Berita Terkini

KPU Jatim Gelar Pelatihan Kehumasan dan Protokol, Perkuat Peran Pelayanan Penyelenggara Pemilu

Kota Malang.kpu.go.id- Dalam rangka memperkuat peran pelayanan bagi Penyelenggara Pemilu, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih Parmas) menggelar Pelatihan Kehumasan dan Protokol pada Selasa, 12 Desember 2023.  Rangkaian pembukaan berlangsung mulai pukul 14.00. Hadir sebagai peserta, perwakilan sekretariat dari KPU Jatim dan KPU Kabupaten/Kota, masing-masing terdiri dari Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM.  Pelatihan tersebut penting diselenggarakan, mengingat kapasitas kehumasan dan keprotokolan sangat perlu dimiliki setiap lembaga.   "Pelatihan potokol jangan dimaknai sebatas pembawa acara atau aktivitas lain yang berkaitan dengan melayani tamu. Tapi protokol lebih dari itu, bagaimana kita bersikap dan berperilaku yang menjunjung tinggi terhadap forum dan orang lain menjadi bagian dari adab dalam bergaul," kata Anggota KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro saat memberikan sambutan.  Ia melanjutkan, dalam tiga hari ke depan, peserta akan mendapatkan berbagai materi. Sesi pertama yaitu berkaitan dengan public speaking. Gogot beranggapan skill mengenai public speaking penting pula bagi komisioner, sehingga ketika didaulat menjadi narasumber selalu siap.  "Berbicara itu mudah, menyampaikan materi itu mudah, tapi bagaimana berbicara dan menyampaikan materi untuk bisa diperhatikan dengan baik oleh audiens itu perlu terus dipelajari," katanya.  Berikutnya, masih disampaikan oleh Gogot, peserta juga dibekali dengan materi keprotokoleran dan MC formal. Maka sengaja, hari ini peserta yang dihadirkan ialah orang-orang yang biasa menangani kegiatan. Bagi komisioner, ke depan juga dapat melakukan evaluasi terhadap kompetensi dan kinerja staf saat memanajemen kegiatan.  Tak kalah seru, materi berikutnya yaitu service excellence dan grooming. Gogot mengatakan grooming ini teknik bagaimana membangkitkan suasana atau forum.  "Nah ini sangat menarik, sebagai lembaga layanan, utamanya kepada peserta pemilu, pemilih, stakeholders dan masyarakat luas, penyelenggara pemilu dituntut untuk memberikan layanan lebih dari standar," kata mantan penyiar radio Soka tersebut.  Pelatihan berlangsung selama tiga hari ke depan, hingga Kamis, 14 Desember 2023. Selama kegiatan, KPU Jatim menggandeng Event Organizer kenamaan di Jatim, WePro Communication.  Forum tidak hanya berbasis teori dan materi, tapi peserta juga akan diajak praktek secara langsung. Pada hari terakhir, untuk memperkuat sinergisitas antar penyelenggara, seluruh peserta akan mengikuti capacity building berupa outbond.*** (AFN/Fto.Belqis)

Pasca Penandatanganan NPHD Pilkada 2024, KPU Jatim Gelar Rapat Evaluasi Bersama Kabupaten/Kota

Gresik, jatim.kpu.go.id- Pasca Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar Rapat Evaluasi Penyusunan Anggaran Kebutuhan Barang/Jasa serta Honorarium pada Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.  Rapat dilaksanakan pada hari Minggu - Senin, 10 - 11 Desember 2023. Bertempat di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik, jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Nomor 214, Kebomas, Gresik. Mengawali acara Ketua KPU kabupaten Gresik, Akhmad Roni menyambut seluruh peserta yang hadir dalam forum. Ia berharap agar Rapat Evaluasi yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang bermanfaat baik bagi KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota. Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim, Miftahur Rozaq dalam sesi pengarahnnya menyampaikan apresiasi terhadap KPU Kabupaten/Kota yang secara aktif menyelesaikan  penandatanganan NPHD.  “Pesan Saya agar hal-hal yang tertuang dalam NPHD dari masing-masing daerah dapat dipenuhi, serta dana sharing yang telah dituangkan dalam SK Gubernur dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan secara efektif dan efisien,” pesannya. Rozaq mengatakan pula bahwa tujuan kegiatan kali ini guna menyamakan persepsi terkait sharing anggaran Pilkada antara Provinsi dan Kabupaten/Kota.  “Dengan menghadirkan peserta rapat yang merupakan figur-figur yang telah bekerja keras dalam mewujudkan penandatanganan NPHD, harapannya penyelenggaraan Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan sukses,” katanya. Rozaq turut memberikan apresiasi pada Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur yang telah membantu memfasilitasi KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dalam proses mewujudkan penandatanganan NPHD. Sementara itu, Sekretaris Nanik Karsini memberikan pengarahan mengenai pelaksanaan Bimbingan Teknis PPS serta Konsolidasi Nasional (Konsolnas) yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 - 31 Desember 2023 mendatang.  Selanjutnya, Nanik menyampaikan adanya beberapa KPU Kabupaten/Kota yang mengusulkan tambahan tenaga pendukung dan rencananya akan direalisasikan di tahun 2024. “Diharapkan KPU Kabupaten/Kota segera melaporkan tenaga pendukung yang disediakan anggaran pada RKB Pilkada agar dapat kami data,” tuturnya. Pada hari kedua, agenda dilanjutkan dengan pembahasan terkait Manajemen Risiko atas Akuntabilitas Keuangan Peyelenggaraan Pilkada 2024 yang disampaikan oleh Tantawi Haris dari BPKP Perwakilan Jawa Timur. Forum ini diikuti oleh Divisi Perencanaan; Data dan Informasi, Sekretaris, serta perwakilan staf yang membidangi. Turut hadir dari KPU Jatim, Anggota KPU Jatim Miftahur Rozaq dan Sekretaris Nanik Karsini, serta staf terkait.* (AD/Ed.Red)

NPHD Resmi Diteken, Anggaran Pilkada 2024 di Jatim Sejumlah 845 Milliar

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang menjadi salah satu komponen penting dalam penyelenggaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Jawa Timur resmi diteken. Pemerintah Provinsi menyetujui anggaran Pilkada di Jawa Timur total sebesar 845 Milliar Rupiah.  Penandatanganan NPHD dilaksanakan secara langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) Choirul Anam dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa malam tadi, Kamis, 7 Desember 2023. Dalam kesempatan tersebut, penandatanganan NPHD juga dilakukan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur.  Bertempat di Gedung Negara Grahadi, Jl. Gubernur Suryo, Embong Kaliasin, Genteng Surabaya, seremonial berlangsung kurang lebih selama satu setengah jam, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.  Berkesempatan mengawali sambutan, Anam menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Jawa Timur.  "Maturnuwun telah menyempatkan waktu di tengah kesibukan mengelola Jawa Timur, untuk menandatangani  NPHD malam ini. Semoga menjadi amal jariyah untuk Ibu Gubernur," tutur Anam.  Ungkapan terimakasih juga disampaikan Anam kepada para pihak yang telah berkontribusi hingga hari ini. Pasalnya untuk mencapai kesepatakan di titik ini cukup melalui proses panjang.  "Sejak tahun 2021 kami sudah mulai proses penyusunan. Awalnya kita ajukan untuk kemudian dijajaki oleh Tim Anggaran. Hingga kemudian di bulan Februari 2022 Gubernur mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 188 tentang pendanaan bersama untuk anggaran Pilgub Jatim," kata Anam.  Proses tersebut kata Anam berlanjut hingga Maret 2023, yang akhirnya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menyepakati nilai anggaran sebesar Rp. 845 M," beber mantan Anggota KPU Kota Surabaya tersebut.  Anam melanjutkan, artinya penandatanganan NPHD malam ini menjadi bukti komitmen bersama untuk mengawal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2024.  "Komitmen KPU Jatim menyelenggarakan Pilgub dengan sebaik mungkin. Kami akan senantiasa menggunakan anggaran seefektif, seefisien dan tentu akuntabel, baik dapat dipertanggungjawabkan oleh Pemerintah, BPK, Inspektorat, dan sebagainya.  Senada, Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits juga turut berkomitmen menggunakan anggaran dengan baik. "Ke depan anggaran dari APBD Jatim akan kami gunakan untuk pembiayaan pengawasan Pilkada di Jatim sebaik mungkin," kata Warits.  Sementara pada momen tersebut, Gubernur Jatim Khofifah  menekankan pentingnya proses pengambilan keputusan dalam pengalokasian anggaran yang harus clear untuk mewujudkan suistanable development.  "Nah suistanability ini butuh payung hukum sebagai referensi untuk bisa membreakdown program tersebut dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara APBD pasti melalui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD), RAPBD melalui Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang harus berinduk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," terang Khofifah secara detail.  Sehingga Khofifah berpendapat ada hal yang harus dibangun format secara lebih sistemik untuk dilakukan pendampingan bagi seluruh Pj, mengingat banyak kabupaten/kota di wilayah jawa timur yang sudah mengakhiri masa jabatan.  "Forum ini tidak hanya membahas soal teknis, tapi juga hal strategis yang mengingatkan kita semua seluruh kabupaten/kota untuk secara serius memberikan rancang bangun pembangunan strategis jangka panjang," tutup perempuan asal Surabaya tersebut. Prosesi penandatanganan dihadiri oleh jajaran forkorpimda Jawa Timur. Sedangkan dari KPU hadir selain Anam, Anggota Miftahur Rozaq, Gogot Cahyo Baskoro, Insan Qoriawan, Rochani, dan Nurul Amalia, Sekretaris Nanik Karsini, beserta jajaran staf sekretariat. * (AFN/Fto. AA)

Sambangi Dua Perguruan Tinggi, KPU Jatim Gelar “KPU Goes to Campus”, Maksimalkan Tingkat Parmas Pemilih Pemula dan Muda

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) terus berupaya dalam memaksimalkan tingkat partisipasi pemilih, utamanya pemilih pemula dan muda pada Pemilu Tahun 2024. Kali ini dalam sehari, dua kali sekaligus KPU Jatim menyelenggarakan KPU Goes to Campus dalam rangka Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Nobar Film “Kejarlah Janji”.  Agenda diselenggarakan pada Selasa, 5 Desember 2023. Masing-masing digelar secara beriringan. Di Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Sementara di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mulai pukul 13.00 – 17.00 WIB.  Anggota KPU Jatim Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat Gogot Cahyo Baskoro mengatakan rangkaian agenda ini merupakan bentuk sosialsiasi dan pendidikan pemilih yang sejatinya memiliki tiga tujuan.  "Pertama, kognitif sifatnya memberitahu masyarakat utamanya pemilih pemula dan muda agar tahu dan paham soal kepemiluan. Kedua, tujuan afektif untuk mempengaruhi sikap masyarakat agar setuju dengan dilaksanakannya Pemilu. Dan ketiga, psikomotorik agar ada kasi dari kawan-kawan sekalian mau datang ke TPS pada 14 Februari 2024 dan menggunakan hak pilihnya," terang Gogot. Kaitannya dengan tujuan ketiga, pria kelahiran Magetan tersebut mengajak semua mahasiswa untuk berperan secara aktif dalam setiap tahapan Pemilu dengan menjadi bagian dari penyelenggara di tingkata Tempat Pemungutan Suara (TPS), yaitu Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  “KPU akan mengumumkan pendaftaran Anggota KPPS mulai 11 Desember 2023 mendatang. Silahkan kawan-kawan mahasiswa mendaftar, sebab hal tersebut juga sebagai wujud kontribusi positif anak muda bagi Pemilu,” kata Gogot.  Di UWK Surabaya, rangkaian acara dimulai dengan sosialiasi dan pendidikan pemilih. Materi disajikan dengan apik oleh para narasumber. Pertama, terkait dengan pendidikan pemilih untuk Gen-Z oleh Umar Sholahuddin. Melengkapi materi pertama, Firman Sukma Hadi memaparkan materi tentang Cerdas dalam Menggunakan Media Sosial Menjelang Pemilu.  Pasca, sosialisasi dan pendidikan pemilih, acara dilanjutkan dengan nonton bareng (nobar) Film “Kejarlah Janji”. Seluruh peserta tampak khidmat menyaksikan, dan semakin meriah dengan testimoni dari peserta yang mewarnai agenda nobar ini.  Sementara, di Unesa kegiatan nobar digelar di awal sebelum sosialisasi dan pendidikan pemilih. Sebab, dua narasumber yang hadir berkesempatan mereview film.  Fauzan Abdillah selaku narasumber pertama di UWK menjelaskan bagaimana film "Kejarlah Janji" mampu dengan baik membawakan pesan yang ingin disampaikan berkaitan dengan antisipasi menghadapi isu-isu kepemiluan seperti fenomena golput, hoaks, perbedaan pandangan, hingga kecurangan dalam Pemilu. "Mungkin teman-teman bisa menangkap detail-detail yang ditampilkan, bahwa ini ingin menunjukkan bentuk pencegahan atau antisipasi yang disampaikan melalui film. Mulai dari karakter pemain, dialog yang disampaikan, dan bagaimana dalam suatu keluarga dapat memiliki pikiran masing-masing yang merepresentasikan keadaan yang ada di Indonesia," ungkapnya. Sementara Muhammad Danu Winata, selaku narasumber kedua mengatakan bahwa sosialisasi perlu menyasar pada audiencenya. Berdasarkan kondisi Indonesia yang dihadapkan dengan bonus demografi 52 persen pemilih muda yang mendominasi Pemilu 2024, tentunya sosialisasi harus dilakukan menyesuaikan dengan kondisi tersebut.  Tampak para mahasiswa semakin antusias mengikuti jalannya acara, terlebih disela-sela acara diselingi dengan sesi ice breaking dan pembagian merchandise dari KPU Jatim. Hadir dari jajaran KPU Jatim untuk mengikuti jalannya sosialisasi, Anggota KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro dan segenap jajaran sekretariat Sub Bagian Partisipasi Masyarakat.  (AD/Ed. Red)

Wujudkan Inovasi dan Kreativitas Publikasi Penyelenggaraan Pemilu 2024, KPU Jatim Bekali Penyelenggara di Jawa Timur dengan Materi Pengembangan Konten Medsos Berbasis AI

Sidoarjo, jatim.kpu.go.id- Wujudkan inovasi dan kreativitas dalam publikasi penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 di Jawa Timur, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) bekali peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Pengembangan Media Sosial (Medsos) dengan materi Pengembangan Konten Medsos Berbasis Artificial Intelligence. Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik dan Pengembangan Media Sosial (Medsos) digelar selama tiga hari, Jumat - Minggu, 1 - 3 Desember 2023 mulai pukul 15.00 WIB - selesai. Berlangsung di Favehotel Sidoarjo, Jl. Jenggolo Nomor 15 Sidoarjo. Diikuti oleh Divisi Sosdiklih; Parmas dan SDM, Kasubag Tekmas, dan operator media sosial dari 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan bahwa bimtek penting dilaksanakan agar pengelola media sosial (medsos) KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota memiliki kemampuan untuk lebih inovatif dan kreatif di dalam mengelola medsos masing-masing satuan kerjanya. Utamanya pada tahapan Pemilu Tahun 2024. “Untuk itu, dalam bimtek ini, kami membekali peserta dengan materi yang sangat berbobot dan menyesuaikan dengan kebutuhan kekinian yakni Pengembangan Konten Medsos Berbasis Artificial Intelligence,” katanya. Materi Pengembangan Konten Medsos Berbasis Artificial Intelligence yang disampaikan oleh Pakar Transmedia Story Telling sekaligus akademisi Universitas Kristen Petra Surabaya, Adhicipta R. Wirawan. Pada kesempatan tersebut Adhi memberikan materi mulai dari pembuatan naskah, pembuatan voice over, karakter/produk dan lingkungan, animatic storyboard, penggabungan media yang semuanya berbasis AI. Selain itu, peserta bimtek juga mendapatkan materi yang tak kalah penting, pertama terkait membangun ide, angel, outline straight news berita online oleh jurnalis Jatimnow.com, Aan Hariyono. Kemudian, materi kedua, teknik dasar fotografi untuk konten media sosial dan website oleh Ketua Pewarta Foto Indonesia Kota Surabaya, Suryanto Putramuji. Lalu, ketiga, teknik dasar pembuatan video pendek untuk konten media sosial oleh Penyunting Gambar CNN Indonesia, Taufan Bahari. Serta, materi pengembangan konten media sosial yang edukatif, informatif, dan entertaining oleh pakar Ilmu Komunikasi dari Unesa Surabaya, Gilang Gusti Aji. Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jatim ini pun berharap, bekal selama tiga hari bimtek harapannya dapat diimplementasikan di satker masing-masing oleh peserta. “Sehingga sosialisasi dan pendidikan pemilih melalui medsos dapat siginifikan turut meningkatkan partisipasi masyarakat serta menyukseskan Pemilu Tahun 2024,” pungkasnya.*** (AA/Fto. Sasa)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula dan Pemilih Muda, KPU Jatim Terima Kunjungan Sosdiklih UPN “Veteran” Jawa Timur

Surabaya, jatim.kpu.go.id- Upaya tingkatkan partisipasi pemilih pemula dan pemilih muda, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) kembali terima kunjungan dalam rangka Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) bertajuk “Publica Goes to Government”. Kali ini dari sejumlah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Administrasi Publik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur. Berlangsung pada hari Jumat, 1 Desember 2023. Rombongan diterima langsung oleh Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Gogot Cahyo Baskoro, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Yulyani Dewi, serta jajaran Staf Parmas di Ruang Media Center Kantor KPU Jatim, Jalan Raya Tenggilis Nomor 1-3, Surabaya. Mengawali rangkaian kunjungan, sejumlah mahasiswa diarahkan ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Punakawan milik KPU Jatim dipandu oleh Staf Subbag Partisipasi Masyarakat Anny Farihatun Nisa. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan singkat seputar kepemiluan dan demokrasi. Tak hanya itu, mahasiswa pun dapat secara langsung melakukan simulasi dengan memanfaatkan berbagai edugame yang terdapat dalam RPP.  Selanjutnya, sebagai rangkaian agenda kunjungan, para rombongan juga melakukan office tour, berkeliling sekaligus mellihat suasana kerja pegawai sekretariat di Kantor KPU Jatim. Dan sebagai kegiatan pamungkasnya yaitu sesi paparan materi dan diskusi.  Saat sesi materi, Dosen FISIP UPN “Veteran” Jawa Timur, Singgih Manggalou berkesempatan memberikan sambutan. Ia menyampaikan pentingnya mahasiswa mencari tahu informasi terkait penyelenggaraan Pemilu.  “Utamanya mahasiswa FISIP yang hari-harinya berbicara soal demokrasi. Sebagai pelajar demokrasi kedepannya tidak hanya berpusat soal profesi kepegawaian dalam instansi pemerintah. KPU dan Bawaslu juga bisa menjadi ranah pengabdian teman-teman pasca lulus,” ungkapnya. Singgih menambahkan, mengingat persentase pemilih pemula atau pemilih muda cukup mendominasi dalam DPT, maka menjadi penting bagi generasi muda untuk mengenal dan belajar kepemiluan. “Pada kesempatan ini, teman-teman ingin mengetahui lebih lanjut mengenai KPU dan tugas-tugasnya. Ini hal penting yang pembahasannya tidak hanya soal hari pelaksanaan pemungutan suara, melainkan juga pada tahap perencanaannya. Selain itu juga tentang bagaimana cara menjadi pemilih pemula yang baik dan apa saja peran mahasiswa ini di masyarakat dalam menyebarluaskan informasi seputar Pemilu,” terang Singgih.  Adapun materi dipaparkan oleh Gogot Cahyo Baskoro dengan topik bahasan “Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih dan Kesadaran Politik di Era Digital”. Gogot menyebutkan persentase pemilih muda yang terdiri dari generasi X dan millenial di Jawa Timur sebesar 51% dari keseluruhan jumlah pemilih. Hal tersebut yang menjadikan peran pemilih muda atau pemilih pemula cukup besar.  Sementara, maraknya berbagai isu kepemiluan saat ini cukup menjadi tantangan tersendiri selama tahapan penyelenggaraan Pemilu “Tantangan kita dalam menyelenggarakan Pemilu seperti di era digital ini, di antaranya banyak orang malas direpotkan dengan urusan Pemilu. Ingin semua bisa diakses melalui internet di layar gadgetnya. Sayangnya hal ini, yang banyak terjadi juga diikuti persoalan lain seperti hoaks, ujaran kebencian, SARA, politik identitas, dan kampanye hitam,” terang Gogot. Membahas terkait dengan peran pemilih pemula dan muda, Gogot pun menyampaikan bahwa pemilih pemula dan pemilih muda menjadi segmen yang diprioritaskan. Sebagai implementasinya, KPU Jatim seringkali melibatkan mahasiswa dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.  Di samping itu, KPU Jatim juga melakukan optimalisasi media sosial dan melaksanakan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih di beberapa sekolah maupun perguruan tinggi. “Jadi kami membuka kesempatan bagi teman-teman mahasiswa untuk terlibat dalam Pemilu, baik sebagai pemilih, peserta, pemantau ataupun penyelenggara,” tuturnya. Agenda ditutup dengan sesi tanya jawab bersama para mahasiswa. Pada sesi ini, para mahasiswa cukup aktif menyampaikan pertanyaan baik terkait aturan Pemilu mapun topik dan berita yang berkembang saat ini.  (AD/Ed.Red/Fto. Sasa)