Berita Terkini

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, KPU Jatim Adakan Pelatihan

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Undang seluruh Tim Reformasi Birokrasi KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur baik secara daring maupun luring hari ini (Selasa, 31/5), KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) berikan pelatihan. Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tata kelola yang semakin efektif serta efisien di wilayah Jawa Timur. Acara diawali dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan do’a, serta sambutan Ketua KPU Jatim yang diwakili Divisi Perencanaan dan Logistik, Miftahur Rozaq. Rozaq menjelaskan Pelatihan Peningkatan Pelayanan Publik KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur sesuai dengan Rencana Aksi Reformasi Birokrasi Birokrasi pada area kedelapan. “Sehingga pada kesempatan ini KPU Jatim menghadirkan narasumber yang memang ahli di bidangnya yakni Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Bapak Johannes Widijantoro yang memberikan materi bertema Menjaga Integritas dan Kemandirian Penyelenggara Pemilu dalam Menjalankan Fungsi Pelayanan Publik yang Prima Pada Penyelenggaraan Pemilu 2024. Lalu, narasumber lain adalah Bapak Agus Muttaqien selaku Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Timur yang memberikan materi terkait Inovasi Pelayanan Publik sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Layanan Menuju Standar Pelayanan Publik yang Prima dan Berkualitas dalam Penyelenggaraan Pemilu 2024,” paparnya (31/5/2022). Sementara, Anggota KPU RI, M. Afifuddin dalam arahannya menyampaikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu kunci suksesnya Pemilu Serentak 2024. “Segala perangkat pelayanan publik di tingkat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota harus memadai dan dipastikan sudah siap sebelum tahapan Pemilu dimulai termasuk penguasaan terhadap regulasi Pemilu menjadi sangat penting, agar pelayanan yang diberikan tidak keluar dari ketentuan perundangan. Selain itu,  penghargaan dan prestasi yang telah diterima KPU jadikan sebagai motivasi bagi KPU untuk terus meningkatkan pelayanan publik. Kedepan KPU di Provinsi Jawa Timur harus menjadi pioner dalam pelayanan publik yang baik. Jangan lupa untuk terus bersinergi dengan semua pihak agar pemilu bisa berjalan lancar,” tegas Afif kepada seluruh peserta pelatihan. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan acara inti yakni pemaparan materi serta diskusi bersama Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Johannes Widijantoro dan Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Timur, Agus Muttaqien. Sebagai penutupan, ada closing statement dari para anggota dan Sekretaris KPU Jatim. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.00 sampai dengan 14.00 WIB. (AA)

Jagat Saksana Garda Terdepan Keamanan KPU dan Penyelenggaraan Pemilu

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Sebagaimana artinya, penjaga atau pemimpin dunia, Jagat Saksana memiliki tanggung jawab besar dan mulia bagi lembaga KPU. Keberadaannya diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan keamanan, ketertiban, kenyamanan, terlebih ke depan akan segera dimulainya serangkaian tahapan Pemilu 2024. Demikian ungkap Sekretaris KPU Jatim, Nanik Karsini pada Rapat Koordinasi Pengamanan Dalam (Jagat Saksana) KPU Provinsi dan 38 KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, hari ini Senin (30/5) secara virtual. Ia melanjutkan, seringkali yang terdengar tugas Pengamanan Dalam atau Pamdal terkesan sederhana ‘hanya jaga kantor’. “Nyatanya tugas Saudara tidak mudah, karena ada tanggung jawab besar, yaitu harus melayani, memberi keamanan, dan kenyamanan bagi orang-orang yang bekerja di dalamnya, jika dalam hal ini para Anggota KPU dan pegawai Sekretariat KPU,” anggap Nanik (30/5/2022).  Lebih dari itu, keberadaan Jagat Saksana ini menjadi representasi dan marwah lembaga KPU. “Kiranya patut untuk selalu menjaga sikap, pikiran dan perilaku di manapun, baik ketika berada di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja, karena dari sikap, pikiran, dan tindakan dari setiap anggota Jagat Saksana akan juga menjadi cerminan bagaimana pihak luar menilai KPU,” jelas mantan Sekretaris KPU Kabupaten Madiun ini. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Pengamanan Dalam KPU RI, Ashari yang turut hadir dalam rakor mengatakan jika pihaknya telah bersepakat melakukan pemantapan dan pengendalian sistem keamanan secara berjenjang di kelembagaan KPU, mulai dari KPU RI, KPU Provinsi, sampai dengan KPU Kabupaten/ Kota. “Hal ini kita wujudkan agar terciptanya bentuk keseragaman dalam menjalankan produktivitas dan profesionalitas Jagat Saksanan dalam melaksanakan tugas. Mulai dari penggunaan pakaian dinas dan kelengkapan atribut, penyediaan buku tamu, buku serah terima tugas jaga, hingga buku kejadian khusus, perlengkapan/ sarana dan prasarana pengamanan, hingga sistem penjagaan kantor,” terangnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa standarisasi sistem keamanan dan kelengkapan wajib hukumnya bagi satuan anggota Jagat Saksana. “Standarisasi ini akan menjadi contoh perubahan dalam rangka meningkatkan kualtas kinerja yang baik. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan citra dan wibawa Jagat Saksana,” tekan Ashari. Dalam kaitannya mendukung pelaksanaan dan kesuksesan Pemilu tahun 2024, Ashari berharap Jagat Saksana sebagai unit terdepan dalam hal satuan Pengamanan Dalam harus mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara konsisten termasuk performa satuan pengamanan mulai dari sikap, perilaku serta kepatuhan sehingga dapat memfasilitasi setiap kegiatan tahapan pelaksanaan Pemilu sampai dengan tahapan Pemilu selesai. (AFN/ ed. Red)

Ketua KPU Jatim: Publik Optimis Penyelenggara Pemilu Dapat Optimal Persiapkan Pemilu 2024

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Saat ini publik optimis penyelenggara pemilu dapat optimal dalam mempersiapkan Pemilu Serentak Tahun 2024. Demikian ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Choirul Anam saat menjadi Pembina Apel Pagi (Senin, 30/5). Sebagaimana pasal 167 ayat (6) Undang-undang 7 tahun 2017 tentang Pemilu, menurut Anam, tahapan penyelenggaraan pemilu dimulai paling lambat 20 bulan sebelum hari pemungutan suara. “Sehingga, bila dihitung, maka tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024 selambatnya dimulai pada 14 Juni 2022,” ujar Anam (30/5/2022). Berikutnya, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dirilis hari ini (30/5), menunjukkan 73.3% responden meyakini penyelenggara pemilu dapat bekerja optimal dalam mempersiapkan Pemilu Serentak Tahun 2024. “Artinya, hasil survei ini menunjukkan bahwa publik optimis terhadap penyelenggara. Dan kita, KPU, sebagai penyelenggara dengan segala pengalaman serta kemampuan yang kita miliki dengan ditambah berbagai peningkatan kapasitas selama dua tahun ini, maka harus lebih optimis dalam menyelenggarakan pemilu 2024 nanti,” tegas Ketua KPU Jatim. Anam melanjutkan, “Kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu ini menjadi modal bagi kita. Mari kita jadikan modal kepercayaan ini untuk meningkatkan kinerja!”. Pada kesempatan ini, Ketua KPU Jatim juga menyampaikan salam perpisahan pada staf sekretariat KPU Jatim, Mahfud yang mulai hari ini purna tugas. “Pak Mahfud terima kasih atas pengabdian dan dedikasinya selama ini. Selama kurang lebih 19 tahun bekerja di KPU, Pak Mahfud tidak ada permasalahan pekerjaan maupun personal. Setelah purna tugas, insyaallah tidak akan memutus silaturahim Pak Mahfud dengan keluarga besar KPU Provinsi Jawa Timur,” kata pria yang akrab disapa Cak Anam ini. Pisah kenang purna tugas ini pun, ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Keluarga Besar KPU Jatim. (AA)

Antisipasi Bias Informasi Pemilu 2024, KPU Jatim Persiapkan Program Sosialisasi & Pendidikan Pemilih

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Dalam rangka mengantisipasi adanya bias informasi pada Pemilu Serentak Tahun 2024,  Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) bersama 38 KPU Kabupaten/ Kota di Jawa Timur melakukan rapat koordinasi (rakor) persiapan program Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) jelang tahapan yang akan segera dimulai pada 14 Juni 2022 mendatang. Persiapan dilakukan dalam bentuk rakor yang dilaksanakan melalui media dalam jaringan hari ini, Rabu (25/5), mulai jam 10 pagi sampai selesai. Plh. Ketua KPU Jatim, Insan Qoriawan menuturkan bila tahapan sosdiklih dimulai sejak tahapan pemilu dimulai. “Serta diakhiri ketika tahapan pemilu itu berakhir. Artinya sepanjang tahapan pemilu, sosdiklih ini terus dilakukan KPU. Sosdiklih ini penting dilakukan selain untuk memberikan pendidikan pada  pemilih, juga untuk mengantisipasi adanya bias informasi yang diterima publik pada saat pemilu,” tutur Insan(25/5/2022). Sehingga menurut Insan, menjadi urgen kegiatan sosdiklih ini dibahas pada kesempatan kali ini. Apalagi tahapan pemilu 2024 ini sudah di depan mata. Plh. Ketua KPU Jatim ini mengungkapkan, selain membahas mengenai persiapan sosdiklih, pada rakor ini  akan membahas terkait Surat KPU RI Nomor 311/PR.07-SD/01/2022 terkait pelaksanaan kerja sama di lingkungan KPU Provinsi Jawa Timur. “Jadi, surat KPU RI Nomor 311 ini sebagai respon terhadap surat KPU Jatim terkait surat KPU Kota Probolinggo dan Bangkalan yang membicarakan mekanisme kerja sama kelembagaan antara KPU Kota Probolinggo dengan Universitas Panca Marga Probolinggo serta KPU Kabupaten Bangkalan dengan Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo,” katanya. Lalu, di sini perlu menyampaikan pula pada 36 KPU Kabupaten/ Kota yang lain, hemat Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro karena sangat memungkinkan sekali 36 satker yang lain ini juga akan mengalami hal yang sama mengenai pelaksanaan kerja sama antar lembaga terkait sosdiklih. Sementara itu, Rochani selaku Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, menyampaikan kerja sama antar lembaga ini tentunya sangat diperlukan untuk mendukung aktivitas para pihak. “Baik itu pada saat tahapan maupun non tahapan pemilu,” tegas mantan Ketua KPU Kota Batu ini. Usai pengarahan ini, peserta yang terdiri dari Divisi Sosdiklih; Parmas dan SDM, Kasubbag Tekmas, serta operator medsos KPU Kabupaten/ Kota se-Jawa Timur, mendapatkan materi mengenai evaluasi serta strategi publikasi di website dan medsos, serta mekanisme pelaksanaan kerja sama kelembagaan di lingkungan KPU dari Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. (AA)

Jelang Tahapan Pemilu 2024, Insan Ingatkan Tujuan Utama Sebagai Penyelenggara

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Satu bulan jelang dimulainya tahapan penyelenggaraan Pemilu 2024, Plh. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Insan Qoriawan mengingatkan kembali tugas utama sebagai penyelenggara pemilu. Seruan tersebut Ia sampaikan saat memberikan amanat pada Apel Pagi hari ini, Senin (23/5) di halaman belakang kantor KPU Jatim, jalan Raya Tenggilis Barat Nomor 1-3 Surabaya. “Tujuan Kita satu, yaitu menyelenggarakan pemilu dengan sukses. Goal akhirnya bagaimana terselenggaranya pemilu di Jawa Timur khususnya, dapat dengan sukses dan lebih baik, tanpa menimbulkan banyak persoalan,” tekan Insan (23/5/2022). Ia melanjutkan, sudah menjadi tanggung jawab penyelenggara dari seluruh unsur, baik dari komisioner, sekretariat, dan seluruh karyawan termasuk pihak Pamdal (Pengamanan Dalam) untuk menyukseskan pemilu.  “Bagaimana caranya, mari sama-sama Kita sukseskan sesuai dengan tupoksi masing-masing. Saya sebagai divisi teknis penyelenggaraan harus betul-betul menguasai tupoksi, begitupun dengan teman-teman sekretariat,” terangnya. Belum lagi, beberapa waktu yang lalu baru saja ada rotasi kepegawaian di lingkungan KPU Jatim. “Mungkin ada subbagian yang baru, yang berbeda dengan pekerjaan sebelumnya, silahkan kerjakan dengan penuh integritas. Mumpung masih ada waktu, mari kita tingkatkan kemampuan masing-masing,” pungkas Insan.  Apel digelar pada pukul 08.00 hingga 08.40 dengan diikuti oleh Anggota KPU Jatim Miftahur Rozaq dan Rochani, Sekretaris, Nanik Karsini, seluruh Kabag, Kasubbag, dan staf di lingkungan sekretariat KPU Jatim. (AFN/ed. Red)

Tahlil dan Doa Bersama, KPU se-Jawa Timur Mengenang Almarhum Viryan Bin Abdul Aziz

Surabaya, jatim.kpu.go.id- “Kullu nafsin dzaiqotul maut. Wa innama tuwaffauna ujurakum yaumal qiyamati fa man zuhziha aninnari wa udkhilal jannata fa qod faaza. Wa mal hayatuddunya illa mataul ghurur”. Demikian kutipan QS. Ali Imran Ayat 185 yang disampaikan oleh Insan Qoriawan selaku Plh. Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), Insan Qoriawan dalam sambutannya membuka acara Tahlil dan Doa bersama mengenang Almarhum Viryan Bin Abdul Azis, anggota KPU Republik Indonesia periode 2017-2022 pada Minggu (22/5), jam 7 malam. Seperti yang telah diketahui, Almarhum Viryan meninggal pada Sabtu (21/5) setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat (Jum’at, 20/5). Insan menyampaikan, sengaja Ia mengutip ayat tersebut di atas bukan dalam rangka memberikan nasehat, namun sebagai pengingat bahwa semua tidak ada yang kekal. “Kita hanya bisa berusaha dengan cara apa dan cara bagaimana. Saya berbicara ini bukan untuk memberikan nasehat, tapi Saya menasehati bagi diri Saya sendiri yang kebetulan didengar Anda semua,” terangnya (22/5/2022).  Mantan anggota KPU Kabupaten Pasuruan tersebut melanjutkan, baru saja keluarga besar KPU berduka, kehilangan sosok muda yang mempunyai dedikasi yang tinggi terhadap kepemiluan. “Almarhum ini mempunyai rekam jejak yang panjang di dunia kepemiluan. Hampir separuh hidupnya telah beliau dedikasikan di dunia kepemiluan, terutama sebagai penyelenggara pemilu,” papar Insan. Almarhum lahir pada 4 September 1975. Sejak 2003 Ia telah menjadi anggota KPU Kota Pontianak hingga 2008. Lanjut pada tahun 2008 – 2013 menjabat sebagai Ketua KPU Kota Pontianak. Tahun 2013 – 2017 menjabat sebagai anggota KPU Kalimantan Barat. Hingga Ia terpilih menjadi anggota KPU RI periode 2017 – 2022. Dalam kesempatan yang sama, Divisi Data dan Informasi KPU Jatim, Nurul Amalia berkesempatan memberikan testimoni mengenang Almarhum. "Jika mengingat Pak Viryan, yang terkenang adalah pola kerjanya yang penuh ide dan sangat gigih memperjuanglan sesuatu, beliau ini seperti tidak pernah lepas dari berpikir,” ungkap Nurul. Sebagai anggota Divisi Data dan Informasi, Nurul menganggap Ia bersama rekan-rekan Divisi Data Provinsi se-Indonesia merasa dekat dengan Almarhum. "Kerja Divisi Data itu hampir tidak mengenal waktu,  ketika rapat bisa jadi hampir 24 jam penuh sehingga kedekatan kami dengan Almarhum terbentuk dengan sendirinya seiring kita berinteraksi,” kata perempuan asal Surabaya ini. Kedekatan tersebut, lanjut Nurul sehingga memunculkan ide untuk memberikan sesuatu yang bisa dikenang kepada Pak Viryan saat beliau mengakhiri jabatannya di KPU pada April 2022 yang lalu. "Kami sepakat membuat buku. Saat menyerahkan pada momentum rakor di Bali Kami mengiri dengan lagu selamat jalan. Jadi setelah beliau tidak ada (meninggal dunia) kadang Kami merasa bersalah, tetapi ya namanya ajal sudah tertulis dan menjadi takdir Allah SWT,” cerita Nurul dengan penuh haru. Saat ini, Pak Viryan sang pejuang demokrasi telah meninggalkan kita semua. Kewajiban kita yaitu mendoakan Almarhum, mudah-mudahan dilapangkan kuburnya, diterima semua amal kebaikannya, serta dimudahkan segala urusannya dihadapan Allah SWT. Perlu diketahui, tahlil dan doa bersama ini digelar secara virtual. Berkesempatan memimpin tahlil yaitu Ketua KPU Kota Probolinggo, Ahmad Hudri serta Do’a oleh Miftahur Rozaq selaku Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim. Turut mengikuti melalui zoom maupun streaming youtube seluruh keluarga besar KPU se-Jawa Timur. (AFN/ AA)