupaten/ kota," kata Aang. Aang menegaskan semangat semangat dan komitmen tinggi di jajaran KPU Jatim dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan calon kepala daerah. Sebab, kata dia, sangat penting untuk menciptakan lingkungan politik yang bersih dan sehat, serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika. "Alhamdulillah calon di 38 kabupaten/ kota terbebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya. Aang juga memastikan, dukungan terhadap pemberantasan narkoba akan menjadi bagian penting dalam materi kampanye. Bahkan, kata dia, bukan tidak mungkin nantinya isu terkait pemberantasan narkotika bisa dimasukkan ke dalam tema debat. "KPU akan terus mendukung komitmen sadar melawan narkoba dan memastikan semua pasangan calon tidak terindikasi terlibat dalam masalah narkoba," ucapnya. Kepala BNNP Jatim, Brigjen Pol. Awang Joko Rumitro menegaskan, kedatangannya ke Kantor  KPU Jatim meminta agar difasilitasi penandatanganan komitmen calon kepala daerah dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Ajakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pemimpin daerah memiliki komitmen yang kuat dalam memberantas masalah narkotika. "Harapannya, komitmen ini menjadikan pasangan calon kepala daerah sebagai pemimpin yang bebas dari narkoba," kata dia. (FIT)

KPU Jatim Gelar Rakor Tindak Lanjut Persiapan Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pilgub Jatim 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Persiapan Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2024. Rapat koordinasi dilangsungkan di Aula Lantai 2 Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis nomor 1-3 Surabaya, Kamis, 19 September 2024. Anggota KPU Jatim Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Choirul Umam menyampaikan, pihaknya bakal menetapkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2024 pada 22 September 2024. Kemudian diikuti pengundian nomor urut keesokan harinya. Umam mengatakan, untuk agenda penetapan pasangan calon akan digelar secara tertutup di kantor KPU Jatim. Adapun untuk lokasi pengundian nomor urut yang dilaksanakan 23 September 2024 masih tentatif.  "Sampai hari ini masih tentatif tempatnya. Ada pilihan untuk pengundian di Shangri-La Hotel," kata Umam. Perwakilan pasangan calon meminta agar tidak ada pembatasan jumlah peserta saat pengundian nomor urut dilangsungkan. Namun, kata Umam, pihaknya tetap akan membatasi, dimana setiap Paslon hanya akan mendapatkan 100 undangan yang dapat masuk ke ballroom. KPU juga akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait lalu lintas. "Kita mengkomunikasikan dengan LO Paslon, undangan yang masuk ballroom masing-masing Paslon 100," ujar Umam. Anggota KPU Jatim Divisi Sosdiklih dan Parmas, Nur Salam menambahkan, pada 24 September 2024, pihaknya juga bakal menyelenggarakan kegiatan deklarasi kampanye damai. Kegiatan akan dilaksanakan di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, pada pukul 13.00 WIB. Setiap paslon diperbolehkan membawa 100 pendukung ke acara tersebut. Salam mengatakan, Paslon dan seluruh rombongan diwajibkan mengenakan pakaian adat. KPU Jawa Timur juga akan menyediakan ID Card khusus untuk setiap rombongan Paslon, dengan desain yang berbeda. "Saya persilahkan setiap Paslon membawa rombongan maksimal 100, dan wajib memakai baju adat," ucapnya. (AND)